NovelToon NovelToon
Obsesi Sang Raja Mafia

Obsesi Sang Raja Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Mafia / Obsesi / Penyelamat
Popularitas:9.8k
Nilai: 5
Nama Author: lala_syalala

Follow IG @Lala_Syalala13

Anya, seorang gadis miskin yang bekerja sebagai pelayan, tak sengaja menyelamatkan Marco Valerius, bos mafia kejam yang sedang sekarat akibat pengkhianatan.

Terpikat oleh kemurnian Anya yang tulus, Marco yang posesif memutuskan untuk "membeli" hidup gadis itu.

Ia menghancurkan dunia lama Anya dan mengurungnya dalam kemewahan sebagai bentuk perlindungan sekaligus kepemilikan.

Di tengah ancaman maut dari musuh-musuh Marco, Anya terjebak dalam sangkar emas, berjuang antara rasa takut dan ketertarikan pada pria yang terobsesi menjadikannya milik selamanya.

Bagaimana kelanjutan ceritanya???

Yukkkk kepoin

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lala_syalala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

OSRM BAB 1_Darah di Gang Sempit

Malam itu, langit Jakarta seolah sedang menumpahkan seluruh kemarahannya.

Hujan turun begitu deras, menciptakan tirai air yang membatasi pandangan.

Suara petir sesekali menggelegar, menyambar langit hitam yang pekat, memberikan kilatan cahaya instan yang hanya mempertegas betapa suramnya lorong-lorong di pinggiran kota.

Di salah satu gang sempit yang berbau sampah basah dan oli, seorang pria bersandar di dinding bata yang lembap.

Namanya Marco Valerius. Di dunia bawah nama itu adalah sinonim dari kematian dan kekuasaan.

Sebagai pemimpin tertinggi dari sindikat The Iron Fang, Marco biasanya dikelilingi oleh pengawal bersenjata lengkap dan kemewahan yang tak terbayangkan.

Namun malam ini dia sendirian, pengkhianatan adalah racun yang paling mematikan, dan Marco baru saja menenggaknya dalam dosis besar.

Tangannya yang besar dan kasar menekan perut sebelah kiri.

Cairan kental berwarna merah gelap merembes keluar dari sela-sela jarinya, bercampur dengan air hujan yang mengalir di jas mahal seharga ratusan juta rupiah yang kini sudah hancur tak berbentuk.

Napasnya memburu, uap panas keluar dari mulutnya setiap kali dia mencoba menghirup oksigen.

"Sial..." desisnya pelan.

Suaranya serak, nyaris hilang ditelan suara hujan yang cukup lebat.

Marco memejamkan mata sejenak, dia bisa mendengar suara langkah kaki di kejauhan mungkin itu adalah anak buah musuhnya, atau mungkin pengkhianat di dalam organisasinya sendiri yang sedang memburunya seperti anjing pelacak.

Dia harus bergerak, tapi kakinya terasa seperti timah, luka tembak di perutnya bukan satu-satunya masalah tapi dia juga kehilangan terlalu banyak darah.

Di sisi lain kota yang sama, namun di dunia yang sangat berbeda, seorang gadis bernama Anya sedang berjalan terburu-buru.

Payung plastiknya yang murah bergetar hebat ditiup angin kencang, Anya baru saja menyelesaikan sif ganda di sebuah kedai kopi kecil dan sekarang harus berjuang menembus badai untuk sampai ke rumah petakannya yang sempit.

Anya adalah tipe orang yang tidak pernah diperhatikan dunia.

Dia hanyalah gadis yatim piatu yang mencoba bertahan hidup dengan bekerja serabutan.

Baginya masalah terbesar dalam hidup adalah bagaimana membayar tunggakan listrik bulan depan atau apakah sisa rotinya masih layak dimakan besok pagi.

Dia tidak tahu bahwa dalam beberapa menit, masalahnya akan berubah menjadi sesuatu yang jauh lebih berbahaya.

Anya memutuskan untuk mengambil jalan pintas melalui gang sempit di belakang pasar lama.

Dia tahu daerah itu rawan, tapi dia terlalu lelah dan kedinginan, dia hanya ingin segera mandi air hangat dan tidur.

Langkah Anya terhenti tepat di depan sebuah belokan jantungnya berdegup kencang saat matanya menangkap siluet besar yang tergeletak di antara tumpukan palet kayu.

Cahaya lampu jalan yang remang-remang menunjukkan sosok pria yang tampak sangat tidak pada tempatnya di sana.

Pria itu mengenakan pakaian yang terlalu bagus untuk orang yang biasa lewat di gang ini, tapi keadaannya sangat mengerikan.

Anya membeku. Lari Anya, jangan terlibat. bisik akal sehatnya.

Di lingkungan seperti ini, melihat orang terluka biasanya berarti masalah besar.

Jika ada yang berdarah, biasanya ada orang lain yang memegang senjatanya tidak jauh dari sana.

Namun saat Anya hendak berbalik, dia mendengar sebuah rintihan rendah.

Suara itu begitu penuh rasa sakit hingga menyentuh nuraninya yang paling dalam.

Dia melihat tangan pria itu terkulai lemas di atas genangan air yang mulai memerah.

"Permisi...?" suara Anya bergetar nyaris tidak terdengar.

Tidak ada jawaban.

Anya memberanikan diri mendekat, dia menurunkan payungnya sedikit, mencoba melihat wajah pria itu.

Saat cahaya lampu menyinari wajah Marco, Anya terkesiap karena pria itu sangat tampan dengan garis rahang yang tegas dan alis yang tebal, namun wajahnya kini pucat pasi seperti mayat.

"Tuan? Anda bisa mendengar saya?" tanya Anya dengan sopan karena dia tidak tahu siapa pria itu dan dia berlutut di sampingnya, mengabaikan lututnya yang kini basah kuyup karena genangan air kotor.

Mata Marco terbuka sedikit, penglihatannya kabur tapi dia bisa melihat siluet seorang gadis kecil dengan mata bulat yang penuh ketakutan sekaligus kekhawatiran.

Hal pertama yang terlintas di pikiran Marco adalah betapa konyolnya ini.

Dia adalah sang predator ditemukan oleh seekor kelinci kecil di tengah hujan.

"Pergi..." gumam Marco lemah.

Dia ingin mengusir gadis ini, jika pengejarnya sampai di sini, gadis ini akan dibunuh tanpa ragu hanya karena melihat wajahnya.

"Tuan, Anda terluka parah. Saya harus memanggil ambulans!" Anya merogoh sakunya mencari ponsel lamanya yang layarnya sudah retak.

Tangan Marco yang berdarah tiba-tiba menyambar pergelangan tangan Anya.

Cengkeramannya sangat kuat meskipun dia dalam kondisi sekarat, Anya memekik kecil.

"Jangan... jangan polisi. Jangan rumah sakit," Marco menatap Anya dengan intensitas yang membuat bulu kuduk gadis itu berdiri.

"Mereka... akan menemukanku." lirihnya lagi.

Anya tidak mengerti siapa 'mereka', tapi dia melihat ketakutan yang nyata di mata pria itu tapi bukan ketakutan akan kematian, tapi ketakutan akan tertangkap.

Anya menelan ludah, jika dia meninggalkan pria ini di sini, dia pasti akan mati.

Jika dia membawanya ke rumah sakit, pria ini menolak.

"Tapi Anda akan mati kalau dibiarkan di sini," ujar Anya, suaranya mulai stabil karena rasa kemanusiaannya mulai mengalahkan rasa takutnya.

Marco tidak menjawab, kepalanya terkulai ke samping, dia pingsan.

Anya panik, dia melihat sekeliling rumah petakannya hanya berjarak sekitar dua ratus meter dari sini.

Dia tahu ini gila, dia tahu ini bisa menjadi kesalahan terbesar dalam hidupnya.

Tapi dia tidak bisa membiarkan nyawa seseorang hilang begitu saja di depan matanya.

Dengan susah payah, Anya mencoba memapah tubuh Marco yang jauh lebih besar dan berat darinya.

Pria ini setidaknya memiliki tinggi 190 cm dengan otot-otot padat yang membuat Anya merasa seperti sedang memindahkan gunung.

"Ayo, Tuan... bertahanlah sedikit lagi," gumam Anya sambil mengatur napasnya yang mulai sesak.

Satu langkah demi satu langkah Anya menyeret Marco melewati kegelapan.

Bau darah yang amis mulai menempel di baju Anya, bercampur dengan aroma parfum mahal yang maskulin dari tubuh Marco.

Setiap kali Marco merintih, jantung Anya berdetak dua kali lebih cepat.

Mereka sampai di depan sebuah pintu kayu tua yang catnya sudah mengelupas.

Anya merogoh kunci dengan tangan gemetar, membuka pintu, dan setengah menyeret, setengah menjatuhkan Marco ke atas sofa kecil yang sudah agak jebol di ruang tamunya yang sempit.

Anya segera mengunci pintu dan menyandarkan tubuhnya di sana, mencoba menenangkan jantungnya yang berdegup gila-gilaan.

Dia melihat ke arah pria yang kini terbaring tak berdaya di sofa satu-satunya yang dia miliki.

Ruangan itu terasa sangat sempit dengan keberadaan pria tersebut.

.

.

Cerita Belum Selesai.....

Yeyyy cerita baru nihhh jangan lupa baca yaaaaa!!!

JANGAN lupa buat follow akun author biar gak ketinggalan cerita2 lainnya.

Jangan lupa buat VOTE dan ULASAN BINTANG nya ya readers biar tambah semangat buat update ceritanya.

Like dan komen juga yaaaaa

Follow juga IG author di @Lala_Syalala13 karena di sana ada rekomendasi cerita author lainnya yang gak author upload di sini.

1
💝F&N💝
bagus👍😅😅❤️❤️❤️
Salsa Selvi
semoga pasukan Marco berhasil melumpuhkan Antonio bersama yg lain nya ya tor
Salsa Selvi
tor selamat kan Marco ya tor sama Anya
Salsa Selvi
tor kata nya Marco si raja mafia kok selalu kalah cepat sama Antonio sih tor disini aku kasihan sama Marco tor ditambah lagi Anya ngk pernah mau nurut sama perkataan Marco
Salsa Selvi
semangat kk nulis nya
tapi di sini yg bikin aku kesel Anya ngk mau dengerin omongan Marco
Salsa Selvi
menarik cerita nya kk
Lala_Syalala: terima kasih kak untuk ulasan baiknya, semoga selalu suka ya sama ceritanya 🙏🙏😊😊
total 1 replies
Atik Marwati
Marco benar benar mengorbankan nyawanya untuk anya🥰🥰
Atik Marwati
semangat Anya...jangan mau kalah oleh kejahatan 🥰🥰
Wiemiey Erwina Ddc
alur cerita menarik..aku harap Marco dan Anya bersatu menjadi pasangan suami-isteri..saling melindungi..vest ,🫶
Lala_Syalala: terima kasih kak untuk ulasan baiknya, semoga selalu suka ya sama ceritanya 🙏🙏😊😊
total 1 replies
💝F&N💝
👍👍👍👍👍
💝F&N💝
bagus😅👍
ceritanyabagus
💝F&N💝
bagus
imel
ntar ketahuan lagi sama Antonio 🤭
dyah EkaPratiwi
alhamdulilah selamat
dyah EkaPratiwi
semoga tidak tertangkap
Atik Marwati
semoga aman
imel
astagaaa jantungku jedag jedug 🤣
Wulan Sari
cerita yg ini bikin deg2 an semoga ga ketahuan 🤲
Wulan Sari
ceritanya semakin menarik ke sini semakin menarik bikin penasaran saja lho tp yg penting nt di akhir cerita happy end semangat 💪 salam sukses selalu ya Thor 👍❤️🙂🙏
Wulan Sari: cip 👍 semangat 💪 karya lainnya 😘🙏
total 2 replies
Wulan Sari
yaaaaa semoga Marco tidak di temukan Thor cerita selanjutnya ya Thor ibu mohon 😀🤭.....
ibu kasih bunga wes Thor 🌹lanjut lg seru nih salam👍💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!