NovelToon NovelToon
DEWA YANG MENENTANG SEGALA DUNIA

DEWA YANG MENENTANG SEGALA DUNIA

Status: sedang berlangsung
Genre:Ilmu Kanuragan / Pendamping Sakti / Perperangan / Dikelilingi wanita cantik / Action / Epik Petualangan
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: Beruang Terbang

PROLOG

-MENENTANG SEGALA DUNIA
-MENENTUKAN TAKDIR SENDIRI
-MERANGKAI TAKDIR YANG DIINGINKAN

-BILA LANGIT JADI PENGHALANGKU KU ROBEKAN LANGIT
-BILA BUMI MENAHAN KAKIKU KU HANCURKAN BUMI

-AKU ADALAH PEMILIK TAKDIR KU SENDIRI-

Di Kota Yinhu, di bawah langit kelabu Kerajaan Bela Diri Selatan, seorang pemuda bernama Shen Tianyang tumbuh dalam bayang-bayang kehinaan.

Terlahir dari keluarga bela diri, ia justru dianggap sebagai noda—tak berbakat, tak berguna, dan tak layak mewarisi darah leluhur.

Di dunia di mana kekuatan adalah segalanya, Shen Tianyang hidup lebih rendah dari orang biasa.

Tatapan meremehkan dan bisikan hinaan menjadi kesehariannya, perlahan mengikis martabat dan harapannya. Namun dari jurang keputusasaan itulah, takdir yang lebih kejam mulai bergerak.

Sebuah pertemuan terlarang mengubah segalanya. Akar Spiritual yang menentang hukum langit terbangun di dalam tubuhnya, menyeretnya ke jalan yang tak dapat ditinggalkan—jalan yang dipenuhi darah, penderitaan, dan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Beruang Terbang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21: Prajurit Ilahi Langit dan Kerajaan Surgawi Senjata Dewa

Perempuan paruh baya yang memancarkan keanggunan itu melangkah maju dengan perlahan. Setiap langkahnya seakan membawa tekanan tak kasatmata.

Tanpa alasan yang jelas, tubuh Shen Tianyang mendadak diselimuti keringat dingin. Seolah seluruh kekuatannya direnggut dalam sekejap, kakinya terasa berat, dan ia hampir tak mampu bergerak.

Pada saat itu, Shen Tianyang merasakan dirinya telanjang di hadapan pandangan sang perempuan—seakan semua rahasia terdalamnya terbuka tanpa sisa, terbaca jelas oleh sepasang mata yang tampak lembut namun mengandung kekuasaan langit dan bumi.

Ia langsung menyadari satu hal.. perempuan ini adalah sosok yang luar biasa kuat, jauh melampaui batas orang kebanyakan.

Ia segera menenangkan batinnya. Dalam keheningan, ia mengedarkan Tehnik Ilahi Tai Chi, menahan auranya hingga sedalam mungkin, menyembunyikan Akar Ilahi Yin-Yang yang bersemayam di dalam tubuhnya.

Hal ini bukan tanpa alasan—Su Meiling dan Bai Yanhan telah berulang kali memperingatkannya bahwa rahasia Akar Ilahi Yin-Yang adalah tabu mutlak yang tidak boleh terungkap kepada siapa pun.

Alis perempuan paruh baya itu sedikit berkerut. Kilatan keterkejutan melintas samar di matanya yang indah.

Sejak ia memasuki aula, Shen Tianyang tetap tenang dan berwibawa, memandangnya seolah ia hanyalah orang biasa.

Padahal, ia sangat percaya diri akan kecantikan dan pesona tubuhnya—bagi pemuda berdarah panas, mustahil untuk tidak terguncang. Namun pemuda di hadapannya justru tenang seperti air dan kokoh seperti gunung.

Hal itu membuatnya merasa heran.

“Lingxiao, tunanganmu ini benar-benar tidak sederhana,” ucapnya datar. “Jauh lebih unggul dibandingkan bocah yang disebut jenius dari Keluarga Yao itu.”

Nada suaranya sarat wibawa, jelas menunjukkan bahwa ia adalah sosok yang terbiasa memerintah dan ditaati.

“Junior Shen Tianyang memberi hormat kepada Senior,” kata Shen Tianyang sambil membungkuk penuh hormat.

“Bolehkah junior mengetahui… apakah Senior adalah guru Lingxiao..?”

Perempuan itu tersenyum tipis.

Senyuman itu begitu memesona, hingga dalam sekejap hampir membuat hati Shen Tianyang goyah. Namun ia telah ditempa oleh terlalu banyak badai. Dalam satu tarikan napas, ia meneguhkan kembali pikirannya.

Pengendalian diri itu membuat sang perempuan semakin menilainya tinggi—meski kekaguman itu hanya tersimpan dalam diam.

“Benar,” jawabnya lembut.

“Kini kau bisa merasa tenang dan menyerahkan istri kecilmu kepadaku, bukan?”

Nada suaranya berubah drastis—tak lagi berwibawa dan dingin, melainkan lembut dengan sentuhan kehangatan yang sulit dijelaskan.

Xue Lingxiao menghela napas lega. Ia lalu mengeluarkan beberapa bungkusan kertas dan menyerahkannya kepada Shen Tianyang. Bibir bawahnya tergigit perlahan, matanya meredup oleh kesedihan yang tak terucap.

“Aku akan ikut Guru…” bisiknya pelan, menunduk.

“Kau harus segera mencariku.”

Hati Shen Tianyang bergetar. Ia tak menyangka perpisahan ini datang secepat ini. Ada rasa enggan dan berat yang menekan dadanya.

Ia mengangkat tangan dan mencubit pipi Xue Lingxiao dengan lembut.

“Berbahagialah,” katanya lirih.

“Kita pasti akan bertemu lagi. Aku bersumpah… aku akan datang mencarimu.”

Perempuan paruh baya itu kembali berbicara, suaranya tenang namun penuh makna...

“Anak muda, sebaiknya kau mencapai setidaknya Tingkat Kesembilan Ranah Bela Diri Fana sebelum mendatangi sekte-sekte bela diri itu. Jika kau ingin menemukan Lingxiao, tanyakan tentang diriku. Aku rasa itu tidak akan terlalu sulit.”

Ia lalu menoleh kepada Xue Lingxiao.

“Ayo, gadis kecil. Bocah ini jauh lebih mengerikan daripada yang kau bayangkan. Semua kekhawatiranmu selama ini… sama sekali tidak perlu.”

Shen Tianyang dan Xue Lingxiao berpelukan erat untuk sesaat—pelukan yang seakan menahan waktu, menyimpan janji dan kerinduan yang tak terucap. Setelah itu, Shen Tianyang mengantar mereka hingga ke luar aula.

Ia menyaksikan bagaimana perempuan paruh baya itu membawa Xue Lingxiao terbang ke udara. Dalam sekejap, sosok mereka berubah menjadi cahaya di kejauhan, lalu lenyap di balik cakrawala.

Setelah mereka benar-benar menghilang, Shen Tianyang menghembuskan napas panjang dan bergumam dengan nada kesal,

“Mengapa harus serahasia ini? Tidak bisakah dia langsung memberitahuku di mana dia berada? Malah menyuruhku bertanya ke sana kemari.”

Su Meiling pun berbicara dari dalam kesadarannya, nadanya serius..

“Perempuan itu sangat kuat. Dia adalah Permaisuri Kerajaan Surgawi Senjata Dewa. Konon, Senjata Ilahi Burung Vermilion, salah satu dari Empat Senjata Ilahi, berada di tangannya. Justru merupakan keberuntungan besar bahwa istri kecilmu dapat diterimanya sebagai murid.”

Angin berdesir pelan.

Di mata Shen Tianyang, langit terasa semakin luas… dan jalan menuju Langit Ilahi kini terbentang semakin jauh, penuh tantangan dan takdir yang menunggu untuk ditaklukkan.

 

Kerajaan Surgawi Senjata Dewa?

Nama itu asing di telinga Shen Tianyang. Ia belum pernah mendengarnya sama sekali.

Baru saja ia hendak bertanya, suara Bai Yanhan bergema di dalam lautan kesadarannya, tenang namun sarat bobot.

“Perempuan itu sangat kuat, setara dengan kami. Bagaimanapun juga, dia adalah Penguasa Sekte dari salah satu Delapan Sekte Ortodoks Benua Xuanyu. Aku sama sekali tidak menyangka dia akan datang ke sini hanya untuk menerima seorang murid.”

Barulah saat itu Shen Tianyang teringat pada penjelasan Su Meiling dan Bai Yanhan di masa lalu—bahwa Benua Xuanyu hanyalah satu dari sekian banyak benua di Dunia Bela Diri Fana.

Di benua itu berdiri Delapan Sekte Ortodoks, pilar penopang tatanan bela diri. Setiap penguasa sekte adalah tokoh raksasa, eksistensi puncak di antara para ahli Ranah Bela Diri Fana.

“Kerajaan Surgawi Senjata Dewa pada awalnya hanyalah sebuah sekte,” lanjut Su Meiling perlahan.

“Namun seiring waktu, sekte itu berkembang menjadi sebuah kerajaan. Mereka bangkit melalui pemurnian dan penempaan pusaka. Dan perempuan itu… adalah Permaisuri Kerajaan Surgawi Senjata Dewa.”

Mendengar fakta tersebut, hati Shen Tianyang diliputi kelegaan sekaligus kebahagiaan. Mengetahui bahwa guru Xue Lingxiao adalah sosok setingkat itu, ia merasa benar-benar tenang. Gadis itu telah menemukan sandaran yang jauh lebih kokoh daripada yang bisa ia bayangkan.

Namun setelah Xue Lingxiao pergi, sebuah kehampaan perlahan merayap ke dalam hatinya. Aula yang tadinya terasa hidup kini tampak lengang.

Shen Tianyang menunduk, menatap enam bungkusan bahan obat yang ditinggalkan Xue Lingxiao untuknya. Tanpa berkata apa-apa lagi, ia kembali tenggelam dalam pemurnian Pil Pembersih Sumsum.

Waktu berlalu cepat seperti anak panah melesat.

Dalam tiga hari, Shen Tianyang telah berhasil memurnikan empat tungku Pil Pembersih Sumsum, dengan hanya satu kali kegagalan. Hasil itu membuatnya sangat puas—tingkat keberhasilannya telah jauh melampaui kebanyakan alkemis seusianya.

Pada hari yang sama, perjamuan besar untuk menyambut Patriark baru Keluarga Shen resmi dimulai.

Beberapa keluarga mengirimkan perwakilan, sementara keluarga-keluarga yang memiliki hubungan erat datang dengan kepala keluarga mereka sendiri.

Namun bagi sebagian besar orang, yang paling mereka nantikan bukanlah jamuan makan—melainkan pertarungan yang telah lama digadang-gadang: adu pemurnian pil antara Shen Tianyang dan Yao Tianhua.

Perjamuan malam itu digelar di alun-alun luas. Ratusan meja tersusun rapi, dipenuhi hidangan melimpah dan arak harum. Tawa, percakapan, dan bisik-bisik penuh antisipasi menyatu menjadi satu hiruk-pikuk yang semarak.

Di halaman besar kediaman Keluarga Shen, murid-murid muda dari lebih dari seratus keluarga bela diri Kerajaan Bela Diri Selatan berkumpul. Namun sorot mata mereka selalu tertuju pada dua nama—Shen Tianyang dan Yao Tianhua.

Kabar bahwa Shen Tianyang mampu memurnikan Pil Penempaan Tubuh telah menyebar luas. Ditambah lagi, taruhan besar dalam kompetisi malam ini membuat suasana semakin memanas.

Tak seorang pun benar-benar peduli siapa yang menang atau kalah—mereka hanya ingin menyaksikan prosesnya, menyaksikan benturan dua jenius.

Saat perjamuan telah berlangsung cukup lama, akhirnya seseorang tak mampu lagi menahan diri...

“Patriark Shen! Kapan putramu akan bertanding dengan pemuda dari Keluarga Yao? Kami sudah menunggu terlalu lama! Apakah kompetisi ini jadi dilaksanakan atau tidak?”

Seruan itu langsung disambut oleh suara-suara lain yang senada.

Suara Shen Tianwu pun bergema, mantap dan berwibawa...

“Awalnya aku berniat mengadakan beberapa pertarungan bela diri untuk memeriahkan suasana. Namun karena semua orang telah menunggu begitu lama, maka kita mulai sekarang juga. !!! Biarkan kedua pemuda itu bertanding!”

Sekejap, alun-alun menjadi sunyi.

Di tengah lapangan, sebuah panggung persegi telah disiapkan sejak awal. Beberapa tetua terlihat melayang turun dari berbagai arah. Pada saat yang sama, Shen Tianyang melangkah naik ke atas panggung.

Ia mengenakan pakaian hitam ketat, sederhana namun praktis—jelas disiapkan khusus untuk kompetisi.

Sebaliknya, Yao Tianhua tampil mencolok. Ia mengenakan jubah emas berkilauan, mewah dan mencolok, dengan sebilah pedang berhiaskan permata tergantung di pinggangnya.

Seluruh penampilannya memancarkan kesombongan, seolah ia adalah seorang kaisar yang turun ke dunia fana.

Raut angkuhnya membuat banyak orang merasa tidak nyaman.

“Yao Tianhua,” ujar Shen Tianyang datar, “Apakah taruhannya sudah siap? Kompetisi seperti ini tentu tak berarti apa-apa tanpa taruhan yang pantas.”

“Taruhan apa pun yang kau ajukan, Keluarga Yao sanggup membayarnya,” jawab Yao Tianhua dingin.

Shen Tianyang tertawa ringan.

“Heh. Taruhanku hanya mewakili diriku sendiri, bukan seluruh Keluarga Shen. Aku tak menyangka seorang alkemis muda terhormat sepertimu masih perlu bersandar pada seluruh keluarganya hanya untuk sebuah taruhan.”

Wajah Yao Tianhua langsung berubah.

Tanpa dukungan Keluarga Yao, ia memang tidak akan mampu mengeluarkan taruhan setara Lingzhi Darah Seribu Tahun.

Seorang tetua Keluarga Yao yang berdiri di bawah panggung mendengus dingin.

“Tuan Muda Shen, hentikan omong kosong itu. Keluarkan taruhannya. Tianhua bertanding atas nama seluruh Keluarga Yao, jadi wajar bila keluarga mendukungnya. Kau adalah kau, dan dia adalah dia.”

Angin malam berembus pelan.

Di atas panggung, dua jenius saling berhadapan—dan semua orang tahu, api yang akan menyala malam ini bukan sekadar api tungku, melainkan api takdir yang akan mengguncang Kerajaan Bela Diri Selatan.

Bersambung Ke Bab 22

1
Ananrac
🔥🔥🔥🔥
Beruang Terbang: lanjjjoooottt komendan
terima kasih atas sepertinya
total 1 replies
Ananrac
lanjutttyy
Beruang Terbang: lanjjjoooottt komendan
terima kasih atas sepertinya
total 1 replies
Ananrac
lanjut thor
Beruang Terbang: siiyyyaappp Komendan laksanakan
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!