Tiga Guru Penjaga Keadilan
𝔹𝕒𝕘𝕚𝕒𝕟 𝟙 — 𝕆𝕣𝕘𝕒𝕟𝕚𝕤𝕒𝕤𝕚 𝕪𝕒𝕟𝕘 𝔻𝕚𝕥𝕒𝕜𝕦𝕥𝕚 ℙ𝕖𝕞𝕓𝕦𝕝𝕝𝕪 Langit pagi berwarna abu-abu ketika sebuah gedung berlogo perisai emas berdiri megah di tengah kota. Di bawah lambang itu tertulis: 𝐃𝐢𝐫𝐞𝐤𝐭𝐨𝐫𝐚𝐭 𝐏𝐞𝐫𝐥𝐢𝐧𝐝𝐮
0
1
Hari Raya Pandemi
Setelah virus covid-19 berhasil menggegerkan dunia. Tak ada lagi kerumunan terlihat di sepanjang mata memandang. Semua orang menjaga jarak. Sekedar takut tertular oleh virus yang cukup menakutkan. Tak
0
0
Aku Menyesal Terlahir Sebagai Perenpuan
Dulu, aku teramat membencimu, sungguh. Kau telah melabrak keputusan Tuhan. Bukankah kita sama-sama telah dianugerahi dua gunung mustika dan satu gua permata yang ketika dijamah rasanya lebih nikmat ke
0
0
Mimpi Yang Sirna
“Mas, tolong bantuin Fikri cari Kartu Keluarga kita dong!” ujar adikku yang sejak siang kebingungan mencari Kartu Keluarga di rak buku kami yang sudah dimakan oleh umur. “Iya sebentar, Mas masih ada t
0
0
Menelan Takdir Tuhan
Bangunan letter U berdinding gribig bambu itu mendadak membisu. Sepuhan angin sejuk dari arah selatan pegunungan sana terasa hambar. Derap langkah kaki-kaki jenjang nampak terseok berjalan ke arah mas
0
0
Surat dari Ibu tak Kunjung Sampai
Laki-Laki tanpa mata kanan, Dal, itulah orang-orang menyebutnya. Sungguh, laki-laki tanpa mata kanan itu sangat teramat terkenal sekali: hanya pelancong sajalah yang tak kenal laki-laki itu, Dal! Dal,
0
0
Bunga Mawar Merah
Namaku Nadya Larasati. Saat ini, aku masih kelas 2 SMA dan berumur 16 tahun. Aku adalah orang yang sangat ceria dan suka tertawa. Aku memiliki sahabat yang bernama Kinan. Dia orang yang ceria dan dia
0
0
Puing Reruntuhan Kramat Tunggak
Sejak kawasan pel*curan Kramat Tungak ditutup pada tahun 1999, bertebaran cafe-cafe baru disekitar wilayah Jakarta Islamic Center. Di situ dapat dijumpai wanita-wanita berdandan menor bercengkrama men
0
0
A Clown
Suara deru motor dan klakson-klakson yang bergema di sepanjang jalan, memperkeruh suasana pagi. Aku terkejut ketika seseorang menyiramku dengan air, ternyata dia pemilik toko ini. Aku sontak terbangun
0
0
Selamat Tinggal Semuanya (Part 1)
Pagi hari itu aku terbangun dari mimpiku yang hampir membunuhku secara perlahan, padahal itu adalah hari Minggu dimana hari yang seharusnya aku bangun siang. Aku bangun dan duduk sebentar di atas kasu
0
0
Memanggil Rasa
Kala itu malam tak berawan di pelabuhan. Langit musim kemarau nampak cerah berhias ribuan bintang gemintang. Udara dingin terasa membekukan. Jauh dari tempat ini, sekitar tiga kilometer dari pelabuhan
0
0
Kehilangan Dimasa Pandemi
Hai, perkenalkan nama saya ida umurku 20 tahun dan aku masih duduk diperkuliahan dan aku punya teman bernama hesi, yuni dan rendi. Singkat perkenalan. Kami sedikit cerita tentang bagaimana rasanya Keh
0
0
Rintihan Hatiku
Jangan tanya siapa aku. Itu tidak penting. Kalian tak perlu tahu namaku, seperti apa rupaku, alamat rumahku, dimana aku sekolah. Cukup kalian dengarkan ini saja. Ini tentang apa yang selalu menjadi be
0
0
Depression (I’m LOSING Myself) 1 – Kacau Balau (Part 1)
“Jangan ganggu aku,” ucapku. Kalimat itu sudah sangat sering aku ucapkan. Tapi, mereka masih saja menggangguku tanpa habis-habisnya. Mereka sangat keterlaluan, aku diam pun diganggu. Mereka juga suka
0
0
Sebuah Kesalahan
Ia hanya dapat duduk diam. Ratapannya hanya dapat terkunci dalam hatinya. Angin membawa lantunan pengantar akhir. Air mata wanita itu mengalir perlahan menuju pipinya. Ia menatap sendu ke arah pelangi
0
0
Seperti Bukan Negeriku
Hari itu aku ingat sekali bagaimana wajah ayahku pulang dari kantor dengan wajah yang begitu marah dan menyedihkan. Aku ingat sekali bagaimana ibu menyambut ayah dengan tangisan yang tidak biasa. Aku
0
0
Bad Birthday
Matahari mulai memunculkan cahaya terangnya, embun pagi masih hinggap di dedaunan, dan aku masih menatap foto keluargaku yang terletak di atas laci sebelah ranjangku. Masih sangat jelas memory otakku
0
0
Andai Aku Bisa Berbicara
Sekolah adalah mimpi dari setiap manusia untuk mendapatkan ilmu melalui pendidikan untuk massa depan yang lebih baik, aku pun terkadang menjadi impian bagi setiap manusia untuk dikenakan, mulai dari p
0
0
Aku yang Dibunuh
Waktu itu, 12 Juni 2001, aku tidur terlalu lelap dan ada suara motor yang sangat berisik melewati rumahku dan aku mulai terbangun dari tidurku dan melihatnya dari jendela. Lalu ketika aku mulai mencob
0
0
Prosa Tentang Senyuman
Senyummu memang selalu indah. Sayang sekali, hari ini kita hanya bisa berbalas senyum dari jarak kurang lebih 10 meter. Ranjang rumah sakit ini sedikit lebih nyaman bukan? Daripada ranjang di rumah ki
0
0