NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Ke Tubuh Permaisuri Terbuang

Reinkarnasi Ke Tubuh Permaisuri Terbuang

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Penyeberangan Dunia Lain
Popularitas:13.4k
Nilai: 5
Nama Author: shafrilla

Winny adalah seorang gadis preman yang pekerjaannya selalu berhubungan dengan nyawa. Malam itu dia berada di sirkuit balap mobil, ketika dia hendak sampai di garis finis tiba-tiba mobilnya mengeluarkan api di bagian mesin. suara ledakan terdengar begitu keras, cahaya putih tiba-tiba muncul dan membawa Winny pergi ke suatu tempat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shafrilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Awal mula.

“Winny, serius nih mau ikut balapan hari ini?” tanya Chen-li, nada suaranya penuh selidik.

“Jelas lah! Aku kan pengen kalahin Yan, si pria brengsek itu,” jawab Winny sambil membuka sebotol air mineral, matanya menyala penuh tekad.

Jimmy mengernyit, lalu menyahut, “Lo yakin bisa kalahin Yan? aku denger dia itu pembalap yang serem banget, beberapa kali udah menang terus, lho.”

Winny menatap Jimmy, wajahnya mengeras. “Mulut lo itu mau aku sobek? Gak tahu apa? Semalem aku nggak bisa tidur, soalnya mimpiin lembaran-lembaran uang yang beterbangan. Kebayang, gitu, rejeki datang kepadaku. Terus ada setan juga di mimpiku, wajahnya serem banget.”

Chen-li penasaran, mendekat dengan ekspresi lucu di wajahnya. “Setannya kayak gimana sih? Ceritain dong!”

Winny terdiam sesaat, lalu menatap Chen-li yang dikenal sebagai playboy suka godain cewek-cewek cantik itu. “Ya... gitu deh, kayak muka lo kalo lagi ngeselin,” goda Winny sambil cemberut.

Chen-li ngakak, “Hah! Gitu doang takut? Jangan-jangan lo yang serem, makanya mimpi setan.”

Winny menjewer bahu Chen-li, “Ah, kamu aja yang sok jago! Besok siap-siap kalah sama aku, ya!”

Jimmy baru saja hendak memanggil Chen-li, tapi matanya tiba-tiba terpaku pada motor asing yang terparkir di bengkel. "Eh, motor ini milik siapa, Chen?" tanya Jimmy, suaranya penuh rasa penasaran.

Chen-li menoleh, sambil menyipitkan mata ke arah motor tersebut. "Kalau mau tahu, tanya saja sama Winny," jawab Chen-li santai sambil mengambil perkakas di meja.

Jimmy merasa curiga. Langkahnya segera menghampiri Winny yang sedang sibuk di sudut bengkel. "Winny, motor ini siapa, sih?" tanya Jimmy, menahan rasa heran.

Winny hanya tersenyum misterius dan menengadah, seolah sedang mengingat sesuatu. "Mmm... motor siapa, ya?" gumamnya pelan.

Jimmy mengerutkan dahi dan menegaskan, "Aku tanya, ini motor siapa, Winny?" 

Chen-li yang berdiri di belakang tidak bisa menahan tawanya, melihat kebingungan Jimmy. Akhirnya, Winny menjawab singkat, "Sebenarnya sih, aku yang pinjam motor ini."

Jimmy memicingkan mata, mencoba mencerna jawaban Winny yang santai itu. "Pinjam? Dari siapa?" tanya Jimmy lagi, tapi Winny cuma mengangkat bahu tanpa berkata banyak.

"Pinjam dari mana motor ini, Winny?" Jimmy langsung menyerbu dengan pertanyaan yang sudah berputar-putar di kepala sejak tadi.

Winny cuma nyengir, santai, "Dari seseorang."

Jawaban singkat itu malah bikin Jimmy makin curiga. "Seseorang? Maksud lo siapa, Winny? Jangan bohong. Ini motor beneran punya orang lain, kan?"

Winny ngangkat bahu, cengengesan, "Ya gak nyuri juga, cuma pinjam doang. Tadi aku dikejar-kejar preman kelompok itu, jadi aku ambil salah satu motor anak buah mereka buat kabur."

Jimmy garuk-garuk kepala, frustrasi, "Kamu... ngaku aja dong, lo nyuri motor! Kenapa harus ribet gitu sih? Kok bisa sampai berurusan sama anggota Blue Black? Apa sih yang kamu lakuin sampai segitunya?"

Winny nyengir sambil melirik ke arah Chen-li, "Ya tanya aja sama dia. Dia yang bikin ribet, aku cuma ikutan diseret ke tempat itu."

Jimmy menatap Chen-li dengan tajam, nada suaranya ikut meninggi, "Chen-li, jelasin! Lo bawa Winny ke masalah apa sih sampai dia harus berbuat gila kayak gini?"

Chen-li menarik napas panjang, wajahnya yang biasanya tenang kini penuh ketegangan. Matanya yang tajam menatap Jimmy yang terus mengajukan pertanyaan tanpa henti, membuat dadanya sesak. “Aku punya masalah serius, Jimmy. Aku butuh bantuan Winny,” ucap Chen-li akhirnya, suaranya bergetar namun tegas.

Mendengar itu, Winny langsung berdiri, ekspresinya berubah dari santai menjadi waspada.Tak lama kemudian, suara langkah kaki berat dan teriakan kasar terdengar dari kejauhan. Sekelompok preman Blue Black muncul, wajah mereka penuh amarah dan niat jahat. Chen-li dan Winny saling berpandangan, keduanya tahu bahaya mengintai di depan mata.

“Kalian ini sukanya mencari masalah ya?” Jimin muncul di tengah kerumunan, matanya menyipit penuh kesal.

Winny menatap Jimmy dengan dingin, suaranya keras membela diri, “Jangan salahkan aku, salahkan saja para preman itu.” Ia mengangkat dagu, menantang siapapun yang berani mendekat.

"Aku heran banget deh, kenapa sebagai seorang gadis kamu itu selalu suka mencari masalah?" tanya Jimmy.

para preman dari kelompok blue black sudah berada di bengkel milik Jimmy tentu saja mereka bergegas untuk mengambil sesuatu untuk mempertahankan diri.

"Winny, cepat kembalikan barang yang kamu ambil!" seru ketua geng blue black.

"Ini preman kepalanya botak mulutnya lancip, pakaian acak-acakan, namanya saja preman tapi kenapa nama gengnya blue black? kayak selai buat makan roti aja." kata Winny yang membuat para anggota geng blue black benar-benar kesal.

"Cepat kembalikan barang yang kamu ambil!" seru ketua geng blue black.

"Barang apaan? Aku cuma ambil motor aja, tuh motornya ambil, bawa pulang ngapain juga sih pakai ngejar sampai di sini!" seru Winny sembari mengangkat besi seukuran kepalan tangan.

"Winny, apa yang kamu curi dari mereka?" tanya Jimmy.

"Tidak ada, cuma ambil motor mereka untuk menyelamatkan diri aja." jawab Winny yang kemudian menoleh kepada Chen Li. mereka berdua menatap Chen-li dengan tetapan mata yang penuh pertanyaan.

"Kenapa kalian menatapku seperti itu?" Chen-li bertanya ketika dia mendapatkan tatapan mata yang begitu tajam dari Jimmy dan Winny.

"Jangan bilang Kamu mencuri sesuatu dari mereka?" tanya Jimmy.

Chen-li diam tanpa mengatakan sesuatu, hal itu membuat Winny benar-benar sangat kesal. "Dasar preman kurang ajar! kamu mau mengumpankan aku sama pria botak itu?! cepat berikan apa yang kamu ambil, jika tidak akan ku rubah dirimu yang tidak tampan itu menjadi ikan arwana!" teriak Winny dengan suara yang begitu menggelegar dan kekesalan yang begitu besar.

"Serang mereka!" teriak ketua geng blue black.

Melihat itu tentu saja Winny langsung menarik tangan Jimmy dan Chen-li, mereka bertiga kabur tunggang langgang meninggalkan bengkel untuk menyelamatkan diri. "Dasar kamu brengsek Chen-li, beraninya Kamu mencuri dari mereka! apa yang kamu curi dari si botak itu?!" tanya Winny.

"Maaf Winny, aku tidak sengaja waktu itu." jawab Chen-li.

"Tidak sengaja kepalamu, aku ini belum menikah, belum punya pacar, aku baru diputusin gara-gara si muka datar seperti lapangan terbang itu! sekarang kamu mau membunuhku? dasar pria tidak berotak!" teriak Winny yang kemudian kabur dengan langkah yang lebih cepat. hal itu membuat Jimmy berlari dengan cepat pula namun Chen-li yang tidak terlalu pandai berlari itu dia nampak kehabisan nafas.

Langkah kaki Chen-li terhenti, dia sudah tidak sanggup berlari untuk mengejar Winny dan Jimmy, di belakangnya sudah ada beberapa preman yang siap menangkapnya.

"Oh Tuhan..., aku benar-benar akan mati." ucap Chen-li yang sudah pasrah.

"Winny, Chen-li ketinggalan." Jimmy yang menghentikan langkahnya. dia menatap Chen Li yang berhenti dengan wajah pasrah.

"Itu pria wajah menyebalkan Kenapa sih menjadi teman kita? aku yakin barang yang dia curi itu barang berharga." jawab Winny yang kemudian berbalik untuk menarik Chen-li pergi.

Para preman anggota blue black sudah mengejar mereka. "Kenapa kamu diam saja? kamu mau mati ya? kalau mati jangan ngajak kami!" bentak Winny yang kemudian menarik Chen-li.

*bersambung*

1
Nurmalasari
Luar biasa
Suzana Diro
ibunda bar²
Yuliana Tunru
mantap ling basmi.orang2 yg sok dan menindas ank2 mu bisa1 mrķ di tindas padahal ank kaisar ..apa kaisar selama ini tak.oersuli pd ank2 x kaisar bodoh
Yulya Muzwar
keren ceritanya thor ⭐5 untukmu
semangat berkaryaa
Yuliana Tunru
bagus hajqr guru tua tqk tau adab putra kqisar di olok2 tunggu kau akan di gantikan dgn guru laiin silqhkan ajari ank2 pejabat.lain yg bermukq dua
Ma Em
Biarkan permaisuri Ling dgn kaisar Qin saja daripada tinggal di istana Han cuma dihina dan di rendahkan dan juga permaisuri Ling sdh dibuang sama kaisar Han .
Rizky Fathur
Thor itu kaisar seperti orang yang tidak mengenal cinta Thor
Yuliana Tunru
ayo permaisuri hajqr kaisar sok.itu aplg sidampingi selir jalqbg apa hebat x cm di ranjang dan dibibir beracun penuh dusta tak usah oersuli kan cari bahagia mu.klo oerlu hajqr kqisar seperti dia dulu menyiksamu biar kapok
Rizky Fathur
cepat buat cerai dari kaisar itu Thor
kaylla salsabella
aku mampir thor semangat berkarya😍😍
shafrilla
terima kasih kak
Wahyuningsih
q mampir thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!