davindra Shaquille adijaya ,,, adalah seorang anak tunggal dari Narendra adijaya yang terkenal sebagai mafia kejam di seluruh jagat raya dunia hitam,
ia selalu menjadi anak kebanggaan ayah nya ,namun sejak ibu nya meninggal Narendra adijaya menikah lagi dengan seorang perempuan yang sudah memiliki satu anak , Gilbert Robert adalah saudara tirinya ,sejak saat itu kehidupan Davindra mulai berubah , kepercayaan sang ayah yang mulai memudar , kasih sayang sang ayah yang mulai luntur dan terbagi, membuat davindra tumbuh menjadi seorang yang keras kepala dan tidak mau mengalah ,,
di masa remaja nya ia menyukai gadis yang bernama
Aurora zahera ,gadis cantik dan manis yang membuat hari hari nya berwarna ,namun warna itu seketika hilang Ketika Aurora pergi dan pindah ke luar negeri ,,
mungkin kah mereka akan bertemu kembali
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kartini Quen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
pertemuan kembali
Di sebuah kota malam yang terletak di bagian Asia.
seorang pria bernama Davindra Shaquille Adijaya tengah bergelut dengan pekerjaan nya,ia tengah sibuk dengan berkas berkas yang menumpuk di meja kerja ,seorang pria tampan yang cukup sukses dalam usahanya. sebuah perusahaan yang ia bangun sendiri , dengan penuh kerja keras .
tak lama pintu di ketuk dari luar ,
Tok!
tok!
Raka asisten pribadinya datang membawa beberapa berkas di tangan nya
" selamat malam pak ,saya cuma mau mengantarkan beberapa berkas untuk di tanda tangani dan mengingatkan bahwa besok bapak ada jadwal ke rumah sakit untuk cek luka bapak " ucap Raka mengingatkan.
Davin merasa dirinya tak perlu ke rumah sakit .
" untuk apa kita ke rumah sakit, saya itu tidak sakit." tolak Davin dengan keras ,namun Raka bersi keras membujuk bos nya ,
" Maaf Pak , tapi bapak harus tetap mengecek luka di perut bapak"Raka mencoba meyakinkan kan bos nya, selain dia juga khawatir itu akan mengganggu pekerjaan bos nya itu. .
" ini tuh cuma luka kecil , kamu tuh gak usah perhatian lebih gitu sama saya".
Davin kekeuh tidak mau di ajak ke rumah sakit ,namun Raka tak berhenti meyakinkan nya.
" ini bukan soal perhatian pak tapi sudah menjadi tanggung jawab saya untuk menjaga dan merawat bapak sebagai asisten pribadi"
Raka terus meyakinkan bos nya.
" terserah kamu saja atur saja sendiri" akhirnya Davin pun pasrah dan menurut.
" baik Pak ,kalau begitu saya akan atur untuk besok ."
" kau terlalu berlebihan Raka"ucap Davin sedikit kesal
" tentu pak ,saya memang banyak kelebihan nya,cuma kurang nya saya kalah ganteng aja dari bapak" jawab Raka
" itu kamu tau ,"
" gak usah di perjelas juga pak.
" maaf Pak, ini sudah malam apa tidak sebaiknya bapak istirahat saja?"
" saya harus urus semua nya malam ini rak"
" Raka pak nama saya,"Raka terlihat tidak terima
" emang tadi saya sebut kamu apa?"
" Rak ,jawab Raka
" ya itu Raka maksudnya ,bukan rak piring seperti yang kamu pikirkan "
" yaelah pak masa saya di samain sama rak piring "
" cocok kok"celetuk Davin
" suka suka Pak Davin saja lah,"
" Raka , seperti nya saya besok tidak perlu ke rumah sakit."
" kenapa?"
" saya sudah sembuh "
" gak usah so kuat Pak, perut bapak itu di tembak pake pistol yang isinya peluru bukan pistol mainan anak anak yang isinya cuma Air".
" iya saya tahu,terus bagaimana apa kamu sudah selidiki semuanya? "
" sedang saya selidiki pak, mungkin besok sudah ada kabar "
" bagus ,saya tidak akan melepaskan siapapun yang coba - coba berurusan dengan saya , ucapnya tegas
" tentu pak ,mereka tidak akan saya biarkan lari "
Beberapa jam kemudian Davin sudah selesai dengan pekerjaan dan bersiap untuk pulang. Ada beberapa karyawan yang terlihat sedang lembur dan beberapa lainnya sudah pulang.
" selamat malam Pak " sapa karyawan yang masih lembur
"ya " jawab nya singkat
DAVINDRA SHAQUILLE ,pria berusia 25 tahun itu berjalan tegap dan penuh wibawa juga karismatik. dengan Raka biru Abimanyu di belakangnya yang tak kalah tampannya dengan sang bos ,
Davin dan Raka pun menaiki mobil yang sudah terparkir di lobby.
" selamat malam Pak Davin ,Pak Raka. " sapa security
" selamat malam mas bro " jawab Raka
" silahkan Pak , hati-hati di jalan "
" terimakasih mas bro"
Mereka pun meninggalkan kantor pencakar langit itu .
" malam ini saya akan tidur di apartemen "!ujar Davin saat berada di dalam mobil.
" maaf pak bagaimana jika nanti pak Adijaya mencari?"
" tenang saja, papa saya gak akan cari saya , kalau istrinya yang gak tidur di rumah, baru deh kebakaran jenggot.
" bapak bisa saja"
" lagi pula saya ini sudah besar ,dan berhak nentuin hidup saya sendiri."
" iya pak ,saya mengerti.
Di sebuah jalan yang cukup gelap , tiba-tiba Raka menginjak rem dan terdengar suara
brak!!
" Pak , suara apa itu?"
" kamu nabrak ya ?"
" eh tapi ,apa iya Pak"
" cepat kamu cek " perintah Davin
"iya pak,saya cek dulu"
Raka pun turun dari mobil untuk mengecek
" Astaga pak"Raka berteriak
" ada apa Raka?"
Davin langsung keluar menghampiri .!
" ya ampun,kamu beneran nabrak?" panik Davin
" saya gak sengaja Pak ,Duh , gimana ini Pak"!
"angkat dia ke mobil "
Raka langsung mengangkat gadis yang tertabrak , sedangkan Davin langsung naik duluan ke dalam .
" sudah ayok cepat kita bawa dia ke apartemen "!!
" maksud bapak ,ke apartemen bapak?"
" loh ,kok ke apartemen .kita kerumah sakit saja Pak , kalau dia geger otak gimana?"
" kita bawa ke apartemen saja ,saya gak mau nanti dokter banyak tanya ."
" baik Pak,"
Raka terlihat gelisah dan panik, membuat Davin sedikit kasihan.
" kamu kenapa Raka?"
" saya takut pak . kalau cewek di belakang itu beneran meninggal gimana ,saya pasti orang pertama yang akan di hantui."
" udah kamu tenang saja ,! sepertinya hanya pingsan, mungkin kaget .
" tapi ngapain juga ya ,dia nabrak mobil kita ,apa mungkin ,,,,bukan manusia ?"
Davin menarik napas kasar.
Hufffhhh!!
" kamu tuh kebanyakan nonton film horor tahu gak"!
" Pak ,coba lihat kebelakang ,apa cewek itu masih ada ,atau tiba-tiba menghilang ,?"
" Astaga Raka ,udah cepat "
Tak lama mereka pun sampai di apartemen , sedikit penjelasan .Davin dan Raka tinggal di apartemen bersebelahan .
" Pak , gimana kalau bapak saja yang angkat cewek itu,saya mau parkir dulu ."
Davin pun berdecak.
" kamu ini ". Kesal nya dan ia pun turun untuk mengangkat gadis yang ada di belakang .
namun saat akan mengangkat nya ternyata matanya pun langsung melotot ketika siapa gadis yang tertabrak itu.
" Ara,"
" kenapa Pak ,?"ayok angkat ,saya mau parkir"
" iya , sebentar " Davin langsung mengangkat dan membawa nya ke kamar ,lalu meletakkan nya di atas sofa.
Perlahan memperhatikan memperhatikan dan ternyata dia benar-benar mengenali gadis yang ada di hadapannya.
" Aurora ,kamu , beneran Aurora ." ucap nya lirih
" oh , tidak mungkin ,sejak kapan dia ada di sini ?"
" gue harus pastikan kalau dia memang benar Aurora Zahira .
Davin pun pergi ke kamar mandi.dan tak lama keluar ,namun dia kaget karena mendapati sofa nya kosong .
" kemana Aurora ,apa dia pergi"!
ternyata benar pintu kamar Davin terlihat terbuka dan gadis itu benar benar kabur....
Davin tersenyum lebar,,,
" ternyata kamu ada di sini ,saya pastikan akan menemukan kamu .di manapun kamu sekarang berada ,gak nyangka ya , ternyata kamu benar-benar kembali .tapi saya harus pastikan kalau kamu memang Aurora saya "!
Tak lama Raka pun datang .
" Pak Mana cewek itu?"
" kabur" jawab Davin
" Pak , kenapa di biarkan kabur , kalau dia lapor polisi gimana?"
semoga next chapter tidak terlalu banyak yang bertebaran
biar lebih enak bacanya 😊