[Baca Season 1 Agar Paham Alur]
Season 2 Dari Cewek Berandal SMA
Genre: School, Comedy, Slice Of Life
Hari hari baru Vani dan ketiga orang temannya ( Agnes, Putri, Awani) di kelas Dua SMA, yang mereka jalani dengan suka riang dan tentunya banyak rintangan yang menghadang
[Next.. Jan lupa baca Cewek Berandal SMA 3]
_____________________________________________
WARNING!!
Cerita ini hanyalah Fiktif Belaka
____________________________________________
Bantu Author dengan Like, Comment dan Vote :)
Makasih dah Baca (≡^∇^≡)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Varha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CBS2_010
Selesai bersiap, Vani melangkah keluar dari rumahnya. Di depan rumah, ia terhenti, ("Hm.. Ke sana pakai apaan coba, aku kan nggak ada kendaraan") batin Vani
"Oh.. Sepeda" Ucapnya teringat. ia pergi menuju garasinya dan mengambil sepedanya, ("Tunggu, tempat biasa yang di maksud kak Belz dimana ya") ia mencoba mengingat sesuatu, ("Njerrr, mana kutahu yekan") ia memutuskan untuk kembali menghubungi Kim
"tutt."
"Halo Khakim" panggil Vani
'kenapa?' Tanya Kim dari telepon
"Tempat yang biasa itu dimana?" Tanya Vani
'Ahahahaa, kenapa tadi kamu nggak tanya? main iya aja' Ucap Kim dari telepon
"Biar kelihatan akrab lah, punya tempat favorite buat kumpul hehe" Ucap Vani
'dasar, mau kakak jemput?' Tawar Kim dari telepon
"Nggak perlu, aku bisa sendiri. Khakim bilang aja tempatnya dimana" Ucap Vani
'Yang benar? tapi hati hati ya. Tempatnya di ZS Restaurant' ucap Kim
"Siap khakim, see u later" ucap Vani. ia memutuskan panggilannya, "Hm.. Tumben Khakim bebasin aku. Dia nggak takut aku keluyuran apa", "Hehe, bagus deh" ia segera mencari alamat restoran itu di maps handphonenya. ia terkejut saat melihat jarak rumah dan tempat yang di tuju cukup jauh, "Anjirrr, jauhnya, di pinggir kota. masa malem malem gini aku naik sepeda sejauh itu"
Sebuah ide terlintas di pikiran Vani. ia langsung pergi menuju markas CRIFITY. Sesampainya di sana, ia dengan cepat masuk ke dalam markas, "JACK!!" serunya
"Berisik" seru balik Jack
"Sudah ku duga, kamu masih disini hehe" Ucap Vani Senang, "Mau makanan gratis? Aku traktir"
"Nggak laper. Pulang sana, udah malem masih keluyuran" Ucap Jack
"Kamu sendiri, ngapain disini?" Ucap Vani
"Besok libur, aku bisa main disini, ada komputer" Ucap Jack
"Yah.. Niatnya, aku mau ambil kaset game terbaru dari perusahaan Xinzi trus nanti aku pinjamin ke kamu. Kalau nggak mau, aku sendiri aja deh" Ucap Vani
"Tunggu! game dari perusahaan Xinzi?! Oke, Ayo jalan" Ucap Jack bersemangat
"Pilihan yang tepat" Ucap Vani senang
"Pakai mobil markas ya, aku cuma bawa sepeda soalnya" Ucap Vani
"hmm.." gumam Jack. Mereka berdua keluar dari markas dan menaiki mobil CRIFITY
"Tempatnya di ZS Restaurant, pinggir kota" Ucap Vani
"Jauh juga, makan di daerah sini aja lah" Ucap Jack
"Kan kasetnya di sana" Ucap Vani dengan ekspresi datar
"oh oke" Ucap Jack. ia melajukan mobilnya menuju Restoran. Satu jam mengemudi, mereka sampai di ZS Restaurant. usai memarkirkan mobil, mereka berjalan masuk ke dalam restoran. Mereka sedikit terkejut melihat restoran mewah yang mereka kunjungi
"woah.. tempat apa ini" Ucap Vani takjub
"Kamu belum pernah kesini?" Tanya Jack
"Hehe, mana mungkin aku makan di tempat beretika begini" Ucap Vani
"Beneran makan disini? Kamu punya uang?" Tanya Jack
"Kayak nggak tau aku aja" Ucap Vani bangga, ("Njirrr, tempat macam apa ini")
Vani menghampiri meja resepsionis dan menanyakan sesuatu pada pelayan restoran, "Ada yang bisa saya bantu nona dan tuan?" Tanya pelayan dengan sopan
"Reservasi atas nama Kim, dimana ya?" Tanya Vani
"mohon tunggu sebentar...." Ucap Pelayan restoran sembari mengecek daftar, "Anda, atas nama nyonya Vani?"
"Apa?!" Ucap Vani terkejut
"hustt, banyak yang lihat" Bisik Jack
("Nyonya matakau!") batin Vani kesal, "Ehem.. Maaf, saya tidak suka di panggil nyonya, saya ini masih muda, tidak perlu memanggil saya seperti itu. perasaan tadi udah manggil nona juga!"
"Mohon maaf atas kelancangan saya, saya bersedia untuk menebusnya" Ucap pelayan restoran sambil menundukkan kepalanya
"Nggak usah, kasih tau aja dimana tempat itu" Ucap Vani
"Reservasi atas nama tuan Kim, Di lantai tiga ruang VVIP nomor sepuluh. Ada di ujung lorong" Jelas pelayan restoran
("Kenapa jauh amat, ribet tau nyarinya") batin Vani, "Oke, nice info. Kuy Jack" Mereka berdua menaiki lift dan pergi menuju lantai tiga. Setelah sampai di lantai tiga mereka mencari ruangan yang dimaksud pelayan restoran
"Mana nih" Ucap Vani bosan sambil terus berjalan
"Katanya di ujung lorong, ayo cepat" Ucap Jack. Beberapa saat kemudian, mereka menemukan ruangan yang di maksud. Di depan pintu, Jack menghentikan Vani yang hendak membuka pintu ruangan itu, "Tunggu" Ucap Jack
"Apa lagi?" Tanya Vani lesu
"Kita mau ketemu siapa?" Tanya Jack
"Ceo Perusahaan Xinzi, trus minta kaset gamenya ke dia" Jawab Vani
"Hah? Ceo nya? Presdir Belz?" Tanya Jack terkejut
"Iya" Ucap Vani
"Tunggu, aku belum siap. Kenapa kamu bisa ketemuan sama dia?" Tanya Jack
"Karena dia teman khakim" Ucap Vani
"Khakim, kakak kamu?" Tanya Jack, ("Sepertinya aku pernah dengar nama Kim, tapi dimana. tapi Vani bilang Khakim bukan Kim. Pasti beda orang")
"Ayo masuk" Ajak Vani. ia membuka pintu ruangan itu
("heh? Wajah pria itu nggak asing") batin Jack saat melihat wajah orang orang yang ada di dalam ruangan itu
"Yahoo.. Kak Belz" sapa Vani senang. ia langsung menghampiri Kim dan Belz
"Vani, akhirnya datang juga" Ucap Belz senang sambil memeluk Vani
"Ahahaha, Kak Belz. Mana kasetnya?" Ucap Vani senang
"Kamu nggak kangen kakak ya? kaset doang yang dipeduliin" Ucap Belz murung sambil melepaskan pelukannya
("Nggak hehe") batin Vani, "Ahahaha.. Becanda Kak Belz, jelas kangen dong"
"Oh ya, aku bawa temanku. Dia juga suka game buatan Kak Belz" ia menoleh ke arah Jack, "sini, ngapain berdiri disitu"
"Oh iya" Ucap Jack. ia bergabung duduk di samping Vani, 'Van, aku pulang aja ya' Bisiknya pada Vani
"Jangan dulu" Ucap Vani, "Oh ya Jack, kenalin ini Kak Belz. Trus.. Kalau dia anggap aja gaada"
"Ahahahaaa" tawa Belz senang. Saat Vani menoleh kearah Kim, Kim menatapnya dengan tajam
"Ahahaha, Jack. Dia itu, Khakim. Kakakku yang terbaik" Ucap Vani sambil tersenyum. mendengarnya membuat Kim tersenyum kecil
"Kim Osamu, kakaknya Vani" Ucap Kim
"Hah? apa? Kim Osamu?!" Ucap Jack yang sangat terkejut. ia langsung menoleh ke arah Kim
"Kenapa kau terkejut? Ada yang aneh dengan namaku? Atau, apa kita pernah bertemu?" Tanya Kim
"Maaf, bukan. Ini pertama kalinya" Ucap Jack sopan sambil mengalihkan pandangannya, ("Dia itu, Kim Osamu. Presdir dari perusahaan DV, perusahaan termaju di negara ini. Dia juga, Pemimpin utama CRIFITY di seluruh negara ini. Ternyata dia kakak Vani, aku tidak menduganya!") batin Jack terkejut
senior apaan itu mau ngajak ke jalan yg benar
dia aja blm bnr kok😑😏😏
Awas sja, klo sampai mereka berantem gegara omongan mu😡😡😡
Makanya kalau bicara tuh di rem dikit biar gak kelewatan, mwahaha😆🤙🤙