NovelToon NovelToon
Terjebak Cinta Om Duda

Terjebak Cinta Om Duda

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Cinta Terlarang / Saudara palsu / Duda / Menikah dengan Kerabat Mantan / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:590.4k
Nilai: 5
Nama Author: Kikan dwi

Belva Kalea harus menelan kekecewaan saat mengetahui calon suaminya berselingkuh dengan saudara tirinya tepat di hari pernikahannya. Bukan hanya itu saja, Glory diketahui tengah mengandung benih Gema Kanaga, calon suaminya.

Di sisi lain, seorang pengusaha berhati dingin bernama Rigel Alaska, harus menelan pil pahit saat mengetahui istrinya kembali mengkhianatinya. Disakiti berulang kali, membuat Rigel bertekad untuk membalas rasa sakit hatinya.

Seperti kebetulan yang sempurna, pertemuan tak sengaja nya dengan Belva membuat Rigel menjadikan Belva sebagai alat balas dendam nya. Karena ternyata Belva adalah keponakan kesayangan Roland, selingkuhan istrinya sekaligus musuhnya.

Akankah Rigel berhasil menjalankan misi balas dendam nya?
Ataukah justru cinta hadir di tengah-tengah rencananya?

Mampukah Belva keluar dari jebakan cinta yang sengaja Rigel ciptakan?
Ataukah justru akan semakin terluka saat mengetahui fakta yang selama ini Rigel sembunyikan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kikan dwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 20

"Dari mana saja Kamu?" Gema menatap tajam istrinya yang baru saja pulang. "Jangan mentang-mentang aku membebaskanmu, Kamu bisa bersikap seenaknya seperti ini!"

Glory tidak mengindahkan ucapan Gema, wanita pemilik tatapan sinis itu berlalu begitu saja meninggalkan suaminya yang masih sibuk mengoceh.

Brakkk

Gema menyusul langkah Glory yang masuk ke dalam kamarnya. Pria itu menendang pintu dengan keras membuat Glory yang baru saja masuk ke dalam kamarnya tercekat kaget.

"Apa sih, Gem? Aku capek, jangan mengajak ku bertengkar."

Glory hendak masuk ke kamar mandi. Badannya terasa lengket setelah seharian aktivitas di luar rumah. Ia tidak tahan ingin segera membersihkan tubuhnya.

"Aku belum selesai bicara, Glory." Gema mencekal tangan Glory. "Bisakah Kamu menghargai aku sedikit saja. Aku ini suamimu."

Gema semakin muak dengan tingkah istrinya yang semakin hari semakin keterlaluan. Selama menikah hampir tiga tahun, hubungan keduanya tidak ada kemajuan. Selama ini Gema hanya bertahan karena putrinya yang terlanjur lahir dari rahim Glory.

"Suamiku? Haaa... haaa..." Glory terbahak sambil memegang perutnya. Ucapan suaminya itu terdengar sangat menggelitik di telinganya. "Suami yang tidak pernah mencintai istrinya, dan suami yang tidak bisa move on dari mantannya. Apa aku harus menghargai suami yang seperti itu?"

Glory berteriak tepat di depan wajah Gema, wanita itu berharap suaminya mau mengerti jika ia kecewa dengan sikap suaminya itu. "Aku tersiksa, Gema," ucapnya lagi dengan lirih.

Gema selalu meminta untuk dihargai, sedangkan dia sendiri tidak pernah mau menghargai istrinya.

"Kalau begitu, kita pisah saja," ucap Gema dengan seringai tipis di wajahnya. "Kamu pikir aku tidak tersiksa?" Tambahnya lagi dengan menekankan setiap kata yang keluar dari mulutnya. "Aku juga sama tersiksa nya denganmu. Jadi, jangan pernah merasa Kamu lah orang paling menderita di sini."

Sikap Glory yang merasa seolah dia yang paling menderita, membuat Gema tidak bisa lagi menahan kesabarannya.

"Maksudku bukan begitu, Gem. Aku---"

"Kenapa, bukankah Kamu bilang tersiksa menikah denganku? Kalau begitu, ayo kita berpisah. Aku juga sudah muak berpura-pura terlihat bahagia di depan orang lain."

Selama ini Gema dan Glory pura-pura menjadi keluarga sempurna untuk putri mereka, Flory. Dan juga demi menjaga nama baik keluarga besarnya. Namun sepertinya, Gema sudah tidak perduli lagi dengan anggapan orang-orang tentang rumah tangga nya, ia ingin terbebas dari belenggu yang mengikatnya dalam hubungan yang sejak awal dipaksakan.

"Kamu jangan egois, Gema. Kamu pikirkan Flory. Bagaimana perasaannya kalau dia tahu kita berpisah?"

Glory sedikit menurunkan egonya, ia sangat takut jika Gema benar-benar akan menceraikannya. Walaupun hubungan rumah tangga nya jauh dari kata harmonis, tapi setidaknya ia mendapat kedudukan menjadi istri Gema Kanaga.

Karena itu sebisa mungkin, Glory akan berusaha mempertahankan rumah tangga nya dengan Gema. Bukan semata-mata demi Flory, putrinya saja. Tetapi demi statusnya sebagai istri dan juga menantu keluarga terpandang.

"Cih! Justru yang egois di sini itu, Kamu. Jangan Kamu pikir aku tidak tahu, Kamu memanfaatkan Flory untuk bertahan menjadi istri ku. Flory masih kecil, ia tidak akan mengerti dengan semua ini."

Gema tetap bersikukuh dengan keputusannya. Sejak awal ia sudah memikirkan tentang perceraiannya dengan Glory, hanya saja istrinya itu selalu menghalanginya dengan berbagai drama dan juga trik murahannya.

"Jangan memutar balikkan fakta, Gem! Aku tahu, alasan sebenarnya Kamu ingin bercerai denganku, Kamu ingin mengejar Belva lagi, kan?"

"Kalau iya, kenapa?" Ucap Gema tanpa rasa bersalah.

Sejak menikah dengan Glory, Gema tidak pernah lagi bertemu dengan Belva, atau pun mengetahui kabar dari wanita yang sangat dia cintainya itu. Namun sampai saat ini perasaannya pada Belva tidak pernah berubah.

"Tega Kamu, Gem." Glory menggelengkan kepalanya bersama air mata yang jatuh tanpa perintah. Ia tidak menyangka suaminya itu akan menjawab dengan terang-terangan dan tidak terlihat sedikit pun rasa bersalah di wajahnya.

"Sejak awal aku sudah bilang, aku hanya mencintai Belva. Kamu yang bersikeras membuatku menikahimu. Jadi, terima saja. Ini adalah pilihanmu."

Gema tersenyum puas melihat Glory akhirnya bungkam seribu bahasa.

"Kalau Kamu masih ingin menikmati statusmu sebagai istriku, maka ikuti aturan main ku. Jangan bertingkah seenaknya di rumahku," ucapnya dengan penuh penekanan. "Kalau Kamu merasa ini tidak adil untukmu, maka pergilah. Dengan senang hati, aku akan melepaskanmu."

Setelah puas meluapkan emosinya, Gema hendak pergi dari kamarnya. Namun tiba-tiba saja, seseorang menghubunginya.

"Hallo?"

"(....) "

"Apa? Baiklah aku ke sana sekarang!"

Entah apa yang Gema bicarakan dengan seseorang di telpon tadi, namun tiba-tiba saja wajahnya terlihat panik dan khawatir.

...----------------...

"𝘈𝘭𝘢𝘴𝘬𝘢 𝘩𝘰𝘵𝘦𝘭."

Kalea membaca nama hotel yang terpampang nyata di depan matanya.

Farez tidak memberitahu nama pemilik hotel itu pada Kalea, namun dari namanya, terdengar sangat familiar di telinga wanita cantik itu.

"𝘛𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘮𝘶𝘯𝘨𝘬𝘪𝘯 𝘥𝘪𝘢, 𝘬𝘢𝘯? 𝘕𝘢𝘮𝘢 𝘈𝘭𝘢𝘴𝘬𝘢 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘩𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘢𝘵𝘶, 𝘸𝘢𝘭𝘢𝘶𝘱𝘶𝘯 𝘪𝘯𝘪 𝘮𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘥𝘪 𝘐𝘯𝘥𝘰𝘯𝘦𝘴𝘪𝘢, 𝘵𝘢𝘱𝘪 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘮𝘶𝘯𝘨𝘬𝘪𝘯 𝘥𝘪𝘢 𝘢𝘥𝘢 𝘥𝘪 𝘬𝘰𝘵𝘢 𝘪𝘯𝘪. 𝘈𝘬𝘶 𝘺𝘢𝘬𝘪𝘯 𝘣𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘥𝘪𝘢."

"Kenapa Kamu terlihat gugup? Ini bukan pertama kalinya Kamu fashion show, Lea."

"Ng--nggak, aku... aku cuma nervous," jawab Kalea. dengan sedikit gugup.

Setelah beberapa jam mengudara, Kalea dan Farez akhirnya sampai di tanah air. Tidak ingin membuang-buang waktu, begitu mendarat, keduanya langsung menuju ke tempat diadakan nya acara fashion show.

Ini bukan kali pertama Kalea menjadi model fashion show apalagi memakai desain fashion nya sendiri. Namun kali ini Kalea merasa sedikit berbeda. Kalea merasa jantungnya berdegup lebih cepat dari biasanya.

Farez terkekeh melihat wajah gugup Kalea, di matanya terlihat sangat menggemaskan, membuat pria itu tidak tahan untuk mencubit hidung bangir nya.

"Kamu lucu kalau sedang gugup," ucap pria itu sambil terbahak.

Kalea mencebikkan bibirnya, ia sangat kesal dengan Farez yang malah menertawakan kegugupan nya.

"Kamu bukannya nenangin aku, malah membuatku semakin kesal." Kalea pura-pura merajuk. Wanita cantik itu memalingkan wajahnya dari Farez.

Benar saja, Farez panik melihat wanita cantik itu merajuk.

"Iya, maaf. Kamu jangan marah, ya?" Bujuk Farez. Namun Kalea tetap bungkam dan enggan menatap ke arah Farez.

Pria itu mencoba memutar otaknya supaya Kalea tidak marah lagi. Namun bukannya meredakan kekesalan Kalea, Farez justru membuat Kalea benar-benar marah.

"Kamu tahu nggak, pemilik hotel ini duda highclass?"

Kalea menyipitkan matanya penuh selidik, ia tidak mengerti dengan maksud ucapan Farez yang memberitahukan status pemilik hotel padanya.

"Maksud Kamu apa?" Nada bicara Kalea tidak terdengar seperti biasanya, namun sayangnya Farez tidak peka dengan perubahan itu.

"Kali aja Kamu tertarik," ucap Farez tanpa beban.

Farez tidak sadar jawabannya itu membuat Kalea mengepalkan erat tangannya. Pria itu lupa 'duda' adalah kata yang harus dihindari saat berbicara dengan Kalea.

"Farez, Kamu mau aku laporin Om Oland?"

Deg

Mendengar satu nama itu membuat napas Farez tercekat di tenggorokan.

"𝘈𝘴𝘵𝘢𝘨𝘢 𝘢𝘬𝘶 𝘭𝘶𝘱𝘢," 𝘣𝘢𝘵𝘪𝘯 𝘍𝘢𝘳𝘦𝘻. 𝘗𝘳𝘪𝘢 𝘪𝘵𝘶 𝘣𝘢𝘳𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘢𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘬𝘦𝘴𝘢𝘭𝘢𝘩𝘢𝘯𝘯𝘺𝘢. "𝘚𝘦𝘮𝘰𝘨𝘢 𝘥𝘪𝘢 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘣𝘦𝘯𝘢𝘳-𝘣𝘦𝘯𝘢𝘳 𝘮𝘦𝘭𝘢𝘱𝘰𝘳𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘶 𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘒𝘢𝘬 𝘙𝘰𝘭𝘢𝘯𝘥."

𝘛𝘰 𝘣𝘦 𝘤𝘰𝘯𝘵𝘪𝘯𝘶𝘦𝘥

1
Saptyaning Rahayu
belva ketemu sama om duda
Risna Tanjung
sammaa,,, ternodai akoh nya thor😔🤭
Saptyaning Rahayu
kasihan Abel
Saptyaning Rahayu
mantap ayukk balas belva
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙠𝙤𝙘𝙖𝙠 𝙩𝙚𝙧𝙣𝙮𝙖𝙩𝙖 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙟𝙤𝙨𝙤𝙝 𝙩𝙖𝙠 𝙠𝙖𝙣 𝙠𝙚𝙢𝙖𝙣𝙖.🤭
𝙜𝙖 𝙩𝙚𝙧𝙖𝙨𝙖 𝙗𝙖𝙘𝙖 𝙢𝙖𝙧𝙖𝙩𝙝𝙤𝙣 𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙩𝙖𝙢𝙖𝙩 𝙖𝙟𝙖, 𝙖𝙠𝙝𝙞𝙧 𝙗𝙖𝙗𝙣𝙮𝙖 𝙠𝙤𝙘𝙖𝙠 𝙡𝙜... 𝙢𝙤𝙜𝙖 𝙙𝙥𝙩 𝙠𝙚𝙢𝙗𝙖𝙧 𝙩𝙞𝙜𝙖 𝙮𝙖 𝙍𝙞𝙜𝙚𝙡.😄😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙬𝙖𝙙𝙙𝙪𝙪𝙝𝙝𝙝 𝙢𝙖𝙡𝙖𝙢 𝙥𝙚𝙧𝙩𝙖𝙢𝙖 𝙢𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙟𝙙 𝙗𝙪𝙢𝙚𝙧𝙖𝙣𝙜.😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙟𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙘𝙢 𝙟𝙖𝙣𝙟𝙞2 𝙙𝙤𝙖𝙣𝙜 𝙧𝙞𝙜𝙚𝙡 𝙩𝙥 𝙩𝙧𝙨 𝙙𝙞 𝙪𝙡𝙖𝙣𝙜 𝙡𝙚𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝𝙖𝙣 𝙡𝙜, 𝙥𝙧𝙞𝙖 𝙨𝙚𝙟𝙖𝙩𝙞 𝙞𝙩𝙪 𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙜𝙖 𝙗𝙖𝙠𝙖𝙡 𝙩𝙧𝙨 𝙢𝙚𝙣𝙮𝙖𝙠𝙞𝙩𝙞 𝙥𝙖𝙨𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣𝙣𝙮𝙖.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙍𝙞𝙜𝙚𝙡 𝙜𝙖 𝙗𝙚𝙡𝙖𝙟𝙖𝙧 𝙙𝙧 𝙠𝙚𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝𝙖𝙣 𝙖𝙬𝙖𝙡 𝙢𝙖𝙨𝙞𝙝 𝙨𝙖𝙟𝙖 𝙣𝙜𝙚𝙙𝙚𝙥𝙖𝙣𝙠𝙖𝙣 𝙚𝙢𝙤𝙨𝙞 𝙣 𝙜𝙖 𝙗𝙚𝙧𝙥𝙞𝙠𝙞𝙧 𝙪𝙘𝙖𝙥𝙖𝙣𝙣𝙮𝙖 𝙣𝙮𝙖𝙠𝙞𝙩𝙞𝙣 𝙆𝙖𝙡𝙚𝙖
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙙𝙞𝙠𝙞𝙧𝙖𝙞𝙣 𝙢𝙖𝙪 𝙙𝙞 𝙥𝙚𝙣𝙟𝙖𝙧𝙖𝙠𝙖.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙜𝙠𝙜𝙠𝙜𝙠𝙠 𝙙𝙖𝙨𝙖𝙧 𝙘𝙖𝙡𝙤𝙣 𝙢𝙖𝙣𝙩𝙪 𝙜𝙖 𝙖𝙙𝙖 𝙖𝙙𝙖𝙗, 𝙘𝙖𝙢𝙚𝙧 𝙜𝙖 𝙙𝙞 𝙙𝙞𝙠𝙖𝙨𝙞𝙝 𝙩𝙖𝙪 𝙗𝙖𝙠𝙖𝙡 𝙖𝙙𝙖 𝙥𝙚𝙧𝙣𝙞𝙠𝙖𝙝𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙣𝙙𝙖𝙙𝙖𝙠.😄😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙮𝙖 𝙖𝙢𝙥𝙪𝙪𝙣𝙣 𝙍𝙞𝙜𝙚𝙡 𝙗𝙞𝙨𝙠𝙪𝙞𝙩 𝙤𝙩𝙖𝙠𝙢𝙪 𝙩𝙧𝙚𝙫𝙚𝙡𝙞𝙣𝙜 𝙩𝙧𝙨 𝙢𝙚𝙣𝙩𝙖𝙣𝙜2 𝙙𝙪𝙙𝙖... 𝙝𝙖𝙡𝙖𝙡𝙞𝙣 𝙙𝙪𝙡𝙪 𝙡𝙖𝙝.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙗𝙚𝙣𝙖𝙧 𝙮𝙖 𝙑𝙖𝙣𝙙𝙚𝙧, 𝙗𝙤𝙨 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙮𝙜 𝙨𝙚𝙣𝙖𝙣𝙜2 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙮𝙜 𝙠𝙚𝙧𝙚𝙥𝙤𝙩𝙖𝙣𝙣𝙮𝙖 𝙝𝙖𝙧𝙪𝙨 𝙨𝙚𝙧𝙗𝙖 𝙗𝙨 𝙟𝙙 𝙖𝙥𝙖𝙥𝙪𝙣😄😄😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙨𝙞𝙖𝙥𝙖 𝙩𝙪𝙝, 𝙇𝙤𝙫𝙞𝙧𝙖 𝙖𝙥𝙖 𝙆𝙖𝙢𝙞𝙡𝙖.🤔
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙗𝙪𝙧𝙪𝙖𝙣 𝙗𝙚𝙧𝙩𝙞𝙣𝙙𝙖𝙠 𝙇𝙖𝙣𝙙 𝙗𝙞𝙖𝙧 𝙁𝙖𝙧𝙚𝙨 𝙜𝙖 𝙨𝙚𝙢𝙖𝙠𝙞𝙣 𝙟𝙖𝙪𝙝 𝙢𝙚𝙧𝙪𝙨𝙖𝙠 𝙝𝙪𝙗𝙪𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙆𝙖𝙡𝙚𝙖 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙍𝙞𝙜𝙚𝙡
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙖𝙙𝙪𝙝 𝙤𝙢𝙖 𝙍𝙚𝙣𝙖 𝙠𝙖𝙜𝙚𝙩𝙣𝙮𝙖 𝙗𝙞𝙠𝙞𝙣 𝙣𝙜𝙖𝙠𝙖𝙠.😄😄😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙙𝙖𝙨𝙖𝙧 𝙇𝙤𝙫𝙞𝙧𝙖 𝙜𝙖 𝙠𝙖𝙥𝙤𝙠2 𝙠𝙖𝙢𝙪, 𝙁𝙖𝙧𝙚𝙨 𝙟𝙜 𝙜𝙖 𝙢𝙞𝙠𝙞𝙧 𝙖𝙥𝙖 𝙙𝙞𝙖 𝙠𝙚𝙧𝙟𝙖 𝙣𝙮𝙖𝙧𝙞 𝙙𝙪𝙞𝙩 𝙙𝙧 𝙥𝙚𝙧𝙪𝙨𝙖𝙝𝙖𝙖𝙣 𝙊𝙡𝙖𝙣𝙙 𝙢𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙢𝙖𝙪 𝙧𝙪𝙨𝙖𝙠 𝙝𝙪𝙗𝙪𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙠𝙚𝙥𝙤𝙣𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙙𝙧 𝙤𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙮𝙜 𝙨𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙢𝙚𝙢𝙗𝙚𝙧𝙞𝙢𝙪 𝙟𝙖𝙡𝙖𝙣 𝙧𝙞𝙯𝙠𝙞
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙟𝙚𝙣𝙜 𝙟𝙚𝙣𝙜 𝙟𝙚𝙣𝙜.. 𝙡𝙚𝙗𝙞𝙝 𝙮𝙚𝙥𝙖𝙩𝙣𝙮𝙖 𝙢𝙞𝙧𝙞𝙥 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙊𝙡𝙖𝙣 𝙠𝙧𝙣 𝙇𝙤𝙧𝙖 𝙖𝙣𝙖𝙠𝙢𝙪.
𝙩𝙥 𝙠𝙤𝙠 𝙣𝙖𝙢𝙖 𝙇𝙤𝙧𝙖 𝙖𝙜𝙖𝙠 𝙢𝙞𝙧𝙞𝙥 𝙟𝙜 𝙢𝙚𝙧𝙚𝙥𝙚𝙩 𝙠𝙚 𝙍𝙤𝙡𝙖𝙣𝙙.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙙𝙖𝙨𝙖𝙧 𝙆𝙖𝙢𝙞𝙡𝙖 𝙤𝙩𝙖𝙠 𝙥𝙞𝙘𝙞𝙠𝙣𝙮𝙖 𝙜𝙖 𝙖𝙙𝙖 𝙤𝙗𝙖𝙩, 𝙠𝙚𝙣𝙖𝙥𝙖 𝙜𝙖 𝙨𝙞𝙡𝙖𝙥𝙤𝙧𝙞𝙣 𝙠𝙚 𝙥𝙤𝙡𝙞𝙨𝙞 𝙨𝙖𝙟𝙖 𝙍𝙞𝙜𝙚𝙡 𝙗𝙞𝙖𝙧 𝙜𝙖 𝙨𝙤𝙢𝙗𝙤𝙣𝙜 𝙩𝙧𝙨 𝙙𝙖𝙣 𝙨𝙖𝙙𝙖𝙧 𝙙𝙞𝙧𝙞 𝙨𝙞 𝙆𝙖𝙢𝙞𝙡𝙖.
𝙊𝙩𝙖𝙠 𝙬𝙖𝙣𝙞𝙩𝙖 𝙢𝙚𝙢𝙤𝙧𝙮𝙣𝙮𝙖 𝙠𝙪𝙖𝙩 𝙍𝙞𝙜𝙚𝙡 𝙟𝙙 𝙢𝙖𝙪 𝙗𝙚𝙧𝙖𝙥𝙖 𝙩𝙝𝙣𝙥𝙪𝙣 𝙨𝙖𝙩𝙪 𝙠𝙚𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝𝙖𝙣 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙖𝙙𝙖 𝙠𝙚𝙨𝙚𝙢𝙥𝙖𝙩𝙖𝙣 𝙮𝙜 𝙢𝙚𝙥𝙚𝙩 𝙨𝙖𝙢𝙗𝙪𝙣𝙜 𝙠𝙚 𝙖𝙧𝙖𝙝 𝙨𝙞𝙩𝙪 𝙮𝙖 𝙙𝙞 𝙪𝙣𝙜𝙠𝙞𝙩 𝙡𝙜..😄😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙉𝙤 𝙠𝙤𝙢𝙚𝙣 𝙡𝙖𝙝 𝙣𝙮𝙞𝙢𝙖𝙠 𝙖𝙟𝙖.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙆𝙖𝙢𝙞𝙡𝙖 𝙜𝙖 𝙩𝙖𝙪 𝙙𝙞𝙧𝙞 𝙖𝙣𝙖𝙠 𝙖𝙣𝙜𝙠𝙖𝙩 𝙩𝙥 𝙞𝙣𝙜𝙞𝙣 𝙣𝙜𝙪𝙖𝙨𝙖𝙞𝙣 𝙨𝙚𝙢𝙪𝙖𝙣𝙮𝙖..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!