Kisah putri Prince Richard Carrington dan Princess Alisha Léopold
Zayn selalu percaya cerita Putri dan Kacang Polong untuk mencari putri yang tulus tapi tidak percaya gadis-gadis jaman sekarang. Akhirnya dia memakai sayembara mencari pasangannya. Naasnya saat dia sudah mengadakan sayembara, Zayn kecelakaan. Di hari H nya, semua princess yang diundang langsung menatap sinis ke Zayn. Kecuali Anette Carrington. Princess Inggris dan Belgia itu pun menerima lamaran Zayn.
Dari merasa iba, Anette dan Zayn jatuh cinta. Namun hubungan mereka terancam saat rahasia besar Zayn mulai terungkap. Bagaimana sikap Anette ke suaminya?
Generasi 8 klan Pratomo
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Jealousy
Anette keluar dari ruang belajar bersama Melanie yang tampak puyeng. Melanie fasih bahasa Jepang baik huruf Katakana, hiragana dan kanji tapi huruf Hijaiyah, itu level yang berbeda.
"Aku pusing My Lady. Menghapal huruf-huruf itu ...." Melanie tampak manyun sementara Anette tertawa.
"Nanti kamu akan terbiasa. Pelan-pelan Mel ..." Anette menepuk bahu pengawalnya.
"My Lady, apakah Sheikh Zayn bisa membuat spaghetti?" tanya Melanie dengan wajah bergidik. "Aku kok tidak yakin ya?"
"Kita lihat saja," jawab Anette cuek.
"My Lady kenapa kasih hukuman seperti itu? Aku kira anda akan minta dibelikan tas Hermès terbaru."
"Ish, dimana fun-nya Mel. Bukankah seru melihat wajah Zayn panik?" cengir Anette.
Melanie hanya menggelengkan kepalanya. Selama sepuluh tahun bersama Anette, Melanie selalu melihat gadis itu lembut tapi usil seperti kakaknya, Brayden. Berbeda dengan Brayden yang terang-terangan menunjukkan ke publik kalau dia memang Badung, Anette begitu rapi menutupi kejahilannya.
"My Lady, apakah sudah dapat kabar?"
"Apa itu Mel?" tanya Anette.
"Selain My Lady, ada yang mau nikah dadakan juga," jawab Melanie.
"Siapa?"
"Katanya Miss Arletta. Ada seorang dokter datang ke Mr Peterson dan melamar Miss Arletta."
Anette menoleh cepat. "Gosip dari siapa itu?"
"Dari Jenny, pengawalnya Miss Arletta. Katanya sekarang Miss Arletta marah-marah," kekeh Melanie.
Anette tahu kalau para pengawal mereka itu punya grup pengawal dan ajang gosip. Jadi kabar dari Amerika hingga Australia, mereka saling sharing. Memang rada absurd tapi para pengawal itu seperti punya kode etik hanya mereka yang tahu dan tidak dibawa keluar. Bahkan para pengawal itu ada yang jadi jodoh dan menikah lalu pensiun dengan pesangon tinggi dari klan Pratomo.
"Memangnya siapa dokter itu?" tanya Anette sambil berjalan ke ruang tengah.
"Namanya Dokter Jeff Clarke. Dokter bedah di rumah sakit tempat Miss Arletta jadi chef acara Natal tahun lalu disana."
Anette mengernyitkan dahinya. "Bukankah mbak Letta tidak mau menikah. Kok bisa ada cowok yang mau sama dia sih? Padahal dia itu galak, egosentris khas chef dan mulutnya pedas!"
"My Lady, kalian itu biarpun galak, judes, tegas, usil, seenaknya sendiri ... Banyak yang suka. Bahkan Olivia yang mengawal Dokter Daisy saja suka gemas kalau Dokter Daisy dan Dokter Lucky ribut tidak jelas," jawab Melanie.
"Eh iya lho, aku tidak menduga Mbak Dash yang kaku gitu, bisa punya suami receh macam Oom Lucky," gumam Anette.
"Aneettteeeee ...."
Anette dan Melanie menoleh. Keduanya melihat Zayn datang sambil membawa nampan berisikan sepiring spaghetti diatas pahanya. Wajah Zayn begitu bahagia bisa memasakkan sesuatu untuk Anette.
"Apa itu Zayn?" tanya Anette sambil menghampiri Zayn. "Spaghetti?"
"Sesuai request kamu kan? Hukuman kamu ke aku karena sudah membuat kamu marah."
"Kamu membuatnya sendiri?" tanya Anette tidak percaya.
"Sendiri dong!" jawab Zayn jumawa.
"Lady Anette harusnya melihat bagaimana meja dapur istana berantakan oleh Sheikh Zayn," ucap Farouk tanpa ekspresi.
"Yang benar?" Anette menatap pengawal Zayn itu dengan wajah terkejut. "Kamu hanya membuat spaghetti! Bukan membuat kulebyaka!"
"Macam Medan perang, My Lady," kompor Farouk membuat Zayn melirik judes.
"Kamu itu belain siapa sih!" omel Zayn sebal. "Kulebyaka itu apa?"
"Kulebyaka adalah sejenis roti isi atau pie tradisional dari Rusia. Masakan ini terbilang sulit untuk dibuat karena banyaknya bahan yang menjadi isi pie. Bahkan, isi Kulebyaka dibuat berlapis-lapis dan setiap lapisnya dipisahkan oleh roti crepe tipis.
Bahan yang digunakan sebagai isian pie ini antara lain nasi yang dimasak dengan daun dill, hati ikan burbot, dan otak sapi muda. Karena isiannya sangat banyak, kue ini pun memiliki bobot yang sangat berat dan memakan waktu sangat lama untuk pembuatannya. Oven yang dipakai untuk memanggang Kulebyaka juga harus berukuran besar," jawab Anette. "Mbak Letta yang ajarin."
"Mbak ... Letta?" beo Zayn.
"Arletta Peterson, chef RR's Meals London. Dia juga juri MasterChef Australia," jawab Anette. "Ayo, kita ke meja makan. Aku ingin tahu rasanya spaghetti buatan Sheikh Zayn yang katanya tidak bisa masak."
Anette mengambil nampan itu dan berjalan ke meja makan.
"Pasti repot ya tadi, Zayn. Memasak dengan duduk di kursi," ucap Anette. "Terima kasih sudah mau membuat spaghetti untukku."
"Apapun buat kamu, Net." Zayn menatap lembut ke Anette yang duduk di kursi makan.
Istrinya mengambil garpu dan memakan spaghetti buatan Zayn. Wajah Anette terkejut saat merasakan spaghetti buatan Zayn.
"Gimana?" Zayn menatap Anette penuh perhatian. "Enak tidak?"
Anette memindai wajah suaminya.
"Anette? Enak tidak?" tanya Zayn cemas.
"Ini ... Enaaaakkk!" jawab Anette.
Zayn melongo. "Serius?"
"Serius."
Zayn tersenyum lebar. "Bagaimana kalau setiap hari aku buatkan spaghetti buat kamu?"
Anette menatap sebal ke Zayn. "Nggak gitu juga, Zayn. Aku juga bosan!"
Zayn tertawa sambil mengelus rambut Anette. Sikap keduanya tepergok oleh Aisyah yang baru datang dari rumah sakit. Wanita itu hanya mencibir sikap pasangan suami istri itu.
"Halo kak Aisyah. Baru pulang dari rumah sakit?" sapa Anette.
"Nggak usah sok ramah deh!" balas Aisyah dengan bahasa Arab membuat Zayn dan Farouk terkejut. Anette dan Melanie melihat perubahan wajah dua pria itu,
"Apakah dia mengatakan sesuatu?" tanya Anette bingung.
"Hah! Dia juga tidak bisa bahasa Arab!" ejek Aisyah lalu pergi meninggalkan keempat orang di ruang makan.
"Dia ngomong apalagi?" tanya Anette sambil menatap wajah suaminya yang tampak mengeras.
"Tidak ada apa-apa, sayang," jawab Zayn.
Anette memegang tangan Zayn. "Suamiku, dia bilang apa?" tanyanya lembut tapi tegas.
"Dia ... menghina kamu tidak bisa bahasa Arab," jawab Zayn pada akhirnya.
"Itu yang kedua kan? Yang pertama apa?"
Zayn menggeleng.
"Zayn ... Please ...."
Zayn menghela nafas panjang. "Dia bilang ... Kamu jangan sok ramah."
Anette terkejut. "Jadi begitu."
Zayn menggenggam tangan Anette. "Sayang ...."
"Jika dia mau begitu ... Aku ladeni." Mata biru Anette tampak berkilat licik.
"Ya ampun ... Kamu tuh!"
Anette tersenyum sambil menghabiskan spaghetti buatan suaminya.
***
Dapur Istana
"Selamat sore ...."
Semua orang disana terkejut saat melihat Anette datang bersama Melanie dan Hawa.
"Lady Anette ... Apa anda membutuhkan sesuatu?" tanya kepala dapur.
"Tidak ... Aku hanya meminta maaf atas nama suamiku yang sudah membuat kacau dapur istana," senyum Anette lembut.
Semua orang disana melongo. "Tapi ... Tidak apa-apa, Lady Anette. Wajar kalau Sheikh Zayn membuat kacau dapur karena memang beliau tidak pernah masuk dapur dan memasak," jawab kepala dapur.
"Tapi tetap saja ... Aku minta maaf ya. Oh, bolehkah aku meminjam dapur?"
"Anda mau buat apa?" tanya Koki istana.
"Camilan sore untuk suamiku."
***
Satu jam kemudian, Anette membawa camilan sore untuk Zayn yang sedang terapi ringan sore hari. Disaat dia berjalan bersama dengan Melanie dan Hawa, Aisyah mendatangi dirinya.
"Kamu tidak akan tinggal lama disini!" desis Aisyah.
"Kenapa?" balas Anette dengan wajah dibuat polos.
"Karena hanya aku yang akan menjadi menantu perempuan disini!" Aisyah menatap tajam ke Anette.
Anette hanya tersenyum lembut. "Putra Abi Muhammad ada dua. Kak Zafar dan Zayn. Sampai kapan pun, akan ada Anette Anette yang lain jika kak Aisyah mengusir aku dari sini. Mau sampai kapan seperti itu? Apa tidak capek kah?"
***
Yuhuuuu up malam Yaaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu
Aq sotoy
moga kamu bisa introspeksi diri dan masih bisa bertemu anakmu kelak
Betapa sakitnya hati Zafar
makanya jadi orang jangan seralah😅😅😅