NovelToon NovelToon
My Senior, Single Mom

My Senior, Single Mom

Status: tamat
Genre:Romansa / Dikelilingi wanita cantik / Tamat
Popularitas:12.1k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Di usia 24-th Paroline Benedicta adalah wanita yang paling banyak dibicarakan di kampusnya di Los Angeles. Menawan, kaya, dan penuh teka-teki, ia menyusuri lorong kampus bukan dengan tas desainer, melainkan dengan kereta bayi yang membawa Andreas Sunny yang berusia dua tahun. Rumor yang beredar sangat kejam, mereka bilang dia adalah sosialita yang jatuh, seorang gadis yang ditinggalkan kekasihnya setelah melakukan kesalahan yang ceroboh.
Kenyataannya, Paroline adalah wanita yang memegang teguh janjinya, membesarkan putra yatim piatu dari mendiang sahabatnya seolah anaknya sendiri. Ia telah menukar malam-malam liarnya dan gaun pesta sutranya dengan kekuatan tenang dari seorang ibu, mengubur masa lalu pemberontaknya demi memberikan kehidupan yang sempurna bagi Andreas.
Masuklah Fharell Desmon, mahasiswa baru berusia sembilan belas tahun sekaligus pewaris karismatik dari Desmon Group.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#24

Paroline berdiri di ambang pintu kamar VIP, terdiam mematung menyaksikan pemandangan di taman bawah melalui jendela besar koridor. Di sana, di bawah siraman cahaya matahari pagi yang lembut, ia melihat Fharell, pria yang baru beberapa puluh jam lalu resmi menjadi suaminya, sedang berlutut di atas rumput, membiarkan Andreas Sunny menarik-narik kaos oblongnya yang kusut.

Hati Paroline bergetar hebat. Sebuah ketakutan yang selama ini ia pendam dalam relung jiwanya mendadak menguap. Sebelum pernikahan ini terjadi, ada bisikan kecil di benaknya, Apakah setelah menikah, gairah Fharell akan memudar? Apakah kasih sayangnya pada Sunny hanya akting untuk mendapatkan hatiku? Apakah dia akan berubah menjadi pria dingin yang sibuk dengan dunianya sendiri?

Namun, melihat Fharell yang tidak tidur semalaman, yang rela terlihat kucel di depan mertuanya, dan yang menatap Sunny dengan binar mata yang begitu tulus, Paroline tahu dia salah besar. Fharell tidak hanya mencintainya, Fharell telah mengadopsi seluruh hidupnya, termasuk setiap helai napas Sunny.

Air mata jatuh membasahi pipi Paroline tanpa bisa ia cegah. Ia menangis karena merasa sangat beruntung, sekaligus merasa bersalah pernah meragukan ketulusan suaminya yang masih muda itu.

Fharell yang sedang asyik menggoda Sunny, mendongak dan menyadari sosok istrinya berdiri di kejauhan dengan bahu yang bergetar. Ia segera menggendong Sunny dan melangkah cepat menghampiri Paroline.

"Sayang? Ada apa?" suara Fharell terdengar penuh kecemasan. Ia mengusap pipi Paroline dengan ibu jarinya, sementara tangan satunya mendekap Sunny erat. "Kumohon jangan menangis. Sunny kita sudah lebih baik, lihat... panasnya sudah hilang. Dia sudah bisa menjambak rambutku lagi."

Paroline menggeleng pelan, ia meraih tangan Fharell dan mencium punggung tangannya lama. "Bukan, Rell... aku menangis karena aku bahagia. Aku hanya... aku tidak menyangka kau akan sehebat ini."

Fharell tersenyum tipis, sebuah senyuman dewasa yang jarang ia tunjukkan. Ia membawa Paroline dan Sunny masuk kembali ke dalam kamar, menutup pintu untuk menciptakan ruang privasi bagi keluarga kecil mereka.

Mereka duduk bersama di sofa besar. Sunny berada di tengah, duduk di antara ayah dan ibunya sambil sibuk memegang biskuit bayi yang diberikan Oma Desmon tadi. Suasana menjadi sangat tenang. Tidak ada lagi kehebohan keluarga besar, hanya ada mereka bertiga.

"Kau tahu, Rell," suara Paroline memecah keheningan, "Aku sempat takut kau akan bosan mengurus anak kecil di usiamu yang sekarang. Teman-temanmu sedang sibuk berpesta atau traveling, sementara kau harus di rumah sakit semalaman."

Fharell terdiam. Untuk pertama kalinya, si Papa Muda yang biasanya cerewet dan konyol itu tidak banyak bicara. Ia hanya menyandarkan punggungnya, menatap ke arah Andreas Sunny dengan pandangan yang sulit diartikan, sebuah tatapan yang penuh dengan proteksi dan kepemilikan.

"Kenapa harus bosan?" jawab Fharell pendek. Ia mengulurkan tangannya, mengusap kepala Sunny dengan sangat lembut. "Dunia luar tidak punya apa yang aku punya di sini, Paro."

Fharell terus menatap Sunny. Ia memperhatikan bagaimana jemari kecil Sunny menggenggam biskuit, bagaimana bulu mata lentik bocah itu bergerak saat berkedip. Ada keheningan yang dalam di antara mereka, namun keheningan itu terasa sangat berisi.

"Dia putraku," gumam Fharell lagi, seolah sedang menegaskan pada semesta. "Mungkin dia tidak lahir dari darahku, tapi setiap kali dia memanggilku Papa, aku merasa seluruh tanggung jawab dunia ada di pundakku. Dan aku menyukainya."

Paroline menatap profil samping suaminya. Fharell tampak sangat maskulin pagi ini. Kaos oblongnya yang lecek justru menambah kesan bahwa dia adalah pria yang mengutamakan aksi daripada penampilan.

"Rell, terima kasih sudah menerima kami," bisik Paro.

Fharell menoleh, ia mengecup pelipis Paroline sebentar, lalu kembali menatap Sunny. "Berhenti berterima kasih, Sayang. Ini adalah hidupku sekarang. Tugasmu hanya satu, tetaplah di sisiku dan jangan pernah menyembunyikan apa pun lagi. Kita adalah tim sekarang."

Fharell mengambil biskuit yang hampir jatuh dari tangan Sunny, lalu menuntun tangan kecil itu untuk menyuapi Paroline. "Lihat, Sunny... Mommy lapar. Ayo suapi Mommy."

Tawa kecil pecah di antara mereka. Meski Fharell terlihat lebih pendiam pagi ini karena kelelahan, setiap gerak-geriknya menunjukkan komitmen yang luar biasa. Ia tidak butuh banyak kata untuk meyakinkan Paroline bahwa rasa sayangnya tidak akan pernah berkurang.

Bagi Fharell, Andreas Sunny bukan lagi "anak sahabat istrinya". Baginya, bocah ini adalah awal dari dinasti yang akan ia bangun bersama Paroline. Tatapan matanya yang tajam dan fokus pada Sunny pagi itu adalah janji tak terucap bahwa ia akan menjadi benteng terkuat yang pernah dimiliki bocah itu.

🌷🌷🌷🌷

Happy reading dear 🥰

1
awesome moment
sll punay senjata disaat yg kritis
awesome moment
slese. saat pisah.
awesome moment
kekuatan cinta yg tdk biasa. skrg...kemana danesha? kemana org yg sdh diberi pengorbanan bgitu besar oleh paro, fharell dan andreas? ttp jd pecundang? ttp jd pengecut? yg tdk mengakui darahnya sndiri?
awesome moment
namanya jg digosok makin sip. tu lah gosip
awesome moment
smg andreas ttp jd beteng utk boo dan babynya
awesome moment
kenyataan mmg hrs dihadapi. sepahit p pun. andreas g sepenuhnya salah. bgitupun Boo. Paro jg g salah kecewa. tp...skrg d nyawa yg hrs lbh diperhatikan. toch andreas dan boo g sedarah. g sesusuan jg. takdir kak author mmg rada istimewa. restui mrk lbh aman. krn boo sdh ditangan yg tpt. tangan yg sdh paro dan fharell bentuk dan asuh. yg sdh jelas
awesome moment
duh...bnr2 nekat n boo
awesome moment
smg fharell dan paro menerima dan memahami
awesome moment
duh malah q yg 😭😭😭
ros 🍂: Harap tenang ini ujian kak😭
total 1 replies
awesome moment
leganya...mrk punya rasa yg sama. dan...smg paro dan fharell paham dan merestui
awesome moment
labelnya...bntar lg brubah
awesome moment
antara gumush dan cemas. jd 1. 7 hr lho. lumayan lama.
awesome moment
scra g sadar...boo jg punya rasa yg sama
awesome moment
jgn smp kebablasan y. mendingan bicara terbuka. krn akan menyakitkan banyak org. terutama paro dan fharell
awesome moment
duh...wor2 klo d badai
awesome moment
bnr2 anak dgn hati yg lembht dan teguh bersamaan
awesome moment
😄😄😄andreas mencintai boo. skrg tinggal boo gmn. klo mrk punuabrasa saling, g masalah. toch tdk ada ikatan darah dan...berarti hrs buka kotak pandora yg slama n disimpan rapat dan rapi
awesome moment
sifat melindunginya kloningan fharell bgts.
awesome moment
👍👍👍👍👍
awesome moment
perlindungan dan cinta yg tpt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!