Dave dikhianati oleh istrinya, dia melihat istrinya sedang bercinta dengan pria lain dengan mata kepalanya sendiri. Ternyata selama ini istrinya tidak mencintai Dave lagi hanya karena wajahnya buruk rupa dan miskin.
Ada luka bakar diwajah Dave membuat dia selalu mendapatkan banyak hinaan.
Malam itu dia sengaja dibunuh oleh selingkuhan istrinya. Sebuah keajaiban datang, Dave hidup kembali dengan memiliki wajah yang sangat tampan membuat banyak wanita tergila-gila padanya.
Ternyata sebuah cincin yang diberikan oleh seorang pengemis padanya telah mengaktifkan sebuah sistem kekayaan.
[Ding!]
[Tuan telah mengaktifkan sistem casanova, sistem akan membantu Tuan untuk menjadi kaya.]
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menginap Di Vila
Dave terpaksa harus menolong Monika, dia masuk ke dalam mobilnya, dan segera mengendarai mobil tersebut.
Namun ternyata ada salah satu pemuda yang melihat Monika masuk ke dalam mobil Dave, sehingga mereka segera mengejar mobil Dave.
Ternyata pemuda-pemuda itu semacam sekelompok gang yang suka urak-urakan, mereka tidak akan menyerah untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan, sehingga mereka menyediakan dua mobil untuk mengejar mobil Dave.
Kedua mobil itu mengejar mobil Dave dengan kecepatan tinggi.
Dave segera membelokkan mobilnya ke arah kanan jalan, saat melewati perempatan. Entah kemana tujuannya, dia pun tak tau.
Namun sialnya, para pemuda masih gigih mengejar mobil Dave. Mereka tidak sadar sudah saling mengejar dalam waktu kurang lebih 3 jam.
Buukk...
Dave merasakan ada sebuah mobil menabrak mobilnya bagian belakang. Dia mengeluh, "Astaga, ini mobil masih baru lho."
"Nanti aku ganti." ketus Monika.
Dave merasa kesal karena Monika masih saja bersikap angkuh padanya, padahal dia sudah menolongnya.
Dave mencoba untuk menurunkan kecepatannya.
"Lho kenapa kamu malah mengendarai mobil dengan pelan? Kita ke kejar dong!" Protes Monika.
Mobil sedan berwarna biru berhasil menyusul, lalu Dave menaikan kecepatan mobilnya kembali, menabrak pinggir mobil tersebut, sehingga mobil sedan berwarna biru itu oleng, menabrak trotoar.
Brakk...
"Wah kamu hebat sekali!" Monika berseru, dia tidak sadar sudah memuji Dave.
Dave hanya tersenyum smrik, dia melihat dari kaca spion, mobil sedan berwarna hitam masih mengejarnya.
Begitu sampai di perempatan jalan, Dave melihat di arah jalan sebelah kiri ada sebuah truk yang akan melintas, Dave sangat nekad untuk menyebrangi perempatan jalan itu.
Tanpa sadar Monika memeluk Dave, "Aaaa awas ada truk!"
Dengan cepat mobil Dave melesat melewati truk yang akan melintasi perempatan jalan itu. Lalu membelokkan arah laju mobilnya ke sebelah kiri.
Sedan berwarna hitam tidak bisa lagi mengejar Dave karena terhalangi oleh truk yang sedang melintasi perempatan jalan, parahnya di belakang truk itu terdapat tiga truk lagi, karena truk-truk itu melaju secara beriringan.
[Misi Tuan dalam menolong Monika sudah berhasil, uang 300.000.000 telah terkirim ke rekening Tuan.]
[Nama: Dave Aliando
Usia: 29 tahun
Baterai kekuatan fisik : 50 %
Ketampanan: 90
Pesona: 90
Omset Restoran: 350.000.000
Dana: 359.000.000
Level: 1.]
Monika segera melepaskan pelukan, dia mengutuk dirinya sendiri mengapa harus memeluk Dave. Seharusnya dia sebagai seorang artis harus terlihat elegan.
Dave mengigit bibir bawahnya saat merasakan dadanya tiba-tiba merasakan sesak, tapi dia harus berpura-pura baik-baik saja.
[Mulailah melakukan pendekatan, Tuan. Agar bisa mendapatkan charger.]
Dave sadar betul Monika adalah wanita target keduanya, jadi dia harus mencoba mengakrabkan diri dengan Monika. "Sebenarnya mereka siapa? Kenapa mereka mengejarmu?"
"Gak tau, tiba-tiba saja mereka menggangguku." Monika merasakan kejenuhan dengan kehidupannya, setiap kemana-mana pasti diburu fans, walaupun wajahnya ditutupi masker pun, tetap saja sering ketahuan.
"Kita ada dimana ini?" tanya Dave lagi, sambil fokus menyetir mobil. Dave merasa jalan yang mereka lalu terasa asing.
Monika memperhatikan suasana kota tersebut, kemudian dia terperangah. "Oh ini adalah kota J, disini ada sebuah pantai yang sangat indah, jarang sekali ada yang berkunjung ke pantai X, cocok untuk dijadikan tempat untuk menenangkan diri."
Pantai X adalah tempat yang menjadi kenangan untuk Monika dengan mantan kekasihnya. Monika dan Ryan sudah 4 tahun berpacaran, namun tiba-tiba Ryan memutuskan Monika begitu saja, membuatnya sangat terluka.
Begitu sampai di Pantai, Dave menyewa sebuah Villa yang ada dua kamar didalamnya.
[Uang 15.000.000 telah dipotong secara otomatis untuk biaya sewa Vila.]
[Nama: Dave Aliando
Usia: 29 tahun
Baterai kekuatan fisik : 50 %
Ketampanan: 90
Pesona: 90
Omset Restoran: 350.000.000
Dana: 344.000.000
Level: 1.]
Kemudian mereka makan malam bersama di Villa tersebut.
"Dompet dan handphone aku ketinggalan di lokasi syuting, tapi aku pasti akan menggantinya nanti atas kerusakan mobil dan biaya sewa Villa." ucap Monika, dia masih bersikap dingin pada Dave.
"Oh gak perlu, aku senang kok bisa bantu kamu."
Monika mengangguk saja, dia menikmati hidangan makan malamnya.
"Namaku Dave Aliando, siapa tau kamu penasaran padaku." Dave memperkenalkan dirinya.
Monika malah tertawa kecil, "Aku tau kamu sudah menolong aku, aku tau kamu sangat tampan. Tapi aku sama sekali tidak tertarik padamu."
Dave hanya tersenyum smrik, sudah dia duga sistem tidak akan mempermudahkan dirinya dalam menaklukkan target.
Mungkin karena dihati Monika masih ada Ryan, jadi dia sulit sekali untuk menerima kehadiran pria lain.
...****************...
Malam harinya, Monika sedang memainkan busa sabun di dalam bath up, dia ingin membersihkan seluruh tubuhnya.
"Hmm... dia memang sangat tampan, tapi tetap saja di hati aku cuma ada Ryan."
Monika masih berharap bisa kembali lagi pada Ryan, dia akan melakukan apa saja agar bisa kembali pada Ryan.
Setelah selesai membersihkan badannya, Monika meraih handuknya, dia menutupi badannya dengan handuk, handuk itu hanya menutupi badan dari dada sampai paha saja.
Monika keluar dari kamar mandi, dia berjalan dengan cepat menuju kamar, takut Dave melihatnya dalam keadaan seperti itu.
Mungkin karena kondisi lantainya yang licin, membuat Monika terpeleset, sehingga tubuhnya ambruk ke lantai, dan handuknya terlepas begitu saja.
"Arrrggghhh!" Monika meringis kesakitan memegang pinggangnya.
Dave saat ini sedang berada di dalam kamarnya, begitu dia mendengar suara rintihan Monika, Dave segera berlari menuju sumber suara.
"Kamu kenapa Mo..." Dave tak meneruskan perkataannya begitu melihat Monika yang sedang dalam keadaan telan-jang bulat. Membuat badannya terasa panas.
Monika segera meraih handuknya, lalu menutupi badannya, rasanya sangat malu sekali. Namun, ketika dia mau berdiri, kakinya terasa sangat sakit. "Ahh... kakiku!"
Dengan sigap Dave menggendong tubuh Monika, membawanya ke dalam kamar.
Monika sangat terkejut sekali. "Eh Dave, kamu mau apa?"
kasian jg istrinya jatahnya seminggu cm 1 hr 🤪