NovelToon NovelToon
THE BLOGGER STORY

THE BLOGGER STORY

Status: sedang berlangsung
Genre:TimeTravel / Fantasi Timur / Wanita perkasa / Konflik etika / Fantasi Wanita / Transmigrasi
Popularitas:130.1k
Nilai: 5
Nama Author: Delia Ata

JANGAN LUPA UNTUK SELALU MEMBERIKAN DUKUNGANNYA YA...!!!

Lin Yao seorang blogger makanan didunia modern Time Travel kenegeri kuno, menjadi seorang wanita muda miskin.

Berawal hanya dengan sebuah sendok, ia menghasilkan uang sepenuhnya melalui Hobby & kecerdasannya dalam makanan.

Lin Yao memanfaatkan keterampilan memasaknya untuk bisa bertahan bertahan hidup didunia yang baru ia pijaki.

Bukan cuma untuk dirinya seorang, tapi juga bagi keluarganya.



Bagaimana kah kisah perjalan Lin Yao diDunia kuno...?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Delia Ata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

06

Sesampainya di rumah, Lin Yao tidak berkeinginan untuk beristirahat. Ia langsung menumpahkan semua daun bawang dari keranjang ketampah, memilah dengan teliti memisahkan daun layu dan gulma.

Lin Song turut membantu.

Sementara Lin Shun membelah kayu menjadi potongan kecil-kecil untuk anglo penerangan.

Agar bawang daun tetap segar hingga esok hari, Lin Yao merendam akar umbinya kedalam baskom, setelah semua dicuci bersih.

Lin Yao menyisakan segenggam, mengiris tipis lalu mencampurnya dengan dua butir telur dan sepuluh sendok tepung.

"Nyalakan api tungkunya, rebus sisa kentang yang kita punya." titah Lin Yao.

Lin Song patuh.

Ada tiga butir kecil kentang tersisa disudut ruangan. Itu didapat Lin Shun saat ia mengais sisa panen diladang milik tetangga.

Lin Yao menoleh kearah Lin Song yang sedang memperhatikan adonannya "Song'er, jaga apinya dan pastikan agar tidak padam."

Lin Song tersentak, menyengir kuda lalu mengangguk dengan mata yang kembali fokus keapi.

Lin Shun menggendong kayu yang telah ia potong, meletakkan didekat tungku.

"Ada yang bisa aku bantu..?"

"Tolong kakak iris lemak babinya lalu panaskan."

"Oke...!"

Lin Shun bekerja dengan cepat dan efisien, mengiris lemak babi menjadi potongan tipis berukuran sama. Setelahnya anglo masak diatas meja ia nyalakan.

Wajan tembaga berisi sedikit air Lin Shun taruh diatas kompor tanah liat tradisional itu setelah apinya menyala.

Saat suhu naik, air didalam penggorengan meletup perlahan, lemak babi mendesis, bergulir lembut didalamnya.

Air menguap, lemak babi mulai meleleh, menghasilkan minyak bening yang perlahan meresap keluar, menggenang didasar panci.

Lin Shun sesekali mengaduknya dengan sendok, hingga kemudian lemak babi berubah menjadi kerupuk kuning keemasan dengan aroma khas yang kaya rasa gurih lezat.

Dengan penuh kehati-hatian, Lin Shun menuangkan minyak babi cair kedalam panci tanah liat sembari disaring guna memisahkan kerupuknya.

Mata Lin Song terpaku pada kerupuk yang Lin Shun taruh dipiring. Hidung kecilnya berkedut saat mengendus aroma gurihnya "Kakak, baunya enak sekali."

Melihat adik laki-lakinya seperti ini, Lin Shun merasakan kesedihan yang mendalam.

Sebelum keluarga utama menyita harta lalu menempatkan mereka kegubuk reot itu, kakek Lin selalu lebih menyayangi keluarga cabang pertama.

Apa pun yang diinginkan keluarga pamannya selalu dikabulkan.

Sang kakek memberi semua yang terbaik dari segalanya bagi keluarga pamannya itu.

Dulu keluarga Lin Shun bisa memiliki beberapa lembar kerupuk babi ketika sang ayah masih hidup. Tetapi setelah beliau meninggal, semuanya berakhir diperut keluarga cabang pertama.

Lin Shun memindahkan tiga potong kerupuk kemangkuk kecil yang sompel dibagian pinggirnya "untukmu, nanti yang lain untuk kita makan bersama kentang."

Mata Lin Song berbinar.

Dengan girang ia mengunyah setiap lembar kerupuk yang masuk kemulutnya. Tekstur renyah nan gurih menyebar diantara giginya, meninggalkan rasa harum yang nikmat.

"Enak sekali..!" gumam bocah itu.

Lin Shun menepuk pelan kepala sang adik bungsu, tersenyum parau dengan netra memanas sendu.

Dadanya sesak, hatinya pedih tercabik.

Sebagai seorang kakak ia merasa gagal dalam menjalani perannya. Adik-adiknya menderita, sering kelaparan, kedinginan dan sesekali dipaksa menahan sakit.

"Kakak, tolong panaskan kuali itu." sela Lin Yao guna mengalihkan kesedihan Lin Shun.

Pancake kucai telur mulai digoreng, kentang juga sudah matang dan terhidang dimeja bersama kerupuk babi.

Lima belas menit kemudian, ketiganya duduk hikmat menyantap makanan sederhana yang telah lama tak mereka nikmati.

Setelah itu tiga saudara bahu-membahu membenahi keperluan berdagang esok hingga petang hari.

Melihat bahan-bahan yang sudah disiapkan, Lin Yao merasakan kepuasan dan antusiasme yang membuncah tinggi.

Gadis itu tak sabaran menunggu esok, untuk memulai perjuangan dalam mengais rezeki guna keberlangsungan hidupnya didunia asing ini.

Mereka bertiga lanjut beristirahat setelah makan sup akar sayuran liar.

Keesokan paginya saat fajar masih malu-malu menurunkan sinarnya, langit menampilkan semburat warna biru tua samar, Lin Yao, Lin Shun dan Lin Song sudah selesai bersiap.

Tanpa sarapan, ketiga saudara itu pergi kepelabuhan dengan masing-masing menggendong perlengkapan dagang dipunggung kurus mereka.

Untuk bungkus panekuk. Lin Yao menggunakan daun palem yang kemarin sore dipetik oleh Shun.

Daun itu sudah dicuci bersih, kemudian dianyam menyerupai piring bulat.

Dimasa ini para pedagang kaki lima lebih banyak menggunakan daun palem sebagai wadah makanan, guna menghemat biaya belanja.

Lin Yao awalnya berencana untuk membeli kertas minyak lalu memotongnya menjadi beberapa bagian kemudian dibentuk seperti dizaman modern.

Namun Lin Yao mengetahui ternyata harga kertas cukup mahal dimasa ini, makanya rencana itu pun urung dilakukan.

Dengan langkah mantap, tekad kuat dan doa harapan tersemat, tiga saudara itu menuju kepelabuhan yang menjadi pusat aktifitas tersibuk didaerahnya.

1
Ari Peny
lanjuuuut
Nana Maulana
lanjut Thor
Ari Peny
lanjut q menunggumu
Ari Peny
lumpia kukus y thor
Delia ATA: betul kak
total 1 replies
Murni Dewita
tetap💪💪💪💪
Datu Zahra
wah, kenapa ini sama Lin Kang..?
Iin Wahyuni
tolong ksh tahu wangzhi jd lin bersaudara JD th d mana ayahnya dan jelas ap dia menikah atau GI mana kasihan lin bersaudara menunggu kabar ayahnya💪
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
apa Ayah nya Tiga saudara ini memiliki istri baru? klo iya tega nya 😭
Ari Peny
apa lin kang sdh menikah lg
zee_
aku terhanyut dalam ketikanmu thor, hingga terlupa meninggalkan komentar/Kiss/
Osie
liu chou udah gak ngambek kan???
Murni Dewita
tetap semangat
Che-ce
gas tiga saudara, kaya kaya kaya 👏
Che-ce
rusih banget keluarga pamanya, dih rese
Abel Incess
dasar Lin youfu mulut beracun
Lala Kusumah
selamat ya Lin bersaudara 👍👍👍
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
Liu Chou apa kau masih berpikir kurang baik lagi?
Mydar Diamond
up lagi Thor moga sihat selalu
Iin Wahyuni
lanjut trs thor💪
Datu Zahra
semanagat tiga bersaudara 😍👏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!