Menampar si muka dua, menginjak si pria berengsek, cara belas dendam yang berbeda dengan biasanya. Mau liat bagimana sang ratu menyiksa pria berengsek dan si muka dua sampai ketakutan tapi tidak bisa kabur?
Namun kenapa kali ini, dia tidak bersembunyi atau menghindar? Kenapa dia malah terus mengikuti ku?
perhatian!!!
"Ratu" tanda kaya gini artinya itu percakapan bisa
'Ratu' tanda ini tanda nya si tokoh lagi berpikir dalam hati atau bicara di dalam hati
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aurelie Valaska, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
chapter 10
Kaeno yang di darat melihat cassiopea terjun tadi pun memilih terjun juga untuk menyelamatkan nya. Di laut Kaeno melihat cassiopea tengelam pun menarik tangan nya dan memeluk tubuh cassiopea menarik nya ke atas sesampainya di tebing Kaeno mencengkram erat pundak cassiopea yang menatap kosong ke depan Kaeno berteriak
"CUKUP!! SADAR LAH CASSIOPEA!!"
"Kau akan mati! Jika kau memaksa menyelam terlalu lama tanpa peralatan!"Kaeno berkata dengan cemas sambil menatap wajah cassiopea yang terlihat sangat hancur
Awan gelap di langit mulai menghilang di ikuti cahaya matahari menembus awan gelap di tepi tebing cassiopea duduk memeluk lutut nya diam tanpa suara Kaeno mencoba menenangkan nya
"Tenangkan lah diri mu!"Kaeno berkata sambil menyelimuti tubuh cassiopea dengan handuk
"Ingatlah! Bahwa adik mu telah ditetapkan sebagai tindakan bunuh diri!"lanjut Kaeno sambil mengeringkan rambut basah cassiopea dengan lembut
Cassiopea tiba-tiba saja membuka mata nya dan berteriak kesal, marah tidak terima sambil berbalik menatap Kaeno
"Aku tidak percaya itu! Dia seharusnya tidak melakukan hal itu karena dia akan menemui ku!"
"Kalau begitu temukan kebenaran nya! dan tegakan keadilan untuk kematian nya"Kaeno menghela nafas dsn berkata dengan tenang
"Ya! Aku akan menyeret siapa pun yang telah menyakiti nya ke pengadilan!"cassiopea berkata dengan tekad kuat sambil mengepalkan tangannya dengan kencang
Cassiopea mencengkram baju kuat nya memakai nya dengan sentakan kuat dan berdiri dengan tatapan penuh tekad di belakang nya Kaeno menatap nya dengan senyuman. Cassiopea pun berjalan pergi dengan Kaeno mengikuti nya di belakang di jalan cassiopea berpapasan dengan tuan ke-tujuh tapi cassiopea mengabaikan nya dan melewati nya begitu saja. Setelah cassiopea lewat tiba-tiba saja tanpa terduga gelang pahala Milik tuan ke-tujuh putus manik-manik nya jatuh berhamburan ke tanah
KLANG
Tuan ke-tujuh menyadari itu dan melirik nya sekilas sambil berpikir tentang para biksu yang berkata tentang takdir nya
'Apakah dia wanita itu?'
"Tuan Mahatma! Wanita yang terjerat secara emosional dengan mu akan datang kepada mu!"salah satu biksu berkata sambil tersenyum
Pagi hari di sebuah konferensi pers "Let's Travel" terlihat wartawan berkumpul dengan padat mewawancarai Mona
"Sebagi sahabat nona Elva Kirana, apa pendapat mu mengenai skandal nya?" wartawan wanita bertanya serius
"Dia sudah meninggal, tolong biarkan dia beristirahat dengan tenang!"Mona berkata dengan nada sedih
"Apakah dia bunuh diri karena dia tidak tahan dengan skandal itu?"wartawan laki-laki bertanya
"Aku sangat sedih ketika dia meninggalkan kami, aku tidak menyangka depresi nya separah itu,"Mona mengalihkan pandangan ke samping setitik air mata mengalir
"Dia tidak memberitahu siapa pun tentang hal itu dia terus memendam nya...."Mona mengepalkan tangannya
"Aku menyalah kan diri ku sendiri seandainya jika aku dapat menyadari depresi nya lebih awal, dia tidak mungkin bunuh diri"Mona berteriak sambil menangis
"Menurut laporan, depresi nya telah berlangsung cukup lama! Kau berbagi kamar yang sama dengan nya! kenapa kau tidak menyadari tanda-tanda depresi nya?" wartawan laki-laki bertanya heran
"Dia gadis yang sangat lembut dan baik hati, gadis itu selalu terlihat ceria meskipun dalam hati sedih dan tidak pernah membuat kami khawatir, namun......"Mona berkata sambil mengusap air mata nya
Apa?
Wartawan pun bertanya dengan rasa penasaran tinggi dsb menatap Mona dengan sangat serius
"Seperti nya Elva Telah jatuh cinta, pada pria yang salah...."Mona menatap dengan sendu
Para wartawan pun menjadi gempar dan bertanya-tanya dengan nada penasaran sambil mulai mengerumuni Mona dengan ketat
"Apakah pria itu sudah menikah?"
"Dua bekerja di industri hiburan juga atau tidak?"
"Apakah dia memberitahu mu siapa laki-laki itu?"
"Itu privasi bga yang seharusnya tidak kukatakan. Jika aku mengatakan nya aku aku menyakiti pria yang sangat di hormati dan dia sangat mencintai istrinya"Mona berkata dengan panik dsn gugup
"Elva Telah jatuh cinta pada nya sejak lama!" Mona menatap ke bawah dengan wajah gusar
"Pria yang bekerja sama dengan nona Evla, memiliki reputasi tinggi dalam industri hiburan, dan sangat mencintai istrinya..."salah satu wartawan laki-laki bertanya sambil menatap wartawan lain
"Apakah itu tuan Hazard, aktor terbaik itu?" wartawan wanita bertanya dengan Bingung
wartawan yang lain nya pun mulai bertanya dengan tidak sabar, jepretan kamera menjadi sangat cepat para wartawan semakin bergerak maju karena penasaran
"Ya! Dia bekerja sama dengan tuan Hazard di sereal drama love with wind!"
"Dan ada beberapa foto yang menangkap mereka sedang bersama!"
"Tuan Hazard mengklarifikasi dirinya sendiri bahwa itu adalah kesalahpahaman"
"Apakah dia mulai menyukai nya sejak saat itu?"
"Primadona kampus jatuh cinta dengan tuan Hazard, pria yang sudah berkeluarga dan bunuh diri karena depresi dari masalah hubungan nya. Sungguh berita yang mengejutkan!!"
"Apakah nona Elva mencintai buat Hazard?" wartawan laki-laki bertanya ke Mona
Mona diam menatap ke arah lain tapi wartawan menganggap diam nya berarti iya
"Biarkan semuanya berlalu bersama angin, aku hanya ingin dia tahu bahwa sia sangat di cintai oleh semua gadis yang telah meninggal kan dunia ini!"Mona berkata dengan nada sedih