NovelToon NovelToon
Baru Kenal, Sudah Halal

Baru Kenal, Sudah Halal

Status: sedang berlangsung
Genre:Pernikahan Kilat / Cinta setelah menikah / Nikah Kontrak
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: Azrinamanda

ON GOING | UPDATE SETIAP HARI

Hari dimana seharusnya Ayra Rayana bertemu klien pertamanya justru membuat dia terjatuh ke dalam kehidupan klien pertamanya itu. Regana Satya terpaksa menarik Ayra dalam kehidupannya tanpa rencana dan terjadi secara tiba-tiba.

"Bagaimana Pak Rega? Proposal ini apakah sudah sesuai?"

"Sepertinya kamu harus mengganti semuanya" Ucap Rega

"ganti jadi proposal pernikahan sepertinya cocok" Lanjut Rega

"cancel aja pak makasih!!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Azrinamanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Melepas Rindu

Pukul 10 rega sudah ada di depan rumah ayra dan bertemu dengan teresa dan elio yang sudah mau keluar juga.

"nunggu ayra ya pak?" tanya elio

"menurutmu?" jawab rega ketus

"masih pagi muka udah kecut banget! sarapan cuka pak?" ledek elio

"sekali lagi kamu ngomong saya-" ucapan rega terpotong karna ayra tiba-tiba saja datang menghampirinya

"lah takut istri ya pak" ledek elio, kali ini teresa ikut tertawa

"ngomongin apa nih seru banget" tanya ayra

"biasa ay si elio berulah, udah ah kita balik yu el! lu janji kan mau ngajak gua ngopi!" celetuk teresa

mereka berdua pergi dari pekarangan rumah ayra dan disusul juga rega dan ayra 

sampai tujuan ayra dan rega di sambut oleh para penjaga disana

"ayra sayang, mama kangen banget sama kamu! kamu gapapa kan? udah sehat kan?" tanya mama diva beruntut

"satu-satu mah nanya nya" celetuk rega

"mama kan khawatir sama menantu mama salah kah?" tanya mamanya

"udah baik-baik aja kok mah, mamah sehat?" tanya ayra

"tante kuenya sudah siap coba deh" 

tanpa di sadari ternyata ada audry di rumah mamanya.

"oalah lagi ada tamu ya?! rega aku bikin kue sendiri loh" ucap audry mendekati rega sambil membawa kuenya yang dia buat

"saya kan sudah bilang jaga jarak! ada calon istri saya" celetuk rega lalu menarik ayra mendekat dengannya dan merangkulnya

"baru calon kan? belum jadi?" balas audry dengan percaya diri

"kalian kenapa?! udah-udah kenapa jadi adu debat?!" lerai mama diva lalu menghampiri audry

"coba sini kuenya keliatannya enak" ucap mama diva lalu mencoba kue bikinan audry

"udah lumayan enak ko" ucap mama diva

audry melirik ayra seakan dia menang darinya namun saat mama diva melanjutkan bicaranya audry langsung mendelik menatap ayra

"tapi masih ada kurang dikit! creamnya terlalu manis" lanjut mama diva

"gapapa nanti belajar lagi!" ucap mama diva

"ayah kemana? ga keliatan!" tanya rega

"ada di belakang lagi minum kopi biasa sambil ngurus ikannya" ucap mama

rega mengangguk lalu membawa ayra ke tempat ayahnya

"eh menantu ayah, sudah sehat?" tanya ayah

"udah ayah, ayah gimana sehat?" balas ayra

"sehat banget! gimana persiapannya?" 

"fittingnya udah tinggal cari vendor aja" ucap ayra

"kamu jangan cape-cape! biar itu ayah sama mama aja yang cari! kamu mau konsep yang gimana?" tanya ayah

"aku ngikut mas rega aja maunya gimana" balas ayra dengan senyumnya

rega yang mendengar panggilan itu langsung merangkul ayra 

"gabisa di percepat aja yah? misalnya minggu depan?" tanya rega dengan percaya diri

"ayah gimana ayra aja. kalo ayra sudah siap dan sudah sehat bisa kita percepat" balas ayahnya

dalam hati rega bersorak riang karna pernikahannya di percepat menjadi seminggu kemudian

"tapi kalian gabisa ketemu kalo begitu! ayra harus di pingit sampai acara pernikahan kalian!"

mendadak rega lesu karna mendengar perkataan ayahnya

"cuma seminggu doang ga! lebay banget sampe lesu begitu haha!" ucap ayahnya sambil tertawa

mama dan audry menghampiri mereka dan bergabung dengan mereka.

"seru banget! kalian ngomongin apa?" tanya mama yang tiba-tiba datang

"ada yg ngebet nikah ma! katanya mau di percepat aja jadi seminggu lagi!" jawab ayah

"bagus dong! tapi harus pingit dulu kan yah?" tanya mama dengan bercandaannya

audry merasa menjadi nyamuk izin pamit

"tante om audry pamit ya udah di cari sama mommy" pamit audry

"nanti dateng kan ke nikahan anak tante?" tanya mama

"belum tau tante liat nanti aja ya mari semuanya" ucap audry

melihat kepergian audry mereka melanjutkan percakapan untuk membahas pernikahannya yang akan diadakan minggu depan

"nanti sore ke makam ya, ini terakhir kita ketemu" ucap rega dan di jawab anggukan oleh ayra

sore harinya mereka bergegas menuju makam orang tua ayra

"hallo ayah ibu, aya sekarang bawa calon suami aya. Mas rega namanya"

"hallo ayah ibu, mohon do'a restunya ya. kami akan menikah minggu depan"

'semoga kita menjadi keluarga selamanya sampai maut memisahkan' ucap rega dalam hatinya

"aya kangen kalian!" lirih ayra

"aya" panggil seseorang membuat ayra menegang dan terdiam dari tempatnya

ayra bisa merasakan pelukan dari seorang laki-laki yang ternyata abangnya sendiri 

"bang arven" lirih ayra yang akhirnya melemah dan membalas pelukan arven

"maaf aya, maafin abang yang egois ninggalin kamu!" ucap bang arven dengan tulus

"abang selama ini kemana? kenapa ga pernah pulang dan ninggalin aya sendiri?" tanya ayra lalu melepaskan pelukannya

"maaf aya, abang merasa bersalah sama kamu! abang malu untuk ketemu kamu! maaf aya" balas arven disertai dengan tangisnya

"aya udah maafin abang dan masa lalu keluarga kita, aya mohon abang balik ke rumah lagi" ucap ayra

dari kejauhan ada perempuan berusia sekitar 20 tahun dan 28 tahun.

"itu aruna dan perempuan itu siapa? tanya ayra dengan mata sembabnya" 

"abang kenalin nanti, abang mau ke ayah ibu dulu. kamu tunggu yaa sebentar"

...***...

sekarang mereka tiba di restoran dan sudah duduk berhadapan dengan bang arven di tengah

"selama ini abang kerja di jerman dan aruna udah kuliah disana. perempuan ini istri abang, belum terlalu lancar bicara bahasa kita"

"pantes aku ga pernah denger kabar abang dari mana-mana ternyata bang arven di jerman" ucap ayra

"kalo kamu runa kenapa ga pernah ngunjungin kaka?" lanjut ayra

"bang arven ga ngasih! katanya nanti pas umur runa 20 tahun baru di ajak pulang kesini" ucap runa dengan polosnya

"kalo ini siapa aya? ga dikenalin?" tanya bang arven

"saya rega calon suami ayra" ucap rega memperkenalkan diri

"kaka mau nikah? kapan ka?" tanya aruna kaget

"minggu depan, makanya tadi kaka ke ayah ibu dulu minta restu. kalian dateng ya temenin" 

"tapi kata abang, kita lusa balik ka" balas runa

arven yang melihat kedua adiknya sedih lalu membuka suara

"kamu disini aja runa temenin kaka kamu, bang arven dan clara harus balik ke jerman karna ninggalin elara disana" 

"lusa kami kembali kesini, bawa elara biar bisa ketemu sama aunty dan uncle nya" lanjut arven

tatapan aruna berbinar mendengar ucapan arven

"bang arven punya anak?" tanya ayra

"iya nanti abang bawa, usianya baru 2 tahun"

"kak nanti aku ikut kaka yaa" ucap aruna antusias

"bang rega gapapa kan kalo aku ikut kalian?" tanya aruna

"iya boleh, mau sekalian fitting baju juga untuk kamu"

mereka bercanda ria melepas rindu karna sudah lama tidak bertemu dan akhirnya di pertemukan dengan momen yang hangat membuat ayra lega

setelah selesai makan mereka berpamitan

"nanti abang anter baju kamu ke rumah ya! runa kamu jangan merepotkan kak aya sama bang rega oke" jelas arven

"abang aku kan udah 20 tahun! jangan kasih tau aku kaya anak kecil!" 

"yaudah kami pamit ya, ga tolong jaga mereka ya" ucap arven di jawab anggukan oleh rega

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!