NovelToon NovelToon
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Status: sedang berlangsung
Genre:Kutukan / Misteri / Horor / Roh Supernatural / Hantu / Mata Batin
Popularitas:5.7k
Nilai: 5
Nama Author: tanty rahayu bahari

Di sudut sepi Yogyakarta, di bawah naungan pohon beringin yang tua, terdapat sebuah warung tenda yang tidak terdaftar di peta manapun. Warung itu tidak memiliki nama, tidak memiliki daftar harga, dan hanya buka ketika lonceng tengah malam berdentang.
​Pemiliknya adalah Pak Seno, seorang koki bisu dengan tatapan mata setenang telaga namun menyimpan ribuan rahasia. Pelanggannya bukanlah manusia yang kelaparan akan kenyang, melainkan arwah-arwah gentayangan yang kelaparan akan kenangan. Mereka datang untuk memakan "hidangan terakhir"—resep dari memori masa hidup yang menjadi kunci untuk melepaskan ikatan duniawi mereka.
​Kehidupan sunyi Pak Seno berubah ketika Alya, seorang gadis remaja yang terluka jiwanya dan berniat mengakhiri hidup, tanpa sengaja melangkah masuk ke dalam warung itu. Alya bisa melihat mereka yang tak kasat mata. Alih-alih menjadi santapan makhluk halus, Alya justru terjebak menjadi asisten Pak Seno.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tanty rahayu bahari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 9 : Pasar Legi dan Mata yang Terbuka

​Bagi warga Kotagede, Pasar Legi bukan sekadar tempat jual beli. Itu adalah denyut nadi. Sejak subuh buta, pasar ini sudah bergemuruh. Bau rempah, bau keringat, bau ayam potong, dan bau bunga tabur menyatu menjadi aroma kehidupan yang memusingkan namun candu.

​Alya berjalan di belakang Seno, tangannya erat mencengkeram keranjang anyaman bambu. Dia memakai topi bucket murah untuk menutupi rambut pendeknya, mencoba membaur.

​"Pak, kita mau masak apa nanti malam?" tanya Alya, sedikit berteriak mengalahkan suara tawar-menawar ibu-ibu.

​Seno berhenti di lapak bumbu giling. Dia menunjuk ke arah tumpukan biji hitam besar yang kulitnya keras. Kluwak.

Seno mengambil beberapa biji kluwak, mengocoknya di dekat telinga. Klotak-klotak. Jika bunyinya nyaring dan berat, berarti isinya bagus. Hitam, berminyak, dan gurih.

​"Rawon?" tebak Alya. "Rawon Setan?"

​Seno mengacungkan jempol, lalu tersenyum miring seolah berkata: Namanya memang Rawon Setan, tapi yang makan nanti bukan setan, melainkan mereka yang mati karena keracunan.

​Alya bergidik ngeri, tapi perutnya malah keroncongan membayangkan kuah hitam pekat yang gurih itu.

​Mereka melanjutkan perjalanan menyusuri lorong pasar yang becek. Alya mulai menyadari sesuatu yang aneh. Sejak dia mulai bekerja di Warung Tengah Malam dan memakan masakan Seno (sisa kuah ingkung kemarin), indra penglihatannya menjadi... tajam.

​Terlalu tajam.

​Di sudut pasar yang gelap, di dekat pembuangan sampah, Alya melihat sosok kerdil berkulit hijau sedang mengais sisa daging busuk. Orang-orang berlalu-lalang di dekatnya tanpa sadar, bahkan ada yang kakinya menembus tubuh makhluk itu.

​Di atap kios beras, Alya melihat wanita berambut panjang sedang duduk mengayunkan kaki, menatap keramaian pasar dengan tatapan kosong.

​Alya menunduk, mencoba fokus pada punggung Seno.

Jangan dilihat. Jangan dilihat. Kalau kamu lihat, mereka sadar.

​Tiba-tiba, keributan terjadi di lorong jajanan pasar.

​"Minggir, Mbah! Jangan jualan di sini! Ini wilayah saya!"

​Seorang pedagang gorengan bertubuh tambun membentak seorang nenek tua penjual cenil dan lupis (jajanan tradisional dari ketan). Pria itu, Pak Tono namanya, menendang bakul si Mbah hingga isinya tumpah sedikit.

​"Numpang sebentar, Pak... Di sana becek..." cicit Mbah itu memelas.

​"Bodo amat! Dagangan saya jadi nggak laku gara-gara ada gembel di sini!" bentak Pak Tono.

​Para pembeli di sekitar situ hanya diam, tidak berani membela karena Pak Tono terkenal galak dan preman pasar. Lagipula, gorengan Pak Tono memang terkenal sangat enak dan bikin nagih, jadi orang-orang tetap antre di sana.

​Alya berhenti. Darahnya mendidih melihat ketidakadilan itu. Dia teringat bagaimana dia dulu sering di-bully di sekolah dan tidak ada yang membelanya.

​Dia menatap lapak gorengan Pak Tono.

Dan saat itulah dia melihatnya.

​Duduk jongkok di atas nampan berisi bakwan dan tahu isi yang menggunung itu, ada sesosok makhluk.

Rambutnya jarang-jarang, kulitnya korengan, dan lidahnya... lidahnya panjang sekali, menjulur sampai ke dada.

Makhluk itu sedang menjilati setiap gorengan yang baru diangkat dari wajan.

​Setiap kali makhluk itu menjilat, gorengan itu bersinar samar dengan aura kuning berminyak.

Penglaris.

Jin ludah.

​Orang-orang yang membeli gorengan itu sebenarnya sedang memakan air liur jin. Itulah kenapa rasanya gurih dan bikin ketagihan.

​"Uek..." Alya menutup mulutnya, menahan muntah.

​Seno menoleh, melihat wajah Alya yang pucat. Dia mengikuti arah pandang Alya, lalu matanya menyipit. Seno juga melihatnya. Jin penglaris itu menatap balik ke arah Seno dan menyeringai, memamerkan gigi kuningnya, seolah menantang: Mau apa lu? Ini urusan bisnis.

​Seno biasanya tidak ikut campur urusan duniawi. Keseimbangan pasar memang keras. Ada yang pakai penglaris, ada yang murni doa. Itu pilihan manusia.

​Tapi kemudian, Seno melihat Alya.

Gadis itu sudah mengepalkan tangan. Dia mengambil segenggam garam dari saku celananya (kebiasaan baru Alya: selalu bawa garam sachet kemana-mana).

Alya hendak melempar garam itu ke wajan minyak panas Pak Tono.

​Seno dengan cepat menangkap pergelangan tangan Alya. Dia menggeleng tegas.

Jangan. Itu bahaya. Minyak panas bisa meledak dan melukai orang banyak.

​"Tapi Pak," bisik Alya geram. "Dia curang! Dia jilat-jilat makanan itu! Dan dia jahat sama Mbah itu!"

​Seno menatap Mbah penjual lupis yang sedang memunguti dagangannya sambil menangis diam-diam. Hati Seno tergerak.

Dia melepaskan tangan Alya. Dia mengambil kluwak yang tadi dia beli dari keranjang.

​Seno mengambil satu biji kluwak. Dia meremasnya dengan tangan kanannya.

Krek. Kulit kluwak yang keras itu retak sedikit.

Seno membisikkan sesuatu—tanpa suara—ke biji kluwak itu. Bukan mantra hitam, tapi doa pemurni. Doa Tolak Bala.

​Seno menyerahkan kluwak retak itu pada Alya.

Dia memberi isyarat mata: Gelindingkan. Pelan saja.

​Alya mengerti.

Dia berpura-pura berjalan melewati lapak Pak Tono. Saat berada tepat di samping gerobak gorengan, Alya menjatuhkan kluwak itu dari tangannya, lalu menendangnya pelan dengan ujung sepatu kets-nya.

​Kluwak itu menggelinding halus di lantai pasar yang kotor, berhenti tepat di bawah gerobak Pak Tono.

​Efeknya instan.

Energi murni dari kluwak (yang secara alami menyerap racun tanah) bereaksi dengan aura negatif jin penglaris.

​Jin yang sedang asyik menjilati bakwan itu tiba-tiba berhenti. Matanya melotot. Dia merasakan panas yang membakar pantatnya.

Ciiiiit!

Jin itu menjerit (suara yang hanya didengar Alya dan Seno), lalu melompat kabur, memanjat tiang pasar dan menghilang ke atap.

​Begitu jin itu pergi, "rasa buatan" pada gorengan itu lenyap seketika.

​Seorang pelanggan yang baru saja menggigit tahu isi tiba-tiba meludah.

"Cuih! Kok rasanya tengik begini?"

"Iya, kok hambar? Kayak makan kardus goreng," sahut pelanggan lain.

"Minyaknya bau apek, Pak! Wah, curang nih, pakai minyak jelantah oplosan ya?"

​Para pelanggan mulai protes. Gorengan yang tadi terlihat menggiurkan kini tampak berminyak menjijikkan dan warnanya pucat.

Pak Tono panik. "Lho? Nggak kok! Ini resep biasa! Coba lagi, Bu!"

​Pelanggan itu mencoba lagi, lalu melempar gorengannya kembali ke nampan. "Nggak enak! Udah ah, balikin duit saya!"

​Kerumunan bubar. Orang-orang yang kecewa itu menoleh ke samping, melihat Mbah penjual lupis.

"Mbah, lupisnya masih anget?"

"Cenilnya, Mbah. Lima ribu."

​Dalam hitungan menit, lapak Mbah itu dikerubuti pembeli. Rezeki berpindah tangan secara alami.

​Alya tersenyum puas melihat Pak Tono yang garuk-garuk kepala kebingungan.

"Rasain," gumam Alya.

​Seno menepuk bahu Alya, mengajak pergi sebelum Pak Tono curiga.

​Dalam perjalanan pulang, Seno mengeluarkan papan tulis kecilnya dari tas belanja.

​KAMU SUDAH MELIHAT 'MEREKA' DI SIANG HARI. ITU TANDANYA BATINMU SUDAH TERBUKA PENUH. MULAI SEKARANG, JAGA SIKAP. JANGAN MENATAP MEREKA TERLALU LAMA. MEREKA TIDAK SUKA DIPERHATIKAN.

​"Saya nggak takut, Pak," kata Alya sok berani, meski kakinya sedikit gemetar. "Ternyata setan pasar takut sama kluwak ya?"

​Seno tersenyum tipis.

BUKAN TAKUT KLUWAK. MEREKA TAKUT PADA NIAT BERSIH. KLUWAK TADI CUMA WADAH.

​Mereka sampai di rumah Joglo.

Alya merasa bangga. Hari ini dia melakukan sesuatu yang benar. Dia bukan lagi korban. Dia adalah... apa ya? Pahlawan Kesiangan? Atau Asisten Dukun?

​Namun, rasa bangga itu tidak bertahan lama.

Saat Alya membuka gerbang rumah, dia melihat sesuatu terselip di gagang pintu utama.

​Sebuah amplop hitam.

Tanpa prangko.

Hanya ada tulisan tangan dengan tinta emas:

​UNDANGAN MAKAN MALAM

Kepada: Tuan Seno & Nona Asisten

Tempat: Hutan Wanagama

Waktu: Malam Jumat Kliwon (3 Hari Lagi)

​Seno merebut amplop itu dari tangan Alya. Wajahnya pucat pasi.

Dia merobek amplop itu, membaca isinya.

​Itu bukan undangan makan malam biasa. Itu adalah tantangan.

Ordo Penagih Janji tidak sabar menunggu bulan purnama. Mereka ingin "menguji" kualitas masakan Seno sebelum mengambil nyawanya.

​Jika Seno gagal memuaskan selera Komandan Hantu di Hutan Wanagama... kontrak akan dipercepat.

Dan nyawa Alya kini resmi masuk dalam menu taruhan.

​Seno meremas kertas undangan itu hingga hancur.

Dia menatap Alya. Tatapannya berkata: Maafkan saya. Kamu terseret terlalu dalam.

​Alya membalas tatapan itu dengan nekat.

"Kita masak Rawon Setan malam ini kan, Pak? Mari kita buat rawon paling enak sedunia. Biar mereka tahu siapa yang mereka lawan."

...****************...

...Bersambung.......

...Terima kasih telah membaca📖...

...Jangan lupa bantu like komen dan share❣️...

...****************...

1
ny.KimJeongLee
😭😭 ada bawangnyaa yg epesodeini 😭😭😭
ny.KimJeongLee
pokoknyaa keren deh
🍒⃞⃟🦅 𝐀⃝🥀 B3NassIR
petualangan seru dan menegangkan
terselip rasa kekeluargaan tanpa mereka sadari.
petualangan batin dan raga yang harus selalu bisa menempatkan diri, singkirkan keangkuhan,keserakahan dan hubungan yang erat saling melengkapi,menjaga dan empati serta simpati yang tinggi.👍
ny.KimJeongLee
IHH kerenn
ny.KimJeongLee
uwow kerenn
tanty rahayu: terima kasih kaka sudah mampir baca novel ku
total 1 replies
☠ SULLY
mungkin pak Seno
menunggu datang nya tamu wanita dlm foto itu
☠ SULLY
yg baca mulai deg degan
alya 😂
Fitri Yama
go Alya go Seno go go go go,,kalian pasti menang
🍒⃞⃟🦅 𝐀⃝🥀 B3NassIR
3 hari penuh pelajaran berharga
3 hari dalam ambang batas dunia nyata dan maya
belajar berdampingan
menghantarkan mereka pulang
mungkin hal yang tak pernah terpikirkan.
3 hari menyulam asa, dari keputus asaan.
haru, sedih dan gembira berbaur
ilmu yang berat baru saja terlewati
IKHLAS
🍒⃞⃟🦅 𝐀⃝🥀 B3NassIR
ikutan master chef aja mas seno😂👍
jago sekali anda merayu eyang banaspati, amarah melunak ,melebur dalam cita rasa ,aroma khas nusantara.

kereen thor, tetap semangat yaa mengetik karya indah.
menyusun kalimat perkata dengan ketelitian ekstra
sepanjang apik runut no typo
ciamik
endah thor, ora bakal cukup ratusan mangsi
tanty rahayu: aamiin .... alhamdulillah seneng nya jangan lupa di promosiin ya ka 😍
total 3 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉andiniandana☆⃝𝗧ꋬꋊ
/Heart//Heart/ ceritanya unik, menarik /Good/
🍒⃞⃟🦅 𝐀⃝🥀 B3NassIR
kalau jadi tontonan pasti seru ini,
horor tapi beda, auranya gak menakutkan.
perjuangan remaja putri yang merasa tidak dapat kasih sayang ,kenyamanan hidup bersama keluarga.
diambang putus asa malah ketemu sosok misterius yang terbelenggu perjanjian , pertukaran nyawa demi sang terkasih, meski tragis ...
pada akhirnya cinta tak berpihak padanya.
hanya bisa memandang dari kejauhan.
ketulusan kasih tanpa perhitungan .
memendam bara asmara seorang diri ,menuangkan rasa lewat cita masakan ,walau beda alam.
semoga di penghujung pak seno bisa menemukan kebahagiaan sejati..
bersama alya saling membantu terlepas dari kerumitan sebuah janji
tanty rahayu: siap ka... terima kasih banyak kaka 😍
total 3 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉andiniandana☆⃝𝗧ꋬꋊ
pak jaksa yg gak punyaa hidung 🙊🙊
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉andiniandana☆⃝𝗧ꋬꋊ
malam malam kaca mata hitamnya gak dilepas oom /CoolGuy/
Fitri Yama
mantul thorrrr
Fitri Yama
kkkkkeeerrrreeennnnnnnnn
🍒⃞⃟🦅 𝐀⃝🥀 B3NassIR
oh ada legenda kepala siapa gitu yang ditanam di tangga menuju makam raja raja imogiri.

adakah semua ini terinspirasi dari sana thor? atau hanya suatu kebetulan belaka?
tapi kepala yang ditanam di undakan itu desas desusnya adalah seorang penghianat? benarkah ? atau hanya cerita dongeng untuk kita selalu bersikap baik ,tulus? sebab konon barang siapa yang menginjak undakan yang ada kepalanya itu sudah dianggap menginjak nginjak harga diri sebagai hukuman sang kepala?
🍒⃞⃟🦅 𝐀⃝🥀 B3NassIR
takutnya pak seno ini juga hantu😁.
yang memberi pelajaran berharga buat alya.
seburuk apapun keluarga adalah tempat pulang.
tempat yang nyaman dibanding keganasan hidup diluaran.
tanty rahayu: cari tau di episode selanjut nya ka 🤭
total 1 replies
Yulia Lia
ceritanya bagus
tanty rahayu: terima kasih kaka sudah baca karya ku😊
total 1 replies
Yulia Lia
😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!