NovelToon NovelToon
Kultivator Pengembara 2

Kultivator Pengembara 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Perperangan / Action / Balas dendam dan Kelahiran Kembali
Popularitas:9.9k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Lanjutan novel kultivator pengembara

Jian Feng berakhir mati dan di buang ke pusaran reinkarnasi dan masuk ke tubuh seorang pemuda sampah yang di anggap cacat karena memiliki Dantian yang tersumbat.

Dengan pengetahuannya Jian Feng akan kembali merangkak untuk balas dendam dan menjadi yang terkuat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9: Dasar kau ini

​Hutan kembali sunyi setelah badai energi yang dilepaskan Jian Feng mereda. Bau hangus dan aroma tanah basah masih menggantung di udara.

Qing Laoyue masih berdiri terpaku, merasakan sisa kehangatan dari tangan Jian Feng yang baru saja mengusap kepalanya.

Pil biru yang ia telan kini mulai bekerja, menyebarkan energi murni yang menenangkan aliran Qi-nya yang sempat kacau karena terkejut.

​Namun, lamunannya terpecah oleh suara denting jam saku dari balik jubahnya. Sebagai pemimpin keluarga Qing di usia muda, waktu adalah kemewahan yang tidak ia miliki.

​"Ah... aku harus segera kembali," ucap Laoyue dengan nada penuh penyesalan. "Ada pertemuan dengan para tetua aliansi perdagangan di kota utama. Jika aku tidak hadir, mereka akan mulai menekan posisi keluarga Qing lagi."

​Jian Feng hanya mengangguk pelan, wajahnya kembali datar seolah pembantaian tadi hanyalah kegiatan memetik bunga. "Pergilah. Urusan duniawi memang merepotkan."

​Bukannya langsung pergi, Laoyue justru melangkah mendekat.

Ia menggenggam ujung jubah lusuh Jian Feng, kepalanya tertunduk hingga rambut panjangnya menutupi wajahnya yang memerah.

​"Xiao Feng... sebelum aku pergi, bisakah kita... menghabiskan waktu sejenak? Hanya beberapa menit," bisiknya. "Aku merasa kau benar-benar telah berubah. Kau bukan lagi Xiao Feng yang selalu bersembunyi di belakangku. Aku senang melihatmu kuat, tapi aku juga merasa... kau semakin jauh untuk kugapai."

​Jian Feng menatap langit yang mulai jingga. Di matanya, Laoyue hanyalah seorang gadis yang terjebak dalam naskah romansa yang tidak ia inginkan.

Namun, ia tidak bisa memungkiri bahwa kebaikan gadis ini adalah salah satu dari sedikit hal tulus yang ia temukan di kehidupan barunya.

​Mereka berjalan berdampingan menuju tepi hutan, tempat kereta kuda Laoyue menunggu. Angin sore bertiup lembut, memainkan helai rambut mereka.

Bagi Laoyue, ini adalah momen paling damai dalam hidupnya.

​Saat sampai di depan kereta kuda, Laoyue berhenti. Ia berbalik, menatap mata Jian Feng dengan tatapan yang dalam dan penuh kerinduan. Suasana menjadi hening, hanya terdengar suara ringkikan kuda di kejauhan.

​Terbawa oleh emosi dan rasa lega melihat perubahan tunangannya, Laoyue perlahan berjinjit.

Ia memejamkan mata, wajahnya mendekat ke arah wajah Jian Feng. Ia ingin memberikan sebuah ciuman perpisahan, sebuah tanda bahwa hatinya tetap milik Xiao Feng, tak peduli seberapa banyak dunia berubah.

​Namun, tepat saat bibirnya hampir bersentuhan, sebuah tangan dingin mendarat lembut di keningnya, menahan pergerakannya secara mutlak.

​Laoyue membuka mata dengan bingung. Ia melihat Jian Feng menatapnya dengan wajah malas—bukan tatapan benci, bukan pula malu, melainkan tatapan seseorang yang merasa terganggu saat sedang mengantuk.

​"Jangan lakukan itu." ucap Jian Feng singkat.

​"K-kenapa? Bukankah kita..." Laoyue terbata, wajahnya kini merah padam karena malu yang luar biasa.

​"Aku punya banyak hal yang harus dipikirkan," Jian Feng melepaskan tangannya dari kening Laoyue dan berbalik, menatap ke arah cakrawala. "Ciuman itu... simpan saja untuk dirimu sendiri. Untuk saat ini, fokuslah pada keluargamu. Aku tidak butuh gangguan emosional yang bisa menghambat kultivasiku."

​Di dalam batinnya, Jian Feng mendesah. "Maaf, Laoyue. Tapi di dalam hatiku hanya ada satu tempat, dan tempat itu masih dipenuhi oleh debu dan memori Lin Xue. Aku tidak bisa mencium bayangan lain saat aku masih mengejar cahaya yang hilang."

​Laoyue terdiam sejenak, harga dirinya sebagai pemimpin keluarga sedikit terluka, namun ia menarik napas panjang. Ia tersenyum tipis, meski matanya menyiratkan sedikit kepedihan.

​"Kau benar-benar menjadi pria yang dingin, Xiao Feng," ucapnya sambil naik ke kereta kuda. "Tapi setidaknya, kau masih mau bicara padaku. Aku akan menunggumu di arena turnamen. Jangan sampai kalah, atau aku sendiri yang akan menyeretmu pulang!"

​Kereta kuda itu mulai bergerak, meninggalkan Jian Feng sendirian di gerbang masuk hutan. Jian Feng memperhatikan debu yang ditinggalkan kereta tersebut hingga hilang dari pandangan.

​"Cinta adalah racun paling mematikan bagi seorang kultivator." gumam Jian Feng.

​Ia meraba gelang emas di tangannya, lalu menatap telapak tangannya yang masih ternoda darah serigala.

Waktu istirahat telah usai. Turnamen Benua Gagak Hitam tinggal menghitung hari, dan ia harus memastikan bahwa ketika ia melangkah ke arena tersebut, seluruh dunia akan tahu bahwa Jian Feng telah kembali—bukan sebagai pion, melainkan sebagai pemain utama.

1
MF
💪/Hunger//Hunger/💪💪💪💪💪💪
aku
sedikit
Agen One: Hehe, Nuhun pisan🤣🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
aku
ber arti adeganngewetidakpernahterjadiyathor
aku
lalu emas yg banyak itu,sdh masuk cincin ya thor.
thor lu kaya Jiang Feng
Ra_Lathia
knp jadi tubuh ganda, cb tetep pke tubuh satu tp kmdian jd kultivator yg menipu "penulis takdir", tp ttp bgus laah👍
Agen One: /Rice//Rice//Rice//Rice/
total 1 replies
Ra_Lathia
pembukaan season yang bagus👍
MF
💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪
Adibhamad Alshunaybir
mantap kak author lanjutkan up nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!