Tersesat
BAB 1: DUNIA YANG SELALU CERAH Sejak kecil, Ana adalah definisi kebahagiaan itu sendiri. Wajahnya selalu berseri dengan senyum yang tak pernah hilang, matanya berbinar seperti bintang yang tak pern
0
1
Inilah Saat yang Kami Tunggu
Inilah saat yang kami tunggu! Kami akan membuktikan bahwa matahari punya energi dahsyat. Sejak belajar tentang matahari, kami memang penasaran. Sebab, Pak Akma selalu membuat kami tercengang ketika me
0
0
Wireless Charging
Pada suatu malam yang dingin seorang mahasiswa bernama aji sedang berdiri di balkon rumahnya sambil menghisap asap rok*k sambil memikirkan nasib sahabatnya yang tadi pagi dimarahi oleh dosennya karena
0
0
Membantu Anak Yatim Piatu (Part 1)
Di suatu pagi yang cerah, tepatnya hari Kamis. Ada 4 orang sahabat yang pergi ke sekolah bersama-sama. Mereka adalah Winda, Bunga, Naufal, dan Azidan. Mereka sudah bersahabat sejak SMP. Sekarang merek
0
0
Warna-Warni Hujan
Jika merah adalah cinta dan kuning adalah persahabatan, maka Jingga adalah kebahagiaan. Kudengar di luar hujan turun begitu deras seolah menggambarkan kecemasannya akan takdirku. Seolah ikut merasakan
0
0
Untuk Diriku Empat Puluh Tahun Yang Lalu
Hamparan bintang menyinari kota dengan terang benderang, bulan seakan berada di mana mana, ada yang di permukaan laut, sungai, bahkan sampai ada di genangan air sekalipun, ranting dedaunan melambai la
0
0
Anak Pisang
Tiada hari tanpa aroma pisang goreng di dapur emak. Itu yang Ana rasakan ketika terbangun dari tidurnya. Dan aroma teh panas menyapa pagi Ana dengan kehangatan. Ia mengunyah pisang sembari sesekali me
0
0
Lintang Kemukus
Garam Mogok Asin Aku garam. Bentukku macam-macam. Kebanyakan sudah halus dan siap tabur. Tapi di kampung-kampung, masih ada juga yang menggunakanku dalam bentuk kotak-kotak batangan. Mesti ditumbuk se
0
0
Kita Beda
Selesai salat Jumat, aku kembali menuju sekolah. Di sekolah memang tidak ada masjid, hanya musala saja. Tapi, bagiku semuanya sama. Soal tempat tidak penting, yang terpenting adalah keadaan kita mengh
0
0
Soedirman
Panas matahari menyengat tubuhnya yang berjalan menyusuri cairan aspal yang telah memadat. Suara bising kendaraan yang merambat lebih cepat dari siput yang cacat, sama sekali tak dihiraukannya. Bibir
0
0
Bukan Hanya Sekedar Teman Biasa
Di tengah-tengah keheningan malam itu, terdapat tiga orang pria yang lagi asyik berbincang-bincang mereka adalah Jontik Asa dan Losi. Kita sudah tamat di bangku SMP. “Bagaimana untuk melanjutkan ke je
0
0
Menembus Langit
Adi Nugroho merupakan salah satu harta emas paling berharga milik indonesia. Adi yang masih berumur 16 tahun, berhasil menembus skuad tim nasional senior. Dengan umur yang masih sangat belia, Adi menj
0
0
Jl. Flamboyan No. 9
Siang itu panas sekali, “Fuih… panas sekali, mungkin es kelapa muda bisa menghilangkan rasa dahagaku ini” pikirku yang sedang menunggu bus di halte bus sambil menahan rasa hausku ini. Ah, sudah lima b
0
0
Payung Merah (Part 2)
Adzan subuh dari masjid dekat rumah membangunkanku. Sambil merenggangkan badan dan menguap selebar-lebarnya aku duduk di pinggir ranjang guna mengumpulkan nyawaku. Setelah merasa sedikit segar, aku am
0
0
Menjelang Ujian Tengah Semester
Deni duduk termenung di meja belajarnya. Jam dinding menunjuk angka 4. petang ini, Ia berniat akan belajar semaksimal mungkin. karena besok akan diadakan UTS atau ujian tengah semester akan dilaksanak
0
0
Walau Tak Bisa Melihat
Sembilan tahun yang lalu aku dilahirkan sebagai seorang perempuan. Semua orang senang menyambutku. Tetapi aku sedih, karena tidak bisa melihat mereka yang sedang menyambutku. Aku terlahir tanpa bisa m
0
0
Dia Adalah Sorbonne
“Hati-hati,” suara lembut itu membuatku mendongak. Pemuda itu tersenyum dan mengulurkan tangan kanannya. Senyum manis dari bibirnya terukir sempurna. Aku hela nafasku dan membalas senyumnya walau terk
0
0
Kolase
Lukisan ini keren. Pelukisnya memang piawai dalam menata artistik sehingga menjadi karya yang hebat. Tempelan berupa kertas, kain dan kayu itu memang ditempatkan tak beraturan, tapi tetap saja mengand
0
0
3 Rajanya Obat Di Dunia Dari Indonesia
Buah Tempayang tanah Melayu. Hari itu di tahun 1976-an pulang kuliahku dari Malang sudah sore, perjalanan ke Batu memakan waktu 30 menitan. Mendekati magrib ketika memasuki halaman rumah yang biasanya
0
0
Pasti Ada Jalan
Biaya pendidikan di Negara kita sangatlah mahal. Apalagi biaya untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Banyak pemuda pemuda yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi setelah tamat dari SMA ataupun yan
0
0