NovelToon NovelToon
System Awakens: From Junk To King

System Awakens: From Junk To King

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / TimeTravel / Sci-Fi / Sistem / Harem / Kultivasi Modern
Popularitas:16.8k
Nilai: 5
Nama Author: F R E E Z E

Shinn, seorang pemuda dari keluarga miskin, hidup di dunia biasa...sampai suatu hari ia menemukan barang rongsokan misterius di pasar loak. Saat ia mengutak-atiknya, muncullah jendela sistem aneh yang membawanya ke dunia paralel: sebuah dunia apokaliptik dipenuhi zombie dan puing-puing mecha raksasa.

Dengan sistem yang ia bangkitkan dari sampah, Shinn mengubah takdirnya. Ia menjarah dunia zombie, membangun kekuatan, menyembuhkan ibunya di dunia nyata, dan membentuk harem lintas dimensi yang setia padanya. Tapi itu baru permulaan.

Ketika realitas mulai retak, dan sistem-sistem purba bangkit untuk mengendalikan semua dunia yang pernah ada, Shinn harus memilih: tunduk… atau menjadi Nexus...poros semua dimensi, dan satu-satunya harapan untuk menyeimbangkan kehancuran.

Di tengah konflik antar dimensi, musuh tak terlihat, dan cinta yang tumbuh dalam medan perang, Shinn berdiri di ambang takdir sebagai pejuang terakhir dari Sistem Rongsokan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon F R E E Z E, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 8: Kota Labirin dan Fraksi Bertopeng

Satu minggu telah berlalu sejak Asha bergabung. Shelter mereka kini lebih stabil, persenjataan bertambah, dan pelatihan tempur rutin dilakukan setiap pagi. Namun, ketenangan di dunia seperti ini tak pernah bertahan lama.

Pagi itu, sistem milik Shinn memunculkan notifikasi baru yang tidak biasa.

[Radar Sistem: Aktivitas Tinggi Terpantau di Zona Selatan – "Kota Labirin"]

[Kategori Ancaman: Zombie Elit, Anomali Energi, Fraksi Manusia Tak Teridentifikasi]

Asha menatap layar dengan wajah serius. "Kota Labirin… tempat itu dulunya pusat penelitian biologis terbesar di benua ini. Setelah kehancuran, struktur kota berubah sendiri seperti hidup. Lorong-lorongnya terus berubah arah setiap hari. Mereka menyebutnya labirin karena tak ada yang bisa keluar dengan arah yang sama seperti masuk."

Iluthar menambahkan, "Aku dengar beberapa fraksi penyintas membentuk markas di pinggiran kota itu. Termasuk satu yang terkenal… Fraksi Bertopeng."

"Fraksi Bertopeng?" tanya Shinn penasaran.

Asha menjawab, "Kelompok manusia yang selamat dari proyek Kronos. Mereka mengenakan topeng untuk menyembunyikan identitas dan melakukan eksperimen pada tubuh mereka sendiri mencampurkan teknologi dan mutasi untuk melawan zombie... atau menguasai sesama manusia."

Sistem Shinn memberikan notifikasi tambahan:

[Misi Khusus Terbuka: "Labirin Penuh Darah"]

Tujuan:

Investigasi sumber energi abnormal di Kota Labirin

Temukan identitas pemimpin Fraksi Bertopeng

Hindari konfrontasi langsung dengan Zombie Elit Lvl.20+

Hadiah: – +2 Level – Blueprint Drone Tempur Tipe - R – Item Langka: "Kapsul Inti Dimensi Retak"

Shinn mengepalkan tangan. "Kita harus pergi ke sana."

Iluthar menggeleng. "Itu terlalu berbahaya."

"Tapi semua petunjuk besar mengarah ke sana," balas Shinn. "Fraksi Bertopeng mungkin tahu lebih banyak tentang sistem, atau bahkan masa lalu ibuku."

Asha diam beberapa saat, lalu mengangguk. "Kalau memang itu pilihanmu, aku akan bantu semampuku. Tapi kita harus persiapkan diri. Kota itu tidak bisa dimasuki sembarangan."

Tiga hari kemudian, mereka berangkat. Dengan kendaraan kecil hasil rakitan dari rongsokan dan sistem penggerak magnetik Asha, mereka melaju menuju selatan, menembus wilayah beracun dan hutan logam.

Perjalanan terhenti di pinggiran Kota Labirin. Bangunan tua berdiri seperti tembok pintu masuknya gelap, jalanannya sepi, tapi aura yang memancar membuat bulu kuduk berdiri.

[Memasuki Zona Kota Labirin – Level Rekomendasi: 15+]

[Peta Tidak Tersedia – Struktur Wilayah Dinamis]

Saat melangkah masuk, dinding di kiri dan kanan mulai bergetar pelan. Shinn menoleh ke belakang. Jalur yang mereka lalui... menghilang. Digantikan lorong lain.

"Labirin aktif," bisik Asha. "Kita sudah masuk permainan kota ini."

Setiap sudut kota seperti hidup. Beberapa lorong penuh kabut hijau yang memicu halusinasi, sementara ada jalan yang menampilkan pantulan masa lalu di dinding seperti proyeksi realitas alternatif.

Di salah satu lorong, mereka menemukan simbol aneh tergambar di tembok: sebuah topeng dengan tiga mata.

Tak lama setelah itu, terdengar suara langkah. Sekelompok orang muncul dari kabut, masing-masing mengenakan mantel hitam dan topeng putih tak bermulut.

Pemimpin mereka, bertubuh tinggi dan mengenakan topeng hitam dengan ukiran emas, maju.

"Kami tahu kalian datang, Pengguna Sistem," katanya dengan suara dalam. "Sistem itu... adalah kunci yang kami cari sejak lama."

Iluthar mengangkat senjata. "Kalian siapa?"

"Kami adalah bagian dari masa lalu yang disembunyikan. Dan kami datang bukan untuk melawan... tapi menawarkan kesepakatan."

Shinn menatap tajam. "Kesepakatan?"

Topeng hitam mengangguk. "Kami bisa menunjukkan kalian jalan ke pusat kota, ke jantung Labirin tempat zombie elit berdiam. Tapi dengan satu syarat: serahkan Asha."

Seketika, Shinn dan Iluthar mengarahkan senjata mereka. Asha mematung, matanya berkaca-kaca.

"Aku tahu ini akan terjadi," katanya pelan. "Aku adalah bagian dari kegagalan mereka. Mereka ingin menebus kesalahan... atau mengulanginya."

Topeng hitam tak bergerak. "Pilih sekarang. Jika menolak, kalian akan tersesat selamanya dalam labirin ini."

Shinn menarik napas panjang. Lalu berkata dengan tenang:

"Aku tak akan menyerahkan siapa pun. Terutama bukan orang yang telah menyelamatkan kami."

Iluthar menambahkan, "Kalian mau jalan damai, pergi sekarang. Kalau tidak, bersiap untuk mati."

Untuk sesaat, keheningan menyelimuti. Lalu, topeng hitam tertawa kecil.

"Menarik. Sangat menarik. Baiklah, Shinn. Kita akan lihat sejauh mana sistem rongsokan itu bisa membawamu."

Dalam sekejap, para anggota fraksi menghilang dalam kabut.

Tinggal mereka bertiga, berdiri di tengah kota yang terus berubah.

______________

To be continued...

1
🔥Yuzu Airu❄
dari gaya cerita yang beda banget sama alur sebelumnya (Shiin lagi di dunia nyata di chapter sebelumnya, tapi di sini tiba-tiba balik ke dunia zombie.), gaya bahasa juga beda jauh.. aku ga paham sih ini alam mimpi atau bayangan masa depan atau gimana.. tapi kemungkinan ini cerita yang belum di revisi, ya? alur cerita awal?

it's okay, ganbatte nee.. aku tunggu hasil revisinya nanti. 🥰
🔥Yuzu Airu❄
suka banget sama ceritanya, tapi menurut pandanganku pribadi gaya bahasanya mulai berubah, tidak konsisten dengan cerita-cerita sebelumnya yang jauh lebih elegan.

kaya kata "Lu," itu rasanya kurang cocok untuk dibawa ke novel, bagiku.. tapi selera orang beda-beda.

terus untuk narasi menurutku lebih enak kalau ga pake bahasa santai. narasi tuh biasanya elegan gitu..

tapi aku tetep suka, alur ceritanya keren dan layak banget untuk diikuti kelanjutannya. semangat terus, Pangeran Es-ku yang tampan. 🥰
🔥Yuzu Airu❄
"Zombienya," atau "Zombie-nya."
yang jelas ga dipisah oleh spasi.
🔥Yuzu Airu❄
sedikit saran, kalau suara dari hal yang belum terlihat atau masih goib wujudnya, lebih enak pake cetak miring. biar bisa bedain mana dialog antar tokoh, mana suara lain..
🔥Yuzu Airu❄
"Terutama bukan pada orang yang telah menyelamatkan kami."

atau mungkin.. "Terutama karena kalian bukanlah orang yang telah menyelamatkan kami."

mungkin lebih jelas lagi konteksnya?
🔥Yuzu Airu❄
kasih koma, Pangeran Es yang tampan..
"Kami, aku, dan tim..." jadi ga pusing bacanya. 😁
🔥Yuzu Airu❄
perkembangan emosional mereka agak terlalu cepat ga sih? baru ketemu udah saling suka? tapi kalau emang mau padatkan alurnya, ya gpp skip aja adegan saling ragu akan rasanya masing-masing.
🔥Yuzu Airu❄
lupa kasih contoh, maaf..

"Bercucuran dengan deras." atau "Mengalir dengan begitu deras."
🔥Yuzu Airu❄
"Mengucur," bisa diganti dengan "Mengalir," atau mungkin "Bercucuran," juga cocok biar bahasanya natural dan dramatis.
🔥Yuzu Airu❄
kereeeen!
konfliknya berkembang secara bertahap. sumpah, aku suka banget! 🔥
🔥Yuzu Airu❄
aku bukan tipe yang suka baca banyak, tapi karya ini bikin ketagihan. good job, semangat terus berkarya, Pangeran Es. ❄
🔥Yuzu Airu❄
alurnya rapi banget, suka.. beda jauh sama karyaku yang loncat sana-sini.
cuma aku mau kasih sedikit saran..
tokoh Shin mungkin daripada cuma disebut nama, lebih bervariasi kalau sebut ciri khasnya. rambutnya tebal kah? ada tahi lalat di muka atau area lain? ganteng, mancung, atau gimana. itu bisa untuk visualisasi tambahan, karena dia tokoh utama yang sebaiknya bisa dibayangkan wujudnya oleh pembaca.
🔥Yuzu Airu❄: oalah, sistemnya berseris gitu toh?
ku baca dulu yg ini sampai kelar ya, pelan-pelan tapi, sambil nulis novelku juga. 😁
total 3 replies
🔥Yuzu Airu❄
supaya tidak ada pengulangan kata dan enak dibaca, mungkin lebih cocok kalau gini kalimatnya..

"Aku sekarang punya kekuatan, ibu... Tunggulah, akan kuubah semuanya."

menurutku sih, itu lebih natural..
🔥Yuzu Airu❄: semangat terus ya, Pangeran Es.. 🥰
total 2 replies
🔥Yuzu Airu❄
keren...
aku suka banget sama gaya penulisannya, mudah dimengerti tapi juga puitis. baru pertama baca karya buatan Pangeran Es, dan ga nyangka ternyata alurnya sekeren ini.
di nt, jarang aku liat karya hebat..
dan jujur, aku terpikat banget sama karya ini. chef kiss lah, buat Pangeran Es. ❄
🔥Yuzu Airu❄: bagiku apapun hasil karya Pangeran Es, selalu bagus dan keren. 🥰
total 2 replies
🔥Yuzu Airu❄
keren idenya, dari barang bekas aja, bisa jadi alat. kreatif.
🔥Yuzu Airu❄
ini juga, "Karatan" lebih enak kalau jadi "Berkarat." tapi balik lagi, kalau ini style nulis kamu yang santai, it's okay.
× 𝐸 𝑍 ×: shap/Doge//Ok/
total 1 replies
× 𝐸 𝑍 ×
okey makacih dah mampir /Ok/
🔥Yuzu Airu❄
frasa "Katanya," itu.. kayaknya lebih puitis kalau diganti dengan diksi "Sering disebut."? apa ya.. "Katanya," tuh kurang baku aja untuk narasi, lebih ke bahasa sehari-hari. tapi kalau ini emang style nulis kamu, ga papa.. lanjutkan, udah bagus.
Yuuki Hakari
cari emas aja
Yuuki Hakari
wih cerita zombie kahh?
× 𝐸 𝑍 ×: Nice/Ok/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!