Dendam cinta part 2
Setelah mengetahui yang sebenarnya, Alea bersikap biasa saja seperti biasanya. Tidak ada perubahan dalam sikap Alea yang akan membuat Darius curiga kepadanya. Alea akan mengimbangi sandiwara Darius ya
0
0
Senja Ini Tanpa Dirinya
Aku berlari menghampiri Ayah yang sedang bersantai di teras rumah. Sudah beberapa menit yang lalu Ayah berada di sana. Hari ini aku akan pergi menemui Ibu seperti hari-hari libur sebelumnya, untuk itu
0
0
Sesuatu yang (Berarti) Mengubah Segalanya
Pagi hari itu, aku dengan sontak terbangun karena alarm yang telah kupasang semalam telah berbunyi menandakan aku harus bergegas untuk pergi ke sekolah. Jam menunjukkan pukul 6.15 dan aku telah selesa
0
0
Mahkota Usang
Seorang wanita yang berdaki dosa dan berpeluh maksiat menangis sesenggukan di sudut kamar mandi. Berkali-kali menggosokkan sabun di seluruh tubuhnya. Perasaan berkecamuk, penuh rasa hina. Berkali-kali
0
0
Asa Perempuan Panggilan
Lemparan senyum memikat selalu mencuat dari bibir merona Alexa Samantha saat ia memerankan aksi nakalnya. Tak ayal kecantikannya selalu menghipnotis para kaum adam yang berhidung belang. 13 tahun Alex
0
0
Guntur
Sederhana saja alasanku mencintai gemuruh guntur yang beradu: berisik. Cukup untuk menarikku keluar dari hipnotis hujan yang setiap rintiknya memburu, menarik emosi terdalamku mencuat ke permukaan. Pi
0
0
Teman Pertama Untuk Terakhir Kali
Namaku lala. aku orang yang selalu dibuli, tak ada teman untukku, tapi ada satu orang bernama seno yang selalu menatapku dan tersenyum denganku, tapi ia tak pernah mendekatiku. Suatu hari, aku berjala
0
0
Bunga
“Malam ini dingin ya” Bunga menatap langit gelap penuh kilau itu dengan pandangan pilu. Pemandangan yang selalu membuat Bunga merasa tak nyaman, tetapi ia tetap menyukainya. Bunga tidak mengerti kenap
0
0
Aku yang Dibunuh
Waktu itu, 12 Juni 2001, aku tidur terlalu lelap dan ada suara motor yang sangat berisik melewati rumahku dan aku mulai terbangun dari tidurku dan melihatnya dari jendela. Lalu ketika aku mulai mencob
0
0
The Life of Vante
Ini kisah tentang Vante. Pemain biola tampan yang sayangnya harus kehilangan nyawa karena kecelakaan kapal Titanic. Kecelakaan maritim paling memilukan di sepanjang sejarah. Kisah ini bermula saat Van
0
0
Ayam Kardus
Hari berlalu, tahun berganti, penantian saur seorang pemuda 30 tahun pun akhirnya selesai, hari ini ia dinyatakan bebas dari penjara. Memang hukuman 12 tahun, potong remisi, belum sepadan dengan pemer
0
0
Balas Budi Seekor Anjing
“Ma, Shelin jogging dulu ya!” ujar Shelin sembari mencium telapak tangan ibunya. “Iya, hati hati ya” jawab ibunya. Di taman kota, Shelin berolahraga dan jogging di sana. Setelah 90 menit berolahraga,
0
0
Delia Belajar Membaca Al Quran
Pada suatu hari Delia pergi bersama Ibunya ke Pasar, dalam perjalan menuju ke pasar delia melewati sebuah masjid delia mendengar orang orang sedamg membaca al quran. Setelah sampai ke pasar delia dan
0
0
Bayangan Seorang Diri
Tulisan ini kupersembahkan untuk diriku sendiri, dimana aku yang sedang berada dalam kesulitan, kebingungan, dan lain-lainnya. Sekarang, hanya meja, kursi, pulpen, dan kertas yang bisa menjadi temanku
0
0
Hari Raya Pandemi
Setelah virus covid-19 berhasil menggegerkan dunia. Tak ada lagi kerumunan terlihat di sepanjang mata memandang. Semua orang menjaga jarak. Sekedar takut tertular oleh virus yang cukup menakutkan. Tak
0
0
Bulan, Inikah Akhir Kisahku?
Siska menatap bulan yang sedang menyinari bumi. Seperti hari-hari biasanya, gadis kecil itu merasakan kedamaian saat menatap sang bulan. Seakan bulan adalah ibunya yang selalu siap untuk menghapus air
0
0
Dedak
Inara menatap lekat ke gundukan tanah yang bertabur bunga mawar dan bunga kenanga di atasnya. Kini sudah lima bulan lamanya dia ditinggal sang Ibu. Kini dia hidup berdua dengan ayahnya yang bernama Da
0
0
Jogja dan Asmaralokanya
Petang membuana, mengarah pada pijakan jingga di ujung kota. Nafasnya bergelung remuk pada ramainya motor tua yang melewati aspal kasar. Sesosok istimewa di kota istimewa, eloknya suasana serta candun
0
0
Sebuah Kesalahan
Ia hanya dapat duduk diam. Ratapannya hanya dapat terkunci dalam hatinya. Angin membawa lantunan pengantar akhir. Air mata wanita itu mengalir perlahan menuju pipinya. Ia menatap sendu ke arah pelangi
0
0
Last Melody
Hujan turun diluar, menemani siangku yang sepi. Aku memainkan biolaku, mencoba mengikuti irama hujan yang syahdu. Beberapa saat kemudian, pintu kamarku terbuka, dan muncullah bundaku sambil membawa pl
0
0