NovelToon NovelToon
DIHIANATI CALON SUAMI, DAPAT PRESDIR

DIHIANATI CALON SUAMI, DAPAT PRESDIR

Status: tamat
Genre:Pernikahan Kilat / One Night Stand / Selingkuh / Percintaan Konglomerat / Mafia / Romansa / Tamat
Popularitas:3M
Nilai: 4.9
Nama Author: uutami

Amalia tak pernah menyangka, penghianatan dari calon suami dan sahabatnya sendiri, justru membawanya pada takdir yang tak terduga.

"Kau sudah tidur denganku, kau tidak akan bisa lepas dariku!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon uutami, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 3 : Pria asing

"Siapa kau!?"

teriak Lia dengan suara bergetar. Ia memilih bertahan di dalam bak mandi karena ia sedang tak memakai sehelai benangpun. Dan air bisa sedikit menyamarkan tub uhnya.

Pria asing itu masih terlihat santai meneguk minumannya.

"Kamarku? Apa kau tak melihat saat masuk kemari, Nona?"

"Ini jelas kamarku. Kau mabuk!" ujar Lia tajam. "Keluarlah sebelum aku berteriak dan memanggil security."

Pria asing itu malah tertawa, "Berteriaklah... Hanya aku yang akan dengar!" tantangnya. "Kau mau keluar dari sana sendiri, atau aku seret, Nona?"

Lia menahan gelombang amarahnya, ia tak mungkin keluar dari bak mandi dengan tanpa apapun sementara ada lelaki di sana. Tapi, membiarkan lelaki asing itu menyeretnya, sungguh gila.

"Keluarlah..." katanya akhirnya.

"Ini kamar mandi ku. Aku mau menggunakannya."

"Keluarlah agar aku bisa keluar dari sini..." ujar Lia menatap tajam. "Atau kamu memang mengharap sebuah pertunjukkan."

"Aku... Tidak tertarik dengan tubuhmu. Keluar!"

"Aku tidak memakai apapun." wajah Lia memerah karena malu. Sekalipun, dia tak pernah menunjukkan tubuhnya di depan pria.

Tapi, pria itu seperti menantang, dia meletakkan gelasnya dan melepas kemeja yang melekat di tubuhnya.

"Sungguh tak tau malu, dia mele pas ba ju di hada pan seorang wanita?" batin Lia saat itu.

Namun, mata Lia terbelalak, tubuh pria itu berotot dan terdapat beberapa tato di dada, pinggang, dan perutnya.

Lia meneguk ludahnya, "Tub uhnya sempurna." Tentu saja, ini hanya dalam pikiran Lia. Tapi sesaat kemudian dia meruntuk karna sempat memuji.

Kemeja tertanggal dan teronggok begitu saja di lantai kamar mandi. Lalu pria itu mulai mele pas cela nanya. Lia refleks menutup matanya.

"Dia gila! Dia benar-benar melepas di depan mataku," batin Lia. Namun, ia jadi menyadari sesuatu. "Tidak! Ini artinya, kami sama-sama polos. Apa yang akan terjadi selanjutnya?"

Segala pikiran negatif berkelebat dalam otaknya. "Tidak! Aku harus pergi dari sini! Pria ini jelas bukan orang biasa! Dia gila! Aku salah berurusan dengannya."

"Baiklah, aku menyerah! Aku keluar!" teriak Lia sambil membuka mata. Akan dia tekan kuat rasa malunya keluar dari bak mandi tanpa sehe lai be nangpun.

"Terlambat!"

Mata Lia terbelalak lebar, pria itu sudah masuk dalam bak mandinya. Lia berteriak, namun, itu sia-sia. Pria itu sudah menci umnya dengan sangat rakus dan menin dih tu buhnya. Di bawah tu buh kekar pria itu, Lia sangat mungil.

"Tidak! Kega disanku yang ku jaga selama ini, apakah akan terenggut sekarang?"

Lia mencoba melepaskan diri, tapi, hanya membuat air memercik keluar dari dalam bak mandi. Pria itu menghujam tub uhnya dengan sangat keras, dalam, sampai ke ujung.

"Aakkkkhhh!"

"Setelah masuk ke kamarku tanpa permisi, kau tidak bisa keluar begitu saja, Nona."

Air mata Lia mengalir, mulutnya terbuka lebar, dan lo bang pera wannya terasa sangat sakit. Sebuah benda besar masuk ke sana tanpa peringatan.

"Ini tidak adil... Kenapa semua harus direngut paksa dariku?"

"Kenapa sempit sekali? Kau... Masih pera wan?"

"Lepaskan aku, brengsek! Ini pele cehan! Ini pemer kosa an!"

Tubuh Lia lemas tak berdaya. Jika dia bisa memukul Jono tanpa ampun, tapi, di bawah tubuh pria ini, Lia kehilangan tenaganya.

"Aahh.... Sakit!" teriaknya saat merasakan lagi benda keras menghu jam lob angnya.

Air mata Lia mengalir deras, ia meratapi hidupnya yang sangat sial dan merana. Belum habis rasa sedihnya dihianati calon suami dan sahabatnya sendiri, ia harus merelakan kepera wanannya diambil oleh orang asing di negara yang asing pula.

"Sesakit ini... Tapi... Kenapa orang-orang menyebutnya nikmat?"  batin Lia.

1
Santi Seminar
ealah
Santi Seminar
gak dimatiin aja tuh
Santi Seminar
konglomerat kok lelet
Melly Febriani
selesaikan aja basuki
Melly Febriani
tuh kan coba nadira dibuang seperti rika aman
Melly Febriani
pelakor ga tau diri
Melly Febriani
aneh, klo msh mencintai itu artinya pernah pacaran
Melly Febriani
keluarganya bara mana
Melly Febriani
hancur krn ulah kalian sendiri
Melly Febriani
baru ngaku saudara. hello kemana aja waktu menyeret lia
Melly Febriani
dihh bukannya hp nya dirusak, amnesia
Melly Febriani
anemia to🤣👍
Melly Febriani
🤣🤣🤣
Melly Febriani
kasian banget bebby
Melly Febriani
kalo orkay tu namanya bukan jono🤣
Serena Khanza
saudara macam apa lo 😡
Serena Khanza
di kata main rumah rumah an apa najisss deh
Serena Khanza
ya ampun boleh satu gaksih yang begini 🤩
Serena Khanza
lucu kocak 😭😭🤣🤣🤣
gegara nama sekretarisnya sih kan jadi salah paham 🤣🤣🤣
sumpah ngakak woyyy 😭😭😭
Serena Khanza
mangga campur duren kek mana lah ya rasanya 😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!