NovelToon NovelToon
THE CEO’S SECRET SON

THE CEO’S SECRET SON

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / CEO / Anak Genius / Cintapertama / Single Mom / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:654.5k
Nilai: 5
Nama Author: zarin.violetta

Blurb:

Dua belas tahun yang lalu, Jaxon Thorne memberikan segalanya, hatinya, janjinya, masa depannya pada wanita dengan sepasang mata hijau yang indah, Scarlett Reed yang merubah namanya menjadi Scarlett Quinn.

Lalu, dia terbangun di dunia yang hancur, hanya disisakan secarik surat perpisahan yang melukai hatimya.

Sejak saat itu, sang pewaris tunggal kerajaan bisnis Thorne itu membangun benteng kokoh di sekeliling hatinya, dingin, berkuasa, dan tak tersentuh.

Kekayaannya melimpah, tetapi kebenciannya pada pengkhianatan lebih membara dari apapun hingga dia tak percaya lagi akan cinta sejati dan suka mempermainkan wanita.

Namun, takdir berkata lain.

Semuanya berubah saat Jaxon bertemu dengan Dash Quinn, seorang bocah jenius berusia dua belas tahun pemenang olimpiade sains yang mendapat beasiswa dari perusahaannya.

Ada sesuatu pada senyum dan sorot mata anak itu yang membuat dunia Jaxon berguncang, sebuah pengingat yang tak tertahankan akan masa lalu yang dikuburnya dalam-dalam.

Semakin dekat Jaxon dengan Dash, semakin banyak fakta yang terungkap. Rahasia gelap itu akhirnya terbuka.

Penghianatan terbesar bukan berasal dari gadis sederhana yang dulu dicintainya, melainkan dari lingkaran terdekatnya sendiri, yaitu keluarganya.

Sekarang, dihadapkan pada kebenaran yang pahit, Jaxon harus memilih, tetap menjadi pewaris yang terluka seperti yang diharapkan keluarganya, atau menjadi pejuang yang mengambil kembali segala sesuatu yang telah dicuri darinya.

Sebuah perjalanan untuk menuntut balas, memperbaiki kesalahan, dan meraih keluarga yang tak pernah dia sangka bisa dimilikinya, sebelum segalanya benar-benar terlambat.

Mana yang akan dipilih Jaxon? Keluarganya yang licik atau keluarga barunya yang baru dia temukan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jaxon Thorne

Jaxon Thorne sedang duduk di kursi kebesarannga. Dia bersandar. Sebuah pose kekuasaan yang telah menjadi ciri khasnya.

Mereka menyebutnya The Ice Prince di berita-berita bisnis, dan julukan itu melekat dengan sempurna.

Pada usia tiga puluh satu tahun, dia adalah pemimpin dari kerajaan bisnis Thorne Global, dan hari ini, dia baru saja menyelesaikan sebuah akuisisi yang cukup sulit.

“Rapat dengan tim dari Rusia telah dipindahkan ke pukul tiga sore, Tuan Thorne,” ucap Brice, asisten setianya yang telah bekerja selama lima tahun, tanpa menatapnya, matanya tertuju pada tablet. “Dokumen untuk proyek Dubai sudah ada di meja anda. Dan …” dia terdengar ragu, suatu hal yang sangat jarang.

Jaxon menoleh ke arahnya, matanya tajam.

“Dan?” dia mendesak, meletakkan tabletnya di meja.

“Ada undangan … untuk upacara pemberian beasiswa Thorne Future besok siang di atrium.”

Jaxon mengerutkan kening. Program beasiswa itu adalah inisiatif public relation-nya, sebuah cara yang sinis untuk memberi sedikit rasa kemanusiaan pada citra perusahaan mereka.

Dia biasanya menghindari acara-acara seperti itu. “Kirimkan saja Harrison dari PR. Itu tugasnya.”

“Dia yang meminta anda untuk hadir, Tuan,” Brice tetap bertahan, meski suaranya lembut. “Acara ini mendapat banyak perhatian media tahun ini karena … kandidat yang luar biasa. Akan baik untuk citra perusahaan jika anda muncul, meski hanya sepuluh menit.”

Jaxon mendesah. Dia membenci politik pencitraan, tapi dia memahami permainannya. “Sepuluh menit. Tidak lebih. Siapkan pidato singkat. Sesuatu yang cepat dan padat.”

“Sudah disiapkan, Tuan.”

Setelah Brice pergi, Jaxon berdiri menghadap jendela. Kota di bawahnya tampak hidup.

Malam itu, seperti banyak malam lainnya, dia tidak pulang ke penthouse mewahnya yang sunyi. Dia bekerja hingga larut, seperti biasa.

*

*

Ketika akhirnya dia pulang, dia melepas jasnya, melepas dasinya, dan berdiri di tengah ruangan yang luas dan tak berjiwa itu.

Tidak ada foto. Tidak ada kenangan. Hanya interior yang sempurna dan tak bernyawa.

*

*

Malam itu, ada sebuah kencan buta yang diatur oleh ayahnya dengan seorang putri sosialita. Restoran yang terlalu eksklusif, percakapan yang membosankan.

Wanita itu cantik, elegan, dan dengan jelas tertarik padanya, atau lebih tepatnya, pada kekayaannya dan statusnya.

Dia tak tersenyum. Hanya menjawab singkat dan membuat wanita itu canggung karena tak tahu apa yang menarik baginya.

Saat makan malam berakhir, dia mengantarnya pulang dengan sopan, menolak langsung ajakannya untuk masuk tanpa basa basi.

Dia melihat kilatan kekecewaan di mata wanita itu sebelum dia beranjak dari sana.

*

Mengapa dia melakukannya? Mungkin karena masih ada balas dendam kecil dan kosong terhadap semua wanita, terhadap satu wanita khususnya, yang telah mengajarinya bahwa cinta hanyalah sebuah omong kosong yang membuatnya bodoh.

Dia kembali ke penthouse. Lalu menuangkan segelas Scotch, menegaknya, dan merasakan kehangatannya yang palsu menyusuri tenggorokannya.

Dia berdiri di balkon, menatap lampu-lampu kota yang berkedip. Kekayaannya melimpah. Kerajaannya luas.

Tapi kebenciannya pada pengkhianatan, pada ingatan akan sepasang mata hijau yang telah menghilang, masih membara lebih dalam dan lebih panas daripada apapun.

Besok ada acara beasiswa. Sebuah formalitas. Lalu, merger berikutnya. Hidup akan terus berjalan, seperti mesin. Dingin. Cepat. Hampa.

Tak lama, ponselnya berdering, nama ayahnya terpampang di layar. Dengan enggan dia mengangkatnya.

“Halo.”

“Apa maksudmu bersikap seperti itu pada Britney?? Dia—“

“Sudah kubilang aku tak akan menikah!” bentak Jaxon.

“Owh … jadi kau sudah begitu sombong setelah semua saham kau kuasai?”

“Apa? Aku yang membuat perusahaan kita begitu besar seperti sekarang! Kalian sama sekali tak bekerja! Kalian memeras otakku dan aku bukan orang bodoh yang hanya bisa kalian perintah terus menerus!” geram Jaxon yang mulai emosi ditambah rasa lelahnya.

“KAU! Kau lupa bahwa kami yang mendukungmu kuliah hingga—“

“Kalian mendukungku? Bullshit!!” potong Jaxon. “Diam saja atau aku akan menghentikan semua bantuan keuangan untukmu, keluargamu, dan istri barumu itu!” Lalu Jaxon menutup ponselnya.

Jaxon memang tak pernah akur dengan ayahnya yang otoriter. Dulu dia masih terkekang dan mengikuti perintah ayahnya karena dia masih membutuhkan penyokong dana pendidikannya.

Tapi sekarang, Jaxon sudah tak terlalu menggubris sang ayah yang baru saja menikah lagi dengan wanita yang bahkan umurnya ada di bawah Jaxon.

1
Andaru Wastu
bikin sengsara juga. jangan permudah Tera. Selama 4 bln ngapain. begitu tahu hamil baru tergerak hatinya. kamu tidak butuh laki" egois Tera. hidupmu sudah baik' saja. Biar tahu rasa, bagaiman tdk diinginkan
Dewi
Lanjut thor please up lg
Windy Nurcahyani
Ka zarin update please aku nungguin dari semalem sampe pagi ini belum update juga
Civiliza Quena
kisah ini sangat menarik, dan memang si author tidak pernah gagal dalam menulis dan menyajikann ide kisahnya
Civiliza Quena
keren.... lamain aja konfliknya... benar benar ya, aku gak pernah bosan baca kisah kisah dari kak zarin
Pipit Andayani
jgn smp Terra luluh dl Thor ksh dash pelajaran smp dia bener² nyesel
LANY SUSANA
jangan terlalu mudah percaya Dash
biarkan dia berjuang Terra unt raih cintamu lg dan maaf mu
HR_junior
sak karepmu lah Dash...
HR_junior
cintanya telat Lo terra kn pengen km bilang cinta pas dulu kalian Mash mengebu2 kek orang gila.tp sekrng kan telat cintamu buat terra Lo Dash..
HR_junior
mau ngomong sebentar Lo itu dah ngomong panjang lebar kan dah Dash pulang aja lah..pagi2 malah bikin mood ibu hamil jelek aja ya km..
HR_junior
lah pintunya kok langng retak cuma sekali tendangnya .Dash mng kalo km dah begitu si terra mau apa dengerin km
Nonie Hlm
gw kutuk loe jd kodok🤣
marini
mantabbbb balasanmu Terra 😍 biar dia smpe ubanan di luar 🤪🤣
Kucrit Bob Malino
jangan mau terra d ajak nikah sama dash!! harus dibales dulu minimal sih dash terr 🤭 biar tau rasa sakit kyk elu wkt itu, cuekin aja ter biar sih dash yg mengejar smpe putus asa🤭
diah nursanti
gelas yg retak tak akan kembali seperti semula Dash,,
Una_awa
apa ibu negara perlu turun tangan nih,,ayo Momy Scarlett bantu Terra.
Una_awa
kau bodoh Dash, kalau memang mencintai Terra, kenapa tidak kau cari tau dan bagaimana kabarnya Terra setelah kalian pisah,, coba kalau Dyan gak kasih tau tentang Terra, mungkin sampai sekarang Dash tidak akan pernah tau kalau Terra hamil anaknya
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
💪💪💪💪💪💪💪💪💪
⍥⃝⃝꩗ᴜᥱ֟፝ᥱɴ_𝔅𝔢𝔢𖹭.ᐟ🐝
Dasar gak tau malu kamu Dash.... Klau bukan karena bayi yg di kandung terra, kau tak akan menemui terra kan Dash 😏. Jika memang kau sudah merasakan kehilangan tanpa kehadiran terra di sisimu, seharusnya kau mencarinya dan berusaha menjelaskan apa yg perlu d jelaskan, tapi nyatanya apa ??? 5 bulan kau diam membiarkan hati terra mendingin & membiasakan hatinya sepi tanpa mu.... Sekarang karena ada bayi itu, kau bilang kau mencintainya, bulshiiiiittttt...... Bentar lagi kau ajak lah terra menikah atas nama cinta, padahal hanya memberikan status buat bayi yg d kandung terra..... Kalau seperti itu tujuanmu, habislah kau nanti sama mommy Scarlett jika benar2 itu terjadi 😏😏😏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!