Terpaksa Menikahi Mafia
SEAN DAN ANDREA MEMULAI KEMBALI !!
Cerita ini tentang kehidupan Andrea dan Sean setelah menikah.
Dibumbui ramantis serta kisah-kisah uwu dari Lyin&Dave serta Cessa&Alex
So, mau tau kek maba ceritanya?
KEEP READ BABY💚
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Another_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MUSIM 2 Part 10 : Negatif
Andrea keluar dari kamar mandi lalu menunjukan test packnya pada Sean,
“negatif” ujar Andrea pelan membuat Sean langsung menghampiri Andrea lalu memeluknya erat.
“tidak apa-apa sayang” kata Sean sambil mengelus kepala Andrea sayang, tanpa sadar Andrea menangis membuat Sean langsung menghapus air mata istrinya.
“jangan menangis em, mungkin Tuhan ada rencana lain. Kita harus sabar” ujar Sean lagi sambil tersenyum pada Andrea. sejak kapan Sean percaya Tuhan? Jawabannya sejak Andrea membalas cintanya, karena bagi Sean itu adalah hal mustahil Sean dapatkan, tapi Tuhan itu Maha Membolak Balikan Hati Manusia.
“tapi sudah dua....”
“sayang dengarkan aku, mau dua bulan, dua tahun, 2 abad aku tidak masalah. Asal kamu ada disisiku selamanya semua itu tidak masalah bagiku, anak? Tuhan pasti memberikan kita segera” ujar Sean sambil menggarut kepalanya yang tidak gatal karena ia tidak tau apa yang baru saja ia katakan, intinya Sean tidak keberatan kalau Andrea belum mengandung sekarang. Andrea tersenyum membuat Sean ikut tersenyum.
“sekarang kita tidur sudah malam” ajak Sean membuat Andrea menganggukan kepalanya,
Sean sedang rapat dikantornya dan sekarang Andrea sedang duduk ditaman belakang sambil meminum teh hijaunya. Andrea menghirup dalam-dalam udara lalu mengeluarkannya dengan perlahan. Andrea mengelus perutnya dan menatap perutnya dengan senduh.
‘kapan kamu akan hadir sayang?’ tanya Andrea pelan lalu mengusap air matanya yang tiba-tiba saja turun. Sudah hampir dua bulan tapi perut Andrea belum juga ada isinya membuat Andrea sedih karena Andrea sangat berharap ada calon buah hatinya dengan Sean diperutnya sekarang.
Andrea menghapus air matanya lalu menggelengkan kepalanya, Andrea mengingat perkataan Sean semalam. Mungkin Tuhan punya rencana lain, dulu sebelum kak Bryan lahir mami dan papinya harus menunggu 3 tahun. Lalu kenapa dia merasa sedih yang baru saja dua bulan? Benar, Andrea harus bersabar dan perbanyak usaha, haha.
Andrea menyesap teh hijaunya hingga habis lalu berdiri dari duduknya, ia mencuci gelasnya lalu masuk kedalam kamar. Andrea sangat mengantuk sekarang, ia butuh tidur.
Sean baru saja selesai dari pekerjaannya, ia masuk kedalam kamar karena tidak menemukan Andrea ditaman belakang. Senyum Sean mengembang ketika melihat Andrea, istrinya sedang tertidur pulas. Sean kembali keluar untuk mengambil laptopnya lalu bekerja didalam kamar sambil menunggu Andrea bangun dari tidurnya.
Sudah pukul 7 malam, Sean sudah selesai bekerja tapi Andrea belum juga bangun dari tidurnya. Sean sempat khawatir karena tidak biasanya Andrea tidur siang kelewatan hingga malam.
Sean pergi kedapur untuk memasak makan malam untuk Andrea, Sean memasak dengan cinta yang sangat besar. Setelah memasak Sean kembali kedalam kamar untuk membangunkan Andrea.
“sayang, bangun makan malam” ujar Sean pelan sepelan mungkinn sambil menggerakan lengan Andrea pelan.
“eggg....”
“makan malam sayang?”
“masih mengantuk!” ujar Andrea tetap memejakan matanya tidak mau membukanya.
“tetap saja kamu harus makan sayang”
“suapin!” pinta Andrea membuat Sean dengan senang hati melakukannya.
“tunggu sebentar ya sayang” ujar Sean kembali kedapur untuk membawakan makan malam untuk Andrea, jarang-jarang Andrea bermanja ria padanya. senyum Sean tidak hilang dari wajah tampannya.
AYO KITA SIMBIOSIS MUTUALISME, SALING MENGUNTUNGKAN SATU SAMA LAIN DENGAN MENABUR POIN KERCERITAKU. CERITA KU MASUK RETING TERUS AKU BAKAL SEMANGAT UP. JANGAN PAKAI KOIN PAKE POIN AJA KARENA BISA DIDAPATKAN DENGAN GRATIS! LIKE N KOMEN YANG MEMBANGUN JUGA PERLU!
To be continue,