NovelToon NovelToon
Pernikahan Beda Usia

Pernikahan Beda Usia

Status: tamat
Genre:Teen / Fanfic / Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:1.9M
Nilai: 5
Nama Author: DiahIfro

Lelaki yang hidup berkecukupan, dan sudah dipastikan akan menjadi pewaris tunggal kekayaan orang tuanya. sudah pasti di minati para wanita, banyak wanita yang ingin menjadi pacarnya namun ia selalu menolaknya karena seseorang.

Setelah menunggu sekian lamanya, seseorang itu datang. namun, diwaktu yang tidak tepat.

Ia sudah memiliki seorang istri, yang bahkan belum ia cintai.

"Menikahi wanita usia tiga puluh tahun itu bukan keinginan ku" ucap gatra dengan tegas

Apakah seorang gatra bisa mencintai istrinya? atau malah terjadi perselingkuhan? atau perceraian?

Yuk baca, kita intip rumah tangga gatra.


ig ; diah.ifro dan ruangg rindu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DiahIfro, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 9

"Ibu tunggu disini, saya mau ke kamar" ucap gatra pada bu tania agar duduk menunggu di ruang tamu

Bu tania duduk sambil menganggukkan kepalanya "atau bu tania mau tunggu di kamar saya?" tanya lagi gatra dengan menahan tawa

Bu tania mempelototi gatra dengan sorot mata tajam, hingga akhirnya gatra tertawa terbahak-bahak "tabu banget sama sex ya?" ucapnya pergi

Bu tania mendengus kesal sambil menghela nafas panjang-nya "yaampun aku gak nyangka aku tadi benar-benar melakukan itu dengan gatra, muridku sendiri" kata bu tania sambil memegang dadanya "apa gatra benar-benar mau menikahi ku?" ucapnya lirih

Bu tania yang terdiam di kursi tamu mulai merasa bosan dengan hanya berdiam diri dan memainkan handphonenya, ia melihat sebuah majalah dewasa yang covernya sudah banyak coretan aneh dan gambar-gambar tidak pantas.

Siapa lagi kalau bukan ulah gatra, pastinya. bu tania melihat rumah besar dan mewah ini dengan teliti "apa mungkin gatra terkena imbas pergaulan bebas karena kedua orangtuanya yang jarang ada di rumah?" tanya bu tania sambil melihat jam yang sudah menunjukkan pukul tujuh malam

Tak lama gatra turun dengan celana pendek dan kaos hitam serta handuk yang ia pakai untuk mengeringkan rambutnya "lagi ngapain?"

"Enggak" jawab nu tania sambil mengalihkan pandangannya

"Sambil nunggu mamah sama papah, saya mau tanya skripsi boleh bu?" tanya gatra dengan sopan, entah kenapa bu tania semakin bingung dengan sikap gatra padanya yang selalu berubah-rubah

"Boleh" jawab bu tania sambil memasang senyum lebarnya

Gatra langsung berlari kecil naik keatas menuju kamarnya, bu tania kembali duduk di sofa.

Gatra kembali dengan skripsi yang dipegangnya dan makalah serta buku dan pulpen.

Ia duduk dengan santainya disamping bu tania sambil tersenyum menatap bu tania "liat bu"

Bu tania pun ikut tersenyum dan mulai mengecek skripsi gatra, gatra tersenyum kecil sambil menatap wajah bu tania.

"Ibu saya mau tanya boleh?" tanya gatra sambil tersenyum penuh arti

"Boleh" jawab bu tania tanpa menoleh pada wajah gatra

"Sebenarnya ibu masih..."

"Eh ada tania" teriak mamah dengan penuh semangat dan wajah bahagianya ketika melihat bu tania

Gatra menghela nafas panjangnya "belum juga ngapa-ngapain udah pada dateng!!!" gerutu gatra dalam hatinya dengan pikiran yang sudah kotor

"Mah" tania mencium punggung tangan mamah gatra "papah?" tanya tania yang tak melihat pak dario ikut masuk

"Masih di luar kali" jawab mamah menunjuk pintu

"Bisa gak mah ngobrolnya nanti dulu, gatra mau belajar" ucap gatra sambil menatap kedua orang perempuan yang asik berbincang

"Eh tania" kata papah saat ia muncul dari balik pintu

"Pah" tania mencium punggung tangan calon mertuanya itu sambil memasang senyum lebarnya "dari kapan kesini?" tanyanya

"Dari tadi pah" jawab tania sopan

"Yaudah, kita mau bersih-bersih dulu. nanti makan malam bareng" kata bu prita sambil menggandeng pak dario pergi

"Iya mah" jawab tania sambil mengangguk pelan

Bu tania menatap gatra yang seolah acuh tentang keberadaan orangtuanya jangan kan menyapa keduanya, gatra bahkan sama sekali tak menatap atau bahkan tersenyum ke arah orangtuanya yang baru pulang bekerja. padahal ini semua untuknya, ia sendiri yang menikmati hasilnya.

"Apa yang harus di benerin?" tanya gatra ketika bu tania kembali duduk disampingnya

"Udah saya garis bawahi" jawab bu tania

"Kalau begitu, kira-kira poin apa yang harus saya pelajari ya bu?" tanya lagi gatra

"Banyak, kadang pertanyaan spontan dosen penguji bisa buat kamu gugup. apalagi kadang mereka nyari celah dimana kamu kurangnya, tapi tenang aja. pertanyaan nya gak akan lepas dari materi skripsi kamu. yang terpenting kamu tenang dan mampu menjawab itu semua dengan beberapa acuan yang sudah ada diskripsi kamu" perjelas bu tania

"Kalau salah?" tanya gatra yang mempertanyakan bila hal buruk terjadi

"Gak akan salah, yang penting kamu percaya diri dan pelajari dengan benar"

"Ibu mau kan bantu saya?" tanya gatra sambil tersenyum

"Boleh" jawab bu tania sambil menganggukkan kepalanya "saya hanya menjawab yang kamu tanya saja bukan memberitahu kamu" sambungnya dengan tegas

Setelah gatra menulis semua poin penting yang menurutnya ada di skripsinya ia pun menyodorkannya pada bu tania "ya terserah kamu, itu kan menurut kamu yang mana yang penting" jawab bu tania sambil kembali mengembalikan kertas itu

"Untung saja sekarang pikiran ku menikahinya bukan cuma karena skripsi, tapi karena aku ingin merasakan sesuatu yang sudah ade kecil ku tahan" gumam nya dalam hati sambil tersenyum licik

Semenjak dirinya bisa merebut ciuman pertama bu tania, semakin membuatnya merasa penasaran dengan bu tania. gatra yang biasanya menolak perempuan tidur dengannya karena takut jika ada apa-apa ialah yang akan kena imbasnya namun sekarang malah menggebu-gebu ingin merasakan nya dengan bu tania.

"Gatra, tania sini makan" teriak bu prita dari meja makan

Gatra langsung bangun sambil memanggil bibi agar membereskan bukunya dan di taruh di kamar

"Iya den" jawab bibi sambil menaruh pakaian yang akan di setrika oleh bibi ke meja

"Biar saya aja deh bi" kata bu tania merebut pelan buku yang sudah di pegang bu tania "gapapa kan gatra? saya taruh di kasur aja"

"Hah?" gatra menggaruk kepalanya bingung, ia takut jika bu tania melihat kaset yang tergeletak diatas meja akan malah membuat bu tania merasa takut pada dirinya "aku lupa, kaset itu udah aku simpen ke lemari belum ya?" pikir gatra setengah mati

"Boleh kan saya masuk ke kamar kamu?" tanya bu tania sambil tersenyum ke arah gatra

"Biar saya aja deh bu yang naro" tolak gatra sambil mengambil buku di tangan bu tania "langsung ke meja makan aja, nanti saya nyusul"

Gatra melangkahkan kakinya naik ke kamar, ia meletakkan buku itu berserakan di atas tempat tidur sambil melihat ke arah kaset 21+ itu.

"Untung bukan bu tania yang masuk" ucapnya lega

Gatra menuruni anak tangga dengan berlari kecil "kalian mau bicara apa?" tanya mamah saat bokong gatra sudah menyentuh kursi

"Makan dulu deh mah" jawab tania sambil mengangguk kecil ke arah gatra

Gatra hanya mengangkat bahunya seolah berkata "terserah mau bicara kapan"

Kini semuanya mulai makan malam, terlihat gatra sudah selesai makan ia masih duduk sambil memainkan handphonenya.

Gatra langsung mengirimkan pesan pada haris dan raka "gak mau ikut gua, males"balasannya setelah raka dan haris mengajaknya ke club tempat biasa.

"Gatra, tania kalian mau bicara apa?" tanya pak dario sambil menatap keduanya serius

"Gatra mau menikahi bu tania secepatnya pah" jawab gatra enteng

"Wahh bagus" bu prita menepuk tangan pelan sambil memasang senyum lebarnya

"Menikah dan pacaran itu beda, apa kamu yakin kamu siap?" tanya pak dario menatap gatra

"Siap lah" jawab gatra dengan nada percaya diri

"Kalau kalian mau menikah secepatnya itu lebih bagus, kita setuju" kata papah sambil ikut memasang senyum diwajahnya

"Kalian maunya kapan?" tanya bu prita antusias

"Tania terserah mamah, papah sama gatra aja" jawab bu tania sambil mengangguk kecil

"Gimana kalo satu minggu lagi" usul gatra

Bu prita dan pak dario pun setuju dengan apa yang gatra usulkan, setidaknya mereka merasa gatra sudah mau menerima bu tania dengan baik.

1
Salma Akib
bodoh bnget tania
Qaisaa Nazarudin
Iya iya lah, Kesabaran orang itu ada batasnya,, Mungkin saat ini Gatra udah hak kuat lg menahan semua nya,Punya ortu yg terlalu Egois kek kalian bikin banyak hati yg terluka sekarang..
Qaisaa Nazarudin
Pak Dario kamu lihat kan sekarang apa yg terjadi dgn perbuatan kalian,
Qaisaa Nazarudin
Menurut ku di sini Maudy gak salah, Karena dia gak tau kalo Gatra itu sudah menikah, Dan Gatra juga ling lung karena di PAKSA menikah apalagi dgn cewek yg jauh lebih tua dari nya,, Dan ortunya Gatra juga, Maksain banget perjodohan itu dengan alesan Udah perjanjianndr oroknya,, Ck ribet banget, Tania juga dr awal udah di tolak mentah2 ileh Gatra malah mau2 nya aja di jodohin, Kan bisa aja dia nerima Pak Rangga, Menurut ku LEBIH BAIK DI CINTAI DARI MENCINTAI, ..
Qaisaa Nazarudin
Ck Egois kamu Gatra, Kamu aja selingkuh sama Maudy..
Qaisaa Nazarudin
Emang benar kannyg dinomongin Gatra.. katanya hiss dan dosen lagi,!Masa iya gak punya kobil sendiri? dan tinggal juga di rumah yg kek gitu?? hemat sih hemat bu tapi itu bukannya berhemat tapi lebih ke pelit..
Qaisaa Nazarudin
Heran aku kenapa si Marisa ini kepo banget sih dgn hubungan orang lain??🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Makanya kamu jangan penurut kalo gak tau papa..🤦🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
Noh jodoh kamu bu..
Qaisaa Nazarudin
Cl kepedean, Kamu itu cuma mau di mampaatin doang,, Jangan baperan deh kamu..
Qaisaa Nazarudin
Dgn pernedaan umur yg jauh bu, Apalagi dr awal udah di tolah oleh Gatra mentah2, Jadi menurut ku ibu gak perlu memaksa diri inu, Cari yg sepadan dgn inu, Yg ada bukannya bahagia yg inu dapatkan..
Qaisaa Nazarudin
Beratur Gatra di jodohin ama cewek yg jauh lebih tua dari nya?? ku pikir cowoknya yg lebih tua dr cewek, biasanya kan gitu..
Qaisaa Nazarudin
Ck kayak Gatra anak perawan aja ..
Biduri Aura
aku paling suka novel yg kyak gini beda usia 😁😁😁sangat lop lh ceritanya
G.Lo
Diperhatikan yach thor...itu nama orang huruf besar...bukan main tulis gitu aja. Penulis kok masih di ajarin
Siti H
mampir kakak..dinovel aku..
-hati yang tersakiti' konflik rumah tangga
'-pemikat sukma" mistis, romansa
-kuntilanak pemakan janin" horor
karya siti H
Dhia Syarafana Karismawati
suka banget Thor kisahnya , jd ingin liat ank Bu Tania dan Gatra karena kisah nya bagus dan bisa bersatu mereka akhirnya
Dhia Syarafana Karismawati
Gatra keterlaluan , bisa² nya bentak Bu Tania yg baik, pinter, dan pekerja keras mending an Bu Tania d jodohkan sama pak Rangga dari pd hrs sama Gatra yg ngk tau perasaan orang
GALAXY GAMING
ko tanianya lembek sih thor, maksudku karakternya dah kuat gak cengeng d awal knp sekarang lembek y, gak tegas
semalu malunya dia sebagai wanita kan karakter dasar yg kuat krn srbagai dosen lalu juga bantu urus segala perusahaan walau lewat tangan kanan, kan pastinya dah siap mental kl ada hal yg buruk gitu loh ko ini mewek banget bin lembek
GALAXY GAMING
lah....pemeran utamanya siapa ...spotlight tokohnya siapa, ini yang bener aja, masa sih tania gak ada gregetnya amat sebagai pemeran utama, padahal karakternya dah ok banget tapi alurnya malah maudy yg pegang porsi sebagai pemeran utama
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!