NovelToon NovelToon
Merawat Anak Dari Calon Suamiku

Merawat Anak Dari Calon Suamiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Menikah Karena Anak / Single Mom / Anak Genius / Duda / Cintapertama
Popularitas:729
Nilai: 5
Nama Author: Ega Sanjana

Bagaimana jika kita tiba-tiba menjadi ibu dari anak calon suami kita sendiri ,apa yang akan kita lakukan ?Memutuskan hubungan begitu saja ?atau tetap lanjut . Aku akan berusaha menjadi ibu yang baik untuk nya ,Rara Aletta Bimantara . Akan ku usahakan semua nya untuk mu ,Terimakasih Sudah mau menjadi istri dan ibu dari anak Ku _Rama Alexandra Gottardo.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ega Sanjana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 9 Hari Kemenangan

Setelah ujian selesai, seminggu penuh mereka gunakan untuk menyelesaikan dua bab terakhir buku. Setiap hari sore, mereka berkumpul di ruang klab sastra SMA—tempat yang sudah seperti rumah bagi Lila, Siti, Dina, Rian, dan teman-teman klab. Meja dipenuhi naskah yang sudah disunting berkali-kali, pulpen dengan warna-warni, dan catatan saran dari semua anggota.

"Siti, bab terakhir yang kamu tulis sudah selesai belum?" tanya Lila sambil membaca bab yang ditulis Dina tentang persahabatan yang tumbuh setelah kesalahan.

"Sudah, Kak! Tapi aku mau tambahin bagian tentang ketika kita semua berdiri bersama di lapangan sekolah kemarin, melihat matahari terbenam. Biar terasa lebih hangat," jawab Siti sambil menulis cepat di buku catatannya.

Di saat itu, Pak Anton—kepala sekolah SMA—datang masuk ruang klab. Semua segera berdiri. "Jangan khawatir, duduk saja. Aku cuma mau lihat kemajuan naskahmu. Penerbit sudah menelepon tadi, mereka sangat antusias dan mau datang ke sekolah untuk melihat naskah yang selesai langsung!"

Semua terkejut dan senang. "Benarkah, Pak? Kapan mereka datang?" tanya Rian dengan mata bercahaya.

"Besok sore. Jadi hari ini kita harus menyelesaikan semua dan mengikat naskah jadi satu bundel yang rapi," jawab Pak Anton dengan senyum. "Dan aku punya kabar baik lain—sekolah akan memberikan bantuan biaya cetak untuk buku pertama ini, sebagai hadiah untuk keberanian dan kreatifitasmu semua."

Setelah Pak Anton pergi, mereka bekerja lebih giat lagi. Lila membantu menyusun urutan bab, Dina membantu menuliskan judul setiap bab, Rian membantu mengikat naskah, dan Siti membantu membuat sampul sederhana dari kertas karton yang dihias dengan lukisan bunga dan burung—sesuai dengan cerita di dalamnya.

"Sampul ini sangat cantik, Siti! Penerbit pasti suka," ujar salah satu anggota klab sambil melihat lukisan yang dibuat Siti dengan teliti.

Malam harinya, mereka tidak pulang sampai larut malam. Siti mulai merasa lelah, kepalanya menunduk di meja. Lila segera mendekati dan membelainya. "Ayo, Sayang, istirahat sebentar. Minum jus jeruk yang aku bawa."

"Saya tidak mau istirahat, Kak. Kita harus selesai hari ini agar besok lancar," jawab Siti dengan suara lemah tapi tegas.

"Kita semua juga lelah, tapi kita akan selesai bersama. Cuma sedikit lagi," ujar Dina sambil memberikan kue ke Siti.

Hari berikutnya pagi, naskah sudah selesai. Mereka membawanya ke ruang guru untuk diperiksa Pak Anton dan Bu Rina. "Ini luar biasa! Semua bab saling terhubung dengan baik, dan cerita yang disampaikan sangat menyentuh hati," kata Bu Rina setelah membaca sebagian.

Sore hari, penerbit lokal bernama Bu Mila datang ke sekolah. Dia ditunggu di ruang rapat yang dihias dengan poster cerita mereka dan sampul naskah sederhana yang dibuat Siti. Setelah menyapa semua, Bu Mila mulai membaca naskah. Selama setengah jam, ruang rapat penuh senyap—hanya terdengar suara halaman yang dikembalikan.

Setelah selesai membaca, Bu Mila mengangkat kepala dan melihat semua dengan mata yang sedikit merah. "Aku tidak menyangka akan menemukan cerita yang seindah ini di sekolah. Cerita tentang keluarga, persahabatan, dan perubahan ini sangat dibutuhkan oleh banyak orang. Kita akan cetak buku ini dalam jumlah 500 eksemplar pertama, dan peluncurannya akan dilakukan di sekolah ini juga—tiga minggu dari sekarang!"

Semua teriak senang dan memeluk satu sama lain. Siti bahkan menangis sedikit karena senang. "Kak, kita benar-benar akan punya buku sendiri!"

Setelah Bu Mila pergi, Pak Anton mengajak semua ke lapangan sekolah. "Hari ini adalah hari kemenangan bagi semua yang terlibat! Untuk merayakan, sekolah akan mengadakan acara kecil di sini besok sore—dengan makanan dan mainan untuk semua siswa yang mau ikut."

Keesokan harinya sore, lapangan sekolah dipenuhi orang. Ada meja yang dipenuhi makanan, mainan layang-layang, dan papan tulis yang dipenuhi ucapan selamat dari teman-teman sekolah. Lila, Siti, Dina, dan Rian berdiri di tengah lapangan, dikelilingi teman-teman klab.

"Siti, kamu mau main layang-layang bersama aku?" tanya Rian sambil memegang layang-layang berbentuk burung.

"Ya dong! Kak Lila, Kak Dina, ikut juga!" seru Siti.

Mereka semua berlari di lapangan, mengangkat layang-layang ke udara. Siti tertawa senang, rambutnya terbentang tertiup angin. Lila melihatnya dan merasa penuh syukur. Dia menyadari bahwa di tengah kesibukan sekolah, pelajaran, dan penulisan buku, dia telah menemukan kebahagiaan yang sesungguhnya—bersama orang-orang yang mencintainya dan menerima dia apa adanya.

"Kak Lila, lihat! Layang-layangku terbang paling tinggi!" seru Siti sambil menunjuk ke langit.

Lila tersenyum dan memegang tangan Dina. "Semua ini karena kita bersama, bukan? Sekolah ini sudah menjadi tempat di mana kita semua bisa terbang tinggi."

Dina mengangguk. "Ya, Kak. Dan buku ini akan menjadi bukti bahwa di tengah kesulitan, selalu ada harapan yang menanti di sekolah dan di sekitar kita."

Semua terus bermain layang-layang sampai matahari terbenam, dengan senyum yang tidak pernah hilang di wajah mereka. Lapangan sekolah yang dulunya hanya tempat untuk berolahraga, sekarang telah menjadi tempat di mana mereka merayakan kemenangan pertama dalam hidup—sebuah kemenangan yang dibangun bersama dengan cinta, persahabatan, dan keberanian.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!