NovelToon NovelToon
Suami Penggantiku Masih Beristri

Suami Penggantiku Masih Beristri

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Poligami / Duda / Tamat
Popularitas:8M
Nilai: 5
Nama Author: Miss nayla

Prinsipku menikah sekali seumur hidup, siapapun jodohku akan aku terima baik dan buruknya ~ Nayla

Nayla wanita cantik polos, baik hati dan dermawan wanita khas Indonesia berkulit kuning langsat berhijab dijodohkan dengan anak rekan bisnis ayahnya. Saat hari H pernikahan sang calon mempelai pria pergi meninggalkan pernikahannya.

Ia tak menyangka harus menikah dengan suami pengganti rekan bisnis ayahnya yang sudah dianggap om olehnya.

Karena ayah Nayla tidak mau menanggung malu. Akhirnya menerima penawaran sang rekan kerja untuk menjadi suami pengganti untuk Nayla yang sudah dianggapnya seperti anak yaitu Orion.

Orion adalah CEO perusahaan IT & Teknologi yang tampan, sukses dan bersih dari pemberitaan miring karna terkenal rajin beribadah. Ia telah mencintai Nayla sejak lama. Ia tak menyianyiakan kesempatan menjadi suami pengganti.

Tapi kenyataan pahit lain untuk Nayla ternyata Orion sang suami pengganti belum bercerai secara hukum. Walaupun pernikahan Nayla syah secara hukum dan agama Nayla tetaplah istri kedua.

Akankah Nayla bertahan atau melepaskan Orion yang sengaja mengikat Nayla dengan janin di rahimnya?

Cerita diawal biasa saja semakin naik ke episode 25 kamu akan semakin penasaran jadi baca hingga tuntas dijamin suka cerita miss 🤭

Ini novel pertama saya, jika ada kesamaan karakter, tempat atau cerita itu ketidak sengajaan. Karna ini murni dari pemikiran saya 🤭😅

Jangan lupa like, vote dan komen

#istrikedua #CEOjatuhcinta #CEOtampan #perjodohan #perjodohanpaksa #CEOsombong #kekasihhalal

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss nayla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

9. Delapan tahun lalu

Setelah makan malam bersama. Saat ini Orion dan Nayla berada di kasur king sizenya dengan posisi saling memeluk. Nayla menelusupkan wajahnya ke dada bidang Orion dan Orion memeluk Nayla sangat erat.

"Mas ayo tepati janji kamu."

"Mas selalu mau sayang, tapi kamu sudah siap?" Tanya Orion dengan senyum menggoda yang tak terlihat oleh Nayla karna posisi wajah Orion diatas kepala Nayla yang sedang dipeluk

"Adek selalu siap ko." Jawab Nayla yang tak satu paham dengan ucapan Orion

"Ok, kita mulai ya." Orion melepas pelukannya dan menindih tubuh Nayla yang berada di bawahnya

"Mas mah ngapain iih???" Tanya Nayla dengan tangan menyilang di dadanya

"Kamu bilang selalu siap, nih mas mau mulai." Ucap Orion dengan senyum menggoda sang istri kecil.

"Apaan iih ga nyambung, maksud adek, adek siap dengerin cerita mas, turun iih." Pinta Nayla dengan merengek

Hal itu malah membuat Orion gemas

"Hahaha" Orion tertawa dan mengambil kesempatan.

Cup..cup...cup

Orion mencium sekilas bagian bibir, hidung, pipi kiri kanan, mata kiri kanan dan terakhir kening Nayla cukup lama. Nyaman dan hangat dua kata yang mewakili kecupan-kecupan menyeruak hangat ke hati Nayla. Dan Orion memposisikan diri ke posisi pertama, memeluk Nayla dengan erat. "I love you so much, Naylaku." Bisik Orion di telinga Nayla

Nayla terdiam dan terpaku dengan detakan jantung yang kencang. Ia tak menjawab pernyataan Orion. Tanpa menunggu jawaban Nayla, Orion melanjutkan pembicaraan mereka. Posisi mereka saat ini bersandar di bahu ranjang king sizenya dengan Nayla bersandar di bahu Orion dan tangan Orion menggenggam tangan Nayla.

"Kamu tanya kenapa mas tak memiliki anak dengan Hanum? 8 tahun lalu insiden malam yang tak pernah mas ingat mengharuskan mas menikahinya. Delapan tahun lalu ada pertemuan dengan rekan kerja mas di salah satu club malam. Biasanya mas tak pernah mau jika ada pertemuan di tempat terlaknat itu. Tapi bisnis ini sangat penting untuk keberlangsungan bisnis mas di luar negeri yang sedang goncang saat itu. Yang mas ingat kami bertemu dan dia bersama rekan bisnis wanita yang akan membantu bisnis kami dan itu Hanum. Kami berbincang, tanda tangan berkas kerja sama dan makan bersama. Setelah itu mas tak ingat apa-apa." Jelas Orion dengan menerawang ke kejadian 8 tahun lalu.

Flashback On

Ketika Orion terbangun, ia berada di dalam kamar hotel bersama dengan seorang wanita dalam keadaan telanjang bulat di bawah selimut yang sama. Wanita tersebut menangis menutup wajah dengan kedua tangannya dengan posisi menyandar di bahu ranjang. Saat ia menoleh, wanita itu Hanum. Wanita yang bekerja sama dengannya semalam.

"Kamu,,, kenapa kita bisa disini??"

"Semalam kamu meminta saya menemani kamu minum setelah Gilang pergi. Kamu mabuk hingga tak sadarkan diri, saya tidak tau harus membawa kamu kemana, jadi saya membawa kamu ke kamar hotel ini. Saat saya mau pergi, kamu menarik, memaksa dan mengambil mahkota yang paling berharga di hidup saya, hiks...hiks..." Hanum menjelaskan dengan lelehan air mata

"Shiiit..." teriak Orion dengan mengusap kasar wajahnya dengan frustasi.

"Saya mohon kamu harus bertanggung jawab atas perbuatanmu, Orion. Dan kita baru memulai kerja sama bisnis. Saya tak mau karna perbuatan kamu, yang tak mau bertanggung jawab terkuak di media dan merusak proyek yang melibatkan banyak pihak terutama perusahaan besar di Jerman." Pinta Hanum dengan memelas. Orion bekerja sama dengan rekan bisnisnya Gilang dan Hanum sebagai salah satu investor proyek besar di Jerman yang baru saja dimulai.

Flashback off

"Mas bukan lelaki brengsek yang melampiaskan hasrat kepada siapa saja. Untuk itu mas bertanggung jawab, dengan menikahinya setelah dua hari insiden itu." Orion menghela nafasnya yang terasa berat

"Jika mas masih berat hati untuk menjelaskannya, ga usah dilanjutkan mas. Adek ga akan memaksa ko, masih banyak waktu."

"Ga sayang, mas mau kamu tau semuanya hari ini dari mas bukan dari orang lain."

"Sekalipun adek tau dari orang lain, adek ga akan mudah mempercayainya mas jika adek belum mengkonfirmasi kebenarannya."

"Makasih sayang, ini salah satu yang mas suka dari kamu. Dari dulu selalu mencoba mengerti orang lain dan tidak mudah menjudge apa yang didengar dan terlihat."

"So, tau iih. Mas belum tau aja semua tentang adek. Belum tau kalo ade udah pundung (tersinggung), atau marah. Kalau udah tau baru nyaho (tau)." Ucapnya dengan terkekeh

"Baik, buruknya kamu mas udah tau loh dek, kamu aja yang belum tau mas. Canda Orion dengan mengeratkan pelukan dan mengecup surai rambutnya. "Dan Hal yang kamu ga tau tentang perceraian mas yang belum diproses secara hukum, dek, maafkan mas memanfaatkan kesempatan di hari pernikahanmu untuk memilikimu." Batin Orion

"Iih so tau ade segalanya." Cibir Nayla dengan mencebikkan bibir

"Tau lah sayang, mata mas dimana-mana Hahaha." Tawa Orion dengan semakin menggoda Nayla

"Udah atuh iih mas, sebel. Katanya mau lanjutin sampe tuntas." Ujar Nayla dengan kesal

"Iya iya sayang. Tapi kamu beneran gapapa denger ini semua?"

"Ya gapapalah mas, ade lebih baik denger masa lalu mas dari mas langsung."

"Iya, sayang. Kamu tau kehidupan mas setelah pernikahan seperti apa??"

"Ga tau lah, mana ade tau. Dulu kan setelah adek denger mas nikah. Mas udah ga pernah ke rumah lagi."

"Ciiiieeee ada yang ngerasa kehilangan mas." Goda Orion

"Iih siapa yang ngerasa kehilangan, Geer banget." Nayla mengelak ucapan Orion

"Hahaha, iyaiya lah yang ga pernah kehilangan mas, cuman mas aja yang ngerasa kehilangan adek harus jauh dari adek."

"Emang iya mas ngerasa kehilangan??"

"Ya allah dek, mas kesiksa banget sebelum dan setelah pernikahan. Mas ga pernah merasa bahagia setelah menikah, pernikahan mas hanya sebuah tanggung jawab dan mas rasa mas hanya batu loncatan untuk Hanum. Dia memanfaatkan mas hanya untuk memperkuat bisnisnya disini dan hanya mementingkan karirnya."

"Kenapa mas berpikir seperti itu?"

"Itu bukan pemikiran mas sayang, itu sebuah kenyataan. Investasi yang dia tanamkan mengikat usaha mas di Jerman tapi dia juga meminta bantuan mas untuk mengembangkan usahanya disini. Saat usahanya berkembang, karna mas terlalu sibuk dia pernah memanfaatkan situasi."

Flasback On

"Mas Rion aku butuh tanda tangan kamu" Pinta Hanum dengan manja

"Tanda tangan untuk apa num?" Jawab Orion dengan datar

"Kamu kan janji jadi sebagai Investor bisnis aku mas."

"Ok." Tanpa rasa curiga Orion menandatangani suratnya tanpa membaca detail kertas yang hampir tiga lembar itu, karna selama satu tahun pernikahan tidak ada yang aneh dengan sikap Hanum.

Hanum mendapatkan tanda tangan Orion sebagai izin menggunakan berbagai fasilitas media di Perusahaan It dan teknologi yang dimiliki Orion untuk mempromosikan bisnisnya yang baru berkembang. Tanpa Orion sadari kemajuannya saat itu atas legalisasi tanda tangan yang diberikannya.

Di tahun kedua saat laporan keuangan pengeluaran membengkak dan menelusuri pengeluaran. Surat legalalisasi izin darinya menggunakan fasilitas It dan teknologi untuk kepentingan promosi perusahaan sang istri.

Flashback Off

"Memang isi dari surat itu sebenarnya apa mas?"

"Legalisasi izin mas untuk menggunakan segala fasilitas media di perusahaan IT dan teknologi yang mas miliki untuk mempromosikan segala bentuk usaha oerusahaan fashion yang dia miliki di beberapa media dan bisnis mas."

"Astaga, curang banget. Terus apa yang mas lakukan?"

"Janji ga marah dan kenapa-kenapa?"

"Lah ko harus marah. Itukan dulu sebelum mas dengan adek" Jawab Nayla dengan ragu

"Dulu mas mencoba menerima pernikahan ini dan satu-satunya cara agar ambisinya melunak tidak mementingkan karirnya lagi dan mas bisa mencoba mencintai seutuhnya adalah dengan dia mengandung anak mas, dia menjadi istri seutuhnya. Mungkin dengan adanya anak akan merubah sikapnya menjadi keibuan karna hadirnya malaikat kecil di tengah-tengah kami, meskipun sudah ada Arga. Tapi Arga tidak lahir dari rahimnya. Dan Mas merasa Arga kesepian dengan tak adanya sosok Hanum sebagai Ibu yang selalu disibukkan karirnya dan ditambah kesibukan mas."

"Deg, ada rasa yang tak biasa tapi bukan cinta. rasa sesak mendengarnya menginginkan wanita lain mengandung anaknya. Apa jika dulu ia memiliki anak, tidak akan ada perceraian dan pernikahan ini tak akan terjadi." Batin Nayla

Nayla mengangkat kepalanya yang bersandar dari bahu Orion dan melepas genggaman tangan Orion dengan tiba-tiba.

"Dek, kenapa?" Tanya Orion terkejut oleh sikap Nayla

"Ingin ke kamar mandi kebelet." Kilahnya yang berbohong dengan tersenyum dipaksakan.

Hayooooo udah makin seruuuu ga nih????

Apa udah mulai sebel sama si Mas Oreo eeh Orion yang ternyata eeh ternyata pernah menginginkan anak dari wanita sebelum Nayla???

Gimana sih ya si Om katanya cuman pengen punya anak dari rahim Nayla aja eeh tapi kenyataannya pernah pengen punya anak sama si mamak lampir Hanum???

Idih udah mulai keliatan bibi brengseknya yaaa, kurang ajaar hahaha

Salah siapa siiih???

Author??? Oh noooo sok sok maunya author gimanaim nih si Om Om ini???

Biar makin terungkit nih yaaa gimana sebenernya perasaan Orion ke si tante Hanum dahulu, Dan gimana POV Nayla kasih miss VOTE VOTE VOTE atuhlah, biar ga pundung nih 🤣🤣

VOTE, LIKE & KOMEN

1
Safa Almira
yey
Whatea Sala
Bagus ceritanya cuma..?!
Lina aja
lanjut n semangat y
Lina aja
kasian Thu Orion di ganggu arga
Lina aja
lanjut thor
Jane Muli
Luar biasa
Lina aja
beuh yg nunggu malam pertama ni keganggu Mulu....kasian juga itu thor
Lina aja
Orion cepet donk bikin Hanum jera...jangan mpe bikin Nayla kecewa
Lina aja
oo ada juga y cewe modelan Hanum itu....dia yg selingkuh tapi g mau di ceraiin suami....bener ada ni nyata nya juga
Lina aja
semoga Nayla tak kena hasut nya hanum
Lina aja
lanjut
nining alfatih
aq plg bacanya jd om onion herheee maaf ya kak
ayam bakar
lanjut thor tambah serutp jangan terlaly banyak berbelit biar gak bosan
ayam bakar
terlalu berbelit belit
Bembi Arkana
ow ow owm....
Putri Andini
kok gak mudeng ya q ma cerita nya Thor alurnya itu gak sejalan rumit kali bacanya
Sundari Sekariputi
bgs miss ceritanya 👍👍👍
Dila Puspita
kebanyakan POV dan Flashback
Yusna
O*,,,, 9
Eni Nuraini
fafi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!