putri akilla dia adalah gadis yang berumur 14 tahun baru saja memasuki bangku SMP. dia memiliki wajah yang cantik, menawan dan juara satu dikelas. dia anak yang pendiam dan jarang dekat dengan laki-laki tetapi sejak mengenal Rendy sikapnya menjadi berubah.
akankah akilla bisa menjadi teman dekat Rendy???
yuk jangan lupa baca novelnya ya😉
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Aisyah29, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
9.bab 9
Setelah jam sekolah selesai akhirnya mereka pun menaiki mobil pribadi milik Killa tersebut dan Nisa pun mengajak Rendy untuk ikut bergabung juga.
" Ren mau ikut gabung ga dengan kami, kami mau belajar tanaman dirumah killa, ". ujyar Nisa
" Kok Nisa malah ngajak si Rendy si, Killa juga nga ngajak eh malah dia yang ikut - ikutan juga ". Ucap si Ridho dengan kesal di dalam hatinya.
Mengapa Ridho sangat kesal dengan adanya keberadaan mereka,? Ya tentu saja sejak awal masuk sekolah saat waktu Killa turun dari mobil pribadi miliknya sejak saat itulah Ridho sudah mulai jatuh cinta pada pandangan pertamanya , dia sangat terpesona melihat wajah cantiknya Killa dari kepala sampai kaki badan tubuhnya sangatlah bagus dengan BB ideal yaa bagaimana kalau cowo tidak jatuh cinta kepada Killa..bahkan ditambah nilai plus katanya dia itu murid yang sangat berprestasi bagaimana mungkin tidak ada yang mau mendekati Killa..
Bahkan saat kejadian celana olahraga pun si Ridho sudah tau juga bahwa Killa terjatuh dikamar mandi waktu itu Ridho tidak sengaja menguping perbincangan antara Nisa dan Rendy, makanya Ridho cari perhatian buat Killa supaya Killa menyangka yang dipinjamkan adalah celana olahraganya. Tapi Killa malah lebih dekat dengan Rendy makanya dengan segala cara apapun Ridho juga tidak mau kalah dengan Rendy teman sebangkunya itu.
" Aduh kill, ga jadi hari ini deh tiba-tiba saja badanku ga enak ni, lain kali aja ya nanti kita bicarakan lagi".
Ucap si Ridho dengan nada pura - pura sakit padahal dia tidak ingin Nisa dan Rendy ikut campur urusan tanaman bunga mereka.
" Aneh kamu Dho, badan sehat bugar kaya gitu pura - pura sakit aja, bilang aja kalau aku ga boleh ikut,". Ujar si Rendy dengan nada judes ke si Ridho.
" Eehh ko kamu yang sewot si badan - badanku yang rasa juga aku ko kamu berbicara begitu si, ya sudah Sono kamu lanjutkan saja dengan Nisa yang mengajakmu itu". Ucap Ridho sambil bergegas turun dari mobil Killa.
" Sudah - sudah jangan pada ribut, ya sudah dho cepetan pulang minum obat dan istirahat dirumah saja ya, lain kali saja ajarin aku nya ya". Dengan nada lembut Killa berucap dengan Ridho
Akhirnya mereka pun berpergian dengan urusan masing - masing. Dan didalam mobilpun Nisa diem saja pada Killa dia seakan sedang mencueki Killa. dan berpura - pura baik saja kepada Killa padahal didalam hatinya dia sangatlah kesal.
Keesokan harinya si Ridho pun mulai mengirimkan pesan lewat wa saja dengan ucapan ; " Kill nanti jangan bawa siapa - siapa ya biar aku lebih fokus mengajarinya dan aku ga suka banyak orang juga si ". Alsan Ridho supaya Rendy dan Nisa tidak ikut bersama menanam pohon dirumah Killa.
Setelah menjalani aktivitas seperti biasanya pada saat pulang sekolah pun akhirnya ridho berpergian sendiri menaiki motornya menuju laju dan bergegas ke rumahnya Killa. Dan Killa pun tentunya menyuruh bibinya agar menyiapkan makanan dan cemilan untuk mereka.
Sesampainya dirumah Killa...
Tingg tong ting tong!!!"...
Suara bell rumah Killa berbunyi, dan dibukalah gerbang tersebut oleh penjaga rumah Killa...
" Siapa ya? dan cari siapa? ". Ujar penjaga rumah Killa.
" Oh saya temannya Killa pak yang mau mengajari Killa tentang tanaman itu". Ucap Ridho dengan nada lembut.
" Oh ya sudah silahkan masuk, tadi non Killa sudah menyampaikan pesan kesaya kalau ada tamu yang akan datang, mari saya antarkan ke non Killa". Ujar penjaga rumah Killa.
Dan kebetulan sekali Killa sedang duduk di teras depan halaman rumahnya sambil memakan cemilan dan menunggu kedatangan si Ridho itu.
" Hai dho, ga nyasar ya ketempat ku ?,
Terima kasih ya pak sudah mengantarkannya" ujar Killa.
" Oh ya mari masuk dan gimana langsung saja memulai menanam ya". Ucap Killa dengan penuh semangat.
" Baiklah," . Ujar si Ridho
Dan akhirnya Ridho dan Killa selesai menanam pohon - pohon tersebut rumah Killa dipenuhi dengan pemandangan indah serba hijau dan bunga mawar putih itu cocok sekali untuk ditaro dihalaman teras depan rumah. Nuansa halaman tersebut jadi lebih berasa adem nyaman ya walaupun rumah Killa sudah bagus berkat hasil kerja keras ayah dan ibunya, ya hanya saja gadis kecil itu dengan kegabutannya selalu ada ide dan cara untuk mengubah dari suasana rumah itu.
" Nak Killa inikah temanmu itu yang kemaren diceritain kamu nak, kok ga diajak masuk dulu malah langsung disuruh kotor - kotoran dulu ". Ucap neneknya Killa.
" Oh ya maaf nek, saking semangatnya Killa jadi langsung saja bergegas menanam bunga mawar itu dengan Ridho nek, liat nek bagus ngak ini Killa yang nanam loh dan rapiin,". Ujar Killa dengan senyum manisnya.
Bagaimana reaksi neneknya setelah tau halaman depan rumahnya diobrak abrik oleh Killa cucunya sendiri akankah dia memarahinya atau memujinya???
Ayo baca episode selanjutnya juga ya guys
Jangan lupa like, komen dan follow ya guys
Thanks for watching🙏❤️🔥❤️🔥❤️🔥
bejibun tuh gk bakal habis2...
tinggal benerin tata penulisannya
semangat killa
curiga nisa cuma manfaatin killa doang...