Ketika Sahabat Menjadi Pengkhianat
Riuh angin berhembus menjatuhkan daun. Daun daun jatuh yang tak pernah menyalahkan angin. Jalan jalan dipenuhi daun. Aku bersekolah hari ini seperti biasanya. Aku memiliki seorang sahabat bernama Fany
0
0
Penantian
Diceritakan sebuah kisah cinta seorang gadis yang memiliki hati begitu murni. Sekali ia jatuh cinta maka ia akan menjaga cinta itu untuk selamanya, tapi itu pun jika ia merasa bahwa orang itu pantas m
0
0
Peluang Hebat yang Terdekat
Pindah sekolah? Siapa yang menginginkannya? Aku rasa tak ada, kecuali mereka yang punya masalah di sekolahnya, tapi aku bukan mereka. Aku tak menginginkan apalagi membayangkan riwayat pendidikan SMPku
0
0
Angle Of Love
Cinta, tiba-tiba saja aku tertarik ingin menceritakan kisahku. Kisah yang meninggalkan pertanyaan dan aku pun tidak yakin dengan jawabannya. Bermula dari ketika aku dan sahabatku ayu sedang duduk di t
0
0
Partner Senja (Part 1)
Angin sore itu lembut menyapanya, Ia menikmati suasana sore yang begitu romansa dalam indera penglihatannya. Ia selalu jatuh cinta pada suasana sore hari, saat mentari yang lelah bergelayut manja pada
0
0
Cinta Di Masa SMA
Namaku Bastian. Aku kini tengah menempuh pendidikan di sebuah SMA swasta di Australi, Aku tinggal bersama nenekku. Aku termasuk anak yang famous di sekolah, selain baik dan pintar aku juga termasuk an
0
0
Sandiwara Cinta
“Jika kau suka dia katakan saja!!” ujar seseorang di ujung sana. Ternyata dia adalah Angel sahabat sekaligus pacar dari Brayen sahabatku. Gubrak tak sengaja aku yang sedari tadi memperhatikan mereka,
0
0
Aku Bukan Mantanmu dan Tak Akan Menjadi Mantanmu
Saat itu setelah aku selesei mandi, aku kini melihat wajahku di kaca. Terlihat dandananku yang begitu natural itu aku akan pergi ke pantai bersama Ari. Namaku Dila, aku memang suka bepergian ke pantai
0
0
Caution With Your Friend
Apa yang lebih sakit daripada ditinggalkan seseorang yang paling kau sayang? Tentu saja ada. Ada yang lebih sakit daripada itu. Mencintai seseorang yang begitu dekat, tapi cinta yang selalu bertumbuh
0
0
Hadiah Terindah
Mungkin senja tidak ingin menunjukan keindahannya lagi. Mungkin pelangi pun juga begitu. Sudah 3 hari hujan turun di Solo. Ini hari pernikahanku. Namaku Reni. Tidak banyak yang menarik dariku. Hanya b
0
0
Tuhan… Aku Mau Yang Itu (Part 2)
“Naniyaaa!!” Teriakan tepat di telingaku membuatku terlonjak kaget bangun dari tidurku. Aku membuka setengah mataku yang benar-benar masih berat karena merasa baru tidur. Wajah Davin tampak tepat di d
0
0
Pagi, Maaf Kuselingkuh Dengan Hujan
Dulu, aku cukup setia menyukai pagi. Wujud harapan baru yang mendekap hangat setelah gelap. Ia tak pernah ingkar janji untuk datang. Tapi, setiaku runtuh sebab aku mulai selingkuh karenamu. Iya, kamu
0
0
Saat Bersama Pandu
Alamat terlambat. Pandu sialan! Motor saja boleh terlihat gagah berani, merah mengkilap. Baru berjalan beberapa ratus meter, sudah mogok di tengah jalan sepi antah berantah. Lagi-lagi aku menjadi jasa
0
0
Perkawinan Cincin Berkarat
“Sudah cukup, sekarang kau boleh pergi” dengan berbalik arah, Linggar berkata lembut. “Tapi mengapa? Ini adalah kesalahan, dan tiap kesalahan pasti ada cara pembenarannya” Indah menyela. “Kesalahan ak
0
0
Tuhan… Aku Mau Yang Itu (Part 1)
“Saya terima nikah dan kawinnya Naniya Asya binti Raysan dengan mas kawin tersebut dibayar tunai…” “Sah?” “Saahh!!” “Sah?” “Saahh!!” “Alhamdulillah hirabbil’alamin…” Seruan lega terdengar dari seluruh
0
0
Tuhan… Aku Mau Yang Itu (Part 3)
3 minggu menjelang pembukaan pabrik di Malang, Davin mulai menunjukan perubahan, dia full time di kantor dan mulai serius mempelajari apa-apa yang aku ajarkan, hampir setiap hari kami pulang kerja ber
0
0
Rapuh
Beribu kali ucapan cinta terdengar. Hantaman kuat bak kilat menyambar menerobos jauh ke dalam relung hati. Menyayat serpihan hati yang tersisa. Kali ini aku mundur. Aku membiarkanmu memilih bunga yang
0
0
Dilema Berakhir Indah
“Vo, tadi aku ketemu sama kak Al”. Aku hanya membalasnya dengan senyuman manisku. “Kamu mau nolongin aku nggak?”. “Emang mau nolongin apa?” tanyaku tanpa mengalihkan pandangan dari novel yang tengah k
0
0
Hanya Kamu
Hari itu, hari Minggu, pukul sembilan tepat, aku bertemu dengannya di taman. Seseorang yang kini menjadi bagian dari kenangan hidupku, sedang kurindukan. Mataku bergulir melihat jalanan pekarangan rum
0
0
Adik Atau Kakaknya
Teeeettt… Denteng bel sekolah terdengar nyaring di telingaku, yahh, jam istirahat pertama telah tiba. Waktu yang tepat untuk pergi ke kantin untuk membeli makanan ringan. Aku dan Ozi melangkahkan kaki
0
0