NovelToon NovelToon
Istri Tersembunyi Dokter Galak

Istri Tersembunyi Dokter Galak

Status: sedang berlangsung
Genre:Wanita Karir / Perjodohan / Dijodohkan Orang Tua / Romansa / Dokter Genius / Kaya Raya
Popularitas:8.5k
Nilai: 5
Nama Author: Ocean Na Vinli

Tak pernah terlintas di benak Casey Cloud bahwa hidupnya akan berbelok drastis. Menikah dengan Jayden Spencer, dokter senior yang terkenal galak, sinis, dan perfeksionis setengah mati. Semua gara-gara wasiat sang nenek yang tak bisa dia tolak.

"Jangan harap malam ini kita akan bersentuhan, melihatmu saja aku butuh usaha menahan mual, bahkan aku tidak mau satu ruangan denganmu." Jayden Spencer

"Apa kau pikir aku mau? Tenang saja, aku lebih bernafsu lihat satpam komplek joging tiap pagi dibanding lihat kau mandi." Casey Cloud.

Di balik janji pernikahan yang hambar, rumah sakit tempat keduanya bekerja diam-diam menjadi tempat panggung rahasia, di mana kompetisi sengit, dan kemungkinan tumbuhnya cinta yang tidak mereka duga.

Mampukah dua dokter dengan kepribadian bertolak belakang ini bertahan dalam pernikahan tanpa cinta ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ocean Na Vinli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jadi Boomerang

Perkataan Casey menyulut emosi Dea seketika. Pandangan Dea seketika beralih ke arah Jayden. "Jayden, apa maksud perkataan Casey barusan!?"

Jayden pun melebarkan mata sekarang. Karena Casey telah membuat ruangan menjadi gaduh.

"Dokter Casey, keluar sekarang!" Alih-alih membalas, Jayden malah beranjak dari kursi sambil memberi perintah pada Casey.

Casey yang sengaja memancing adanya perkelahian antar pasangan kekasih itu. Dengan senang hati keluar dari ruangan.

'Mampus kau, makanya jangan cari gara-gara sama aku.' Sebelum keluar Casey bermonolog di dalam hati sambil tersenyum penuh kemenangan.

Selepas Casey keluar dari ruangan, Dea semakin melototkan mata.

"Jayden, jelaskan sama aku, katakan kalau dia membual barusan! Cepat katakan! Kenapa Casey bisa melihat burungmu! Sedangkan aku nggak pernah melihat burungmu itu hah?! Apa kau berselingkuh dariku! Apa jangan-jangan kau dan dia ...."

Dea yang biasanya bersikap lemah lembut dan selalu mengalah, hari ini tampak marah besar. Dea mempunyai alasan untuk marah. Sebelum-belumnya dia tak berani melawan. Namun, hari ini dia tak dapat mengontrol emosinya di hadapan Jayden.

Keduanya sudah delapan tahun menjalin hubungan, dari kuliah sampai berkerja sekarang.

Bersentuhan? Jangan di tanya, Jayden hanya pernah mencium Dea dua kali saja, itu pun di kening dan pipi. Berpelukan? Hmm, apalagi ini, dalam beberapa tahun terakhir hanya lima kali, itu pun Dea harus pura-pura sakit demi mendapat perhatian Jayden.

Dea pernah mengajak Jayden making love. Tapi, Jayden selalu menolak. Entah apa alasannya Dea pun tidak tahu.

Dea hampir saja menyerah, tapi saat mengetahui Jayden anak konglomerat dan menjadi salah satu pewaris spencer general hospital. Tentu saja Dea terpaksa bertahan sampai sejauh ini. Dea tidak mau kehilangan Jayden! Meskipun jarang mendapatkan perhatian seperti pacar pada umumnya. Jayden memang terkenal dingin dari dulu, galak, dan perfeksionis.

Tak apa-apa asal jadi menantu kaya raya nanti. Apa Dea pernah diajak  berkenalan dengan orang tua Jayden? Jawabannya pernah tapi satu kali saja, waktu itu orang tua Jayden terlihat bersikap biasa saja padanya. Dea sempat bertanya apa orang tua Jayden suka padanya dan bertanya kapan Jayden akan menikahinya?

Jayden hanya bilang "suka" "sabar dan tunggu waktu yang tepat"

Jayden mendesah cukup panjang. "Ini nggak seperti yang kau bayangkan, Casey memang kemarin sempat melihat burungku tapi–"

"Tapi apa?!" teriak Dea, tanpa sadar dengan dada bergemuruh kuat.

Mendengar Dea berteriak, tatapan Jayden berubah jadi tajam.

Dan Dea baru sadar dengan reaksinya barusan, kemudian buru-buru mengubah ekspresi wajah.

"Dea, aku nggak suka kau teriak-teriak, aku belum selesai ngomong, tapi kau langsung menyela aku, aku nggak suka sikap kau yang begini, sangat kekanak-kanakkan sekali, kalau kau nggak mau dengerin penjelasan aku, mending keluar dari ruanganku sekarang, intinya apa pun yang Casey katakan tadi nggak seperti yang kau bayangkan." Pelan dan datar intonasi suara Jayden. Namun, mampu membuat Dea mendadak panik.

"Jay, aku minta maaf ...." Dea hendak menyentuh tangan Jayden. Namun, Jayden segera menangkis tangannya kemudian duduk lagi di kursi.

Kalau sudah begini, sudah dapat dipastikan Jayden tidak mau diganggu atau pun dibantah. Dea sudah hapal betul sikap kekasihnya itu.

"Jangan sampai aku mengulangi perkataanku, keluar sekarang, masalahmu dengan Casey selesaikan sendiri," kata Jayden kembali.

"Baik, aku minta maaf Jay, jangan marah lagi ya, aku kebawa emosi tadi."

Jayden tak membalas, malah menyentuh keyboard di depan.

Dea hanya dapat menahan kesal sambil mengumpat di dalam hati.

'Sialan! Sepertinya wanita jal*ng itu sengaja membuatku bertengkar dengan Jayden!'

Casey, yang sejak tadi masih berdiri, menguping pembicaraan antar pasangan kekasih itu atau lebih tepatnya suami dan kekasihnya itu, buru-buru melangkah pergi dari situ dan bergegas turun ke lantai satu.

"Fiuh, hampir saja, orang pacaran kok kayak gitu ya? Nggak kayak abangku dan kakak iparku, nggak seru banget, nggak kayak adegan sinetron gitu uh," gumam Casey terheran-heran dengan obrolan Jayden dan Dea seperti bukan pasangan kekasih pada umumnya.

Di saat Casey sedang termenung. Dia dikagetkan dengan suara seseorang yang pernah sempat hinggap di hatinya dulu.

"Casey." Siapa lagi kalau bukan Elang.

"Eh." Casey spontan membalikkan badan lalu memasang wajah tak bersahabat.

"Iya, ada apa?" tanya Casey sedikit ketus sambil melipat tangan di dada.

Elang menarik napas panjang sesaat. "Apa kau marah denganku?"

Casey mendelik tajam dan mengumpat di dalam hati.

'Pertanyaan yang seharusnya tidak Anda lontarkan wahai Tuan Elang!'

"Menurutmu sendiri, gimana Lang?" Casey balik bertanya, mukanya sangat kesal, hingga Elang baru sadar bahwa kepergiannya secara tiba-tiba kala itu menorehkan luka di hati Casey.

"Casey, aku minta maaf kalau pergi tiba-tiba tanpa kasi kabar, soalnya waktu itu aku juga dipaksa nikah sama keluargaku dan aku merasa nggak pantas bersanding denganmu."

Elang diam-diam tahu kalau Casey anak konglomerat. Sejujurnya dia juga menyukai Casey tapi karena status sosial, Elang insecure. Dan memilih pergi dari hidup Casey. Lalu secara kebetulan juga dijodohkan sama orang tuanya dengan puteri seorang kyai.

"Ya tenang kok, aku sudah maafkan, tapi aku agak kesal, pertama kali ketemu kau malah nanya kabar dengan muka nggak bersalah gitu, sudahlah semua sudah berlalu, aku anggap kita jangan bertemu lagi," Casey berkata tanpa basa-basi.

Elang mendadak murung. "Iya, aku minta maaf soalnya bingung juga kemarin mau ngomong apa, aku nggak janji, soalnya istriku mau rawat inap di sini, dia kena kanker otak Casey."

Sontak perkataan Elang, membuat Casey membelalakan mata. "Istrimu sakit?"

Elang mengangguk lemah.

"Astaga, di mana sekarang istrimu?" Panggilan jiwa Casey seketika muncul. Sorot matanya yang semula dipenuhi kekesalan berubah jadi lembut.

"Dia ada di–"

"Hmm, Pak Elang, istri Anda cari Anda dari tadi!" Belum juga Elang menuntaskan kalimat, Jayden muncul dari belakang bersama wanita berjilbab yang tubuhnya tampak kurus dan wajahnya terlihat tua.

Casey dan Elang sangat terkejut. Dengan serempak menoleh ke sumber suara.

Melihat Ara, Senyum Elang langsung mengembang. Dia buru-buru menghampiri Ara.

"Sayang, kenapa keluar?" tanya Elang dengan hati-hati meraih tangan Ara.

"Cari udara segar Mas, apa ini Casey?" Ara melempar senyum hangat pada Casey.

Casey kebingungan sekaligus terkejut dengan ucapan Ara. Sebab dia tak pernah bertemu Ara tapi mengapa Ara seolah-olah mengenalnya.

"Iya, maaf aku keluar sebentar, aku sudah melakukan apa yang kau katakan tadi, Casey perkenalkan ini istriku, namanya Ara, jangan heran, aku sudah memberitahu dia perihal kita." Elang langsung menanggapi.

Terjawab sudah kebingungan Casey.  Dan dia tampak canggung sekarang. Casey pun menjabat tangan Ara.

Ara terlihat antusias menyambut uluran tangan Casey. "Karena sepertinya hidup aku nggak lama lagi, gimana kalau dokter Casey menikah sama suamiku nanti."

"Ara!" Celetukan Ara tiba-tiba membuat Elang melebarkan mata.

Casey dan Jayden tak kalah terkejutnya.

"Ngomong apa sih?! Nggak usah aneh-aneh," kata Elang.

Tapi Ara malah cengengesan. "Mas, jangan marah dong, lagipula aku hidup–"

"Nggak usah ngomong aneh lagi, Ara!" Elang tampak kesal.

"Iya Bu Ara, nggak boleh ngomong aneh-aneh, Bu Ara pasti sembuh nanti, lagipula saya sudah punya pacar," timpal Casey sambil melempar senyum kaku.

Casey terpaksa berbohong sama Elang dan Ara. Dia tak mau ikut dalam drama yang diciptakan Ara. Baginya hubungan dia dan Elang sudah selesai.

"Pacar?" Jayden yang berada di sekitar sejak tadi, tiba-tiba ikut nimbrung.

Casey hanya melirik tajam.

"Yah, terlambat deh." Ara terlihat murung kemudian menatap Elang dengan raut wajah sedih.

"Iya, Bu Ara sebaiknya beristirahat dulu ya, Elang cepat bawa istrimu ke ruangan, sebentar lagi perawat mau infus dia," kata Casey lagi.

"Tuh dengar, yuk kita masuk ke dalam." Elang pun mengajak Ara ke ruang rawat inap.

Selepas kepergian Elang dan Ara. Jayden mendekati Casey.

"Aku pikir Pak Elang pacarmu, ternyata bukan." Semula Jayden mengira pasiennya bernama Ara adalah kakak atau sanak saudara Elang karena wajah Ara terlihat lebih tua. Tapi, Elang tiba-tiba memanggil Ara dengan sebutan "sayang" tadi.

"Jadi siapa pacarmu?" sambungnya.

Casey mendelik tajam. "Rahasia," katanya hendak melangkah pergi.

Namun, Jayden menahan tangan Casey sambil celingak-celinguk ke segala arah, memastikan apa ada orang di sekitar, dan sepertinya aman.

"Apaan sih? Aku mau pergi ke habitatku sekarang," ucap Casey, mulai kesal kala Jayden malah menahannya tanpa sebab.

"Aku belum selesai bicara denganmu, siapa pacarmu?" tanya Jayden tampak amat sangat serius.

"Bukan urusanmu, yang pasti pacarku itu lebih tampan, lebih tinggi, lebih tajir dan berasal dari Korea Selatan! Lepaskan tanganku sekarang!" sahut Casey asal sebut, sambil menghempas tangan Jayden. Kemudian berjalan cepat ke lorong lain.

Jayden terperangah tanpa sadar memanggil Casey dengan raut wajah menahan kesal. "Casey!"

"Siapa pacar dia? Apa Idol? Nggak mungkin kan?" gumam Jayden kemudian.

Jayden menggeleng cepat. "Astaga aku kenapa sih, kalau pun Casey pacaran bukan urusanku," katanya lagi berbicara pada diri sendiri.

Jayden pun bergegas melanjutkan aktivitasnya dan pulang dari rumah sakit, langsung pergi ke tempat praktiknya.

Sementara itu, pada pukul delapan malam. Casey sampai di rumah. Tadi dia cukup lama di rumah sakit karena harus menunggu shift malam Bobby yang mengalami macet di jalan.

Sesampainya di rumah, Casey langsung bergerak cepat pergi ke kamar mandi, ingin mandi. Akan tetapi baru saja menekan tombol air di dinding.

Casey dibuat kebingungan sebab air tak mengalir.

"Loh kok nggak ada airnya, nggak mungkin air habis kan." Di balik kaca, Casey yang sudah telanjang bulat mendadak manyun.

Casey pun bergegas keluar dan menghubungi asisten rumah, menggunakan telepon kamar.

"Hallo, Pak Tarno ini kenapa air di kamarku nggak jalan? Apa ada perbaikan atau apa?"

Tarno, selaku kepercayaan dan orang yang sudah lama berkerja di rumah Jayden tidak langsung menanggapi. Di ujung sana malah terdengar samar-samar suara batuk seseorang.

"Pak?" Kening Casey tampak berkerut kuat sekarang.

"Um itu Non, salurannya lagi diperbaiki, Non mandi saja ke kamar Den Jayden."

Belum sempat Casey menanggapi, Tarno langsung menutup panggilan.

"Lah?" Casey mendadak bengong.

"Ah sudahlah, lagipula Jayden belum pulang juga kan." Casey yang sudah sangat gerah. Akhirnya menuruti perkataan Tarno.

Menggunakan pintu kamar mereka. Casey bergegas pergi ke ruang sebelah.  Memakai handuk dan kacamata beningnya yang jarang dia lepas meskipun di rumah. Casey hanya melepas kacamatanya ketika mandi dan tidur.

Casey langsung membersihkan diri. Tak berselang lama, Casey telah selesai mandi, kemudian tangan kanannya bergerak meraih handuk yang dia digantung di luar pintu. Namun, Casey nampak keheranan kala benda yang di butuhkannya sekarang tidak ada.

"Mana handukku? Apa jatuh?" Dengan keadaan basah dan telanjang bulat, Casey pun menyambar kacamata yang diletakkan di tepi wastafel lalu keluar dari kamar mandi.

Namun, baru saja kakinya bergerak keluar, mata Casey seketika melebar.

"Jay–den, ke–napa kau ada di sini ...."

1
Dian Rahmawati
Indra jahat banget
Ariany Sudjana
iya betul, cuma dirahasiakan, jadi ga ada yang tahu kan kalau Casey itu istri sah Jayden 🤭😄
Ariany Sudjana
semoga bisa tertangkap Dea dan indra
Dian Rahmawati
indra jahat nih sama si dea
Ariany Sudjana
bukannya kamu yang jalang yah Dea? 🤣🤣🤭🤭
Nnar Ahza Saputra
lanjut kak... 🤭
Mak Lyly
sebel deh sama para dokter yg suka gosip apa lg dr indra laki2 kok lambe.. ini ya bukan gaya dokter ada waktu langsung gosip ini gaya orang penganguran yg tiap pagi ngeriung lihatin orang berangkat kerja 👊
Inah Ilham
wong wedok aneh... harusnya bangga dong punya cowok yg menjaga kehormatan seorang wanita, lah iki kok malah pingin.... ah sudahlah
O: Dea agak2 kak 🤭🙏 jelas beda sama Casey makanya hubungannya dengan Jayden nggak direstui sama ortu Jayden
total 1 replies
Ariany Sudjana
Dea kamu bilang Casey jalang, lho bukannya kamu yang jalang murahan yah?
muna aprilia
lanjutkan
Mak Lyly
apaan si dea tuh gk ada ahlak sama sekali main siram saja..
MomRea
Casey baru di gempur Jayden Lo Hannah, pake nanya lagi 😄😄😄
hansen
Jayden mahu modus 15menit🤣
hansen
baru ini novel yg nga ada malu2 nya pengen berhubungan suami isteri🤭
O: Jayden kaku harap maklum ya 🙏🤭
total 1 replies
Mak Lyly
mau buka paket ya🤣
Mak Lyly
ayaaaah kenapa nenek masuk nya cepat siih padahal biarkan mereka bertarung dulu biar jayden di kasih pelajaran 🤭
Ariany Sudjana
Jayden kamu dokter, tapi ga tegas. kamu menikah dengan Casey, tapi kamu pacaran sama Dea, yang hanya mengincar harta keluarga kamu saja. tapi kamu tidak ijinkan Casey dekat sama orang lain, suami macam apa kamu?
Ariany Sudjana
Casey kamu dokter, kalau Jayden ga menganggap kamu sebagai istrinya, tinggalkan saja Jayden, daripada kamu makan hati, karena kamu hanya dianggap pelakor dalam kehidupan Jayden dan Dea
hansen
jujur aja la pada keluarga mu Casey, untuk apa bertahan pada akhirnya kamu akan di anggap orang ketiga perosak hubungan,
hansen
pisah aja Casey,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!