NovelToon NovelToon
My Letnan

My Letnan

Status: tamat
Genre:Beda Usia / Cinta pada Pandangan Pertama / Kehidupan Tentara / Romansa / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Chika cha

Cover by me

Saga Bimantara, Letnan Satu TNI, menerima perjodohan dengan Nada Queenza Rahadi, putri komandannya. Alasannya sederhana, agar sang ibu berhenti mendesaknya untuk menikah.

Berbanding terbalik, Nada justru menolak keras. Ia tak mengenal Saga, dan membayangkan pria itu sudah tua, kusam, dan tak menarik apalagi karena berprofesi sebagai tentara.

Sampai suatu hari, mereka dipertemukan takdir lewat insiden mencekam: Nada hampir diperkosa oleh pembegal. Saga datang sebagai penyelamat. Di situlah, Nada jatuh cinta pada pandangan pertama, tanpa tahu, pria itu adalah calon suaminya.

Yuk, baca ceritanya disini👇🏻

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chika cha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

"Yang penting baik agamanya"

Di ruang kerja Mayjen Lingga rahadi...

Saga sedang berdiri tegap di depan komandannya saat dipanggil masuk ke ruangan.

"Ga" panggil Lingga sembari menatap anggotanya itu tajam, "apa kamu punya pacar?" lanjut Lingga bertanya to the point.

Saga spontan terkejut. Pertanyaan itu datang begitu tiba-tiba dan... pribadi. Biasanya, komandannya tak pernah menyinggung hal-hal di luar urusan kerja. Ia menegakkan tubuhnya, matanya lurus menatap atasan. "Siap, tidak komandan."

Lingga tertawa kecil, mengangkat tangannya santai. “Kita cuma berdua di sini. Gak usah terlalu formal. Duduk sana.”

"Siap ndan." Saga menuruti.

"Bagus kalau kamu gak ada pacar. Kenapa kamu gak nyari pacar?" tanya Lingga mengorek.

"Siap, gak mau aja Ndan."

Lingga menaikkan alis, penasaran "Apa berita yang saya denger itu bener?" tanya Lingga memastikan.

"Berita apa Ndan?" Saga tidak tahu.

Lingga menatapnya serius. “Katanya kamu tertariknya... sama laki-laki.”

Saga langsung membelalakkan mata. “Aneh-aneh aja beritanya, Ndan. Bohong itu. Saya gak punya niat pacaran aja, bukan karena itu.” tepisnya.

Lingga lagi dan lagi terkekeh "iya ya. Dulu waktu tes burungmu juga nganceng ya." ucap Lingga jenaka. “Kenapa kamu gak niat cari?” Lingga kembali bertanya dengan raut penasaran.

"Insyaallah Saya mau langsung nikah aja kalau sudah ada jodohnya."

"Kenapa gak berminat pacaran?"

"Karena gak ada waktu untuk itu ndan, pekerjaan saya juga pasti sulit untuk berkomunikasi kalau saya pacaran. Insyaallah kalau sudah ada jodohnya mau langsung pengajuan saja."

"Kalau saya boleh tahu tipe calon istri idamanmu itu bagaimana?"

"Yang jelas baik agamanya."

Lingga mengangguk, tampak puas. Lalu, dengan nada lebih serius, ia berkata, “Kalau saya bilang... saya mau jodohin kamu, gimana?” tanya Lingga yang membuat Saga langsung menatapnya.

"Untuk saya?" tanya Saga memastikan kalau dirinya tidak salah dengar.

Lingga mengangguk kepalanya "saya mau menjodohkan kamu dengan anak saya."

Saga membulatkan matanya karena kaget.

Apa dia tidak salah dengar dengan apa yang di ucapkan komandannya barusan?

"Menjodohkan saya dengan anak komandan?" tanya Saga memastikan kembali kalau dirinya tidak salah dengar.

"Iya, saya berpikir kalau kamu laki-laki yang cocok untuk anak saya. Ya... Memang ibadah anak saya masih bolong-bolong, tapi saya yakin kalau kamu bisa membimbingnya."

Saga masih kebingungan, bingung harus menjawab apa.

Lingga paham akan hal itu "saya beri kamu waktu untuk berpikir."

________________________

Nada adalah anak tunggal dari orangtua tunggal bernama Lingga rahadi. Nada hanya memiliki ayah, dan ibunya telah lama meninggal semenjak sang ibu melahirkan Nada.

Ayahnya adalah seorang tentara berpangkat mayjen. Kalau Nada, ia sudah kuliah selama 4 semester di fakultas kedokteran. Sementara usianya baru menginjak 20 tahun saat ini.

Bukannya menyuruh Nada menyelesaikan pendidikannya terlebih dahulu, Lingga malah sibuk menjodohkannya dengan anggota Lingga di kesatuan.

Tentu saja Nada menolaknya mentah-mentah, di pikir zaman Siti Nurbaya apa gimana? Main jodoh-jodohin segala. Nada benar-benar tidak habis pikir dengan pikiran papanya.

"Toh nak Saga itu orangnya baik, akhlaknya juga bagus, dan ibadahnya apalagi. Dimana lagi kamu dapatin laki-laki seperti dia? " ucap Lingga sedikit frustasi.

"Ya walaupun begitu papa gak bisa dong jodohin aku sembarangan kayak gitu. Apa lagi pasti tu tentara item, dekil, tua lagi. Ogah Nada pa. Papa aja sana nikah sama dia" tolak Nada.

"Saga itu anggota papa nak, dia bukan orang sembarangan. Papa kenal baik anak itu bagaimana. Papa jodohin kamu karena papa cuma mau yang terbaik buat kamu Nada, karena yang papa punya itu cuma kamu" Tutur Lingga masih lembut walaupun terlihat bahwa dirinya sudah sangat frustasi untuk membujuk putrinya.

"Tapi tetep aja pa" Nada masih tetap kekeuh pada pendiriannya.

"Gak ada tapi-tapi" ucap Lingga penuh penekanan, tidak ingin di bantah lagi.

Nada kesal, sungguh kesal dengan Lingga. Ia pun pergi dari hadapan papanya dan mengambil kunci motornya.

"Mau kemana kamu?"

"Minggat!!" pekik Nada keras.

"Nada papa belum selesai berbicara nak" Lingga berteriak berharap Nada mendengar dan menghentikan niatnya.

Tapi Nada tetaplah Nada si anak keras kepala. Dia malah pura-pura tuli dan tetap pergi dari rumah meninggalkan Lingga.

Lingga tidak mengejar anaknya yang katanya ingin 'minggat' itu. Karena ia tau, walaupun Nada katanya akan 'minggat' dia tidak akan benar-benar melakukan itu. Dia hanya akan menenangkan pikirannya saja.

"Seandainya aja mama masih ada, pasti mama gak bakalan setuju sama kemauan papa ini" batinnya.

Nada membelah jalanan yang cukup padat itu menuju cafe tempat ia biasa nongkrong dengan sahabat-sahabatnya.

Sesampainya di cafe, Nada hanya diam. Ketiga sahabatnya pun langsung menyadari perubahan sifat gadis itu apa lagi wajahnya yang juga menunjukkan bahwa ia memiliki beban hidup dan sedikit mengguratkan kekesalan.

"Lo ada masalah apa?" Tanya Raiden yang sejak tadi memang sudah memperhatikan Nada.

"Ah gak tau, pusing gue!" ucap Nada ngegas, sambil memijat pangkal hidungnya yang terasa sakit.

Nada pun memanggil pelayan kafe yang untuk memesan makanan.

Dan tidak lama setelah itu pesanan Nada datang. Membuat mata para sahabatnya itu membola sempurna karena kaget.

Bagaimana tidak? Meja mereka di penuhi dengan makanan yang di pesan oleh Nada.

"Gak makan seminggu lo? Sampe meja penuh begini" tanya Dimas matanya masih tidak bisa beralih dengan meja mereka yang penuh dengan makanan.

"Kalau ini bukan gak makan seminggu, tapi gak makan sebulan" lanjut Tasya.

"Udah deh, pada diem tu mulut, gak usah ngebacot. Mau gue jadiin lauk apa gimana?" ucap Nada mulai memakan hidangan yang tersaji.

Dimas bergidik ngeri mendengar perkataan Nada. "Lo kalau lagi mode marah nyeremin. Berasa kayak Sumanto, doyannya makan orang" ledek Dimas.

Nada melirik Dimas dengan tatapan yang sangat tajam. Membuat Dimas langsung menempel pada Tasya karena takut akan lirikan mata Nada yang menakutkan itu.

"Habis lo sendiri ini?" tanya Raiden memastikan.

"Ya gak bego, emang lambung gue lambung gajah" Nada memasukkan makanan lagi kedalam mulutnya. "Kalian ikut makan juga, ambil yang kalian mau. Gue traktir"

Lanjutnya dengan mulut di penuhi makanan.

Tanpa menolak, mereka langsung menyerbu makanan yang sudah tersaji di atas meja.

"Gitu dong, Nada memang yang terbaik" Dimas mengacungkan kedua jempolnya.

Nada sudah menyelesaikan tugas mengisi perutnya "AKKK!!" ia bersendawa dengan keras. "Kenyangnya" ucap Nada sambil mengelus perutnya.

"Iih, lo gak ada jaim jaimnya si jadi cewek, jorok banget," cibir Dimas.

"Akh, bodo amat, ketimbang kemayu."

"Iya, tapi gak gitu juga begok. lo mah spesies cewek lain sendiri" Raiden ikut mencibir Nada.

"Lain gimana?" tanya Nada.

"Bar-bar" ucap Raiden dengan kekehan di akhir.

Plak!

Nada memukul kepala Raiden dengan keras.

"Asu lo Nad, kalau gue geger otak gimana?" pekik Raiden mengelus kepalanya yang terasa sakit.

"Heleh, baru gitu doang kok gak bakalan sampai geger otak begok" ucap Nada sepele.

"Eh, udah-udah. Kok malah ribut sih?!" Tasya berusaha menengahi. "Lo ada masalah apa sih nada? Cerita dong siapa tau kita bisa bantu" lanjut Tasya ia masih penasaran.

Nada menatap wajah ketiga sahabatnya yang juga menatapnya menunggu jawaban dari mulut gadis itu. Jujur saja, mereka juga penasaran dengan apa yang di alami Nada. Nada menghela nafas kasar sebelum menceritakan masalahnya.

"Gue mau di jodohin papa sama anggotanya di kesatuan."

"APA?!!" kompak ketiga sahabat Nada memekik kencang karena kaget. Setelahnya mereka saling menatap.

"Kuping gue sakit setan! Lo betiga kompak mendadak budek apa gimana?!"

"Pala lo peang, mana ada orang budek secara bersamaan" ucap Dimas.

Nada enggan menanggapinya.

"Kita gak salah dengarkan?" tanya Tasya memastikan.

"Gak kalian gak salah denger."

Mereka mulai menghujami Nada dengan berbagai pertanyaan dan mengapa papa Nada ingin menjodohkannya dengan anggotanya? Nada pun mulai menjelaskan semuanya kepada sahabat-sahabatnya itu.

"Jadi intinya lo terima atau gak perjodohan itu?" tanya Raiden.

"Ya gak lah, memangnya ini zaman Siti Nurbaya. Lagian gue gak kenal sama tu tentara. Ya kalau ganteng kalau jelek, wah rugi gue. Lo padakan tau gue tu pencinta cogan."

"Eh tapi ya Nada, tentara walau sekalipun tentara jelek, item tapi bodynya oke punya, bodynya bikin kaum Adam iri anjir" ucap Dimas membayangkan tentara yang pernah ia lihat.

"Itu mah lo yang suka dengki" sarkas Raiden pada Dimas.

"Terus ya Nad, kalau yang di jodohin sama lo gantengnya kayak kapten Yoo si jin di Drakor dots atau manis kayak kapten Ryu di Drakor cloy gimana? Hayo lo" lanjut Tasya ikut menimpali. Mengandai-andaikan wajah tentara itu seperti pemeran di Drakor yang pernah ia tonton bersama Nada. "Gak ada salahnya Nada buat nerima, coba ketemu aja dulu. Kalau gak cocok baru batalin. Sekalian tu status jomblo lo yang udah mendarah daging plus karatan mana tau bisa luntur" lanjut Tasya dengan di akhiri kekehan.

"Wedhus!!" pekik Nada kesal ia melempar sedotan yang ada di gelasnya yang sudah kosong kearah Tasya.

Tasya tergelak, melihat reaksi Nada.

"Lagian gue tu bukan gak mau cari pacar ya, tapi kalian kan tau bapak gue gimana. Bisa bisa kalau gue bawa pulang cowok, bakal di gorok tu cowok dan gue bakalan di gantung di tiang bedera. Ogah gue mah."

...Jangan lupa like and comment👇...

1
mursyida18
bapaknya tentara, anaknya abri🤭
mursyida18
sedih bgt aku Thor./Sob//Sob/
mursyida18
om saga mah belum sadar kalau dia jga cinta, kalau gak cinta gak mungkin marah liat istrinya ngobrol sama satpam.
Sulfia Nuriawati
🤣🤣🤣🤣🤣🤣😍😍😍
Sulfia Nuriawati
udah baca semua dr crta saya dg nada, spai 3 anak nya suka semua bgs😍😍😍😍tp yg bikin mewek crta segan jalur langit😍😍😍😍
Ryan Dynaz
my favourite nvl
kalea rizuky
kapok jd istri ngeyel itu karma
Ghiffari Zaka
Alhamdulillah...kebahagiaan nada dan Saga sangat sempurna apalagi melihat keberhasilan anak-anak mereka tapi ini semua tentu bukan semudah membalikkan telapak tangan ada air mata dan penderitaan di dalamnya tapi yang jelas sekarang sudah melihat hasilnya Alhamdulillah akhirnya saga dan nada bahagia walau banyak derita yang mereka lalui terima kasih thor sudah memberikan dan mempersembahkan bacaan novel ini menurut ku ini adalah novel yang sangat sempurna banyak pelajaran yang tersirat di dalamnya tentang kehidupan terima kasih sekali lagi thor semangat I love you ,aku udah baca novel karya author yang lainnya tinggal yang coklat susu tapi tenang aja thor udah tersimpan di rak buku biar nggak hilang gitu loh🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
se x lagi SEMANGAT THOR💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪
Chika cha: jangan lupa kasih bintang kak 🌟
total 1 replies
Ghiffari Zaka
😂😂😂😂😂dasar bapak jahil😂😂😂😂,bisa2nya ank ketinggalan di masjid😂😂😂😂😂,
masyaallah bngt lah BPK ini😂😂😂😂😂😂😂?ni ya
Ghiffari Zaka
ngadon adenya ABRI ni saga ma nada,pasti lahir si sopir ganteng ini kelak🤭🤭🤭🤭🤭
Ghiffari Zaka
aaaahhhh akhirnya...lega dech....🥰🥰🥰duuuuh GK bs bayangin gmn ganteng ya baby ABRI.....🥰🥰🥰moga jadi ank Sholeh dan JD Abang yg baik ya buat argantara terutama 🥰🥰🥰🥰🥰
Ghiffari Zaka
begitu beratkan perjuangan seorg perempuan demi melahirkan buah hati ,makanya sayangilah istri2 mu jangan sakiti hatinya,karena fisiknya jg SDH sakit saat mahkota nya di persembahkan dan saat melahirkan kyk gn😓😓😓😓
Ghiffari Zaka
aduuuuuh..plng dong saga,itu istri mau lahiran loh......😓😓😓
atau jangan2 ABRI nungguin papa nya ya???🤭🤭🤭
Ghiffari Zaka
tuh kaaaan....kira2 lingga plng GK ya???.
AQ sih berharap plng dan temenin nada lahiran😓😓😓.
tp apa mungkin ya????
yah terserah author aja dech🤭🤭🤭
mursyida18: saga, lingga kan papanya. yg nganterin ke rumah sakit
total 1 replies
Ghiffari Zaka
laaaaakan....br bentar adem,dah panas lg😓😓😓,GK perang sih memang,tp kan lm pastinya,gmn lok nada lahiran😓😓😓😓
Ghiffari Zaka
wah...rame ni kesatuan lok ada nada ma tasya😂😂😂,pasti mbanyol trs😂😂😂,bakal terhibur pasti yg lihat,atau malah geleng2😂😂
Ghiffari Zaka
pas thor aku pasti suka banget ,hasil karya outhor nih sama novel-novel outer itu top markotop deh pokoknya. semua novel-novel outer aku suka Dari sekian banyak novel yang aku baca sampai tamat itu cuman punya author loh bahkan sampai aku ulang-ulang antara dua sampai tiga kali thor, apalagi punya author yang menceritakan anaknya Saga si sopir yg ganteng argantara thor uh....... pokoknya hasil karya author ini is the best pokoknya semuanya top markotop deh, jarang loh thor aku baca novel itu sampai tamat kadang kalau udah jenuh ya udah aku tinggal aja tapi karya outhor ini ah nggak ada habis-habisnya deh nggak ada bosan-bosennya, makasih ya thor udah kasih bacaan ke aku buat bisa aku ambil juga hikmahnya untuk di kehidupan sehari-hari semoga bermanfaat bagi aku tentunyaSEMNGAT SELALU THOR DLM BERKARYA,LOPE UUUU dech🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪
Ghiffari Zaka
makin pinter ya saga gombalin istri....plng sering tanya Mbah guglle ini kayakny😂😂😂
Ghiffari Zaka
😂😂😂😂😂duh dah kumpul ya gini,pasti kumat mbanyol nya😂😂😂😂,
lok bagian msh ada pasti dia jg mau nikah,kan kt nya mau bareng Dirga pengajuannya😓😓😓😓
Ghiffari Zaka
😂😂😂😂blm apa2 ud pada suudzon aja sama komandannya😂😂😂,masak kalah sm nada,duh....jdi sakit ni perut ketawain mereka😂😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!