NovelToon NovelToon
Dokter Cantik Milik Mafia Kejam

Dokter Cantik Milik Mafia Kejam

Status: tamat
Genre:Action / Mafia / Romantis / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 4.7
Nama Author: Tessa Amelia Wahyudi

Clara, seorang dokter cantik yang bertugas di sebuah rumah sakit swasta harus menghadapi seorang pasien yang sangat menyebalkan.

Pasien ini membuat keributan di ruangannya pasca siuman setelah menjalani operasi pengangkatan sebagian jaringan hatinya yang rusak.

Robert Kingston seorang mafia kejam yang tiba-tiba harus berhadapan dengan seorang dokter yang sama sekali tidak takut dengannya.

Bahkan dokter perempuan itu berani mendebatnya dan sampai memukul lengannya saat wanita itu ingin mengganti perban bekas luka operasinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tessa Amelia Wahyudi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DCMMK. 10

Mendapatkan undangan pernikahan atas nama Clara de,ngan seorang laki-laki yang di kenalnya membuat Ferarri marah.

Bukankah ayahnya yang bernama Miguel sudah menjodohkan mereka berdua. Lalu bagaimana bisa tiba-tiba saja dia mendapatkan sebuah undangan pernikahan wanita itu dengan seorang laki-laki yang sangat di benci olehnya.

Bahkan yang membuat Ferarri semakin tidak habis pikir ketika laki-laki itu langsung yang mengantarkan undangan tersebut untuknya.

"Aku tau kau terkejut, tapi seperti yang kau ketahui bahwa aku selalu berada satu langkah di depan mu Ferrari." tutur Robert dengan senyuman mengejek mantan rekan kerjanya itu.

"Apa maksudmu melakukan hal ini Robert? Jangan katakan kau melakukan hal ini karena untuk membalas ku?" tebak Ferrari karena dia tau seberapa bencinya Robert pada dirinya.

Mendengar penuturan Ferrari membuat Robert ingin tertawa.

"Kau mengenal diriku dengan sangat baik, bung. Sayangnya kau yang mengkhianati ku. Kau tau, aku tidak akan pernah melupakan hal itu sampai kapan pun!" sentak Robert yang masih mengingat bagaimana laki-laki bajingan ini membuat kakaknya depresi.

"Berapa kali aku harus mengatakan bahwa aku tidak melakukan pa pun pada kakakmu Robert. Aku tidak terlibat apa pun dengan kematiannya!" jelas Ferarri karena dia memang tidak pernah terlibat dalam masalah kematian kakaknya Robert.

"Aku memang tidak menemukan bukti apa pun tentang dirimu yang terlibat atas kematian kakak ku. Tapi aku yakin jika dia mengakhiri hidupnya karena dirimu." ujar Robert yang masih meyakini jika kematian kakaknya berhubungan dengan Ferarri.

"Astaga, mau sampai kapan kau percaya dengan semua pikiran mu itu hah? Aku tidak pernah mengencani kakak mu dan aku juga tidak tau siapa ayah dari anak yang di kandungnya. Aku hanya menemukan dirinya sudah tergeletak di jalan dan aku membawanya ke rumah sakit. Setelah itu aku juga tidak tau apa yang terjadi padanya hingga memilih untuk mengakhiri hidupnya seperti itu. Jika memang semua ini masih tentang surat yang di tinggalkan kakakmu saat menulis nama ku di sana, aku tegaskan sekali lagi jika aku tidak terlibat sedikit pun!" ucapnya yang terus berusaha untuk menjelaskan apa yang terjadi sebenarnya tidak sama dengan apa pun yang Robert pikirkan.

"Ingat satu hal Ferarri, aku akan merebut apa pun yang akan menjadi milikmu. Siapa pun wanita yang dekat dengan mu dan akan menjadi wanita mu nanti, kau akan merasakan kehilangan. Aku bersumpah untuk itu. Aku akan merebut setiap kebahagiaan mu karena ku penyebab kematian kakak ku!" tegasnya sekali lagi yang membuat Ferarri semakin frustrasi menghadapi mantan rekan sejawatnya ini.

"Jangan libatkan siapa pun dalam permasalahan ini Robert. Termasuk wanita itu. Aku memang tidak mengenal Clara dengan baik, tapi aku yakin dia wanita baik-baik. Jangan melibatkan dirinya dalam permasalahan ini." tutur Ferarri yang berharap jika Robert mau berpikir dengan jernih untuk semua ini.

"Bukan urusanmu!" jawabnya dan langsung pergi meninggalkan Ferarri begitu saja setelah merasa bahwa dirinya sudah selesai dengan semua itu.

Entahlah, ketika Robert berada di dalam mobilnya, dia kembali teringat akan di mana kakaknya yang memilih untuk mengakhiri hidupnya hanya karena tidak ingin orang lain merasa malu karena dirinya.

Andai saja waktu itu kakaknya tidak memilih untuk bunuh diri. Mungkin saat ini Robert mari memiliki saudara. Kenyatannya dia sudah kehilangan segalanya.

Orang tua, dan juga saudara. Sejak saat itu dia memilih untuk menjauh dari yang namanya keramaian karena dia tidak ingin mengingat setiap moment di mana hidupnya terasa bahagia sebelum malam petaka itu datang.

Saat dia termenung di dalam mobilnya, tiba-tiba saja ponselnya berdiri dengan itu panggilan masuk dari Clara.

"Ya, honey?" sapanya ketika sambungan telepon mereka terhubung.

"Katakan apa maksudnya semua ini? kenapa tiba-tiba banyak orang yang datang ke apartemenku. Mereka mengatakan bahwa nanti malam ada pesta yang harus dihadiri olehku. Aku tidak memiliki janji apapun. Lalu kenapa tiba-tiba mereka bisa datang ke apartemenku?" tanya Clara karena dia terkejut ketika ada beberapa orang yang datang ke apartemennya dengan membawa berbagai macam bentuk gaun yang katanya untuk dipakai olehnya.

"Oh, mereka sudah datang. Baguslah. Aku hampir saja ingin merobohkan butik mereka jika sampai mereka tidak datang untukmu."

"What?!" pekiknya terkejut ketika mendengar apa yang Robert katakan.

Apa-apaan laki-laki ini? kenapa dia bisa mengatakan hal seperti itu dengan begitu mudahnya. Padahal saat ini Clara terlihat marah dan juga kesal.

"Jam 5 sore nanti aku akan menjemputmu karena kita akan menghadiri acara dari salah satu rekan kerjaku. Kau harus terlihat sempurna, karena jika sampai mereka tidak membuatmu terlihat memukau malam ini, maka aku tidak akan segan-segan menutup hati mereka!" ucapnya dengan penuh ancaman.

Clara sendiri semakin tidak habis pikir dengan laki-laki ini. Bagaimana cara menjelaskan pada Robert, bawa apa yang dilakukannya itu salah.

"Halo, Robert hey, astaga..." dia benar-benar merasa frustrasi dengan semua ini.

Entahlah, Clara merasa bahwa hidupnya jungkir balik setelah mengenal Robert. Laki-laki dengan segala tingkah anehnya itu berhasil membuatnya merasa kesal.

"Bagaimana ini, nona?" tanya salah satu dari mereka memberanikan diri untuk bertanya pada Clara.

Karena jujur saja, Mereka takut mendengar ancaman Robert. Bagaimana jika laki-laki itu benar-benar menutup butik dan juga salah mereka. Entahlah, entah di mana lagi mereka harus mencari pekerjaan nantinya.

Melihat wajah mereka yang terlihat memelas begitu membuat Clara merasa kasihan hingga akhirnya dia mengatakan pada mereka untuk melakukannya.

"Lakukan saja. Jika tidak dituruti maka laki-laki itu akan bertindak sesuka hatinya nanti. Jadi selesaikan ini semua dengan cepat." ujar Clara dan akhirnya orang-orang di sana membantunya untuk bersiap pada malam ini Robert akan membawanya untuk menghadiri sebuah acara pesta.

Padahal dia tidak terlalu suka dengan acara-acara seperti itu. Tapi ini Robert, jadi dia harus menurutinya. Jika tidak maka akan banyak orang yang akan menjadi korban dari keegoisannya.

"Baiklah, terima kasih karena telah mempercayakan kepada kami, nona."

"Hem..." jawabnya biasa saja dan mereka mulai mengerjakan pekerjaan mereka.

Sementara Robert, dia juga melanjutkan pekerjaannya sebelum menghadiri acara pesta bersama dengan Clara.

Malam ini dia akan memperkenalkan wanita itu pada khalayak ramai, bahwa wanita yang bersamanya adalah calon istrinya.

***

1
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Lho ini sudah End apa ada gomana... kok ngegantung ceritanya.🤔🤔
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Joss Robert.... kirim hadiah spesial buat para antek² berlabel penyidik Bert.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Gaass basmi hama² berkedok apalaahhh apalaahh itu... Bert, 👍🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Robert peka banget instingnya sampe Lukisan dan maksudnya tau kalau ada sesuatu.🤭🤭🤭
Jimmy kalah cepet dari bosmu.😁
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Clara ini aneh tadi Robert mau menjelaskan ga mau di dengar dan sekarang malah tiba² menuduh aneh².... mau menang sendiri saja.. apa salahnya dengerin Robert sih
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Untung Ada Jimmy yang setia dan sigap, Bert... jadi masalahnya bisa dia hadepin sendiri.
mending jujur deh sekarang sama Clara biar masalah ga timbul melebar dan Dia bisa lihat situasi.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Waduh ada yang membuat kekacauan di saat Robert jauh di negaranya.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Heh malah sarapan yang Lain lebih dulu nih Bumil.🤭🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
🤣🤣🤣Mafia makan bubur ayam pinggir jalan, merakyat sekali Bert.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Eh sudah di Indonsaja.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Marahin saja Authornya Bert kalau sudah ga tahan dengan tingkah Clara karna yang buat Clara ngidam nyebelin kan Author.🤣🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Bener² di luar nurul tapi ada benarnya juga kata Robert semua harus dipikirkan karna kehampilan masih muda dan perjalanan cukup lama jadi nyari aman dan keselamatan baiknya nunggu semua siap Clara.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
kenapa ga coba Cari tau lewat medsos pak ketu sama wakil ketu buat cari tau info makannya jadi ga perlu repot² nyari jauh... mafia jadi Oleng gara² Pujaan hati.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Bika ambon ya kalau ga salah... Semangat Robert.🤭🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
kasihan juga Robert... Perempuan selalu mancing² tar yang di salahin laki² juga... sabar ya Robert.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Babby bener² full ngerjain Daddynya.... tapi bagus juga sih biar merekatkan Clara sama Robert karna dengan begitu mereka kompak untuk punya waktu berdua dan komunikasi lebih dekat dan bisa lebih saling mengenal satu sama lain biar ga timbul salah paham baru lagi kedepannya.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Wkwkkk rupanya Calon Baby juga merajuk sama Daddynya.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
bener Clara Mending mikirin diri sendiri saja dan Baby biar ga stress... dari pada mendengarkan penjelasan Robert yang telat..
padahal kalau seandainnya Robert bilang di awal kejadiannya ga akan rumit apa lagi kamu bilang cuma buat tau apa alasan si hama dulu pergi, tapi karna keputusan ceroboh nemuin dia sendiri jadi wajar Clara marah apa lagi di tambah hormon lagi ga stabil karna lagi hamil.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Hmmm hamil kayaknya.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Yap lanjutkan Clara.👍🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!