NovelToon NovelToon
PEDANG ABADI:NAM LING

PEDANG ABADI:NAM LING

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Romansa Fantasi / Diam-Diam Cinta
Popularitas:583
Nilai: 5
Nama Author: Keiro_ganteng

Di dunia di mana energi gaib dan iblis berkeliaran, Nam Ling adalah pemburu iblis yang telah hidup lebih dari seratus tahun berkat kekuatan pedang abadi yang menyatu dengan dirinya. Dulu seorang prajurit kerajaan yang terhormat, dia kehilangan segalanya ketika iblis membanjiri daratan dan membunuh orang tersayangnya.

Setelah menghabiskan abad untuk memburu makhluk kegelapan, Nam Ling tiba di Desa Hua—tempat yang dikabarkan menjadi sarang energi jahat baru yang lebih kuat dari iblis biasa. Di sana, dia bertemu dengan Yue Xin, seorang gadis muda yang memiliki kemampuan melihat jalur energi gaib dan menyimpan rahasia besar tentang asal-usul kekuatan pedang Nam Ling.

Saat makhluk kegelapan yang lebih kuat mulai muncul dan mengancam keselamatan seluruh daratan, Nam Ling harus memilih antara melanjutkan dendam pribadi atau bekerja sama dengan Yue Xin dan penduduk desa untuk menghentikan bahaya yang akan menghancurkan dunia. Di balik pertempuran yang tak berkesudahan, tersembunyi rahasia

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Keiro_ganteng, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 29 – SINYAL DARI KEGELAPAN

Setelah penyelamatan sebelumnya, Yue Xin merasa bahwa dia perlu menemukan tujuan hidupnya sendiri di luar perlindungan aliansi. Dengan hati yang berat namun penuh tekad, dia memutuskan untuk pergi jauh ke wilayah terpencil di bagian utara – tempat di mana nenek moyangnya pernah tinggal dan menyimpan pengetahuan kuno tentang energi alam. Nam Ling dan para sahabatnya mendukung keputusannya, meskipun mereka merasa prihatin karena akan jauh darinya.

“Jangan khawatir padaku,” ucap Yue Xin dengan senyum hangat saat berpisah di gerbang markas. “Aku akan selalu mengingat semua yang telah kalian ajarkan padaku. Dan jika ada bahaya, aku akan segera memberi tahu kalian.”

Nam Ling memberikan dia sebuah gelang kecil berwarna merah yang terbuat dari akar pohon sakura. “Ini adalah gelang komunikasi energi. Jika kamu membutuhkan bantuan, cukup gosoknya tiga kali dan aku akan merasakannya di mana pun aku berada.”

Yue Xin menerima gelang itu dengan hati yang penuh rasa terima kasih, lalu berlalu dengan langkah yang mantap menuju jalannya sendiri.

 

PERJALANAN YANG BERBAHAYA

Perjalanan Yue Xin memakan waktu hampir dua bulan. Dia menjelajahi hutan belantara, mendaki pegunungan tinggi, dan menginap di desa-desa kecil yang jarang dikunjungi. Di salah satu desa terpencil, dia menemukan sebuah gua yang dipercaya sebagai tempat persembahan nenek moyangnya. Di dalam gua tersebut, terdapat naskah kuno yang bercerita tentang kekuatan primordial yang bisa membangunkan atau membungkam iblis kuno.

Saat Yue Xin membaca naskah itu dengan cermat, tubuhnya tiba-tiba mulai bersinar dengan cahaya keemasan yang lembut. Dia tidak menyadari bahwa darah nenek moyangnya telah memberikan dia kekuatan khusus – kekuatan yang cukup untuk membangunkan atau memusnahkan iblis yang telah tertidur selama ribuan tahun.

“Hanya orang dengan darah murni dari klan pemelihara bisa mengendalikan kekuatan ini,” bisik Yue Xin sambil membaca baris terakhir naskah itu. Namun dia tidak menyadari bahwa cahaya yang terpancar dari tubuhnya telah menarik perhatian Kultus Iblis Hitam yang sedang mencari korban untuk ritual kelahiran kembali iblis mereka.

Pada malam hari yang sangat gelap, ketika Yue Xin sedang beristirahat di sebuah tempat tinggal sementara di desa kecil, sekelompok kultus dengan wajah tertutup kain hitam menyerang tanpa ampun. Mereka telah mengikuti jejaknya selama beberapa hari, menunggu saat yang tepat untuk menyerang.

“Kamu adalah yang kita cari!” teriak pemimpin kultus dengan suara yang mengerikan. “Darahmu akan membangunkan sang penguasa kegelapan!”

Yue Xin mencoba melawan dengan kekuatan yang dia miliki, tapi jumlah musuh terlalu banyak dan mereka membawa senjata khusus yang bisa menekan energi alam. Dalam waktu singkat, dia berhasil dikalahkan dan diculik dengan cepat, dibawa pergi ke markas rahasia kultus yang terletak di dalam gua bawah tanah terdalam di kaki Gunung Gelap.

 

SINYAL DARI JAUH

Di markas Aliansi Cahaya Sejati, Nam Ling sedang dalam rapat penting dengan para pemimpin sekte untuk membahas rencana perlindungan wilayah perbatasan. Tiba-tiba, gelang merah yang dia berikan kepada Yue Xin yang selalu dia kenakan di pergelangan tangan mulai bersinar terang dan memancarkan getaran energi yang kuat.

“Nam Ling… tolong… aku diculik…” suara Yue Xin terdengar samar di dalam pikirannya, disertai dengan gambar kilatan tentang tempat yang gelap dan penuh dengan energi jahat.

Nam Ling segera berdiri dengan wajah yang serius. “Ada masalah besar! Yue Xin telah diculik oleh Kultus Iblis Hitam!”

Semua orang di dalam ruangan menjadi terkejut dan khawatir. Liya segera mengambil senjatanya yang siap untuk bertempur. “Kita harus pergi menyelamatkannya sekarang juga sebelum terlambat!”

Elara yang sedang memeriksa peta energi alam dengan cepat menunjukkan satu titik di peta. “Menurut pembacaan energi, mereka membawanya ke arah Gunung Gelap – tempat yang dikenal sebagai markas kultus iblis yang sangat berbahaya!”

Nam Ling mengambil Pedang Abadi dengan tegas, matanya menyala dengan api keberanian. “Siapkan semua pasukan yang bisa kita kumpulkan! Kita akan pergi menyelamatkan Yue Xin dan menghentikan ritual mereka sebelum mereka bisa membangunkan iblis itu!”

 

PERJALANAN MENJADI SERU

Perjalanan ke Gunung Gelap memakan waktu lebih dari sehari penuh. Jalan yang harus ditempuh sangat sulit – jalan tanah yang berlubang-lubang, hutan yang lebat, dan udara yang penuh dengan energi negatif yang bisa menggoyahkan kepercayaan diri siapa saja yang melewatinya. Namun dengan kekuatan yang mereka miliki bersama, mereka berhasil melewati semua rintangan dengan cepat.

Saat mereka mencapai kaki Gunung Gelap, mereka melihat tanda-tanda bahwa kultus telah melalui sana – jejak kaki yang terdistorsi, energi gelap yang menyebar, dan bahkan beberapa tumbuhan yang telah mengering dan mati karena terkena pengaruh kekuatan jahat.

“Kita harus berhati-hati,” ucap Lira yang memimpin pasukan depan. “Mereka pasti telah memasang jebakan di setiap sudut jalan menuju gua mereka.”

Nam Ling mengangguk dan mengeluarkan sedikit energi dari tubuhnya. “Aku bisa merasakan keberadaan Yue Xin di dalam gua. Dia masih hidup, tapi kekuatannya sedang ditekan oleh alat khusus yang mereka gunakan.”

Mereka memasuki gua yang sangat dalam dan penuh dengan aroma tanah basah dan energi jahat. Dinding gua dihiasi dengan ukiran-ukiran mengerikan tentang ritual pemanggilan iblis, dan api ungu yang menyala di dinding memberikan penerangan yang suram.

 

PERTEMPURAN PENYELAMATAN

Di dalam ruangan utama gua, mereka melihat Yue Xin yang terikat di atas altar besar yang terbuat dari batu hitam. Dia sedang mencoba dengan segala kekuatan untuk melepaskan diri, dan gelang merah di tangannya masih bersinar lembut – bukti bahwa dia masih terus mengirimkan sinyal bantuan. Di sekeliling altar berdiri puluhan anggota kultus dengan pakaian hitam pekat, sedang membaca mantra dengan suara yang serempak dan mengerikan.

“Berhenti sekarang juga!” teriak Nam Ling dengan suara yang menggema ke seluruh gua. “Kalian tidak akan bisa membangunkan iblis itu!”

Pemimpin kultus yang mengenakan jubah hitam dengan mahkota tulang berbalik dengan wajah yang penuh dengan senyum jahat. “Kamu terlambat, Pemimpin Aliansi! Segera iblis kita akan bangun dan menghancurkan dunia yang telah menyakiti kita!”

Tanpa berlama-lama, pertempuran pun dimulai. Anggota aliansi dengan cepat menyerang pasukan kultus, sementara Nam Ling dan Liya langsung menghadapi pemimpin kultus untuk menyelamatkan Yue Xin.

Liya membentuk perisai es yang kuat untuk melindungi mereka dari serangan energi gelap, sementara Nam Ling mengeluarkan energi merah pekat dari Pedang Abadi. “Serangan Gabungan – Cahaya Pembebas!”

Cahaya menyilaukan menyebar ke seluruh ruangan, membuat sebagian anggota kultus terpana dan tidak bisa bergerak. Namun pemimpin kultus tetap berdiri kokoh, mengeluarkan energi gelap yang sangat kuat.

Sementara itu, Yue Xin yang terikat di atas altar merasakan bahwa kekuatan di dalam dirinya mulai bangkit. Dia mengingat naskah kuno yang dia baca dan mulai mengucapkan mantra yang sama – mantra untuk membungkam iblis bukan membangunkkannya. Tubuhnya mulai bersinar dengan cahaya keemasan yang semakin kuat, membuat rantai yang mengikatnya mulai meleleh perlahan.

“Kalian salah menghitung!” teriak Yue Xin dengan suara yang penuh kekuatan. “Darahku bukan untuk membangunkan iblis, melainkan untuk membungkamnya selamanya!”

Dengan kekuatan yang baru bangun, Yue Xin berhasil melepaskan diri dari rantai dan melompat turun dari altar. Dia segera bergabung dengan Nam Ling dan Liya, mengeluarkan energi keemasan yang menyatu dengan energi mereka berdua.

“Serangan Akhir – Pelangi Kebenaran!” teriak mereka berempat bersama-sama (didukung oleh Elara, Lira, Marina, dan Aurora yang telah mengalahkan pasukan kultus lainnya).

Cahaya pelangi yang sangat terang menyambar ke arah altar dan pemimpin kultus. Dengan suara ledakan yang mengguncang seluruh gua, energi gelap mulai menghilang dan iblis yang hampir bangun kembali tertidur dalam kedalaman alam semesta. Anggota kultus yang masih hidup langsung kabur dengan takut, sementara pemimpin kultus terlumpuhkan dan tidak bisa berbuat apa-apa lagi.

 

SETELAH PENYELAMATAN

Setelah pertempuran usai dan semua bahaya telah berlalu, Yue Xin berjalan mendekat ke Nam Ling dengan wajah yang penuh rasa syukur. “Terima kasih telah datang menyelamatkanku. Aku tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi jika kalian tidak datang tepat waktu.”

Nam Ling tersenyum hangat dan menepuk bahunya lembut. “Kamu pernah berkata bahwa kita adalah keluarga. Keluarga selalu akan datang untuk menyelamatkan satu sama lain, bukan?”

Liya mendekat dan memberikan dia segelas air hangat. “Kamu luar biasa, Yue Xin. Kamu berhasil mengendalikan kekuatan besar itu dan menggunakannya untuk kebaikan.”

Yue Xin tersenyum dan mengangkat gelang merah di tangannya. “Gelang ini benar-benar membantu. Aku merasa seperti kalian selalu ada di sisiku meskipun kita berjauhan.”

Keesokan harinya, mereka semua memutuskan untuk kembali ke markas aliansi bersama-sama. Yue Xin telah memutuskan bahwa dia tidak perlu pergi jauh lagi – tempatnya ada di antara teman-teman dan keluarga yang selalu siap melindungi dan mendukungnya.

“Kita akan selalu bersama,” ucap Nam Ling sambil melihat ke arah semua orang yang ada di sekitarnya. “Bahkan jika ada bahaya yang datang, kita akan menghadapinya bersama-sama.”

Mereka semua berjalan bersama-sama menuju jalan pulang, dengan mata yang penuh dengan harapan dan hati yang penuh dengan kebahagiaan. Meskipun bahaya telah berlalu, mereka tahu bahwa mereka akan selalu siap menghadapi apa pun yang akan datang, karena mereka memiliki satu sama lain.

1
Kaisar Abadi
bagus bagus
Kaisar Abadi
mampir bree😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!