NovelToon NovelToon
Time Travel Fotografer Tengil

Time Travel Fotografer Tengil

Status: tamat
Genre:Fantasi Wanita / Fantasi Isekai / Time Travel / Tamat
Popularitas:66k
Nilai: 5
Nama Author: ANWi

Xu Qinqin adalah fotografer abad ke-21 yang terkenal dengan foto-fotonya yang fantastis. Ia dikenal karena citranya yang nakal namun terampil, terkadang membuat modelnya merasa kesal sekaligus terkesan dengan tingkah lakunya.

Tak disangka, setelah tanpa sengaja memotret pria aneh yang mengenakan jubah kuno, Ia justru terlempar ke tubuh istri dari Jenderal Perang tertinggi di Kekaisaran.

Istri yang tidak disentuh suami nya , disakiti oleh ibu sang jenderal , dan dinggap sampah.

"Ck , gini doang ga becus banget! Pelayan macam apa kau!" Sungut Xu Qinqin dengan berkacak pinggang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ANWi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 9 : Ayah Kandung dan Ibu Sambung Qinqin

​Jauh dari hiruk-pikuk Kediaman Wushian di Barat, Negara Bagian Timur Gozuang menyimpan kemegahan yang berbeda. Di sini, angin laut membawa aroma rempah dan kemakmuran. Warga nya sebagian besar berprofesi sebagai pelaut dan ada beberapa yang menjadi administrasi di dermaga.

Di balik gerbang tinggi Kediaman Menteri Perdagangan, Xu Manchu, suasananya justru tampak lesu dan berat.

​Xu Manchu, sang Menteri yang pernah berjaya, kini hanya bisa bersandar di kursi malasnya. Wajahnya yang dulu tegas kini tampak pucat dan tirus akibat penyakit paru-paru menahun yang tak kunjung sembuh. Di sampingnya, seorang wanita cantik dengan riasan wajah yang halus namun menyimpan tatapan dingin, sedang mengupas buah pir dengan sangat telaten. Ia adalah Nyonya Bai, istri kedua Xu Manchu.

Xu Manchu terus batuk berulang. Tangan nya cekatan mengambil air daun mint di cawan untuk meredakan batuk nya. Namun, hal itu tidak berpengaruh apapun. Ia justru terbatuk makin parah.

"Uhuk, uhuk." Detik berikut nya, batuk Xu Manchu mengeluarkan darah.

​"Suamiku, minumlah obat ini. Kau harus segera pulih demi masa depan Xu Feng," ujar Nyonya Bai dengan nada bicara yang sangat lembut, seolah ia adalah istri yang paling berbakti di dunia. Ia membantu mengelap darah di tangan suami nya.

​Xu Manchu terbatuk kecil, menerima cawan obat itu dengan tangan gemetar. "Bagaimana kabar Qinqin di Barat? Sudah berbulan-bulan aku tidak menerima surat darinya. Apakah Jenderal Wu memperlakukannya dengan baik?"

​Nyonya Bai tersenyum manis, sebuah senyuman yang tidak sampai ke mata. "Tentu saja, Suamiku. Terakhir kali aku mendapat kabar melalui tangan kananmu, Qinqin sangat bahagia di sana. Dia bilang Jenderal Wu sangat memuja kecantikannya dan dia kini hidup seperti ratu. Dia bahkan meminta maaf karena terlalu sibuk mengurus kediaman Jenderal hingga tidak sempat menulis surat langsung padamu."

​Mendengar itu, Xu Manchu menghela napas lega. Ia tidak pernah tahu bahwa semua surat rintihan minta tolong yang dikirimkan Qinqin---sebelum jiwa baru itu masuk---telah dibakar habis di halaman belakang oleh orang kepercayaannya sendiri yang kini telah dibeli oleh Nyonya Bai.

​Bagi Nyonya Bai, Qinqin adalah duri dalam daging. Sejak ibu kandung Qinqin meninggal dunia saat Qinqin masih kecil, Nyonya Bai bertekad menyingkirkan putri sulung itu agar seluruh harta kekayaan Xu Manchu jatuh ke tangan putra kandungnya, Xu Feng. Pernikahan Qinqin dengan Jenderal Wu Lian pun sebenarnya adalah rencana liciknya agar Qinqin jauh dari jangkauan sang ayah.

​"Ayah! Lihat, aku baru saja menguasai teknik pedang baru!" seru seorang pemuda berusia sekitar tujuh belas tahun yang masuk ke ruangan dengan angkuh. Dia adalah Xu Feng.

​Nyonya Bai memberikan isyarat mata agar Xu Feng tidak terlalu berisik. "Hush, Ayahmu sedang butuh ketenangan, Feng'er."

​"Tidak apa-apa," sahut Xu Manchu lemah. "Feng'er, kau harus rajin berlatih. Kakakmu sudah menjadi istri seorang Jenderal besar, kau tidak boleh mempermalukan nama keluarga Xu."

​Xu Feng mendengus pelan, matanya berkilat penuh kebencian setiap kali nama Qinqin disebut. "Tentu, Ayah."

​Setelah memastikan Xu Manchu tertidur karena pengaruh obat yang sudah dicampur ramuan penenang, Nyonya Bai melangkah keluar menuju paviliun pribadinya. Di sana, seorang pria berpakaian hitam yang tampak seperti utusan rahasia sudah menunggu di kegelapan bayang-bayang pilar.

​"Bagaimana?" tanya Nyonya Bai, suaranya kini berubah tajam dan penuh wibawa.

​"Lapor Nyonya, ada laporan aneh dari Barat. Xu Qinqin yang biasanya lemah tiba-tiba berubah drastis. Dia berani melawan Nyonya Wu dan sekarang menempati paviliun tamu. Jenderal Wu Lian pun mulai menaruh perhatian padanya," lapor utusan itu.

​Nyonya Bai meremas sapu tangan sutranya hingga buku-buku jarinya memutih. "Apa? Gadis bodoh itu berani memberontak? Jika dia sampai mendapatkan hati Jenderal Wu, maka posisi Feng'er dalam bahaya. Jenderal Wu bisa saja mengirim pasukan ke Timur untuk menyelidiki kondisi Menteri Xu jika Qinqin mengadu."

​Nyonya Bai menoleh ke arah utusan itu dengan tatapan membunuh. "Kirim orang tambahan. Aku tidak peduli bagaimana caranya, pastikan berita tentang kondisi asli Menteri Xu tidak pernah sampai ke telinganya. Dan jika dia menjadi terlalu berbahaya..."

​Wanita itu menjeda kalimatnya, lalu memberikan isyarat gerakan menggorok leher.

​Tanpa mereka sadari, di balik dinding paviliun, seorang pelayan tua yang dulu pernah mengabdi pada ibu kandung Qinqin tanpa sengaja mendengar percakapan itu. Tangannya gemetar hebat, ia tahu nyawanya dalam bahaya jika ketahuan.

***

Happy Reading ❤️

Jangan lupa like, komen, ikuti penulis noveltoon ANWi, vote(kalo ada) dan rate 5 , terimakasih❤️

1
Andi Ilma Apriani
sangaattt bagus
ANWi/Berly Re: makasi kak andi iilma apriani~❤️
total 1 replies
Andi Ilma Apriani
bagus bangeeett thoorr ceritax tidak bertele2
Andi Ilma Apriani
hadiirr
Atoen Bumz Bums
A
Atoen Bumz Bums
jadi perempuan licik jelas salah giliran jadi penurut pendiam malah ditindas
dan diabaikan🥹
༻♛A̷͙ͭͫ̕ḑ̴̞͛̒ỉ͔͖̜͌r̴̨̦͕̝a̤♛༺
seru😃
Risna Udi
suka banget Thor ceritanya, semangat terus dan sehat selalu. ditunggu karya othor selanjutnya
ANWi/Berly Re: makasi dah mampir kak Risna Udi~❤️
total 1 replies
Mydar Diamond
Thor apakah ini sudah tamat..apa pun jalan ceritanya menarik dan ada penamatnya selanjutnya Sambung ke karya baru yang sekarg promo nampaknya agak menarik juga
ANWi/Berly Re: sudah tamat ya ka~ makasih udah mampir kak~❤️
total 1 replies
Anisa Tanjung
keyen qinqin😍😍
ANWi/Berly Re: hehe~🤗
total 1 replies
Sulati Cus
ending yg manis dg konflik ringan
ANWi/Berly Re: makasi kak❤️
total 1 replies
sahabat pena
huhuhu happy ending.. 🥰🥰🥰ayo dong kak..cerita penata rias artis di up yg byk
sahabat pena: sama-sama kak
total 2 replies
Dede Dedeh
lagi dong....
ANWi/Berly Re: siap kak , bntr lg tamat nih....❤️
total 1 replies
Nanang Kukun
aku tetap menunggumu
ANWi/Berly Re: makasi kak~🤗
total 1 replies
Dede Dedeh
lanjut....... makin rame nih
ANWi/Berly Re: makasi kak~❤️
total 1 replies
sahabat pena
syukur lah jendral jujur menceritakan silsilah keluarga nya.. jd skrg hrs kompak sebagai partner jg pasangan... semangat
sahabat pena: sama sama kak
total 2 replies
lin sya
mkin seru aj alurnya dan bikin penasaran cerita slnjutnya smga ttp seru dibacanya ya thor 👍
ANWi/Berly Re: amin makasi kak lin sya~ ❤️
total 1 replies
xiaoyu
ok thoor
ANWi/Berly Re: makasi kak udah mampir ~❤️
total 1 replies
lin sya
penasaran siapa org tua kandung wu lian knp smpai dibuang? tp walaupun nyonya wu menjadikan ia pion dan mendidik keras seenggaknya wu lian tumbuh jd pria tangguh dan gk bodoh2 amat, buktinya bsa nyembunyiin anak kndung nyonya wu suatu saat bsa jdi bumerang buat kluarga wu klo seandainya wu lian dan istrinya terdesak😄
sahabat pena
sakit hati, sedih, marah pasti nya hati jendral dgn kenyataan pahit.
ANWi/Berly Re: setuju kak~
total 1 replies
Dede Dedeh
lagiiii. dong........ qinqin aku padamu/Drool/
ANWi/Berly Re: makasi dah mampir kak~❤️
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!