Rumah Kecil Penuh Cinta 💗
Di sebuah desa yang asri di kaki pegunungan Malang, hiduplah seorang pemuda bernama Bara. Ia anak tunggal yang sangat menyayangi ibunya, Bu Sari. Ayahnya sudah meninggal saat ia masih kecil, sehingga
0
2
Setangkai Lily Untuk Kheysha
Seandainya Tuhan memberiku pilihan untuk membiarkan cintaku dan cintamu bersemi, terjaga dan baik-baik saja untuk selamanya. Namun, kenyataannya kepahitanlah yang hadir diantara kita dan takdirlah yan
0
0
Sahabatku Seperti Napasku
Sepertinya Cindy sedang gelisah. Setiap hela napasnya seakan sarat dengan sejuta beban yang membuatnya enggan untuk melakukan aktivitas. Akhir-akhir ini dia tak pernah memperlihatkan wajah cerianya me
0
0
Janji Sandyakala
Dirgantara melangkah keluar, tepat setelah pintu kereta terbuka dan penumpang dipersilakan turun. Matanya menelisik sekitar, membaca papan penunjuk sekilas sebelum melanjutkan langkah. Kakinya lambat
0
0
Cookies
“Kaoru, hari ini kamu ada jadwal ekskul kan?” “Masa nggak ingat?” “Hehehe!” Konnichiwa, minnasan. Namaku, Kaoru Amamura desu. Aku kelas 11, di sekolah Meitoku Gijuku Senior High-School. Di sekolah ter
0
0
Sahabat Lama (Part 2)
Sambil menunggu pesanan datang, kami menyoroti cewek-cewek yang tengah asyik dengan dunia ngerumpinya masing-masing. Dan tak lama kemudian kopi hangat telah menuju kami, yang dibawah oleh pelayan berm
0
0
Sahabat dan Janji (Part 1)
Yasha gadis itu sedang duduk manis di kursi taman menunggu sahabatnya datang untuk bermain ke pameran malam. Yasha memotret taman yang indah dengan ponselnya, dia memang hobi memotret, bahkan galeriny
0
0
Hold Me Tight
Alea tak pernah sehancur ini. Baginya, ini semua tidaklah nyata. Sangat tidak nyata. Tubuh tak bernyawa Kara terbaring dalam sebuah peti. Sungguh malang nasib gadis ini. Alea tau, Alea memang bukan Tu
0
0
Renjana Sewaktu Senja
Seorang gadis dengan wajah paling muram di dunia kini sedang berlayar dengan perahu kecil bersama seorang nelayan yang baru dikenalnya beberapa menit yang lalu. Di tengah perjalanan, nelayan itu mence
0
0
Amerta: Tidak Terlupakan
Jam sudah menunjukkan pukul 17.00 WIB, di mana Anya dan teman-temannya mulai berhamburan keluar kelas. Yups, Anya merupakan siswi SMA Nusantara yang memakai sistem fullday school. Seperti biasa, di de
0
0
Persahabatan Kita (Part 1)
Kini tepat di sore hari aku duduk di depan rumahku menanti kedatangan mereka, tak lama ku menunggu mereka datang juga akhirnya. “Rafa, tara kalian lama sekali tadi, jadi nggak?”. “Jadi, ayo..” ucap ra
0
0
Sahabat Lama (Part 1)
Dimanakah engkau berada sahabat lama yang kutunggu Telah lama tak ada kabar darimu sahabat lama ku Aku rindu saat-saat kita lewati panjangnya malam Menghisap rokok nikmati kopi bicara tentang cinta da
0
0
Pesan Terakhir
“Teman-teman! Sini deh!” seru Fajrin melambaikan tangan padaku, Rudi, dan Tia. Kami pun menghampiri Fajrin yang duduk di pojok kelas sambil memegang gitar kesayangannya. Aku merasa heran dengan sikap
0
0
Rantha (Part 2)
“Aku tahu kamu gak sebodoh itu untuk tahu bahwa di depanmu ada lubang, tapi kamu tetap menjatuhkan diri kamu disitu!” Ia berdiri dari duduknya, dan memakaikan jaketnya kembali ke tubuhnya. Memasukkan
0
0
Pemberian Terakhir
Dimalam begini suara seseorang dan ketukan pintu dari rumahku berbunyi. Aku membuka pintu rumahku dan menerima paket dari kurir pengantar paket dan berkata “Terimakasih, maaf ini dari siapa ya? Aku ti
0
0
Kisah Lima Serangkai
Hari ini aku ingin menceritakan kepada semesta betapa aku sangat bersyukur kepada Tuhan, karena tepat pada hari ini adalah perayaan tiga tahun persahabatanku dengan kelima sahabatku Shafira, Shabira,
0
1
Teman Baik
Jew memiliki banyak teman khususnya teman laki-lakinya Jew, mereka adalah Indra, Jere, rojer dan teman lainnya. Jew sangat akrab kepada teman-temannya, begitu juga dengan teman-temanya Jew yang sangat
0
1
Cinta Pertama atau Sahabat?
“Teman-teman minta perhatiannya sebentar dong!” seru Mikael menenangkan kami yang riuh di dalam kelas. “Kemarin Sam kecelakaan, dia dirawat di rumah sakit dan katanya sih keadaannya parah. Ada yang ma
0
0
Ketika Hati Ini Ingin Semuanya Berakhir
Angin berhembus menerpa wajah Ara yang terlihat sendu. Kalau kalian lihat mata Ara sembab itu karena Ara habis nangis. Kenapa Ara nangis? sepertinya pertanyaan itu gak usah Ara jawab karena Ara gak ma
0
0
72 jam (Kisah Akhir Tahun) Part 1
6 Januari 2015 Sudah seminggu semenjak kejadian itu, rasanya sepi dan sunyi. Sesekali dilihatnya kembali foto itu, terukir segaris senyuman di bibirnya. “Dasar bodoh, tch kenapa aku menangis” isaknya
0
0