NovelToon NovelToon
Kembali Ke Akhir Dunia

Kembali Ke Akhir Dunia

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Mengubah Takdir / Hari Kiamat / Ruang Ajaib
Popularitas:3.5k
Nilai: 5
Nama Author: Serigala Kecil

Gugur dalam sebuah pemberontakan tepat di hari pelantikannya sebagai jenderal, Ellenoir, mantan prajurit wanita hebat di dunia kuno, kembali ke dunia aslinya, dunia yang sudah hancur. Dengan membawa pedang dan tekad ia bergerak menumpas kejahatan dan zombie.

Sepupu dan tunangan yang selingkuh? Bunuh!
Paman dan Bibi yang licik? Bunuh!
Orang-orang serakah yang berniat jahat? Bunuh!

Meski perjalanan panjang dan berdarah menanti, Elle siap menghadapinya. Bersama orang-orang kepercayaannya, menaklukkan kota miskin yang terbuang, menciptakan sebuah kota aman yang akan menjadi cahaya dimasa depan. Menciptakan sebuah harapan ditengah-tengah keputusasaan.

Mampukah Elle menciptakan harapan ditengah kehancuran? Atau justru gugur dimakan kejinya akhir dunia?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Serigala Kecil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ilusi Rubah, Shaya

**

"Tunggu semuanya terkumpul, mari kita bicarakan ini. Kalian bereskan semuanya, aku harus turun melihat para penyintas itu." Ucap Elle tanpa menunggu ketiganya menjawab, ia langsung pergi.

Sesaat sebelum ia sampai dilantai 3, Elle mengeluarkan beberapa biskuit dan air minum untuk dibagikan yang cukup dimakan untuk 40 orang. Selain itu, ia juga menyiapkan 40 bungkus perbekalan khusus untuk mereka, agar kedepannya ia tidak perlu membagi jatah lagi, yang cukup untuk mereka makan selama satu minggu.

Perbekalan milik orang-orang dikomunitas ini adalah yang ada di lantai 6 sebelumnya. Yang tidak cukup bagi 40 orang ini makan selama dua hari. Dengan memberikan tambahan makanan, sudah menjadi kebaikan yang ditunjukkan Elle pada mereka. Lagipula, merepotkan sekali memberi orang-orang ini perbekalan gratis di hari kiamat. Bukan hanya karena ia pelit, tapi jika mereka ketagihan untuk menerima tanpa bekerja, cepat atau lambat akan terjerumus dan mati.

Ia tidak ingin mereka terperosok. Ia ingin orang-orang yang mampu bekerja, berjuang untuk hidupnya. Setidaknya, mereka yang berjuang punya beberapa keahlian untuk melindungi diri di hari kiamat ini. Adapun orang yang tidak bisa dibina, biarkan saja mereka terperosok. Elle tidak akan menahan mereka untuk mati.

"Paman Jergh, temukan 10 orang yang masih punya tenaga. Angkat perbekalan." Ucap Elle yang begitu masuk ke lantai 3, ia berjalan mendekatinya.

Ia sudah diperintahkan Elle untuk menemani Darrion membawa dua orang dilantai 4 ke lantai 3. Tentu dengan beberapa rencana. Dengan metode pancing ikan, begitu umpan dilempar, tunggu saja apakah ia akan menggigit umpannya.

Paman Jergh mengangguk. Kemudian membawa 10 orang untuk mengambil perbekalan, sementara Elle memanggil semua orang keluar dari setiap rumah. Ada 3 rumah yang ditempati 38 orang disini sebelumnya.

Elle menatap orang-orang yang keluar satu persatu. Keadaannya tidak ada yang baik sama sekali. Kuyu, kurus, rambut berantakan, warna kulit menguning, dan mata cekung kurang tidur. Dibanding yang lain, 10 orang lainnya memang terlihat bagus. Dan satu orang lain yang terlihat lebih bagus adalah remaja perempuan itu, yang diselamatkan oleh Darrion, sehingga Elle menyipitkan matanya mengamati.

Tapi sibodoh Darrion ada disampingnya, seolah ia jatuh cinta padanya dan bersiap menjadi budaknya. Memang ada beberapa hal yang tidak murni, Elle jelas merasakannya.

"Semuanya, zombie di komunitas telah dibasmi. Komunitas ini aman untuk beberapa waktu ke depan. Kami akan membagikan perbekalan pada masing-masing dari kalian yang cukup dimakan untuk 7 hari. Tapi tiga hari kemudian akan ada orang yang akan membawa kalian pergi ke pangkalan yang baru saja dibangun. Memilih pergi atau tinggal, itu pilihan masing-masing. Aku hanya bertugas menyampaikan." Jelas Elle tanpa ekspresi berlebih.

Kemudian paman Jergh mengarahkan satu persatu orang maju untuk menerima perbekalan, termasuk jatah makan hari ini setelah semua keributan. Setelah semua orang memegang perbekalan masing-masing, Elle menatap keributan kecil yang terjadi di kerumunan para penyintas tersebut.

Elle kemudian menatap paman Jergh, membuat paman Jergh menggeleng dan senyum samar yang sempat hadir jelas terlihat dimata Elle. Ia mengerti, akhirnya ia hanya mengangguk sebagai jawaban. Tetap diam sampai pamannya ini mengurus semuanya.

"Apa yang kalian ributkan?! Mau memancing zombie-zombie itu kembali kemari?!" Tanya Paman Jergh dengan wajah dibuat kesal.

"Perbekalan ini, bukankah ini salah?! Hanya sesedikit ini, bagaimana cara kami hidup kedepannya?!"

"Ya! Didalamnya hanya biskuit dan air, tidak akan cukup mengenyangkan perut!"

"Kau bilang 7 hari? Ini, barang-barang ini hanya cukup untuk 2 hari!"

"Kalau kau punya kemampuan, kau bisa mencari perbekalan sendiri! Jangan tidak tahu terimakasih, kami sudah menyelamatkan bahkan memberi perbekalan secara cuma-cuma disini!" Pekik Paman Jergh, ia terlihat sangat kesal saat ini.

"Memangnya kenapa?! Bukankah itu tugas kalian?"

"Ya! Melihat postur orang-orang itu sebelumnya, sepertinya mereka tentara kan?! Tentara wajib melayani rakyat!"

"Cih! Tidak ada tentara disini. Mereka semua pengawal pribadiku. Kau paham apa artinya kan?" Tanya Elle seraya berdecih sinis. "Kalau tidak mau kalian bisa mengembalikan semuanya padaku. Tidakkah kau ingat bagaimana para keamanan itu memperlakukan kalian sebelumnya?!" Lanjutnya dengan wajah datar. Membuat orang-orang itu terdiam, tidak berani lagi.

Pada saat ini, Darrion sudah berjalan menghampiri Elle, bertanya dengan jelas isi bungkusan perbekalannya. "Menurutmu, dengan beberapa cup mie dan beberapa coklat akan cukup untuk dibagikan? Bagaimana jika mereka melihat perbedaan perbekalan? Akankah mereka menyerang kita?" Tanya Elle menatap adiknya tajam. Sibodoh ini.... Benar-benar membuatnya muak Pikir Elle.

"Makan saja untuk diri sendiri, tuan muda. Lagipula kita yang paling bekerja keras membunuh banyak zombie. Kita berhak memilikinya." Ucap Paman Jergh menasehati.

"Kalau begitu, bolehkah aku minta 2 cup mie dan 2 cokelat?" Tanya Darrion dengan mata berbinar.

"Ambil dilantai 5 nanti." Ucap Elle seraya melengos pergi. Meninggalkan para penyintas dengan paman Jergh. Sedangkan Darrion dengan cepat mendekati remaja perempuan itu.

"Tunggu nanti, aku akan memberimu mie dan cokelat untuk dimakan." Ucapnya seraya menepuk kepalanya.

"Terimakasih, kakak, kau baik sekali." Balasnya dengan senyum yang membuat kedua matanya menyipit.

Paman Jergh melihat itu, dan membuang muka dengan rasa kesal yang ditahan. Ia kemudian menggelengkan kepalanya, bersimpati pada otak tuan mudanya yang seperti baru saja melihat wanita dihidupnya.

**

"Apa tuan muda sudah dibujuk, nona?" Tanya Sam begitu Elle kembali ke lantai 5 dengan wajah kesal.

"Pasti belum." Gumam Luca pelan, ketika ia melihat wajah Elle tidak mengenakkan.

Meski begitu, kedua orang ini dengan tambahan satu orang anak laki-laki tetap bekerja mencari inti kristal di otak zombie. Dengan efisiensi yang sama, masih lambat.

"Otak Darrion sepertinya terganggu." Balas Elle menanggapi Sam. Kemudian menghela nafas, setelahnya ia berjongkok, menatap Sam yang membelah kepala zombie. Kali ini, ia tidak mual sama sekali. Kemampuan daptasinya cukup cepat.

"Sepertinya ada yang aneh dengan perempuan itu." Ucap Luca diseberang. Membuat Elle mendongak menatapnya yang sedang menunduk kenggali inti kristal.

"Memang aneh, aku juga punya beberapa tebakan tentangnya. Mungkin tidak, dia punya kekuatan pemikat seperti rubah ekor sembilan itu?" Tanya Elle dengan nada serius.

"Jika begitu, kenapa kita tidak terpengaruh?" Tanya Sam bingung.

"Kakak, maksudmu perempuan yang seumuran denganku? Yang tinggal dengan kakeknya?" Tanya Avin seolah teringat seseorang.

"Ya! Kau tahu sesuatu tentangnya?" Tanya Elle.

Avin menganggukkan kepalanya. "Dialah yang membuat kakakku berada dalam posisi menyakitkan itu. Awalnya, dia yang terpilih tapi entah mengapa orang yang hendak mengambilnya tiba-tiba berubah pikiran pada kakakku yang saat itu kami tidak mencolok sama sekali, selalu berada disudut terhalang orang lain. Kakak, menurutmu masuk akal tidak jika dia tiba-tiba berubah pikiran?" Jelas Avin dengan mata menahan tangis, rautnya sedih dan marah.

"Selain itu, setelahnya aku juga beberapa kali mengawasinya. Orang-orang seumuran dengan kak Darrion aku pikir sering berputar-putar disekelilingnya. Beberapa orang ini sangat menurut pada ucapannya, tapi aku ingat sehari sekali orang-orang ini bergantian. Dan orang yang telah diganti seolah sebelumnya tidak pernah melakukan apapun disekitar dia." Lanjut Avin menjelaskan lebih rinci. "Yah, aku tidak punya bukti dan itu hanya beberapa tebakanku kalau dia yang menyebabkan kakakku diambil. Mungkin aku salah sangka-"

"Tidak!" Pekik Elle dengan mata tajam. Pikirannya seolah terbuka saat ini. "Kau tahu siapa nama perempuan itu?" Tanya Elle.

"Shaya aku rasa?" Ucap Avin ragu, meski ia terkejut karena Elle tiba-tiba memotong ucapannya.

"Shaya!" Pekik Elle lagi, kedua matanya melebar. Memang dia! Benar, ia membangkitkan kekuatan unik 'Ilusi Rubah'. Elle ingat betul di kehidupan sebelumnya Shaya melambung tinggi dengan kemampuan uniknya ini. Dia mungkin baru saja terbangun, itulah kenapa kekuatannya terbatas pada orang-orang seusia Darrion dan hanya bisa mempengaruhi satu orang setiap harinya.

"Ada apa kakak?" Tanya Avin bingung, bahkan Sam dan Luca juga mengangkat kepala menatap Elle.

"Ilusi Rubah, jenis kemampuan ilusi yang dapat mempengaruhi pikiran orang lain, membuat orang lain melihat dan percaya akan apa yang diinginkan pemilik kekuatannya. Shaya mungkin punya kemampuan ini." Ucap Elle serius.

"Jadi itu benar gara-gara dia!" Ucap Avin penuh dendam. Matanya terlihat gelap dan tajam, terlihat sangat marah.

"Tenang, Avin... Aku dan paman Jergh punya beberapa rencana untuknya. Besok malam, mungkin dia akan bertindak. Ayo tunggu waktunya tiba nanti, kita akan memberinya beberapa pelajaran." Jelas Elle dengan senyum sinis. Membuat Sam dan Luca saling menatap dengan ngeri.

**

1
azka aldric Pratama
hadir 😁
Windy Hapsarini
lanjut Thor 🥰🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!