NovelToon NovelToon
Lara Berselimut Cinta

Lara Berselimut Cinta

Status: tamat
Genre:Poligami / Keluarga & Kasih Sayang / Cintapertama / Tamat
Popularitas:6M
Nilai: 4.8
Nama Author: moon

Selama 10 tahun lamanya, pernikahan yang Adhis dan Raka jalani terasa sempurna, walau belum ada anak diantara mereka.

Tapi, tepat di ulang tahun ke 10 pernikahan mereka, Adhis mengetahui bahwa Raka telah memiliki seorang anak bersama istri sirinya.

Masihkah Adhis bertahan dalam peliknya kisah rumah tangganya? menelan pahitnya empedu diantara manisnya kata-kata cinta dari Raka?

Atau, memilih meladeni Dean, mantan kekasih serta calon tunangannya dimasa lalu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon moon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#1•

#1

Opening

Dimasa lalu, Adhis berkenalan dengan Raka ketika patah hati hebat melanda dirinya.

Cinta seiring waktu, tumbuh diantara mereka, Raka terlalu manis dimata Adhis yang baru saja dicampakkan.

Mereka pun menjalin hubungan yang tak mudah, karena Adhis menetap di Yogyakarta, sementara Raka, kuliah di Ibu kota.

Long Distance Relationship, mereka jalani selama bertahun-tahun tanpa ada masalah berarti. Raka yang teramat mencintai, ditambah Adhis yang juga sangat mengerti bahwa mereka memang harus berjauhan karena situasi.

Ketika mereka akhirnya menikah, Raka resmi menyandang gelar Dokter Spesialis Bedah Torax, dan Adhis resmi menyandang gelar Sarjana Sosial.

Kehidupan pernikahan mereka berjalan dengan manis, saling mengisi, saling mengerti, dan saling memahami kesibukan masing-masing.

Tak ada peristiwa pahit yang mampu merusak kemesraan, serta keromantisan keduanya. Yang ada adalah, saling instrospeksi diri ketika keduanya merasa melakukan sesuatu yanga salah.

Tapi, 10 tahun kemudian, semua tiba-tiba terasa asing. Cinta yang sering Raka dengungkan, tak lagi manis terdengar, semuanya hampa tanpa rasa, kala orang ketiga hadir begitu saja.

...

Suara dengkuran halus nan teratur itu menjadi melodi indah yang mengiringi raganya yang lelah usai memadu cinta. Terlebih dua hari sudah mereka tak bersua karena kesibukan Raka di Rumah Sakit. 

Adhis merasakan tubuhnya di peluk semakin erat ketika Raka kembali berganti posisi menghadap ke arahnya. 

Cup. 

“Cintaku,” gumam Raka usai mengecup mesra kening Adhis. Istri mana yang tak bahagia ketika masih begitu di cinta oleh pasangannya, terlebih 10 tahun sudah mereka bersama dalam satu bahtera mengarungi samudra bernama pernikahan. 

Adhis mengulurkan telapak tangannya, ia mengusap wajah tampan yang tak pernah bosan untuk dilihat dan dinikmati, apalagi usai mereka berbagi peluh beberapa saat yang lalu. “Kenapa belum tidur?” bisik Raka yang merasakan usapan lembut membelai sebagian wajahnya. 

“Belum ngantuk, lagi pula masih kangen,” jawab Adhis dengan nada lembut nan manja. Suara yang selalu Raka suka semenjak mereka mulai menjalin hubungan bertahun-tahun silam. 

Raka membuka kembali netranya yang hampir terlelap, “Mas juga kangen, makanya tadi buru-buru pulang, selepas keluar dari ruang operasi. Happy anniversary, Cintaku.” 

“Happy anniversary juga, Mas,” balas Adhis dengan rona merah di pipinya. 

“Terima kasih, sudah mau mendampingi Mas dalam suka dan duka, dalam sakit dan sehat. Semoga hanya maut saja yang memisahkan kita. Kamu yang paling tahu, seberapa dalam cintaku padamu.” 

Kalimat-kalimat cinta itu selalu Raka dengungkan, kalimat yang tak pernah bosan Adhis dengar. Sejak awal mereka memutuskan menjadi sepasang kekasih, hingga saat ini selepas 10 tahun pernikahan. Adhis semakin terpesona dan semakin larut dalam perasaan cinta senada dengan Raka, tatkala Raka bahkan tak pernah mempermasalahkan dirinya yang belum bisa melahirkan seorang anak. 

Pelukan hangat itu masih Adhis rasakan sebagai miliknya, begitupun raga nan rupawan tersebut. Hingga, sebuah panggil masuk membuyarkan semuanya. 

Raka melepaskan pelukannya sejenak, bahkan setelah melihat siapa yang menghubunginya, ia segera menyingkir ke balkon guna mengangkat panggilan. 

Sepintas rasa tak nyaman menghampiri Adhis, maka demi menyingkirkan rasa tak nyaman tersebut, Adhis pilih ke kamar mandi guna menyegarkan tubuhnya dari penat usai menjalankan kewajiban sebagai istri. 

Tak butuh waktu lama, karena Adhis sudah ingin kembali memejamkan mata, ia pun bergegas keluar usai aktivitas nya selesai. 

“Sudah mandinya?” tanya Raka yang sepertinya juga hendak membersihkan diri. “Mas juga mau mandi, ada panggilan dari Rumah Sakit.” 

Adhis memulas senyum kemudian mengangguk, mengerti, bahkan sangat memaklumi, karena profesi Raka adalah seorang Dokter yang kadang harus kembali ke Rumah Sakit sewaktu-waktu. “Baiklah, aku siapkan pakaian untuk Mas.”

Sekali lagi Raka mengecup pipi sang istri, sebelum kembali melanjutkan langkahnya ke kamar mandi. Ponsel Raka kembali bergetar, selepas pria itu menutup pintu kamar mandi. Dan tak biasanya Adhis begitu penasaran dengan si penelepon, padahal Raka sudah bilang telepon tersebut dari Rumah Sakit. 

Rumah Sakit 2, begitulah nama yang tertera di sana. 

1
🏡s⃝ᴿ 𝓡⃟⎼ᴠɪᴘDᵉᵉKᵝ⃟ᴸ ¢ᖱ'D⃤
🤣🤣🤣🤣🤣
🏡s⃝ᴿ 𝓡⃟⎼ᴠɪᴘDᵉᵉKᵝ⃟ᴸ ¢ᖱ'D⃤
bener2 yaa
suommmbonggg nya ga ketulungan
🏡s⃝ᴿ 𝓡⃟⎼ᴠɪᴘDᵉᵉKᵝ⃟ᴸ ¢ᖱ'D⃤
wkwkwk sabar yaa
ngumpet di belakang lemari deh 🤣
Sandisalbiah
Raka jd pahlawan penyelamat semoga aja Dean gak tantrum pas ngelihatnya..
Sandisalbiah
sepertinya Karin udah berhasil dgn targetnya.. bukan pak dokter tp bapaknya dokter yg di gaet Karin.. kapoknya kapan Dewi...
Sandisalbiah
lha.. Dean yg dokter kan..? kalau Darren pengalaman pribadi dia..
Sandisalbiah
wes pa.. kudu segera di realisasikan itu pertanyaan si Dewi.. kasih dia adik madu biar tau dia gimana enaknya punya saingan...
Sandisalbiah
tuh kan.. fix.. Dewi itu gangguan jiwa alias gak waras.... langsung aja masukan RSJ
Sandisalbiah
y harusnya si Dewi itu juga di bawa ke psikiater.. jelas ada gangguan otaknya
Sandisalbiah
harusnya demi menyelamatkan kewarasanmu, kamu itu gak usah nguping pembicaraan org, apalagi Dean.. Raka... doyan banget menyakiti diri sendiri.. kek Adhisty dong.. realistis, kalau menggenggamnya itu menyakitkan maka baik di lepaskan maka kamu akan mendapatkan kebahagiaan yg lain
Sandisalbiah
yg jd sumber petaka dlm hidup kamu itu ya ibumu sendiri, Raka... sosok ibu yg seharusnya jd penyemangat, motivator utk kebahagiaan, kemajuan anaknya tp Dewi justru jd perusak dan penghancur kehidupan anaknya.. miris sekali hidup Raka... salah sendiri sih terlalu naif
Sandisalbiah
good job Dean.. harusnya sedari dulu kamu kasih pelajaran pd pasangan dajjal itu...
Sandisalbiah
Celine terlalu egois.. memikirkan sekesanangan dan kebahagiaannya sendiri dan mengabaikan perasaan Aron.. kalau dia emang merasa gak mampu memberi kebahagiaan buat Aron kenapa gak menyerahkan hak asu pd daddynya.. toh dia sadar kalau selama ini Dean yg paling peduli pd anaknya itu kan..
Sandisalbiah
otak bu Dewi langsung on itu.. buat jadiin Karina mangsa baru utk di jerumuskan dlm keluarga toxicnya... makin hancur aja si Anggi...
Sandisalbiah
hah... lengkap sudah... wes langsung pegat
Sandisalbiah
antagonis utama disini itu bu Dewi... bahkan Anggi adalah korban dr keegoisan si Dewi ini.. nama Dewi kelakuan seiton...
Sandisalbiah
kadang kala org ketiga dlm rumah tangga yg jd penghancur paling dasyat justru ibu mertua.... dan fakta ini sangat benar di dunia nyata
Sandisalbiah
aku justru berharap kehormatan Adhisty tetap terjaga sampai end hubungan dia dgn Raka agar dia tetap bisa mengangkat kepala sebagai wanita terhormat terlepas dr hancurnya dunia rumah tangganya krn sebuah penghianatan...
Sandisalbiah
sekali dayung dia pulau terlewati ya Dhis... meluapkan rasa kecewamu pd Raka plus rasa sakitmu pd Dean dulu...berhubung yg ada di dekatmu si Dean..kenapa gak.. gasss Dhis... anggap aja Dean lagi apes.. 🤭
Sandisalbiah
sudah lumrahnya kalau maling kepergok malah balik teriak maling.. seperti Raka ini... gak nyari pembenaran atas perbuatanya tp tetap gak mau disalahkan seutuhnya.. pake segala mencoba menyeret nama Dean dlm masalah mereka.. kok lama² jiwa pecundangnya makin kelihatan..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!