NovelToon NovelToon
My Smart Baby Boy

My Smart Baby Boy

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Hamil di luar nikah / Konflik etika / Menikah Karena Anak / One Night Stand / Tamat
Popularitas:609.6k
Nilai: 5
Nama Author: shanum

Anita dijual oleh kekasih juga sahabat baiknya pada seorang pria tua. Hingga suatu hari ia mendapati diri tengah berbadan dua dan terusir dari rumah. Hidup penuh derita dilalui Anita dengan tetap mempertahankan janin dalam rahimnya.

Sampai anak itu tumbuh besar dan menjadi seorang anak jenius yang mampu membawa Anita dalam kehidupan lebih baik. Anak yang dilahirkan itu pula, membawa Anita untuk bertemu lelaki yang sudah merenggut kesuciannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shanum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Senjata Makan Tuan

Arga enggan kembali ke kamar, dia meminta izin untuk tidur di kamar mamanya. Tentu, izin diberikan dengan senang hati dan Anita membantu putranya terlelap. Membelai rambut Arga seperti ketika bocah itu kecil dulu, Anita berucap banyak doa dalam setiap belaian lembut diberikan.

Usai Arga terlelap dan diselimuti olehnya, Anita keluar mengambil air minum untuk putranya esok pagi. Lagi pula, perempuan berpiyama abu muda itu juga sangat haus usai pertengkaran dengan Reno dan menguras banyak tenaga serta emosi.

Langkahnya berhenti di beberapa anak tangga, ketika dua mata indahnya menatap ruang tengah dengan lampu masih menyala. Ada Reno dan Lisa di sana duduk bersama, padahal ini sudah lewat tengah malam. "Sudahlah, jangan pedulikan!" Anita bicara dalam hati.

Mendengar suara langkah mendekat, Reno menoleh. Tak ada tegur sapa dari keduanya, namun lelaki tengah duduk memangku beberapa kertas itu masih saja memperhatikan. Pandangan mata Anita turun, ia tak menyadari jika lelaki bertubuh kekar itu mengamati.

"Tunggu sebentar," katanya pada Lisa.

"Baik," sahut Lisa menganggukkan kepala.

Entah mengapa sangat ingin menyusul perempuan dengan rambut tergerai indah itu, Reno tidak bisa menghentikan dorongan kuat dalam diri. Seolah ada magnet yang menariknya, lelaki berlesung pipi itu tidak pernah sanggup melawan arus begitu kuat menariknya.

Seketika ia menarik tangan kiri perempuan tengah mengisi air minum, pinggang ia tarik mendekat dengan tangan kiri, sementara tangan kanan melingkarkan tangan Anita pada tengkuknya. Bibir ia satukan tanpa kata, mendorong perlahan sampai membentur meja dapur.

Lembut, sangat lembut Anita merasakan pergerakan bibir itu. Terasa hangat dan berbeda dari sebelumnya ketika Reno memaksa kasar. Tidak! ia tidak bisa untuk membiarkan situasi ini berlangsung lebih lama, Anita tak ingin terbius dan melakukan kesalahan sekali lagi.

Mereka bukan suami istri, tak ada ikatan suci dengan Tuhan sebagai saksi. Anita mengatupkan bibir, menghentikan lidah Reno dan menatapnya. "Jangan lakukan ini lagi. Aku tidak ingin membuat sebuah kesalahan lagi dalam hidupku," lirih Anita menatap kedua mata Reno.

"Aku menginginkanmu," sahut Reno.

"Hanya perempuan bodoh yang akan mau menuruti tanpa adanya ikatan pernikahan. Dan cukup sekali kebodohan itu aku lakukan," ucap Anita. "Pergilah, Lisa sudah menunggumu."

Ya, tak seharusnya hubungan terjalin tanpa sebuah ikatan pernikahan. Bodoh jika ada yang menuruti hanya karena sebuah bukti, atau sekedar rasa takut kehilangan, bahkan terbuai kata manis tanpa pembuktian. Anita sendiri tak membiarkan awal dari kegilaan itu berlanjut, dan menjadi bodoh sekali lagi.

Memilih pergi dengan segelas air putih di tangan, Anita tak memungkiri jika hatinya pun bergejolak dengan jantung berlompatan. Reno terdiam, dia memang sangat menginginkan Anita. Tapi ucapannya bagai tamparan, walau ia juga berpikir jika Anita sangat kuno sekarang.

...----------------...

Esok hari ....

Seperti pagi-pagi sebelumnya, Anita menyiapkan sarapan untuk Arga. Sampai kini, ia tak pernah ingin makan apa yang dibuatkan oleh koki, dan melahap habis setiap masakan dibuat oleh sang ibu. Bagi Arga, tak ada yang sanggup menandingi masakan terbuat dari tangan seorang ibu, ada kasih sayang dan cinta tercampur di dalamnya.

Mengikat tinggi rambut di belakang, sibuk menyusun makanan. Sementara dari anak tangga, ada Reno berjalan dengan Lisa—seperti biasa mereka lakukan. "Minggir!" sinis Arga, melewati antara dua orang tengah berjalan beriringan.

"Kau tidak ke kantor?!" teriak Reno, melihat putranya berpakaian santai kaos juga celana pendek.

Anita mendengar teriakan itu, meninggalkan ruang makan dan mencari tahu apa yang terjadi. Sejenak mata saling pandang dengan Reno dari kejauhan, hingga perempuan berkaos putih tersebut menyuguhkan senyum pada putranya dan melingkarkan tangan.

Seakan tak melihat apa pun, keduanya berlalu. Reno membenci sikap macam itu, namun hanya bisa memejamkan kedua mata sekilas, menahan kekesalan sebisa mungkin. Bersama Lisa menuju ruang makan, langsung duduk begitu sampai. Tak menegur Anita seperti hari biasa, bibir terkunci bersama kedua mata berpaling.

"Siang ini, kita jadi mencari cincin pernikahan?" tanya Arga pada sang mama tengah menyusun makanan di piringnya.

"Jadi, Sayang. Nanti kamu yang bantu pilih ya?" lembut Anita, disimak baik-baik oleh Reno.

"Saya ada rekomendasi toko yang bagus kalau nyonya berkenan. Desain mereka sangat cantik," ucap Lisa.

"Benarkah? boleh. Kami juga masih belum menentukan desainnya," senyum Anita.

"Saya kirimkan nomornya ke nomor Tuan muda Arga," jawab Lisa.

"Terima kasih banyak," kembali senyum diberikan Anita.

Pembicaraan antara ketiganya di ruang makan, terdengar jelas oleh Reno. Telinga juga hatinya sangat panas, teringat kembali ucapan Arga tentang sebuah pernikahan. Meraih secangkir kopi hitam di atas meja, Reno menikmati sedikit lalu melempar cangkir putih ke atas lantai.

"Siapa yang membuatkanku kopi hari ini?!" marah Reno, melemparkan secangkir kopi hingga berserakan di atas lantai. Terkejut semua orang di ruang makan, termasuk pelayan berjejer di sana.

"Ada yang salah, Tuan?" santun kepala pelayan.

"Semua yang memasak hari ini, pecat dan usir!" perintahnya tegas dan pergi.

"Bagaimana kopi kemarin, Tuan?! apa itu juga sangat buruk rasanya?!" meninggi suara Arga supaya terdengar, berhenti langkah lelaki bersetelan kerja warna hitam.

Reno menoleh, Arga tetap duduk dengan tatapan terarah padanya. "Satu orang membuatkan kopi yang sama, tapi baru kali Anda merasa tidak enak. Bukankah itu aneh?" berubah rendah dan tenang suara Arga.

"Diam!" tunjuk Reno pada putranya.

Arga tersenyum simpul, dia beranjak dari duduk lalu berjalan ke arah Reno. Sangat tenang langkahnya, namun matanya tajam menatap. "Saya tidak akan diam, ketika ada yang tidak menghargai kerja keras mama saya. Anda tahu itu!" tegas Arga, menyentak Reno.

"Ma—maksudmu ... Anita yang membuatkan kopi?" terbata Reno, dijawab senyum tipis dengan alis mata kiri terangkat putranya.

Anita tak ingin ada keributan, dia menghentikan putranya. Namun, justru Arga meraih tangannya dan mengajak pergi. "Kita sudah di usir," ucap Arga.

Melewati tubuh Reno seketika mematung, Arga bersama Anita berjalan ke arah pintu utama. "Tunggu!" cegahnya. "Siapa yang mengizinkan kalian pergi?!"

Arga menoleh, dia tersenyum sengit. "Anda pria sejati, bukan? jadi, saya yakin Anda tidak akan pernah menarik ucapan. Kopi dan masakan itu, adalah buatan mama saya."

Reno kembali mematung dengan mata lebar, Arga pergi bersama Anita di depan kedua mata. Kaki kanan hendak melangkah, namun berubah berat seakan ada puluhan ton barang menimpa kakinya.

Kedua orang itu sudah keluar lebih cepat, Reno menoleh ke arah kepala pelayan. "Kenapa kau tidak memberitahuku?!" geramnya dengan biji mata hampir keluar.

"Maafkan saya, Tuan." Menunduk kepala pelayan.

Tangan kanan Reno berada di pinggang, satu tangan lain mengusap kening kasar, melanjutkan ke rambut, dengan kedua mata terpejam. Suara berdesis layaknya ular, Reno tampak frustasi pagi ini. "Aku bisa gila!" umpatnya.

Bukan semua dimasak oleh Anita, tapi perkataan untuk semua yang memasak hari ini, dipergunakan oleh Arga sebaik mungkin. Menjadikan itu sebagai alasan tepat untuk keluar dari rumah lebih tepat disebut neraka bagi mamanya.

Paling tidak, ia tak akan lagi melihat mamanya diperlakukan kasar. Kejadian semalam telah membuat Arga berpikir lebih keras, tapi pagi ini justru Tuhan membantunya. Tuhan sudah merencanakan lebih dulu dari pada Arga, rencana yang jauh lebih hebat dari apa dipikirkan semalam.

Terima kasih untuk yang sudah mengapresiasi karya ini. Entah dengan like, komentar, vote, apa pun itu.

Terima kasih juga buat yang tidak memberikan like ke karya ini meski membaca.

Kalau bisa, jangan puji terus ya, kritik karya saya kak.

1
Riduan Situmorang
Luar biasa
Fia Cilik
kejadian sdh 10th ank umur 7th apa bner
Fia Cilik
kejadian 10th yg lalu skrang anak umur 7tn brati mengandung slm 3th
Meriana Erna
knp gk selesai cerita ny KK?
ap ms ad seosean 2 ny
Meriana Erna
wah ini keren Reno,
Meriana Erna
😂😂😂😂ayah di ajari anak ny😂😂😂
Risa Kemala Sari
👌👌👌👍👍👍🌷🌷🌷⚘️⚘️⚘️💐💐💐🌺🌺🌺
Diah Susanti
kok anita????
Nor Azlin
🤣🤣🤣🤣🤣 Maira maira kenapa juga dibukanya pintu bilik anak nya itu...dasar mama somplak2an ...bagai mana Anita mau meneruskan ya pasti dia malu lah mama mertua main masuk kebilik anak menantu nya tampa rasa dosa 😂😂😂 ya ampun deh keluarga somplak & kocak kali ...kalau kayak gini ni bagai mana mau buat dek bayi nya belum mula aja udah di ganggu🤣🤣🤣🤭🤭🤭 lanjut thor makin seru ni cerita mu buat perut ku kram ni tertawa terlalu banyak
Nor Azlin
ya sebuah pernikahan perlu di umumkan pada semua ...ini untuk mengelakkan apa yang terjadi pabila orang tidak tau kewujudan isteri & anak nya ...memang betul apa yang papa Bobby ucapkan masyarakat tidak tau siapa Anita sama Arga walaupun kamu jata udah menikah dengan nya kerana tidak ada bukti yang mengatakan kalian udah menikah ...jadi dengan mengadakan resepsi ini akan membuka mata yang ingin menggoda & menghancurkan rumah tangga mu pasti akan berpikir dulu sebelum menghancurkan rumah tangga kalian..contoh nya udah ada si Rara ...jangan ada Rara yang lain nya lagi selepas ini...lanjut thor
Nor Azlin
kenapa juga Reno tidak umumkan sekali pernikahan nya biar semua orang tau yang mereka uda nikah dengan sah ...kejadian ini tidak ajan berlaku kalau mereka mengadakan resepsi pernikahan mereka bukan ....tidak mustahil juga nantinya ada yang ingin mengganggu hubungan mereka misalnya mantan mu itu juga orang yang nekad bukan nah demi menjaga keharmonian rumah tangga kalian buatlah majlis pernikahan biar semua tau Anita itu isteri mu...lanjut thor
Nor Azlin
demi kecerian Arga kembali Reno sanggup lakukan apa aja agar Arga melupakan kejadian penculikan dirinya ...sanggup buat apa aja sampai diri yang jadi mangsa keracunan 😂😂 Reno memang tidak pernah gagal kalau berurusan dengan orang yang coba menyakiti kamu sana mama mu tapi gagal membuat masakan jadi enak malah enggak boleh di makan ...buktinya Reno sendiri bolak balik keluar dari kamar mandi ...lanjut thor
Nor Azlin
Anita kamu harus bertanya terus terang pada Reno apa yang terjadi kerana itu lebih bagus ...kerana ini menyangkut masa depan & rumah tangga mu ...jangan ada rahsia diantara kalian itu tidak bagus kerana yang di bicarakan ini adalah si Rara ...si Rara ini memang tidak ada urat malu kali udah tau diri itu hamil anak orang lain malah menuduh Reno adalah pelaku nya...dasar pelakor rendahan...lanjut thor
Nor Azlin
berikan masa bersama Arga & Reno lebih agar Arga melupakan tentang penculikan nya yah thor ...biar Reno menebus masa bersama anak nya seperti impian Arga sendiri kerana dia ingin papanya bermain bola bersama2 atau aktibitas yang melibatkan papa sama anak laki2 yah thor 😂😂🥰🥰
Nor Azlin
jangan katakan bocah yang troma orang dewasa aja bisa troma kerana penculik akan menggertak mangsa atau kekasaran berlaku pada mangsa dengan ini mangsa tidak boleh berbuat apa ...ini kan pula Arga yang masih bocah itu udah tentulah mengalami troma sikit sebanyak ...tapi Arga tidak menunjukan pada kedua orang tua nya kerana Arga tidak mau mananya susah hati ...Reno papa yang pengertian walaupun selalu usil & jahil pada anak isterinya tapi sifat perihatin nya dengan mentel anak seusia Arga harus di pantau dengan berlibur ini semoga Arga bisa melupakan peristiwa penculikan itu ...dengan berlibur mudah2an dapat Arag melupakan apa tang terjadi pada diri nya .. & menjalankan kehidupan tampa ada rasa troma lagi ...thor jangan biarkan Arga mengalami troma yah
Nor Azlin
aku suka si Ellie & Daniel tambah seru ni adanya mereka bisa habis ni si Reno kerana ada yang paling menjengkelkan kan dari Arga 🤣🤣🤣🤣 ...perempuan yang udah menyakiti Reno itu siapa yah namanya Diendra itu yah 😂😂 pasti dia udah Lisa uruskan atas arahan si Reno sendiri ...lanjutkan thor
Nor Azlin
dari mula pertemanan Rara udah merancang kan apa yang akan fi buatnta dengan Anita ...kerana Anita baik hati nya dia diambil kesempatan oleh Rara dengan mengambil video Anita tampa sepengatahuan Anita sendiri...sehingga malam Aninta dijual semuanya nenjadi satu mimpi buruk buat Anita ...siapa kah yang akan menjaga Arga 🤔🤔🤔 penasaran ni ...lanjut thor
Nor Azlin
Rara bukan setakat teman buat Anita malah keluarga nya menganggapkan Rara keluarganya ...nama nya pun orang iri seperti Rara malah menghianati keluarga yang telah menerimanya sebagai keluarganya malah Anita menganggapkan Rara teman nya ...nasib rara terlalu miris kerana dia merebutkan vano dari Anita & menghancurkan hidupnya ...malah nasib tidak menyebelahi dirinya malah vano tidak mencintai dia malah membuat nya menjadi jalang buat memenuhi keperluan vano ...hidup Rara hancur kerana diri nya terlalu serakah diberikan tempat dikeluarkan Anita malah dia berkhianat pada orang yang menolong nya ...kini hidup nya hancur sehancurnya...lanjut thor
Nor Azlin
🤣🤣🤣🤣 Arga & papanya sama2 kompak kalau menyangkut paut tentang Anita ...tapi kalau pasal ke jinusan malah Reno sentiasa kalah debat kerana Arga memang super jinus di atas rata2...Reno suka menjengkelkan orang lain sekarang dia dijengkelkan oleh buah hati nya sendiri ...Arga memang anak yang menurut buat Anita tapi kalau dengan Reno Arga suka berdebat dengan papanya😂😂😂 walaupun mereka berdua tidak menujukan kasih sayang ada pada mereka tapi kalau salah satu nya yang disakiti pasti Reno bertindak dengan cepat walaupun tidak secepat Arga juga kali🥰🥰🥰😂😂 lanjutkan thor
Nor Azlin
vano memang sudah sakit itu bukan cinta nama nya.. kamu itu tidak pernah mencintai sesiapa pun kerana pada akhirnya kamu juga pergunakan Rara untuk menyelamatkan perusahaan mu yang hampir bangkrut...apa kamu enggak mikir bagai mana nasib Anita yang telah kamu jual kemudian kamu ingin kembali pada nya ...enggak mungkin lah Anita akan nenerima mu kembali...Reno bagi pelajaran pada nya biar tau rasa enak aja mau balikan sama Anita ...yang kamu pikirkan hanya bagai mana kamu mau mendapat kan uwang itu aja ...kamu pikirkan macam mana mau memanfaatkan Anita kembali bukan ...dasar iblis kamu itu vano ..orang pacaran disayang2 kamu pacaran malah jual orang ...lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!