Kita Yang Tak Sama (Part 2)
Kini di lain tempat, seorang cowok berparas tampan baru saja memasuki sebuah rumah yang bisa dikatakan sebagai basecamp. Dilihatnya begitu banyak teman temannya yang sedang bercanda dan juga mengobrol
0
1
Pengarang dengan Kekasihnya yang Tukang Protes
Membayangkan Moni, mantan kekasihku, membuatku tidak bisa tidur. Dulu kami hampir selalu bertengkar karena masalah sepele. Biasanya karena aku yang tak berhenti merokok, sedang ia benci rokok. Atau ka
0
1
Perempuan di Kafe
Aku suka selingkuh, dan aku sudah lama melakukannya dengan beberapa perempuan. Kendati aku menyukainya, aku tidak ingin terus-menerus terlibat dalam perselingkuhan. Aku telah berupaya untuk tidak lagi
1
13
A Special Secret Admirer (Part 1)
Awal pertemuan kami memang tidak disengaja. Mata yang beberapakali saling bertemu, namun bibir terbungkam erat hingga tak ada satu kata yang mampu kuucap. Memperhatikan setiap ucapanmu dengan semangat
0
0
Cinta untuk Ale
Cinta atau keluarga. Dua pilihan yang terlalu sulit bagi seorang anak. Di satu sisi cinta merupakan masa pertumbuhan, masa masa pengenalan terhadap lawan jenis. Tetapi di sisi lain keluarga juga penti
0
1
Tentang Dia
Matahari bertengger di cakrawala. Asap-asap mulai mengepul di udara. Hawa panas semakin terasa di seluruh pelosok negeri. Kepenatan mulai merajalela. Di sinilah, gadis itu terduduk sambil mengerjakan
0
1
Kita Yang Tak Sama (Part 3)
Di lain tempat, Azel ditelepon oleh temannya, dia adalah Zevanya, gadis cantik dengan kulit putih bersih, mata lentik, dan juga tinggi tentunya. “Halo, Zee ada yang bisa aku bantu?” Jawabnya saat mene
0
0
Kenyataan Pahit
Aku terus berlari menjauhi tempat menyedihkan itu. Tempat dimana aku mengetahui fakta miris. Aku benar-benar sangat kecewa. Air mataku tak berhenti mengalir. Hujan semakin deras dan menghatam tubuhku.
0
0
Suki
Dia adalah Raziel Raddian. Dia tidak memiliki kepercayaan diri terhadap pandangan orang lain kepadanya. Pria yang suka sendirian dan kesepian. Tapi sebaliknya, dia adalah tipe pria yang bersikap keren
0
0
Pengorbanan Cinta
Secarik kertas putih di hadapanku, kugerakan tanganku, mulai menggoreskan tintaku dan merangkai kata. Seulas senyum dan semburat merah jambu menghiasi wajahku. Saat ini, aku tengah menulis surat cinta
0
0
Friend and Boyfriend (Part 1)
Ini pertama kalinya ia menginjakkan kaki di SMA Darmawangsa. Di sinilah ia, dengan dandanan super norak, yaa seperti MOS biasanya. Rambut dikepang empat, memakai pita berwarna kuning, menggendong tas
0
0
Friend and Boyfriend (Part 2)
Di kelas Hani masih memikirkan kata-kata Levin tadi. Memang benar Hani sangat membenci ibunya karena ibunya setahun yang lalu telah memarahi kakaknya yang gagal diujiannya dan membuat kakaknya bunuh d
0
0
Friend and Boyfriend (Part 3)
Kevin akhirnya mengantar Hani pulang sampai di depan rumahnya. “Maafkan aku, lingkungan di sini memang padat dan jalannya agak sempit. Tapi di sini lumayan bersih kok. Makasi kak sudah mau mengantarku
0
0
Istri Yang Tak Diinginkan
Aku sangat mencintaimu, dulu sampai sekarang dan mungkin selamanya. Perasaan itu masih sama meskipun berulang kali kau menghancurkannya. Tidak, bukan kau. Tapi aku sendirilah yang menghancurkannya. Ke
0
0
Eccedentesiast
Eccedentesiast. Itulah reina. Gadis yang selalu menyembunyikan semua masalahnya dibalik senyumannya. Banyak hal yang terjadi di hidupnya namun kini masalahnya tak dapat lagi ditutupi oleh sebuah senyu
0
0
6 Tahun Yang Lalu
Pandangan cinta tertuju kepada seorang laki-laki yang sedang melukis di halaman sekolah. Dia adalah raka. Seorang laki-laki yang sangat tampan dan juga menawan, banyak orang yang bilang kalau dia sang
0
0
Friend and Boyfriend (Part 5)
Kriinggg.. Hani menerima pesan dari Levin. “Siapa yang akan kau pilih? Seseorang yang membuat hatimu berdebar atau seseorang yang membuatmu nyaman?” “Apa maksudnya?” tanya Hani bingung. “Apanya? Siapa
0
0
Friend and Boyfriend (Part 4)
Teett…. teeet… Bel istirahat pun berbunyi. Pagi ini Hani tidak pergi ke apartemen Levin. Ia merasa canggung dengan sikap Levin kemarin. Hani melihat ke arah jam. Sudah jam sembilan. Ia mengingat lagi
0
0
Kini Kutahu Siapa Dirimu
Tak terasa kini hubunganku dengan dia memasuki usia 15 bulan. Ya, namanya Iyan. Tepat pada 23 november nanti kami anniv. Tapi, belakangan ini aku merasakan ada yang berbeda dengan dia. Makin hari maki
0
0
Rahasia di Pantai Pandawa
Terik matahari memudar bersamaan dengan jarum jam ini terus berputar. Matahari semakin condong ke barat diikuti tiupan angin yang semakin kencang. Rambutku yang terurai terbang mengikuti arah angin. M
0
0