Ketika pernikahan yang selama ini ku anggap sempurna,ternyata hanya sebuah kebohongan membuat kehidupan ku hancur lagi dan lagi.
Namun aku bertahan berharap bisa mengubah pernikahan palsu itu benar-benar nyata,namun semakin aku bertahan rasanya semakin aku jatuh dan hancur mengetahui lebih banyak hal yang lebih menyakitkan.
"Aku mau bercerai"
"Setelah kau membuat ku bergantung pada mu,kau ingin bercerai dengan ku?JANGAN HARAP!.KAU TIDAK AKAN BISA PERGI DARI KU SELAMANYA SAMPAI AKU MATI!"
"Kenapa tidak?,AKU AKAN PERGI SELAMANYA SAMPAI KAU TIDAK PERNAH MELIHAT KU SAMPAI KAU MATI!"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hantari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Masa lalu
Esok pagi,di kantor Oliver sekitar pukul sembilan.
Yasmine tiba-tiba datang ke kantor dan membuat keributan di depan resepsionis yang tidak membiarkan nya masuk.
"Kalian tidak tau aku siapa?!"
"Maaf, sebelumnya kami membiarkan anda masuk beberapa dari karyawan yang membela anda di keluarkan dari perusahaan,bahkan salah satu resepsionis yang paling membela anda juga di pecat secara langsung oleh CEO"
"Jadi tolong jangan mempersulit kami nyonya"
Yasmine begitu marah sekarang,Ia adalah tipe orang tempramen yang sangat mudah marah dan tersinggung.
Ia menelfon nomor Oliver,namun sama seperti semalam telepon nya juga tidak di angkat hingga membuat nya semakin marah.
"Apa jangan-jangan Alessia yang sekarang memegang ponsel Oliver?, Alessia beraninya kau"
Sementara itu di ruangan Oliver saat ini,Seorang pria dengan tubuh sedikit gemuk dan tinggi duduk di depan Oliver,terlihat menjelaskan sesuatu yang sangat serius.
Oliver mengepal tangannya begitu marah sekarang, ternyata benar kecurigaan nya beberapa tahun terakhir,hingga rasa sesal semakin menyelimuti dirinya.
13 tahun lalu
Oliver yang berusia 16 tahun,saat duduk di bangku kelas 2 SMA.
Saat itu penerimaan siswa baru kelas 1.
Sebagai ketua osis Oliver dengan anggota OSIS lainnya, ikut membantu pendaftaran penerimaan siswa baru.
Namun sebuah kejadian tak terduga terjadi di pagi hari,di hari pertama penerimaan siswa baru saat perjalanan menuju sekolah Oliver yang menggunakan motor tiba-tiba di hadang sekelompok geng motor berpuluh-puluh orang dengan alat-alat tumpul dan tajam.
Dan sebuah kebetulan itu adalah jalan gang sepi,gang menuju sekolah yang paling cepat dan sering di gunakan oleh anak-anak bandel yang suka terlambat.
Hari itu Oliver sengaja lewat di jalan itu,karna tugas nya sebagai ketua osis jadi guru-guru mempercayai nya untuk membereskan siswa-siswa yang nakal,yang suka datang terlambat atau cabut.
Oliver benar-benar sendirian saat itu,Ia adalah tipe siswa teladan di sekolah yang tidak suka membuat keributan atau ikut masuk ke sebuah komunitas geng motor atau semacam nya,namun Ia juga tidak pernah menyinggung siapapun tapi hari itu entah kenapa mereka seakan ingin membunuhnya.
"Hei tuan muda!,kau pasti bertanya-tanya kan kenapa kami menghadang mu kan?"
Oliver tak menjawab dan tidak turun dari motor nya,Ia hanya menatap lurus pada ketua geng yang berdiri di depan motor nya.
"Kau jangan pikir bisa lepas hari ini.Karna kami sudah mengamankan jalan ini agar sampai sore nanti tidak ada satupun yang lewat jalan ini"
"Huuu"
"Habislah kau di tangan kami hari ini"
"Tuan muda dari keluarga Dirgantara yang sangat sombong dan sok berkuasa hanya karna dirinya sebagai ketua osis?"
"Langsung saja,apa alasan kalian dan apa yang kalian inginkan?"
Dengan sikap tenang tanpa rasa takut sedikitpun,Oliver mengahadapi ketua geng itu.
"Wah benar-benar sangat berani dan tidak takut apapun ternyata"
"Kesombongan dan kepercayaan diri mu yang tinggi itu akan hilang hari ini juga"
"Kau akan ketakutan seumur hidup mu setelah ini"
"Dan satu-satunya garis keturunan keluarga Dirgantara akan hancur!"
Oliver justru semakin curiga,alasan orang-orang itu ingin melukai nya."Siapa yang menyuruh kalian?"
"Dia adalah sepupu mu, kemarin kau membuat nya keluar dari sekolah karna ketahuan merokok dan cabut, orangtuanya juga sangat marah besar bukan hanya pada nya,tapi kamu!"
"Jadi paman mu sendiri yang meminta kami untuk membuat mu lumpuh total seumur hidup!,Dia meminta kami untuk mematahkan kaki mu dan tangan mu,juga mencongkel satu mata mu!"
Oliver tidak begitu terkejut,karna paman nya yang merupakan adik tiri dari papanya itu memang selalu berusaha menyingkirkan nya,tapi siapa sangka dia benar-benar melakukan nya seperti ini.
Karna tidak menduga itu terjadi,Ia juga tidak memiliki persiapan, ponselnya yang ada di dalam tas di tarik paksa oleh mereka,bahkan merusak seluruh isi tas nya hingga memecahkan ponselnya.
Ia juga di tarik paksa turun dari motornya,Ia melawan namun segera di pegangi oleh orang-orang itu sampai sepuluh orang,hingga benar-benar membuat nya tidak bisa melawan mereka.
Bahkan Ia di pegangi oleh mereka,dan kemudian ketua geng mereka memukuli perutnya,hingga memukul tubuhnya dengan balok kayu.
Ia sampai mengeluarkan banyak darah,hingga di saat terakhir ketua geng kelompok itu mengambil sebuah batang besi yang di bawa oleh mereka.
Melayangkan nya ke atas dan menatapnya dengan wajah mengerikan.
"Matilah kau sekarang!!!..."
""BERHENTI!!!!!!"
Namun sebuah suara yang melengking dan nyaring menghentikan hal itu,hingga semua orang melihat ke sumber suara.
"Aku sudah melaporkan pada polisi, Aku juga sudah merekam perbuatan kalian!,aku pastikan dari keluarga manapun kalian, reputasi dan hukuman kalian tidak akan mudah!!"
Hingga suara sirene mobil polisi benar-benar bersuara dan mendekat,hingga membuat mereka semua kalang kabut berlarian dari sana meninggalkan Oliver yang sudah lemas dan terharu ke tanah dengan kondisi yang hampir tidak sadarkan diri.
Melihat itu,wanita yang menyelamatkan nya dari kekejaman orang-orang itu, berlari ke arahnya dengan khawatir dan membantu nya.
"Hei kau tidak apa-apa,kau baik-baik saja kan.Aku akan membawamu ke rumah sakit sekarang"
Perempuan muda itu begitu khawatir dan takut melihat keadaan parah pria itu yang berdarah-darah di beberapa bagian.
Namun dengan dirinya yang berjalan kaki di jalan sempit itu,dimana jalan itu hanya bisa di lalui motor saja membuat nya sulit membawa pria dengan seragam sekolah dengan lumuran darah itu, terlebih mobil pria itu juga rusak parah karna di pukuli orang-orang tadi.
Dengan keadaan setengah sadar, Oliver melihat wajah gadis yang menolong nya meski tidak jelas dan buram,Ia berusaha melihat dengan jelas namun pandangan nya begitu kabur.
Namun yang pasti gadis itu memiliki rambut panjang sedikit bergelombang yang di urai,dengan seragam SMA seperti nya, gadis itu juga sangat khawatir membuat nya merasakan kehangatan yang belum pernah Ia rasakan.
"Hei kau harus bertahan ya,aku akan memanggil supir ku dulu di ujung jalan sana,aku akan kembali dan membawa mu ke rumah sakit!"
"Kau harus bertahan ya,tolong tetap bernafas dan kuat aku akan kembali!"
"Aku akan kembali dalam lima menit!!!"
Ia tersenyum samar dengan kekhawatiran gadis itu yang begitu terasa nyata dan benar-benar tulus,Ia benar-benar hanya duduk bersandar di motor nya menunggu gadis itu dengan memejamkan matanya, dengan terus bertahan agar tetap sadar dengan kondisi nya yang sedikit parah.
Namun tidak sampai 5 menit,suara langkah kaki terdengar kembali.Suara seorang perempuan namun terdengar sedikit berbeda namun saat membuka mata,bayangan seorang gadis dengan rambut yang di ikat dan seragam yang sama dengan nya.
Ia berpikir kalau gadis itu mengikat rambut nya, wajahnya juga tidak jelas jadi begitu sulit melihat dengan jelas wajah nya.
"Maaf kak,aku kembali lagi karna mobil ku tidak bisa di gunakan.Aku akan memapah mu sedikit ke depan dan menunggu taxi saja"
"Mm...Baik, terimakasih"
Sejak saat itu Oliver benar-benar begitu dekat dengan gadis penolong nya, yang berhati baik dan mulia dengan kelembutan kepada orang-orang.
Yah,dengan kebaikan nya kepada orang-orang di sekitar dan tata bicara nya yang lembut dan sopan membuat nya benar-benar yakin kalau dia lah gadis di lorong jalan itu.
Yasmine Valeria.
***
tapi jika Yasmine benar2 penyelamat nya Oliver bakalan dilema antara pilihannya dan tidak akan memiliki ketegasan sikap.
jadi lebih baik Alessia pergi jauh saja menata hidupnya kembali sampai bertemu seseorang yang mencintainya dgn tulus, menerima apa adanya serta mampu melindunginya.
preeet....
CEO kok goblok.
maaf ya jadi keluar sumpah serapah
3 tahun mang sebentar.