Jendela di Sudut Kota
Cahaya sore menerobos jendela besar Café L’Aube, menyirami meja kayu tua itu dengan warna keemasan yang hangat. Di luar, hiruk-pikuk kota Berlin tampak seperti film bisu, terpisah oleh kaca tebal yang
0
1
Kenala Senja
Aku seringkali menertawakan dunia dan segala isinya. Tentang drama disekelilingku, tentang kurang dan lebihnya hari-hariku, bahkan tentang kesialanku tentang keluarga. Apa sebenarnya bukan kutertawaka
0
0
BoBoiBoy Elemental
Hi semua,ini Carpen kedua Author,tdnya udh bikin,tapi hilang T_T,yaudah,sebelum Author mulai carpennya,Author mau ngomong sesuatu kepada kalian,Author minta doa kalian ya agar Author sembuh Readers :
3
16
Rasa suka yang lebih baik aku pendam
Aku adalah seorang siswi yang mengagumi seorang anak laki-laki seusiaku sejak kelas IV sd dan pada saat itu aku berbeda kelas dengannya Pada saat kenaikan kelas 5,sekolah mengadakan rolling kelas ka
0
1
Di Antara Langkah yang Ditahan
Sejak kecil hidup aku tidak pernah benar-benar terasa bebas. Ada banyak hal yang ingin kulakukan pergi, bermain, mengenal dunia lebih luas tapi selalu ada suara yang lebih dulu menahan langkahku. "
0
0
Hasrat Terlarang Ayah Tiri
Peringatan: Cerita fiktif ini mengandung tema dewasa yang bersifat fiksi dan tidak sesuai untuk semua audiens Maya duduk di samping jendela kamarnya, memandangi langit senja yang berubah merah keemas
0
2
MAHKOTA UNTUK KAKAKKU, LUKA UNTUKKU
Sejak kecil, aku sudah tahu bahwa orang tuaku hanya berpihak pada kakakku. aku sudah paham satu hal di rumah ini, aku bukan orang yang di inginkan di rumah ini. Namaku Livi. Anak kedua dari dua bers
0
1
Lobang bibiku yang gak pernah di pake 5 tahun
Pada suatu hari ibu dan ayah ku pergi bekerja di luar negri dan mereka menyuruh ku untuk menginap di rumah bibiku yang janda dan aku pun pergi ke rumah bibiku pada saat aku sampai ke rumah bibiku dan
0
0
Cara mengubah dosa menjadi saldo dana
Caranya itu kalian tukerin dosa kalian ke tukang konter dan jadilah saldo dana, cara tuker ke konter nya beda ya ges tukang konter nya itu wajib udah di alam atas setelah itu kalian baru bisa menukar
0
3
Salah Target
Claudia Jayandra tidak pernah menyangka koridor SMA Semesta pukul enam pagi bisa terasa begitu mengintimidasi. Suasana sunyi yang biasanya menenangkan, kini justru membuat setiap langkah kakinya ter
0
3
“Anak dari Akar Sagu”
Kabut pagi turun perlahan di hutan sagu Papua Selatan, menutup tanah basah seperti selimut tipis yang tidak pernah benar-benar menghangatkan. Di antara batang-batang sagu yang tinggi dan rapat, cahaya
0
0
Tangisan Lonceng Utrecht di Atas Kanal
Langit di atas Kota Utrecht, Belanda, menggantung seperti hamparan beludru kelabu yang lembap. Gerimis tipis menyapu permukaan kanal-kanal kuno yang memantulkan cahaya neon warna-warni dari bar dan ka
0
1
Ohio dan Lonceng Perak di Lorong Berdarah
Matahari musim gugur di Ohio menggantung rendah di cakrawala, membiaskan cahaya keemasan yang tampak seperti madu cair yang tumpah di atas aspal SMA Oakridge. Bagi Thomas, pemuda berusia tujuh belas t
0
1
Kisah Mariyam
Di bawah rembulan September 1982 yang pucat, bau kematian tidak datang dengan peringatan. Ia datang merayap bersama bayangan di dinding-dinding kamp Sabra dan Shatila yang sempit. Mariyam, seorang gad
0
1
Puing Cinta di Bawah Tiga Pohon Pinus
Angin musim gugur di Srebrenica selalu membawa bisikan yang tidak bisa diterjemahkan oleh telinga biasa. Ia membawa aroma tanah basah, sisa-sisa logam yang berkarat, dan gema langkah kaki yang tak per
0
1
Sepasang Sepatu di Depan Pintu yang Hangus
Malam itu, angin di Santa Nicola tidak membawa kabar baik. Ia membawa bau karet terbakar dan sisa-sisa amarah yang mengental di udara. Luigi Ginola berdiri di trotoar, menatap gundukan besi hitam yang
0
1
Korban Sang Obsesif
Dunia persilatan kebugaran di pusat kota Jakarta mengenal sosok Arya sebagai pria yang kaku, disiplin, dan memiliki tubuh yang nyaris sempurna—hasil dari dedikasi belasan tahun di bawah beban besi. Se
0
1
Cinta Ini Milik Kita
Gerimis tipis menyapu kaca jendela sore itu, menyamarkan pandangan ke arah rumah di seberang taman kecil yang hanya berjarak beberapa langkah saja. Aku berdiri terpaku, mengamati Mas Danu yang sedang
0
1
Nuha: "Dengerin Kisahku."
"Naru, Jadilah lembaran bukuku dan aku akan menjadi pena yang akan menulis kisahku pada dirimu," pinta Nuha. "Dulu, di sebelah sini," Nuha menunjuk ke arah deretan bangunan itu, "adalah belantara poh
2
2
Napas di Atas Aspal 60 km
Dinding kamar yang terkelupas itu menjadi saksi bisu betapa nekatnya seorang pemuda yang hanya bermodalkan ijazah dan sisa-sisa keberanian. Tahun itu, kabar tentang pendaftaran Calon Pegawai Negeri Si
0
1