NovelToon NovelToon
Snow In Paris

Snow In Paris

Status: tamat
Genre:Ibu Mertua Kejam / Tamat
Popularitas:77k
Nilai: 5
Nama Author: Irma

Snow Tierra Arashi, seorang host terkenal yang menikah dengan seorang arsitek muda bernama Panutan Aaric Semesta.

Tak pernah terbayangkan sebelumnya, jika kehidupan pernikahannya ternyata jauh dari kata bahagia, lantara ibu mertua dan adik iparnya selalu ikut campur dalam persoalan rumah tangganya.

Akankah Snow akan bertahan dengan rumah tangganya atau ia justru akan kembali pada Calla Nirwana, mantan kekasihnya yang masih begitu mencintai Snow?

Selengkapnya hanya di novel Snow in Paris.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER - 10

Demi menjaga keutuhan rumah tangganya, Snow mencoba memahami posisi suaminya, ia memilih untuk bersabar menghadapi prilaku dan segala tuduhan ibu mertua yang di alamatkan kepadanya, sembari berharap semoga jika kelak dirinya di berikan kepercayaan untuk bisa hamil, ibu mertuanya akan menerima dirinya.

Snow mencari-cari informasi mengenai dokter kandungan terbaik se-DKI melalui internet, ia bertekat untuk lebih serius menjalan program kehamilan yang ke duanya. Setelah mendapatkan informasi dokter dan rumah sakit tempat dokter tersebut praktek, Snow pun melakukan pendaftaran via online, dan tak lupa Snow menghubungi suaminya.

"Aku masih ada meeting, tapi bagaimana jika kita ketemuan saja di rumah sakit? Nanti aku akan suruh supirku menjemputmu," ucap Aaric dari seberang telepon. "Atau kamu pakai mobil dan sopir mommy, kayanya mommy tidak keluar," ia mencoba mengusulkan alternatif lainnya yang lebih cepat dan mudah.

Sejak berhenti dari dunia entertainment, Aaric melarang Snow untuk pergi tanpa dirinya sehingga mobil pribadi milik Snow di berikan kepada adik kandung Snow.

"Tidak usah mas," tolak Snow. "Aku menunggu sopir mas Aaric saja." ia tak ingin meminjam apa pun dari ibu mertuanya, karena belum tentu di bolehkan dan yang pasti Astrid akan mengomelinya.

"Ya sudah aku suruh, mang Dadang berangkat sekarang ya, biar kamu tidak lama menunggu."

"Iya mas, aku siap-siap dulu ya, Assalamualikum." Snow pun mematikan sambungan teleponnya dan bergegas bersiap-siap.

Setelah di rasa penampilannya cukup dan ia pun sudah mendapatkan informasi jika supir suaminya telah sampai, Snow pun turun dari kamarnya. Begitu melewati ruang keluarga ia berpapasan dengan ibu mertuanya, Astrid memandangi Snow dari atas ke bawah, lalu kemudian dari bawah ke atas.

Snow tak mau mengambil pusing dengan tatapan sinis ibu meruanya, ia mengulurkan tangan hendak berpamitan dengan ibu mertuanya. "Mom aku mau..."

Belum sempat Snow melanjutkan kalimatnya Astrid sudah memotongnya. "Dasar wanita tidak tahu malu, suami sedang kerja kamu malah mau keluyuran. Bagaimana jika nanti anakku pulang lalu kau tidak ada di rumah? Istri durhaka kau ini," ucap Astrid sembari menepis tangan Snow.

"Aku justru mau pergi bersama mas Aaric, kami janjian ke dokter kandungan."

Astrid membuang wajahnya, menahan malu karena dugaannya ternyata salah. "Halah, buang-buang uang saja pakai program ini itu, kalau rahimmu subur tidak perlu pakai program apa pun akan mudah punya anak, bilang saja kalau kau mandul."

"Maaf mom, aku buru-buru. Assalamualaikum." Snow sama sekali tak mengindahkan ucapan ibu mertuanya, ia berlalu meninggalkan Astrid dan kediamannya yang seperti sangkar emas bagi Snow.

Snow menghela napas leganya ketika ia berada di mobil, ia membuka kanca jendela mobil agar lebih jelas melihat sekeliling, rasanya sudah lama sekali ia tidak keluar rumah. "Pak aku keluar sebentar ya," ucap Snow pada supirnya ketika mobilnya berhenti di lapu merah.

Ia memberikan sedikit uang yang ia miliki pada nenek-nenek yang usianya mungkin di atas 65 tahun yang tengah berjualan mainan di pinggir lampu merah. 'Hidup yang aku jalani saat ini tidak apa-apanya jika di banding nenek-nenek itu, jadi untuk apa aku berwajah masam hanya karena pernikahan yang aku jalani tidak sesuai dengan ekpektasiku? Toh mas Aaric sangat mencintaiku.' batinnya. Snow tersenyum sembari bergegas kembali masuk ke mobilnya. Beruntung saat diri masuk bertepatan saat lampu hijau menyala sehingga dirinya tak menimbulkan kemacetan.

Begitu tiba di rumah sakit, rupanya suaminya juga baru tiba. Snow tersenyum manis sembari menggandeng tangan Aaric. "Kayanya hari ini istriku sedang senang?" tanya Aaric penasaran karena sudah lama sekali ia tak melihat senyum di wajah istrinya.

Snow mengangguk. "Aku penasaran hal apa yang membuatmu senang?" tanyanya kembali.

"Aku bahagia karena akan menyambut kehadiran buah hati kita, " Snow mengelus perutnya dengan lembut. "Aku yakin sebentar lagi akan ada bayi di perutku, jadi aku harus bahagia menyambut kedatangannya."

Aaric tersenyum lega, melihat Snow bisa berdamai dan menerima dengan kondisi ibundanya, meski ia tahu ibunya sama sekali belum berubah, tapi ia percaya jika suatu saat ibundanya akan menerima Snow dengan sepenuh hati. "Aku pun bahagia memilikimu," gumam Aaric, ia merangkul pundak Snow memasuki ruang periksa.

Usaha tak mengkhianati hasil, tepat satu tahun usia pernikahannya dengan Aaric, Snow mendapat kejutan berupa dua garis biru di test pack yang ia gunakan untuk mengecek kehamilannya.

Snow membekap mulutnya dengan kedua tangannya, menahan dirinya agar tak berteriak kegiraan karena hasil tes tersebut, ia ingin memberikan kejutan saat perayaan wedding anniversarynya nanti malam.

"Byy lama banget sih di kamar mandinya, aku sudah telat nih... " teriak Aaric dari luar pintu kamar mandi.

Snow langsung menyembunyikan test pack tersebut ke sakunya, "Iya sayang." Snow membuka pintu kamar mandi. "Maaf ya, tadi aku sakit perut. Ya dudah kamu mandi gih, aku sudah taruh handukmu di dalam."

Tanpa Snow duga Aaric malah menarik dirinya kembali masuk ke kamar mandi. "Aku mau mandi sama kamu." Tanpa aba-aba Aaric melucuti baju tidur yang di kenakan oleh Snow.

Snow sangat panik karena test pack yang ia sembunyikan jatuh saat Aaric menarik paksa pakaiannya. Aaric tertegun beberapa saat ketika melihat dua test pack jatuh dari pakaian Snow.

Perlahan Aaric merjongkok dan mengambil kedua test pack itu, senyum wajahnya mengembang melihat ada dua garis biru tertera di layar kecil kedua test pack itu.

"Yah enggak jadi kejutan deh..." ucap Snow kecewa. "Tadinya mau aku kasih kasih saat dinner kita nanti."

Aaric berdiri dan merengkuh Snow ke dalam pelukannya. "Terima kasih sayang," ia menghujani Snow dengan banyak ciuman di wajah dan kepalanya.

"Tapi ini tidak jadi kejutan," Snow masih kecewa karena rencananya di gagalkan oleh Aaric.

"Iya nanti malam aku akan pura-pura tidak tahu, pokoknya kamu lanjutin aja sesuai sekenario yang kamu buat aku akan mengikutinya." Aaric mempererta pelukannya, ia teramat bahagia sampai-sampai ia enggan melepaskan istrinya.

"Mana bisa begitu mas," Snow memukul punggung suaminya dengan manja.

"Ya aku minta maaf, tapi aku benar-benar bahagia. Terima kasih sayang," ia kembali mengecup pipi Snow, dan membujuknya agar Snow tidak merasa bersedih lagi. "Hei, jangan lama-lama sedihnya ya, nanti bayi kita ikut sedih"

"Ini semua karena mas Aaric."

"Iya, aku minta maaf." sebagai wujud terima kasihnya atas kehamilan Snow, ia mengambil cuti satu hari untuk mengajak Snow berjalan-jalan sekaligus merayakan wedding anniversary mereka.

1
Mafaza Nurnadia
bagus
Ersa
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
kasih extra part nya ya thor Irma
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
happy ending ya ahkir nya Snow dapat kebahagiaan yg sesungguh nya
⏤͟͟͞͞R🍾⃝ sͩᴀᷞᴍͧsᷡʏͣѕ⍣⃝✰
wow anda gercep sekali pak👏👏👏
⏤͟͟͞͞R🍾⃝ sͩᴀᷞᴍͧsᷡʏͣѕ⍣⃝✰
owwwhhhhh co cweet 🥰🥰🥰
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
mudah"an acara nya berjalan lancar dan sukses sampai hari h nya ya Snow Calla
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
perjuangan mu sangat luar biasa Calla
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
apa Calla dan Snow akan bersatu ya??
༄⃞⃟⚡𝐀𝐧𝐠ᵇᵃˢᵉՇɧeeՐՏ🍻¢ᖱ'D⃤☪️
Ternyata hanya sinetron kirain terjadi lagi kepada istri Aaric yang kedua.... Alhamdulillah akhirnya snow hamil dan bahagia.....
༄⃞⃟⚡𝐀𝐧𝐠ᵇᵃˢᵉՇɧeeՐՏ🍻¢ᖱ'D⃤☪️
Akhirnya CLBK lah yang memenangkan hati Snow....setelah penantian panjang Calla....Snow berhasil ada dalam dekapannya ..Indahnya Snow In Paris
¢ᖱ'D⃤ ̐𝙽❗𝙽 𝙶
astaga mulur lentera tetep ya lemes amit😏tampan aja buat apa kalo hanya menyakiti 🤧
cinta akan tetap berpulang pada yang berhak walaupun sudah menikah kalau bukan jodohnya pastinya tetap bercerai juga
¢ᖱ'D⃤ ̐𝙽❗𝙽 𝙶
happy wedding buat snow dan Calla semoga bahagia selalu 😘😘😘😘akhir yang manis sukses selalu untuk karya kak Irma❤️❤️
⏤͟͟͞Rᵇᵃˢᵉ αииα 🅑αbу ՇɧeeՐՏ🍻
tak pikir tadi beneran istri aaric..ternyata cuma film...hadeeehh
⏤͟͟͞Rᵇᵃˢᵉ αииα 🅑αbу ՇɧeeՐՏ🍻
akhir yang membahagiakan buat snow dan calla..
⏤͟͟͞Rᵇᵃˢᵉ αииα 🅑αbу ՇɧeeՐՏ🍻
hhmmm..aku seneng liat snow bisa bahagia bersama calla..mungkin ini sudah jalanya..mengalami penderitaan demi kebahagiaan yang sesungguhnya
⏤͟͟͞Rᵇᵃˢᵉ αииα 🅑αbу ՇɧeeՐՏ🍻
perjuangan calla saat itu juga luar biasa snow..kamu jangan salah paham lagi ya
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Wah hebat mommy Astrid ternyata pandai berakting juga😊
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Sudah berpikiran negatif sama mommy Astrid, ternyata ini hanya sebuah adegan dalam film yang diperankan oleh mommy Astrid🤭
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Semoga kebahagiaan selalu menemani hari² Snow dan Calla. Kekuatan cinta akhirnya mempersatukan dalam ikatan pernikahan. Jodoh memang rahasia 😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!