Tiga Warna Dalam Satu Lukisan
Ruang seni di sekolah selalu menjadi tempat favorit Rena, Arisa, dan Naya. Di sanalah mereka menghabiskan hampir setiap jam istirahat selama dua tahun terakhir. Namun, hari ini suasana ruang seni ter
0
1
Different (Part 2)
BRUG! “Nah, sudah, nak.” Pak Tukiran tengah memasukan kursi roda Keyzie ke bagasi. Yaps, anak itu sudah di dalam mobil kursi tengah sembari mendengarkan alunan berdentum yang mengalir sangat indah di
0
0
The Secret of Angel
Hari ini adalah hari pertamaku masuk sekolah setelah pindah dari sekolah sebelumnya. Tapi aku heran dengan sekolahku yang sekarang. Bukannya apa apa, tapi mengapa aku melihat sekolahku kali ini sangat
0
0
Boneka Beruang
Ini lah saya boneka beruang yang lucu dan dibeli oleh seorang wanita paruh baya untuk menemani anaknya bermain. Awalnya keluarga ini tampak indah dipenuhi canda dan tawa, hingga anak perempuan meraka
0
0
Aksara Cinta Tanpa Tinta (Part 2)
Sesampainya di rumah aku meminta maaf pada ibu, “Maaf yah bu, Jinan udah buat ibu khawatir, dan pergi begitu saja tanpa mendengar penjelasan ibu dan om Surya,” aku memeluk ibu sambil menangis. “Iya na
0
0
Aku dan Sepeda Ayahku (Part 2)
Tim ronda dan warga yang bangun dari tidur hendak membantu untuk mengamankan daerah tersebut dari rampok, dibuatnya berdecak kagum, jantung mereka seakan dibuat hampir copot oleh aksi heroik yang dila
0
0
Tertukar (Part 1)
Pada hari Rabu tanggal 14 Januari 2008 terdengar suara Riuh di sebuah Rumah sakit Pelita Agung yaitu Rumah Sakit terbesar di sebuah Kota. terdengar suara tangisan dua orang wanita yang hendak melahirk
0
0
Sobekan Kecil pada Tas Ayah
Seorang anak berlari di sepanjang pinggiran jalan raya. Di bawah teriknya matahari lalu mengguyur habis tubuhnya dengan keringat. Tampaknya anak itu belum lelah untuk berlari. Hingga pada akhirnya, sa
0
0
Senandika (Part 2)
Sesampainya di kampus, rasa mual yang kurasakan semakin parah. Kuputuskan untuk meminum obat maag, katanya ada obat yang tidak bisa dicerna baik oleh lambung dan harus dibantu oleh obat maag. Mata kul
0
0
Gayatri Milenial
Aku adalah anak SMA yang telah beranjak dewasa. Namaku adalah Dyah Ayu Gayatri Srinarendra Rajapatni. Terlihat dari nama yang kusandang, aku sedikit yakin tentang satu hal. Kedua orangtuaku mendapatka
0
0
Ingin Pulang
Hari ini, untuk lagi dan lagi, saya melihat senja menggantung di kaki-kaki langit, merebakkan cahaya keemasan bercampur merah, menunjukkan siapa yang paling bertahta di muka bumi. Angin yang menyelipk
0
0
Titip Rindu buat Ayah
Engkaulah nafasku Yang menjaga di dalam hidupku Kau ajarkan aku menjadi yang terbaik Kau tak pernah lelah Sebagai penopang dalam hidupku Kau berikan aku semua yang terindah Aku hanya memanggilmu ayah
0
0
Sepucuk Surat dari Bapak (Part 2)
Angin mendesir menggoyangkan beberapa pohon hingga tega menjatuhkan beberapa lembar daun yang bercokol mesra yang masih ingin menggantung di ranah sang ranting. Daun yang berserakan di pelataran kampu
0
0
Arti Matahari untuk Bintang
Sorot matanya berubah saat aku mengatakan maksud ucapanku. Memang berat bagiku untuk menyampaikan pada ayahku bahwa aku ingin bersekolah di kota besar dan meninggalkan desa ini. Tetapi dalam sekejap s
0
0
Silhouette of a Man
“Dek…” Ayah menggoyang-goyangkan kakiku dengan pelan. “Dek… ayo bangun, udah pagi…!!!” “Masih pagi, Yah…” Mataku memohon untuk tetap dipejamkan. “Baru hari kedua masuk SMP. Kok udah nggak semangat, De
0
0
Pahlawan Hati
“bun aku menang dalam olimpiade kabupaten loh bun, bunda harus lihat ini” dengan penuh semangat dan senyum yang mengembang di pipinya dan menyodorkan piagam ke bundanya. “bunda sibuk kamu keluar dulu
0
0
My New Life
Namanya sisca, gadis berbadan mungil, periang, cantik, pintar dan ramah kepada semua orang. Dia tinggal di rumah sederhana. Tetapi dia tidak sedih karna hal tersebut, dia tetap riang dan sangat akrab
0
0
Kehilanganmu adalah Patah Hati Terdalam, Maa
Seketika dia tergeletak tak berdaya. Seluruh badannya menjadi kaku. Suaranya pun sudah tak dapat lagi melantunkan namaku. Tak ada ekspresi sedikitpun. Hanya kedipan matanya saja yang menjadi harapan t
0
0
Luka Tak Berdarah
Hari ini aku akan mengunjungi oma di Banten. Aku pergi menggunakan travel yang bertujuan ke sana. Tak banyak yang kubawa hanya beberapa bungkus makanan ringan dan beberapa botol minuman segar favoritk
0
0
Kisah Hidupku
Di suatu sore ada seorang remaja yang sedang bersepeda sore dan bermain ke rumah saudaranya mengantar keponakannya. Namun saat sampai rumah ia terkejut karena di rumahnya sudah banyak warga sekitar ya
0
0