NovelToon NovelToon
Takdir Kedua Pernikahan Kontrak Istri Mafia

Takdir Kedua Pernikahan Kontrak Istri Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Crazy Rich/Konglomerat / Time Travel
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: Laksmi Harsa

kecelakan tragis itu merenggut nyawa Kiara, setelah mengetahui fakta bahwa dia dikhianati suaminya.

Tetapi Tuhan selalu memberi plot twist yang tidak pernah bisa kita tebak. Kiara mendadak terbangun kembali ke lima tahun lalu tepat di hari pertama pernikahan kontrak mereka dimulai.

Menyadari bahwa dia kembali mengulang waktu, kali ini Kiara bertekad untuk mengumpulkan uang lalu kabur demi menyelamatkan nyawanya. Akan tetapi, Kiara justru dibuat syok oleh perubahan drastis Dante, sang mafia kejam yang tiba-tiba berubah menjadi super bucin, posesif, dan memanjakan Kiara dengan uangnya yang tidak akan pernah habis itu. Kiara tidak pernah tahu bahwa suaminya yang kejam itu ternyata juga ikut bereinkarnasi dari masa depan, membawa rasa bersalah dan sejuta penyesalan yang siap melakukan apa saja agar sang istri tidak pernah pergi lagi dari pelukannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Laksmi Harsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10

Ksatria tulus menjaga, Rakshanam jiwa raga. Prana ini pasrah seutuhnnya, demi prema untukmu, dinda. Anuraga membakar dada, rela mati asal kau bahagia.

...----------------...

Suasana di dalam mobil limosin mewah yang membawa mereka pulang dari ballroom terasa begitu mencekam. Keheningan yang membentang di antara Dante dan Kiara jauh lebih dingin daripada pendingin ruangan yang berembus pelan. Kiara menatap keluar jendela, mengawasi deretan lampu jalanan kota yang berganti cepat, sementara Dante duduk di sisinya dengan mata yang terus tertuju pada wajah sang istri.

"Kenapa kau terus menatapku?" tanya Kiara tanpa membalikkan kepalanya. Suaranya datar, memecah keheningan keheningan di dalam mobil mewah itu.

Dante menghela napas pendek. "Aku hanya memastikan kau benar-benar tenang setelah kejadian di pesta tadi, Kiara."

"Aku tenang," jawab Kiara ketus, akhirnya memutar kepala untuk menatap balik tatapan mata elang suaminya. "Yang tidak tenang adalah logikaku. Aku masih mencoba menebak siasat apa yang sedang kau rencanakan dengan membuang kontrak tiga ratus juta dolar milik Ivanov."

"Sudah kubilang, tidak ada siasat apa pun," kata Dante, suaranya melembut namun penuh penekanan. "Dia menghinamu. Siapa pun yang merendahkanmu di duniaku, mereka harus membayar harganya. Tidak peduli seberapa besar nilai bisnis mereka bagiku."

Kiara melepaskan tawa hambar. "Kata-kata yang manis untuk seorang psikopat, Dante. Di kehidupan... maksudku, sejak kapan seorang pemimpin mafia sepertimu peduli pada harga diri seorang wanita?"

Dante tertegun mendengar kalimat Kiara yang sempat menggantung. Di kehidupan... apa yang hampir dia katakan tadi? batin Dante bergemuruh. Namun, sebelum ia sempat mencerna kecurigaannya lebih jauh, mobil mereka menghantam sesuatu dari depan.

Ckiiiiiit!

Bam!

Ban mobil limosin itu berdecit keras di atas aspal saat sang sopir menginjak rem secara secara mendadak. Tubuh Kiara terlempar ke depan. Namun, sebelum tubuhnya sempat menghantam sandaran kursi di depannya, sebuah lengan kekar dan kokoh menyambar pinggangnya, menariknya mundur dalam satu sentakan.

Dor!

Dor!

Dor!

Suara rentetan tembakan senjata bergema memecah kesunyian jalanan yang sepi. Kaca depan mobil retak, dan beberapa peluru menghantam bodi mobil yang untungnya sudah dilapisi baja antipeluru.

"Sialan! Tuan, kita dihadang!" teriak sopir dari balik sekat kaca depan yang mulai retak.

"Mundur! Cari celah dan tabrak mereka!" perintah Dante, suaranya berubah seketika menjadi sangat dingin, dalam, dan berwibawa, suara seorang predator yang siap mengoyak mangsanya.

Di belakang mobil limosin Dante, ada mobil yang di kendarai Leo serta Marcus.

Melihat serangan mendadak itu, membuat Leo dan Marcus sigap mengangkat senjata mereka masing-masing. Mobil para pengawal tiba-tiba saja muncul dari segala sisi untuk melindungi sang tuan dan nyonya mereka.

Dalam kekacauan yang terjadi dalam hitungan detik itu, Kiara kehilangan fokus. Napasnya tercekat, jantungnya berdegup begitu kencang hingga telinganya berdenging. Namun, yang membuat seluruh kesadarannya membeku adalah posisi tubuhnya saat ini.

Dante sedang memeluknya. Tidak, pria itu melindunginya dengan dekapan yang begitu erat, satu tangan Dante mencengkeram bagian belakang kepala Kiara, menekan wajah wanita itu dengan lembut namun kuat ke dalam sandaran dadanya yang bidang, sementara tangannya yang lain mendekap punggung Kiara, melindunginya dari kemungkinan serpihan kaca atau peluru.

Kiara bisa mendengar detak jantung Dante yang berdetak dengan cepat tepat di telinganya.

Itu bukan detak jantung karena ketakutan, melainkan detak jantung yang dipompa oleh adrenalin dan... kecemasan yang luar biasa terhadap keselamatan istrinya.

"Kenapa, kenapa dia melindungiku?Dikehidupan lalu, tidak ada serangan seperti ini. Tidak ada pembatalan kerja sama antara Dante dan tuan Ivanov. Tidak! Semuanya tidak sesuai dengan apa yang terjadi di masalalu. Sikap Dante, dan semua yang terjadi akhir-akhir ini sangat berbeda seratus delapan puluh derajat" Pikir Kiara ditengah kekacauan akibat pertempuran antara dua kubu Mafia kelas atas.

Dante mengeratkan dekapannya saat mobil mereka melaju kencang, menabrak salah satu mobil penghadang milik musuh dengan benturan yang keras. Pria itu memejamkan matanya erat-erat, mengecup puncak kepala Kiara dengan reflek.

"Aku tidak akan membiarkan mereka menyentuhmu sedikitpun" Ucap Dante tiba-tiba dengan lugas, tanpa keraguan sedikitpun

'Kiara! Aku sudah pernah melihatmu mati sekali di kehidupan lalu karena kelalaianku. Di kehidupan kedua ini, jika ada peluru yang harus menembus dada, maka itu harus menembus dadaku terlebih dahulu sebelum menyentuh kulitmu!'

"Marcus! Di mana posisimu?!" Dante berteriak melalui alat komunikasi di telinganya sembari tetap menjaga posisi tubuhnya melindungi Kiara.

"Kami tepat di belakang Anda, Tuan! Kami sudah mengepung orang-orang Ivanov! Sepertinya dia tidak terima dengan pemutusan kontrak sepihak Anda di pesta tadi!" suara Marcus terdengar di antara deru tembakan di luar mobil.

"Bantai mereka semua. Jangan sisakan satu pun dari tikus-tikus utara itu hidup malam ini," Perintah Dante dengan nada suara yang begitu kejam hingga membuat Kiara yang berada di dalam dekapannya sedikit merinding.

"Leo, buat perusahaan Ivanov lumpuh sekarang juga. Aku ingin besok pagi mendengar berita kebangkrutan Ivanov. Dia harus sadar, siapa yang dia hadapi sekarang!"

"Baik tuan, sesuai perintah anda" Jawab Leo

Tembakan di luar perlahan mulai mereda, digantikan oleh suara deru mobil dari para pengawal dan anak buah Dante. Suasana kembali terkendali dalam hitungan menit. Mobil limosin yang penyok itu akhirnya berhenti dengan aman di bawah pengawalan puluhan anak buah Dante.

Dante perlahan melonggarkan dekapannya. Ia memegang kedua pundak Kiara, menatap wajah istrinya yang pucat pasi dengan tatapan mata yang dipenuhi dengan kecemasan. Dia tidak pernah secemas ini jika menghadapi musuh. Tapi karena saat ini dia sedang bersama Kiara, maka semuanya terasa berbeda. Dante kehilangan fokusnya, dia kehilangan ketenangannya. Dan saat itu Dante menyadari bahwa, Kiara adalah kelemahannya.

Jemarinya yang besar dengan lembut mengusap pipi Kiara, memeriksa setiap jengkal tubuh wanita itu.

"Kau terluka? Katakan padaku, Kiara, ada bagian tubuhmu yang sakit? Apakah kau terkena sesuatu?" tanya Dante.

Kiara menepis tangan Dante dari pipinya dengan perlahan, "Aku tidak apa-apa," bisik Kiara, suaranya serak. Ia membetulkan posisi gaun hijau zamrudnya yang sedikit berantakan. "Kau... kenapa kau melakukan itu, Dante? Kau bisa saja mati jika peluru itu menembus kaca mobil."

Dante tertegun sejenak, lalu sebuah senyuman tipis terukir di bibirnya. Pria itu bersandar pada sandaran kursi mobil, menatap lurus ke depan.

"Kematianku tidak penting, Kiara," jawab Dante dengan suara rendah yang terdengar amat lelah. "Yang penting adalah kau tetap bernapas di sampingku."

...----------------...

Author Notes!

komen dong... kalian team mana? mau ikut mama Kiara, atau ikut papa Dante? Author sih ikut sana sini 😁

1
Dhisha
lanjut Thor... suka banget kalau papa Dante mode sangar
Laksmi Harsa: ikutin terus mama papa dante ya kak
total 1 replies
Dhisha
hari ini agak telat update ya Thor? aku nungguin dari tadi loh
Laksmi Harsa: hari ini agak sibuk di dunia fana 🤭 tapi masih berusaha buat sempetin update walau agak telat. btw... makasih udah selalu mampir yaa kak 😍
total 1 replies
Dhisha
hayoo siapa yang telpon mama Kiara gw
Laksmi Harsa: penasaran yaa.... stay tune ok 🤭
total 1 replies
Dhisha
yaah... tanda² nggak jadi ikut mama Kiara kabur deh
Laksmi Harsa: kita culik mama Kiara aja apa gimana nih kak, paksa kabur 🤣
total 1 replies
Dhisha
nah kaaan, mama Kiara mending urungin deh niat kaburnya. papa Dante kan sekarang udah mode jinak 🤣
Dhisha: aku juga mau kali Thor... bagi napa, jangan diambil sendiri 😄
total 2 replies
Shaqueena Wibowo
maaf ngelunjak thor... bisa kali double up 🤭
Laksmi Harsa: peregangan otot dulu kak 😍
total 1 replies
Shaqueena Wibowo
ciee... mama kiara, udah mulai khawatir 😍
Laksmi Harsa: mama Kiara udah mulai kecantol pesona papa Dante 😄
total 1 replies
Shaqueena Wibowo
nggak bisa... aku udah nahan diri buat nabung bab, eh pas ada notif update dari mama kiara langsung gatel pingin baca 🤭
Shaqueena Wibowo: siap kawal Belmont family sampe punya anak cucu nih thor
total 2 replies
Dhisha
Nah kaaan... mama Kiara udah kepelet sama pesona papa dante🤣 Thor... bisa kali satu bab lagi 🤭
Dhisha: ditunggu bab selanjutnya thor💪
total 2 replies
Shaqueena Wibowo
penasaran sih.. rahasia apa yang di simpan dante. please thor... lanjut 😍🤭
Laksmi Harsa: ikutin terus ya kak... jangan lupa like, dan beri ulasannya. jadi makin semangat aku nulisnya 😍🤭
total 1 replies
Shaqueena Wibowo
my hero dante 😍
Laksmi Harsa: love papa Dante
total 1 replies
Shaqueena Wibowo
kairo ini minta di masukin selokan kyaknya
Laksmi Harsa: ayo kak... aku temenin 🤣
total 1 replies
Shaqueena Wibowo
kusebut kau si tampan dan perkasa dante 😍
Laksmi Harsa: ikutin terus ya kak... jangan lupa beri ulasan 😍
total 1 replies
Shaqueena Wibowo
jujur... keren banget ceritanya, minim typo dan bahasanya mudah dimengerti. 👍
Laksmi Harsa: kak... terimakasih 😍
total 1 replies
Shaqueena Wibowo
cuma kiara yang tau rasanya dante 🤭
Laksmi Harsa: gurih pasti ya kak 🤭
total 1 replies
Shaqueena Wibowo
dante mode sugar daddy 😍
Laksmi Harsa: mau yang kyak Dante ya kak? 🤭
total 1 replies
Shaqueena Wibowo
menjijikan sekali sora sama ayahnya ini
Laksmi Harsa: masukin karung aja nggak sih?
total 1 replies
Shaqueena Wibowo
ada kalanya, orang tualah yang berdosa terhadap anak. semangat kiara.... 💪
Laksmi Harsa: follow Kiara terus yaa😍
total 1 replies
Dhisha
si mama Kiara masih gengsi guys... padahal berbunga² banget tuh hatinya 🤭
Laksmi Harsa: mama Kiara mode gengsi 🤭
total 1 replies
Dhisha
Dante junior comingsoon sih inii
Laksmi Harsa: Tungguin yaa onty 😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!