Maafkan aku, aku harus pergi
Maafkan aku, aku harus pergi Penulis: Lili Aksara. Pagi ini, gerimis menyiram kotaku. Tidak deras, tapi cukup untuk membuatku kecewa. Hari ini, aku ada janji dengan Zahira—kekasihku. Dan karena g
0
0
Kiat-kiat Mengikuti Event Menulis
// Cerpen ini adalah hasil sharing session di Ruang Author Sabtu 02-12-2023 pukul 19.30 bersama Author Syahz // Teman-teman tahu, ya, di sini setiap rentang waktu tertentu pasti ada event menulis, en
4
108
Membangun Habit Menulis
[ Cerpen ini merupakan hasil sharing session "Membangun Habit Menulis" bersama HK — iya betul, itu saya sendiri — di Ruang Author. Siapapun yang membaca cerpen ini, semoga bermanfaat, yaaa ] Dalam b
15
111
Tips Jitu Mendongkrak Retensi
Hai, Authorians! Cerpen ini merupakan rekapan dari hasil sharing session di Ruang Author dengan topik "Tips Jitu Mendongkrak Retensi" bersama Author Syahz pada Sabtu 13 Januari 2024, 19.00. Selamat M
13
103
“Tangisan di Balik Dinding”
Hujan turun sejak sore tanpa hentinya, seolah langit ikut meratap. Di sebuah rumah tua pinggiran pusat kota nomor 17, Nara duduk memeluk lututnya di sudut kamar, menatap dinding yang mulai mengelupa
0
34
GAWAT, GUE DI GOSTING!
'Bee... BIARKAN AKU MENEPI SENDIRI' Kamu datang seperti gelombang. Lalu kamu menghilang di telan malam, aku tidak kemana-mana, Bee. Hanya membaca asma-Nya dibawah sinar gemintang. Fajar hadir dengan
0
4
Biarkan Aku Mati
Malam 31 Desember, langit Yogyakarta tertutup awan tebal yang menindas, seolah menahan napas bersama Aria. Udara dingin menusuk kulitnya melalui celah celah baju sekolah yang sudah kusut, dan dia
0
8
Aku Selalu Ada, Tapi Tidak Pernah Dipilih
PART 1 – Bangku di Sebelah Jendela Lukas selalu memilih duduk di bangku dekat jendela. Bukan karena pemandangannya indah, tapi karena dari sana ia bisa merasa tidak terlalu diperhatikan. Ia bukan sis
0
4
Primbon Tidak Menghafal Namamu
Di keluargaku, tanggal lahir bukan sekadar penanda usia. Ia adalah penentu arah. Hari dan pasaran dicatat rapi, disimpan di kepala orang-orang yang lebih tua dariku, dan disebut dengan suara pelan seo
0
2
Akar yang Menolak Langit
Tidak semua hujan turun untuk menyelamatkan. Di tanah utara Benua Ralindra, hujan sering datang tanpa aba-aba. Kadang hanya rintik yang membuat debu lengket di telapak kaki, kadang badai yang menghapu
2
6
Sumpah Yang Melintasi Zaman
Nara Maheswari selalu percaya bahwa masa lalu adalah sesuatu yang sudah mati. Ia bisa dipelajari, dianalisis, diperdebatkan—tetapi tidak pernah disentuh. Sejarah hanyalah rangkaian peristiwa yang sele
0
5
Asal Kau Bahagia
Namanya Ryan Pratama, dia seorang mahasiswa arsitektur tingkat akhir. Kehidupannya biasa saja, tidak ada yang istimewa. Jika ada jadwal kuliah, dia pergi dengan mengendarai mobil jeep hadiah ulang ta
0
1
Kemana Hilangnya jiwa yang teduh?
Bagian 1 Namaku liana dan lelaki yang tengah duduk di sampingku adalah wahyu. Dia adalah cinta pertamaku, aku sangat mencintainya hingga tiada hari yang ku lewatkan tanpa bertemu dengannya. Tatapan m
1
2
7 mysteries of gemstones
Keesokan harinya rio berangkat sekolah seperti biasa nya dan ia berpapasan dengan reina,Lia dan Tiara lalu ia menyapa mereka"Good morning para pengemar penggemar ku".Ucap Rio dengan pedenya, mereka be
0
1
Satu Inci Kematian
Pasar Beringin biasanya riuh oleh tawar-menawar, namun pagi itu suaranya digantikan oleh denting koin yang dipaksa keluar dari pundi-pundi kusam para pedagang. Tuan Argas berdiri di atas kudanya yang
1
2
JALAN TAPAKAN HIDUP ( p i l i h a n )
Manusia adalah makhluk yang paling sempurna. Mereka diberi akal untuk berpikir, emosi, nafsu, bahkan pilihan untuk memilih jalan yang ingin mereka lalui. Dalam kehidupan, manusia itu berbeda
2
18
MASUK DUNIA VIRTUAL
Aku hanyalah pendatang baru Masih canggung melangkah di dunia yang tak punya tanah, tak berlangit, tapi dipenuhi suara, kata, dan bayangan manusia. Aku datang tanpa nama besar, tanpa reputasi, tanpa
2
1
Bolehkah Aku Bahagia??
"Tik Tik Tik"suara alunan hujan yang membasahi permukaan, gemuruh lagit di malam yang semakin mengeras dan saling bersautan.. udara dingin kian menyapu indra perasa.namun semuanya tak lagi berarti
0
5
7 mysteries of gemstones
Saat bel berbunyi semua murid masuk ke kelasnya masing-masing, Pelajaran keempat pun dimulai dengan pelajaran sejarah. "Nah Batu itu di segel di desa tanuki dan mengandung banyak pertanyaan,kenapa bat
0
1
Ina dan Yuu
Sekolah itu tidak pernah benar-benar berubah. Cat temboknya masih sama, meski warnanya memudar. Lapangan belakang tetap berlumpur saat hujan, dan bel masuk berbunyi dengan nada yang sedikit sumbang. N
0
1