Seribu tahun setelah Era Kegelapan yang hampir menghancurkan tatanan alam semesta, Yun Tianxing—kultivator tertinggi dan penjaga keseimbangan antara Dunia Bawah dan Dunia Dewa—menemukan dua artefak legendaris: Darah Phoenix Abadi dan Jantung Naga Suci. Dalam upaya untuk memperkuat diri agar bisa mengantisipasi ancaman tersembunyi, ia memakan jantung naga dan meminum darah phoenix. Namun, kombinasi kekuatan kedua makhluk mistik tersebut terlalu besar untuk tubuhnya, menyebabkan guncangan hebat yang mengancam nyawanya. Sebelum meninggal, ia menciptakan sebuah benih ajaib, memasukkan seluruh energi Qi dan pengetahuan kultivasinya ke dalamnya.
Benih itu jatuh ke Dunia Fana dan memasuki tubuh Haouyu, putra mahkota Kekaisaran Lian yang baru lahir. Tak lama kemudian, kekaisaran keluarga Lian runtuh akibat peperangan besar dengan klan musuh. Untuk menyelamatkannya, ibunya menyerahkan dia kepada seseorang untuk membawanya meninggalkan istana.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mr.Mounyenk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 9 TEKNIK KUNO DAN MUNCULNYA ANCAMAN BARU
Beberapa bulan setelah naik tingkatan ke Tahap Awal Tingkatan Pengumpulan Qi, kemampuan kultivasi Haouyu terus berkembang pesat. Dia mulai bisa merasakan keberadaan energi alam di sekitarnya dengan lebih halus, bahkan mampu mengendalikannya untuk membentuk berbagai bentuk sesuai keinginannya—seperti pelindung energi tipis yang bisa melindungi dirinya dan orang-orang di sekitarnya.
Suatu pagi, saat Haouyu sedang berlatih di clearing bambu yang biasa digunakan untuk berlatih, dia merasakan getaran energi yang aneh datang dari arah hutan dalam. Energinya tidak seperti energi alam yang ia kenal—bauanya pahit dan penuh dengan aura gelap yang mengganggu keseimbangan di sekitarnya.
“Yu Zhu, kamu rasakan juga apa yang aku rasakan?” tanya Haouyu dengan wajah yang serius, menghentikan gerakan latihannya.
Yu Zhu mengangguk dengan ekspresi khawatir. “Ya, rasanya seperti ada sesuatu yang tidak baik yang sedang mendekat. Aroma energinya sangat berbeda dari biasanya.”
Kakek Chen yang telah wafat beberapa waktu lalu selalu mengingatkan Haouyu tentang pentingnya waspada terhadap energi gelap yang bisa mengganggu keseimbangan alam. Dengan tekad yang kuat, Haouyu memutuskan untuk menyelidiki sumber energi aneh itu bersama Yu Zhu. Mereka berjalan melewati jalan setapak yang dikenal Yu Zhu di dalam hutan, menuju arah sumber getaran energi yang semakin jelas.
Setelah berjalan sekitar setengah jam, mereka tiba di sebuah lembah yang tandus dan sepi. Udara di sini terasa berat dan penuh dengan energi gelap yang menyengat. Di tengah lembah itu, ada sebuah batu besar dengan pola misterius yang terpampang jelas—seolah ada tangan besar yang menggoresnya dengan kekuatan luar biasa.
“Ini adalah Prasasti Batu Gelap,” bisik Haouyu dengan suara penuh kekaguman namun juga kekhawatiran. Dia ingat membaca tentang prasasti ini dalam buku kuno milik Kakek Chen—dikatakan prasasti ini terkait dengan kekuatan gelap yang pernah menghancurkan sebagian besar wilayah pada Era Kegelapan.
Saat Haouyu mendekati batu itu, energi gelap mulai menyebar ke sekelilingnya seperti ular yang menggoda. Cahaya keemasan di dahinya muncul dengan sendirinya, membentuk pelindung tipis yang melindungi dia dari pengaruh energi gelap tersebut. Namun semakin dia mendekati batu itu, semakin kuat pula tekanan yang dirasakan tubuhnya.
Tiba-tiba, sebuah sosok tinggi muncul dari balik batu besar—berpakaian hitam pekat dengan wajah yang tertutup oleh topeng misterius. Di tangannya kanan ada sebuah tongkat kayu hitam dengan ujung berbentuk kepala ular yang mengerikan.
“Haouyu, putra mahkota Kekaisaran Lian yang hilang,” ucap sosok itu dengan suara dalam dan penuh dengan kedengkian. “Aku telah menunggu lama untuk bertemu denganmu. Nama aku adalah Zuo Feng—pengawal khusus Khan Batu dan juga kultivator gelap yang telah mendapatkan kekuatan dari Tanduk Iblis Hitam.”
Haouyu merasa darahnya membeku mendengar nama Khan Batu yang menjadi penyebab kehancuran kekaisaran dan kehilangan orang tuanya. Dia segera mengambil posisi bertempur, dengan cahaya keemasan semakin menyala terang di dahinya.
“Kamu datang untuk apa? Apakah kamu mengikuti kami dari ibukota?” tanya Haouyu dengan suara tegas, mencoba untuk tetap tenang meskipun hatinya berdebar kencang.
Zuo Feng tersenyum sinis. “Khan Batu telah mengetahui tentang keberadaanmu, Haouyu. Dia mengirimku untuk mengambil kamu dan kekuatan khusus yang ada di dalam dirimu. Dengan menggabungkan kekuatanmu dengan kekuatan Tanduk Iblis Hitam, dia akan menjadi tidak terkalahkan dan bisa menguasai seluruh dunia!”
Tanpa berbicara lagi, Zuo Feng mengangkat tongkatnya ke atas dan mulai mengucapkan mantra kuno. Energi gelap mulai terkumpul di sekitar tongkat itu, membentuk sosok besar yang menyerupai iblis dengan tanduk panjang dan mata merah menyala. Formasi itu segera melesat menuju Haouyu dengan kecepatan luar biasa.
Haouyu tidak panik—dia mengingat pelajaran dari Kakek Chen tentang bagaimana menghadapi serangan energi gelap. Dia mengambil napas dalam-dalam, mengumpulkan energi alam di sekitarnya ke dalam tubuhnya, lalu melepaskannya dengan kuat dalam bentuk serangan energi keemasan yang melesat seperti kilat.
Dua energi bertemu di udara dengan ledakan dahsyat yang membuat tanah bergoyang dan pepohonan bambu di sekitarnya bergoyang hebat. Energi keemasan milik Haouyu berhasil menekan energi gelap milik Zuo Feng, namun tidak cukup untuk menghancurkannya sepenuhnya.
“Sangat mengesankan untuk seorang anak muda seperti kamu,” ucap Zuo Feng dengan suara penuh kagum namun tetap penuh kejam. “Namun kekuatanmu masih belum cukup untuk melawan kekuatan yang aku miliki!”
Zuo Feng mulai menggerakkan tongkatnya dengan cepat, membentuk formasi gelap yang semakin kuat. Energi gelap menyebar ke sekeliling lembah, membuat udara terasa semakin berat dan menyengat. Haouyu merasa tubuhnya semakin sulit untuk bergerak, namun dia tidak menyerah—dia mengingat nasihat Kakek Chen tentang pentingnya tetap tenang dan fokus saat menghadapi bahaya.
Dengan tekad yang kuat, Haouyu mulai mengumpulkan seluruh energi alam yang bisa dia rasakan di sekitarnya. Dia mengingat teknik Pernapasan Phoenix dan Naga yang diajarkan Kakek Chen serta formasi bambu pelindung yang telah dia kuasai. Cahaya keemasan di dahinya semakin terang dan stabil, membentuk lingkaran pelindung yang kuat di sekeliling tubuhnya dan Yu Zhu yang sedang melihat dengan penuh khawatir dari kejauhan.
“Formasi Bambu Pelindung dan Serangan Phoenix!” teriak Haouyu dengan suara penuh kekuatan.
Segera setelah itu, energi keemasan yang kuat melesat keluar dari tubuhnya seperti ekor naga yang panjang dan sayap phoenix yang luas. Gabungan energi itu membentuk bentuk menyerupai binatang ajaib yang luar biasa, dengan cepat menghantam formasi gelap milik Zuo Feng. Ledakan yang terjadi membuat seluruh lembah bergoyang hebat, dengan awan debu dan asap menyelimuti pandangan mereka.
Ketika asap mulai mereda, Zuo Feng terlihat terbaring di tanah dengan tubuh yang terluka parah. Tanduk iblis hitam yang menjadi sumber kekuatannya tampak telah retak dan kehilangan kilau gelapnya. Dia melihat Haouyu dengan mata penuh kagum dan sedikit takut sebelum akhirnya menghilang dengan cepat ke dalam hutan yang gelap.
Haouyu merasa tubuhnya lelah sekali setelah menggunakan kekuatan besar itu, namun dia merasa bahagia karena bisa mengusir ancaman yang datang ke desa dan teman-temannya. Yu Zhu segera berlari ke arahnya dengan wajah penuh kegembiraan dan rasa lega.
“Kamu luar biasa, Haouyu!” puji Yu Zhu dengan senyum lebar. “Kau berhasil mengalahkan kultivator gelap yang kuat seperti itu!”
Haouyu tersenyum lembut sambil menatap ke arah tempat Zuo Feng menghilang. Dia tahu bahwa ini bukan akhir dari masalahnya—Khan Batu pasti akan mengirim orang lain untuk mencari dia dan kekuatannya. Namun dia juga merasa lebih percaya diri karena telah berhasil menghadapi ancaman besar seperti ini.
“Sekarang aku semakin yakin bahwa aku bisa mencapai tujuanku,” ucap Haouyu dengan suara tegas. “Aku akan menjadi lebih kuat dan satu hari nanti akan menghadapi Khan Batu langsung untuk memastikan bahwa tidak ada orang lain yang harus menderita seperti yang kami alami!”
Dengan langkah yang mantap, Haouyu berjalan kembali ke arah desa bersama Yu Zhu. Dia tahu bahwa perjalanannya masih panjang dan penuh dengan rintangan, namun dia siap menghadapinya dengan keberanian dan tekad yang kuat. Dia adalah Haouyu—putra mahkota Kekaisaran Lian yang akan membawa harapan dan keadilan kembali ke dunia yang telah terlupakan oleh kegelapan dan kehancuran.
...~BERSAMBUNG~...