NovelToon NovelToon
Abiyan; TUAN MUDA Terbuang

Abiyan; TUAN MUDA Terbuang

Status: sedang berlangsung
Genre:Kebangkitan pecundang / Persahabatan / Menyembunyikan Identitas
Popularitas:29.2k
Nilai: 5
Nama Author: Moms TZ

Hidup bergelimang harta, tetapi tanpa kasih sayang seorang ibu, membuat Abiyan tumbuh menjadi sosok pemuda yang keras kepala dan pembangkang. Suatu hari dia melakukan kesalahan fatal dengan terlibat balapan liar yang mengakibatkan dirinya tertangkap polisi.

Akibat perbuatannya, Bastian sang ayah murka dan Abiyan harus menerima hukuman terberat: dia terbuang dari rumah yang selama ini menjadi istananya. Tanpa kemewahan, tanpa perlindungan, Abiyan terpaksa harus menghadapi dunia yang keras dan penuh tantangan seorang diri.

Mampukah Abiyan sang tuan muda yang terbuang, bertahan hidup dan belajar menjadi pribadi yang bertanggungjawab? Atau justru dia akan semakin terpuruk dalam kesengsaraan?

Ikuti kisahnya hanya di sini:

"Abiyan, Tuan Muda Terbuang" karya Moms TZ, bukan yang lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Moms TZ, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

9. Dukungan

"Biyan, tunggu!" seru seseorang dari dalam mobil ketika melihat Abiyan keluar dari kafe berniat untuk pulang.

Ia sudah menunggu sejak tadi karena merasa penasaran kenapa adiknya bisa bersama barista di kafe itu.

Abiyan menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah suara berasal. Dia melihat seorang wanita cantik keluar dari dalam mobil berjalan menghampirinya, lantas memeluknya dengan erat.

Abiyan hanya terdiam membeku menerima pelukan itu, tetapi dia merasakan hatinya begitu hangat. Sudah lama dirinya merindukan pelukan sang kakak yang sangat dia sayangi meskipun mereka berbeda ibu.

Abiyan merasa kehilangan kasih sayang, ketika Zeya sang kakak tiba-tiba memutuskan menikah muda. Padahal selama ini dia begitu bergantung pada kakaknya. Dirinya seolah kehilangan arah, tak punya tempat bersandar. Bastian yang sibuk dengan perusahaan, semakin membuat jarak antara ayah dan anak itu menjauh. Abiyan merasa kesepian hingga mencari pelarian lalu bergabung dengan geng motor 'Shadowborn' di mana dirinya merasa diterima dan menemukan keluarga baru yang memahaminya.

Zeya melepaskan pelukannya, menatap wajah adiknya dengan penuh kasih sayang. Kemudian menarik Abiyan untuk masuk ke dalam mobil. Namun, Abiyan menahannya, dan menatap kakaknya dengan pandangan yang sulit diartikan. Ada rasa rindu, marah, kecewa serta sedikit kebingungan. Kemudian pandangannya beralih ke arah seorang pria yang duduk di kursi kemudi, tengah menatapnya tanpa ekspresi.

Zeya pun mengikuti arah pandang Abiyan lalu tersenyum geli. "Sudahlah, jangan hiraukan dia," ujarnya seraya menarik tangan Abiyan kembali. Kali ini pemuda itu menurut dan mengikuti Zeya masuk ke dalam mobil.

"Sekarang ceritakan sama kakak, kenapa kamu berada di kafe menjadi barista," pinta Zeya setelah mereka duduk di mobil dengan nyaman.

Abiyan menarik napas dalam-dalam sebelum menjawab, "Biyan kerja di kafe itu, Kak."

"Apa...! Kamu kerja di kafe?" pekik Zeya terkejut sambil menutup mulutnya dengan tangan.

"Sayang, biasa aja kali reaksinya. Nggak usah lebay, gitu," komentar Daniel sambil menatap istrinya.

Zeya tidak menghiraukan ucapan suaminya. Ia menatap Abiyan dengan serius.

"Iya, Kak. Baru dua hari ini bekerja dan tadi Biyan disuruh membantu di bagian minuman," sahut Abiyan selanjutnya.

"Bi, bukankah Ayah memintamu untuk belajar mengelola perusahaan? Dengan begitu, ketika Ayah memutuskan untuk pensiun, kamu sudah siap menggantikannya," ucap Zeya.

"Lalu, kenapa kamu bisa kerja di kafe itu? Apa ini termasuk rencana Ayah juga?" tanyanya kemudian.

Abiyan membuang napasnya kasar, lalu menggelengkan kepala. "Biyan nggak tahu, Kak. Biyan..." Lagi-lagi Abiyan membuang napas kasar lalu menceritakan semuanya pada Zeya, bagaimana dirinya bertengkar dengan ayahnya, lalu terlibat balapan liar dan tertangkap polisi. Namun, dirinya justru dibuang di tempat yang asing, hingga dirinya kini tinggal di kontrakan dan bekerja di kafe.

"Astaga...!" Zeya menatap Abiyan dengan mata berkaca-kaca. Ia merasa bersalah. "Maafkan kakak ya, Bi. Kakak benar-benar nggak tahu, kamu akan mengalami kemalangan seperti ini," ucapnya seraya meraih tangan Abiyan dan menggenggamnya dengan erat.

Daniel, yang sedari tadi menyimak dengan seksama, ikut menyuarakan pendapatnya. "Tapi kalau menurut kakak sih, Ayah pasti punya rencananya sendiri. Nggak mungkin Ayah tega berbuat kejam sama anaknya sendiri tanpa memiliki tujuan tertentu."

Zeya menoleh ke arah suaminya dan menatapnya penuh tanya. Daniel pun mencoba memberikan penjelasan sesuai pemikirannya sendiri. "Begini ya, Sayang. Ayah, mungkin bermaksud memberi pelajaran pada Biyan yang menurutnya susah diatur. Jadi, dengan membuangnya bukan berarti Ayah nggak sayang sama Biyan. Tapi, supaya Biyan menyadari bahwa hidup itu tidak semudah yang dia pikirkan. Dan terbukti kan, sekarang dia malah kerja di kafe." Zeya mengangguk mendengar penjelasan suaminya.

"Nah, sekarang terserah kamu, Bi. Bagaimana kamu memandang masalah ini? Apa kamu akan terus-menerus menyalahkan Ayah, atau kamu mau mengambil pelajaran dari kejadian ini dan berusaha untuk bangkit kembali?" Daniel berkata dengan bijak, mencoba memberikan semangat dan motivasi pada adik iparnya.

Abiyan terdiam mencerna kata-kata Daniel. Semua yang dikatakan kakak iparnya itu benar adanya. Mungkin, Ayahnya memang memiliki alasan tersendiri mengapa dia melakukan semua ini. Dan dengan cara inilah Ayahnya ingin membuatnya menjadi lebih dewasa dan bertanggung jawab.

Namun, Abiyan juga tidak bisa memungkiri bahwa dirinya merasa kecewa juga marah dengan perlakuan Ayahnya. Dia merasa tidak dicintai dan dibuang begitu saja seperti barang yang tak berharga.

"Biyan masih bingung, Kak. Biyan nggak tahu apa yang harus Biyan lakukan. Terus-terang Biyan masih kesal sama Ayah," jawab Abiyan pada akhirnya.

Daniel menghela napas panjang. "Nggak apa-apa, Bi. Kakak ngerti, kok. Kamu memang perlu waktu untuk berpikir dan merenung. Yang penting, jangan biarkan rasa kecewa itu menguasai diri kamu. Ingat, masa depanmu masih panjang. Jadi, jangan sia-siakan itu," tuturnya panjang lebar.

"Kakak akan selalu ada buat kamu, Bi. Kapan pun kamu butuh bantuan, jangan sungkan menghubungi kakak," ucap Zeya seraya menggenggam tangan Abiyan, memberikan dukungan moril.

Abiyan tersenyum tipis, merasa terharu dengan perhatian serta dukungan dari Kakak dan iparnya. Mungkin, inilah saatnya melupakan masa lalu dan memulai hidup yang baru. Dia akan menggunakan kesempatan ini untuk membuktikan bahwa dirinya mampu berdiri sendiri tanpa bantuan dari sang ayah.

"Bi, bagaimana jika mulai sekarang kamu tinggal saja sama kakak," cetus Zeya. "Nanti kakak akan bicara sama Ayah dan menjelaskan semuanya."

Abiyan terdiam, menimbang-nimbang tawaran kakaknya. Sejujurnya, dia sangat merindukan kasih sayang kakaknya dan ingin kembali hidup nyaman seperti dulu. Namun, dia merasa tidak pantas menerima bantuan dari kakaknya setelah apa yang terjadi.

"Nggak, Kak!" sahut Abiyan tegas seraya menggelengkan kepalanya. "Kalau Biyan tinggal sama Kakak, itu sama saja Biyan nggak bisa mandiri," tolaknya.

"Lagipula, Biyan sudah merasa nyaman tinggal di kontrakan sama teman-teman," lanjutnya beralasan.

"Tapi, Bi..." Ucapan Zaya langsung terpotong oleh Daniel.

"Sudahlah, Sayang. Kita harus memberi kesempatan pada Biyan untuk membuktikan diri bahwa dia mampu bangkit dari keterpurukan dan menjadi pribadi yang lebih baik, bahkan melebihi ekspektasi kita semua."

"Yang penting sekarang, kita harus mendukung Biyan, agar dia semakin yakin melangkah dengan pilihannya," lanjutnya menambahkan.

Zeya tersenyum seraya menatap Daniel dengan lembut dan penuh arti. Dirinya sangat bangga pada suaminya yang sekarang semakin bijaksana dan pengertian.

"Terima kasih, atas dukungannya, Kak," kata Biyan penuh rasa syukur.

"Sekarang Biyan mau pulang, ini sudah malam. Biyan takut teman-teman nanti khawatir karena Biyan belum pulang," sambungnya seraya membuka pintu.

Namun, begitu Abiyan turun dari mobil, dia sangat terkejut saat mendapati seseorang berdiri tak jauh dari mobil Daniel yang terparkir. Orang itu menatapnya dengan pandangan yang sulit diartikan. Jantung Abiyan berdetak lebih cepat, merasa ada sesuatu yang tidak beres. Siapakah dia dan apa yang dilakukannya?

1
seftya
lanjut
Aditya hp/ bunda Lia
yang aku bayangin tuh es campur sama sop buah segeerrrrrr ...😂😂
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: baguuusss lah klo gitu
total 1 replies
Tiara Bella
udh berbau² the end kah apa msh ada konflik ini....
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: di end aja deh, pusing udah gak ada ide sebenarnya😂
total 1 replies
vj'z tri
/Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob/ mosok cuma 1
vj'z tri: up nya kurang buk /Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob/
total 2 replies
Nia Juniawati
sangat sangat bagus ceritanya /Heart//Heart//Heart//Heart/
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: makasih bintang 5 nya, akak🫰🫶
total 1 replies
Nar Sih
nara dan abyan sdh bahagia bu ranti jgn ganggu lagi biar kan mereka tenang
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: huummm
total 1 replies
seftya
lanjut
Aditya hp/ bunda Lia
sejak kamu selalu nongol kek jailangkung takut tuh Nara ... 😂
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: ya ampun typokuuuu🤭
total 3 replies
Esther
sejak lama lah😂😂.
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: 😂😂😂😂😂
total 1 replies
ora
Sakit nggak tuh hatinya, anaknya pindah dan nikah tapi nggak ngasih tahu kamu ....
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: lha iyo
total 1 replies
vj'z tri
sejak kapan tahu /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: /Doubt//Doubt//Doubt//Doubt//Doubt/
total 1 replies
Aditya hp/ bunda Lia
kemarin lagi baca tapi ngegantung keburu ada kerjaan 🤭
Aditya hp/ bunda Lia: okey .. 👍
total 2 replies
ora
Kasihan banget jadi Naraya. Nggak di akui keluarga bapaknya, di buang ibunya. Bapaknya pun datang karena perjanjian kerja sama. Entah sekarang tulus atau enggak, tapi jadi Naraya sakit banget😭😭😭
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: begitulah
total 1 replies
〈⎳ FT. Zira
mempelai sama pengantin itu kan sama ibuu. pakai salah satu aja..
〈⎳ FT. Zira: /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 2 replies
〈⎳ FT. Zira
menatapnya mereka tak berkedip...
aku kok loading ya🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️
〈⎳ FT. Zira: typo kan manusiawi ibuuu/Grin//Grin/
total 2 replies
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia
yabg
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: astaga, 😂
total 1 replies
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia
sana?
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: 😱😂😂😂😂😂
total 1 replies
Esther
semoga bapakmu benar2 tulus rindu kamu Nara, bukan hanya karena bisnis
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: semoga
total 1 replies
Tiara Bella
terhura aku Thor....btw nyonya Ranti kemana tuh dia gk dtng kah....
Tiara Bella: ehhhh ...🤭
total 2 replies
vj'z tri
sah 🎉🎉🎉🎉 Alhamdulillah 🤲🤲🤲🤲
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: 😍😍😍😍😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!