NovelToon NovelToon
Gadis Kecil, Penakluk Tuan Muda

Gadis Kecil, Penakluk Tuan Muda

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Cintapertama / Balas Dendam
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: Roha

Zahra Aulia, putri Lili Kirana, tumbuh dengan dendam setelah ibunya meninggalkannya di hari ulang tahunnya yang ke-5. Lili dipaksa menikah dengan Bara Hendra, tapi akhirnya ditinggalkan. Zahra diusir keluarga Hendra dan berjanji membalas dendam. Dia mendekati tuan muda Henderson, orang terkaya dan kejam, untuk perlindungan dan balas dendam. Tapi, apakah dia bisa menaklukkan hati Henderson dan mencapai tujuannya?"

mendekati tuan muda Henderson bukan lah sesuatu yang gampang, selain kejam dia juga tidak suka wanita yang sengaja datang karena tujuan tertentu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Roha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gaun pengantin.

keesokan hari nya....

 pak Setyo sudah terlebih dahulu bangun , dan menyuruh bibi untuk membuat kopi nya.

" ini kopinya tuan, silahkan." ujar bibi yang langsung meletakkan kopi pak Setyo diatas meja.

" iya bi , mana lili..? " tanya pak Setyo.

" non lili masih belum bangun pak. Mungkin karena agak larut malam pulang semalam, dia capek. " ujar bibi.

" capek..? , bangunkan saja dia.." ujar pak Hendra sambil menyeduh kopi nya.

" baik pak.." bibi Langsung ke kamar lili.

TOK...! TOK...!

" non..." teriak bibi dari balik pintu

TOK...! TOK...!

" non...."

lili turun dari ranjang nya dan membuka pintu.

" iya bi , kenapa..? " tanya lili sambil mengusap usap air matanya.

Ternyata lili semalaman menangis.

" non , matamu gembung , kamu semalaman menangis ..? Ayo ceritakan sama bibi...." bibi menarik tangan lili masuk kembali ke dalam kamar dan mereka duduk tepi ranjang.

Perlakuan bibi saat itu menyentuh hati lili yang haus akan kasih sayang seperti itu, dia memeluk bibi sambil menangis.

" non yang sabar, semua pasti ada hikmahnya "

" BI , kenapa ayah seperti itu..? Lili benci sama ayah. lili akan dinikahkan dengan keluarga Hendra.."

" non, gak boleh bilang gitu. walau bagaimanapun dia adalah ayah mu. Turuti saja apa yang dibilang nya, dia tau apa yang terbaik untuk mu. "

" tapi bi , keluarga Hendra itu keluarga munafik, mereka tidak benar benar menyukai dan menerima lili sebagai menantu mereka. keluarga Hendra hanya memanfaatkan situasi agar ayah memberikan lahan kosong itu. Bara juga adalah laki laki yang tidak baik , dia mempunyai banyak perempuan di luar. "

" lili , apa yang harus saya lakukan padamu nak..? Saya sudah menganggap kamu sebagai anak bibi sendiri. " bibi dengan penuh kasih sayang dan Tidak lagi mempedulikan batasan antara dia dengan anak majikan nya itu, memeluk lili dengan eratnya sambil mengelus rambut nya.

Saat itu lili merasakan kehangatan dari pelukan bibi.

" BI , apakah lili akan bahagia..? " tanya lili sambil menatap sayu ke arah bibi.

" orang seperti kamu pantas bahagia non. Bibi yakin suatu saat nanti kamu akan bahagia. "

Lili tersenyum dan tidak melepaskan pelukannya, dia ingin ber lama lama didalam pelukan wanita yang berstatus sebagai pekerja di rumah nya itu.

" BI...! BAGAIMANA...?! DIA SUDAH BANGUN ATAU BELUM ..?! "

Terdengar teriakan pak Setyo , membuat lili sontak segera melepaskan pelukannya dari bibi.

" BI , cepat keluar dulu. bilang sama ayah lili lagi cuci muka bentar. " ujar lili

" ba - baik non.." bibi segera keluar dari kamar lili dan menghampiri pak Setyo.

" Dimana dia..?! masih belum bangun juga...?! "

" sudah, sudah bangun pak. "

" lalu dimana dia..? " tanya pak Setyo dengan penuh emosi.

" non lili lagi cuci muka bentar tuan.."

" ayah.." lili keluar dari kamar dan langsung menghampiri bibi dan ayahnya.

" kenapa baru bangun..?! , cepat mandi sana, bara calon suami akan menjemput mu sebentar lagi. kalian akan ke butik memilih gaun pengantin.."

" iya ayah. "

" dan kamu juga bi , saya harap jangan ikut campur dengan urusan saya...! Jika kamu ikut campur membantu dia untuk kabur, maka jangan salahkan saya jika keluarga mu juga akan saya ikutkan..! Mengerti..!"

" mengerti tuan.."

" yasudah, kembali kerjakan pekerjaan mu.."

" ba - baik tuan. Mohon maaf sebelumnya. "

Lili kembali ke kamarnya, dia duduk sebentar di atas kasur nya dan menangis.

" kenapa hidup ku begini sekali..? "

Lili kemudian beranjak dari kasur nya dan melangkah menuju kamar mandi. Selesai bersiap-siap dan berdandan dengan make up tipis, lili keluar dan melihat bara sedang menunggu nya di ruang tamu sambil mengobrol dengan ayah nya.

" mas bara..." sapa lili kepada bara .

bara tidak merespon, tapi melihati penampilan nya dari ujung kaki sampai ujung kepala.

" gadis ini benar-benar tidak bisa bergaya apa..? Pake baju longgar pula, gak terlihat seksi. bikin malu saja jika di ajak jalan...! " ujar bara dalam hati.

" nak bara, lili nya sudah siap. kalian bisa berangkat sekarang.." ujar pak Setyo.

" em , ayo.." bara beranjak dari tempat duduknya dan melangkah Keluar rumah tanpa menunggu lili.

lili masuk ke mobil dan duduk di bangku depan berdampingan dengan bara yang menyetir sendiri.

bara melihat nya dengan tatapan tajam. Membuat lili menunduk karena takut.

" siapa suruh kamu duduk disamping saya..? Pede amat jadi orang..! Tempat mu itu bagus nya dibelakang..! Pindah cepat..! "

lili segera pindah ke tempat duduk belakang. Sepanjang perjalanan menuju butik tidak ada pembicaraan diantara mereka berdua. bara sendiri asyik video call dengan wanita lain.

" yank ,kapan kirimin uang beli tas Nya..? Kamu kan sudah janji bakal beliin .." ujar seorang wanita cantik dari video call.

" sabar sayang, gue gak akan lupa kok. Nanti Abang kirimin yaa.."

" em baiklah saya tunggu. Eh , seperti nya ada wanita di belakang mu. dia siapanya kamu..? "

" oh yang itu. Wanita yang dijodohkan samaku itu, udh pernah saya ceritakan sama kamu..."

" oh , pantesan saja kamu bilang kemarin gak suka sama dia Aslinya jelek, gk bisa berdandan hahahha.."

" um , yasudah tutup dulu telpon nya. Nanti gue transfer uang nya.."

" makasih sayang "

Pembicaraan keduanya di dengar oleh lili , dan tidak membuat dia marah atau terkejut. Dia memilih diam dan termenung sambil memandangi keluar jendela.

" wanita ini gak marah..? Ada apa dengan dia..? Akh..! Bagusan gitu sih , dari pada ikut campur urusan gue. bodoh sekali..! " gumam bara dalam hati saat melihat ekspresi lili tidak marah dan tetap diam.

Mobil berhenti ,bara turun dari mobil dan langsung masuk kedalam butik. Lili mengikuti nya dari belakang.

" selamat pagi tuan muda, senang sekali tuan muda berkunjung di butik kami. Mau pilih gaun pengantin seperti apa..? "

" tanya aja ke dia.." ujar bara yang menunjuk ke arah lili.

Staff menatap lili dengan ekspresi tidak senang.

" wanita ini..? "

" iya , kenapa..? Ada masalah..? " tanya bara.

" Hem , gak ada masalah tuan muda. Kami cuman terkejut saja, selera tuan muda kali ini sepertinya berbeda dari sebelumnya."

" terpaksa, udah jangan banyak nanya. Sekalian , gue mau dia di ubah penampilan nya , malu maluin jika diajak jalan dengan model dia seperti ini. ujar bara sambil mengeluarkan sebatang rokok dari kantong celananya dan menghisap nya.

" baik tuan muda. Ikuti kami..! " ujar staff kepada lili .

Lili mengikuti mereka tanpa bicara sedikit pun.

" silahkan pilih..! Kami harap kamu sadar diri , jangan milih gaun pengantin yang tidak sesuai dengan penampilan mu...! Nanti jadi norak..!

kata kata kasar staff tidak di respon oleh lili, dia melangkah melihat lihat gaun pengantin itu. Ada satu gaun pengantin yang sangat cantik menarik perhatian lili.

" saya mau yang ini.." ujar lili menunjuk gaun pengantin itu.

" yang ini..? Kamu gak pantas..! "

1
DISTYA ANGGRA MELANI
Owalh ini awal kehidupan penderitaan lili sampe dengn Zahra nnti lahir bru dibuat meninggal tho... Smngt deh kak author..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!