NovelToon NovelToon
Terjebak Cinta Om Duda

Terjebak Cinta Om Duda

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Cinta Terlarang / Saudara palsu / Duda / Menikah dengan Kerabat Mantan / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:588.4k
Nilai: 5
Nama Author: Kikan dwi

Belva Kalea harus menelan kekecewaan saat mengetahui calon suaminya berselingkuh dengan saudara tirinya tepat di hari pernikahannya. Bukan hanya itu saja, Glory diketahui tengah mengandung benih Gema Kanaga, calon suaminya.

Di sisi lain, seorang pengusaha berhati dingin bernama Rigel Alaska, harus menelan pil pahit saat mengetahui istrinya kembali mengkhianatinya. Disakiti berulang kali, membuat Rigel bertekad untuk membalas rasa sakit hatinya.

Seperti kebetulan yang sempurna, pertemuan tak sengaja nya dengan Belva membuat Rigel menjadikan Belva sebagai alat balas dendam nya. Karena ternyata Belva adalah keponakan kesayangan Roland, selingkuhan istrinya sekaligus musuhnya.

Akankah Rigel berhasil menjalankan misi balas dendam nya?
Ataukah justru cinta hadir di tengah-tengah rencananya?

Mampukah Belva keluar dari jebakan cinta yang sengaja Rigel ciptakan?
Ataukah justru akan semakin terluka saat mengetahui fakta yang selama ini Rigel sembunyikan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kikan dwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 5

"𝘚𝘩𝘪𝘵𝘵! 𝘒𝘦𝘯𝘢𝘱𝘢 𝘈𝘣𝘦𝘭 𝘢𝘥𝘢 𝘥𝘪 𝘴𝘪𝘯𝘪 ?"

Brakk

Belva membanting pintu apartemen Omnya dengan kencang, menciptakan bunyi nyaring yang membuat pasangan yang tengah dilanda gairah itu nyaris jantungan karena terkejut.

"𝘗𝘢𝘯𝘵𝘢𝘴 𝘴𝘢𝘫𝘢 𝘋𝘢𝘥𝘥𝘺 𝘣𝘪𝘭𝘢𝘯𝘨 𝘖𝘮 𝘖𝘭𝘢𝘯𝘥 𝘣𝘦𝘳𝘢𝘯𝘥𝘢𝘭. 𝘛𝘦𝘳𝘯𝘺𝘢𝘵𝘢 𝘣𝘦𝘨𝘪𝘯𝘪 𝘬𝘦𝘭𝘢𝘬𝘶𝘢𝘯𝘯𝘺𝘢," 𝘨𝘦𝘳𝘶𝘵𝘶 𝘉𝘦𝘭𝘷𝘢 𝘥𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘩𝘢𝘵𝘪.

Wanita cantik itu memilih untuk menunggu Om kesayangannya di luar, dari pada harus melihat adegan live yang menjijikkan.

"𝘛𝘦𝘳𝘯𝘺𝘢𝘵𝘢 𝘤𝘰𝘸𝘰𝘬 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘢𝘮𝘢. 𝘏𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘋𝘢𝘥𝘥𝘺 𝘴𝘢𝘫𝘢 𝘤𝘰𝘸𝘰𝘬 𝘱𝘢𝘭𝘪𝘯𝘨 𝘴𝘦𝘵𝘪𝘢 𝘥𝘪 𝘥𝘶𝘯𝘪𝘢 𝘪𝘯𝘪."

Gambaran tentang betapa sempurnanya sosok Roland di mata Belva kini lenyap. Pada kenyataannya Omnya itu bukan sosok seperti yang ada dalam bayangannya selama ini.

Setia, tampan, mapan, matang dan berkharisma, itulah ciri-ciri yang menggambarkan sosok Roland Aldero di mata Belva. Sangat sempurna, dan andai pria itu bukanlah Omnya, sangat ideal untuk dijadikan suami Belva.

Namun kesempurnaan itu lenyap seketika saat wanita cantik itu melihat dengan mata kepalanya sendiri kelakuan Omnya yang sangat fatal dan big minus di mata Belva.

"𝘒𝘢𝘬 𝘎𝘦𝘮𝘢 𝘥𝘢𝘯 𝘖𝘮 𝘖𝘭𝘢𝘯𝘥 𝘴𝘢𝘮𝘢 𝘢𝘫𝘢."

Seketika bayangan Gema kembali terlintas di benaknya. Pria yang selama ini Belva puja layaknya dewa, ternyata dengan begitu tega mengkhianatinya.

Belva menggelengkan kepalanya berulang-ulang. "Aku tidak boleh mengingat nya lagi. Ingat Belva, kamu di sini untuk melupakannya," ucap Belva pada dirinya sendiri.

Sementara itu di dalam Apartemennya, Roland kembali memakai pakaiannya dengan terburu-buru. Bahkan phyton kebanggaannya masih berdiri kokoh karena belum sempat mengeluarkan bisanya.

Livia menatap Roland penuh kecewa karena gagal memasukinya. Padahal Livia sudah berada di puncak gairahnya.

"Siapa wanita itu, Roland?" Tanya Livia dengan ketus. Matanya mendelik penuh selidik. Livia tidak suka dengan sikap Roland yang lebih mengutamakan wanita itu dibandingkan dirinya.

"Abel, keponakanku," Ucapnya singkat.

Abel adalah panggilan kesayangannya pada Belva. Hanya Roland yang memanggilnya Abel.

Ada kelegaan di hati Livia, namun wanita itu tidak mempercayai Roland begitu saja. Apalagi melihat wajah Roland yang tiba-tiba ketakutan saat wanita tadi memergokinya.

"Kalau dia cuma keponakan mu, kenapa Kamu begitu takut? Kamu terlihat seperti ketahuan tengah berselingkuh?" Ucapnya penuh cibiran.

"Dia benar-benar keponakanku. Putri tunggal Ghastan Gefanda Aldero, Pewaris satu-satunya keluarga Aldero."

Livia terkesiap mendengar jika wanita itu ternyata pewaris Aldero grup. Salah satu keluarga konglomerat yang di segani. Perusahaannya tak kalah besar dari perusahaan Alaska Company milik Rigel.

"𝘚𝘦𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘢𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘪𝘬𝘢𝘩 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘙𝘰𝘭𝘢𝘯𝘥, 𝘢𝘯𝘢𝘬𝘬𝘶 𝘭𝘢𝘩 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘱𝘦𝘸𝘢𝘳𝘪𝘴 𝘶𝘵𝘢𝘮𝘢 𝘈𝘭𝘥𝘦𝘳𝘰 𝘨𝘳𝘶𝘱," 𝘶𝘤𝘢𝘱𝘯𝘺𝘢 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘳𝘪𝘯𝘨𝘢𝘪 𝘥𝘪 𝘸𝘢𝘫𝘢𝘩𝘯𝘺𝘢.

"Bukankah pewaris itu harusnya laki-laki?"

Roland yang sedang mengancingkan kemejanya menghentikan sejenak aktivitasnya. Roland tidak menyukai ucapan wanita simpanannya itu.

"Di keluargaku tidak ada yang membeda-bedakan gender. Laki-laki atau perempuan semuanya sama. Walaupun Abel seorang perempuan, tapi aku pastikan dia layak menduduki tahta itu."

Roland melangkahkan kakinya keluar dari apartemen, tujuannya adalah mencari keponakannya. Sebelum Roland mencapai pintu, pria itu menghentikan langkahnya. Dia berbalik dan mengatakan sesuatu yang membuat Livia mengepalkan tangannya.

"Sebaiknya Kamu pergi dari sini, aku tidak mau Abel melihatmu," ucapnya tanpa bantahan. "Satu lagi, jangan pernah ikut campur urusan keluargaku. Kamu hanyalah orang luar, tidak berhak menilai apapun, apalagi menilai Abel."

𝘒𝘶𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘢𝘫𝘢𝘳! 𝘖𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘭𝘶𝘢𝘳 𝘬𝘢𝘵𝘢𝘯𝘺𝘢? 𝘈𝘱𝘢 𝘥𝘪𝘢 𝘭𝘶𝘱𝘢 𝘴𝘦𝘣𝘦𝘯𝘵𝘢𝘳 𝘭𝘢𝘨𝘪 𝘢𝘬𝘶 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘪𝘴𝘵𝘳𝘪𝘯𝘺𝘢?"

...----------------...

"Kenapa Kamu bawa kita ke sini?"

Glory mengernyitkan keningnya saat suaminya membawanya ke sebuah rumah sederhana. Tidak terlalu besar namun tidak kecil juga. Memiliki halaman yang tidak terlalu luas namun cukup untuk memarkirkan sebuah mobil.

"Ini tempat tinggal kita sekarang."

Satu kalimat yang berhasil membuat Glory melebarkan bola matanya.

"Kamu yang benar aja, Gema. Masa kita tinggal di tempat seperti ini?" Glory tidak terima Gema membawanya tinggal di tempat itu.

Dalam bayangannya, Gema akan mengajaknya tinggal di rumah keluarganya yang sangat besar dan mewah, tak kalah dari rumah mewah Gefanda, tempat tinggalnya dulu.

"Jadi menurutmu, aku harus membawamu ke rumah keluargaku?" Tanya Gema. "Jangan bermimpi!" Ucapnya lagi dengan nada sedikit mengejek.

"Kenapa? Aku istrimu, Gema. Sudah seharusnya Kamu membawaku ke sana," ucap Glory tidak mau kalah.

"Kamu lupa, keluargaku tidak ada yang menyukaimu. Memangnya Kamu mau jadi bulan-bulanan mereka?"

Glory lupa jika keluarga Gema tidak ada yang menyukainya, terutama Mommynya Gema. Bahkan saat pernikahannya dengan Gema, tidak ada satu pun keluarga Gema yang hadir.

Orang tua Gema sangat kecewa dengan Gema yang sudah mengkhianati Belva, calon menantu idamannya. Belva begitu di sayangi keluarga Gema, karena itu saat pernikahan Gema dan Belva dibatalkan, orang tua Gema merasa kecewa. Namun tidak bisa memaksa Belva untuk tetap bersama Gema.

"𝘐𝘺𝘢 𝘫𝘶𝘨𝘢. 𝘈𝘬𝘶 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘮𝘢𝘶 𝘵𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢𝘭 𝘣𝘦𝘳𝘴𝘢𝘮𝘢 𝘮𝘦𝘳𝘵𝘶𝘢 𝘴𝘱𝘦𝘬 𝘯𝘦𝘯𝘦𝘬 𝘭𝘢𝘮𝘱𝘪𝘳 𝘴𝘦𝘱𝘦𝘳𝘵𝘪 𝘔𝘰𝘮𝘮𝘺𝘯𝘺𝘢 𝘎𝘦𝘮𝘢."

Glory menggelengkan kepalanya, Glory tidak mau tinggal bersama orang tua Gema. Membayangkan nya saja sudah membuat bulu kuduk merinding, benak Glory.

"Tapi, apa tidak ada tempat yang lebih layak dari ini?"

Glory tetap keberatan dengan tempat tinggalnya yang jauh dari kesan mewah. "𝘈𝘱𝘢 𝘬𝘢𝘵𝘢 𝘉𝘦𝘭𝘷𝘢 𝘯𝘢𝘯𝘵𝘪, 𝘬𝘢𝘭𝘢𝘶 𝘥𝘪𝘢 𝘵𝘢𝘩𝘶 𝘢𝘬𝘶 𝘵𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢𝘭 𝘥𝘪 𝘵𝘦𝘮𝘱𝘢𝘵 𝘴𝘦𝘱𝘦𝘳𝘵𝘪 𝘪𝘯𝘪?"

Gema tersenyum miris. Sifat Glory sungguh di luar ekspektasinya. Inikah sifat Glory sesungguhnya? Jauh berbanding terbalik dengan Belva yang selalu rendah hati, walaupun memiliki segalanya.

"Aku benar-benar sudah membuang berlian hanya untuk butiran debu," gumam Gema. Namun masih bisa di dengar Glory yang berdiri tidak jauh darinya.

"Apa Kamu bilang?" Glory tidak terima dengan Gema yang seenaknya membandingkan dirinya dengan Belva. "Jangan pernah membandingkan aku dengan mantan Kamu yang sombong itu. Aku---"

"Ya, Kamu memang tidak pantas dibandingkan dengan Belva. Dia terlalu sempurna untuk dibandingkan dengan wanita murahan sepertimu."

"Cukup Gema! Tidak seharusnya Kamu menjelekkan aku seperti ini. Aku ini istri Kamu, Gem. Kamu jangan lupa, aku sedang mengandung anak Kamu, darah daging Kamu."

Glory berteriak di depan Gema. Amarahnya sudah tidak bisa dibendung lagi. Apalagi mendengar suaminya terus mengagungkan nama Belva, membuat Glory kehilangan kesabarannya.

Gema tidak menanggapi lagi ucapan Glory. Pria itu lebih memilih masuk ke dalam rumah yang akan mereka tempati. Semakin berdebat dengan Glory semakin membuat kepalanya ingin meledak.

"Apa kalian ingin terus berdiri di sana?" Gema sedikit berteriak karena Glory dan Nadin tidak beranjak dari posisinya. Keduanya seakan enggan tinggal di rumah yang tidak sesuai dengan ekspektasinya. "Harusnya kalian bersyukur bisa tinggal di rumah ini. Aku tidak yakin rumah lama kalian lebih bagus dari rumah ini, sebelum menumpang di rumah Belva."

𝘛𝘰 𝘣𝘦 𝘤𝘰𝘯𝘵𝘪𝘯𝘶𝘦𝘥

1
Saptyaning Rahayu
belva ketemu sama om duda
Risna Tanjung
sammaa,,, ternodai akoh nya thor😔🤭
Saptyaning Rahayu
kasihan Abel
Saptyaning Rahayu
mantap ayukk balas belva
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙠𝙤𝙘𝙖𝙠 𝙩𝙚𝙧𝙣𝙮𝙖𝙩𝙖 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙟𝙤𝙨𝙤𝙝 𝙩𝙖𝙠 𝙠𝙖𝙣 𝙠𝙚𝙢𝙖𝙣𝙖.🤭
𝙜𝙖 𝙩𝙚𝙧𝙖𝙨𝙖 𝙗𝙖𝙘𝙖 𝙢𝙖𝙧𝙖𝙩𝙝𝙤𝙣 𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙩𝙖𝙢𝙖𝙩 𝙖𝙟𝙖, 𝙖𝙠𝙝𝙞𝙧 𝙗𝙖𝙗𝙣𝙮𝙖 𝙠𝙤𝙘𝙖𝙠 𝙡𝙜... 𝙢𝙤𝙜𝙖 𝙙𝙥𝙩 𝙠𝙚𝙢𝙗𝙖𝙧 𝙩𝙞𝙜𝙖 𝙮𝙖 𝙍𝙞𝙜𝙚𝙡.😄😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙬𝙖𝙙𝙙𝙪𝙪𝙝𝙝𝙝 𝙢𝙖𝙡𝙖𝙢 𝙥𝙚𝙧𝙩𝙖𝙢𝙖 𝙢𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙟𝙙 𝙗𝙪𝙢𝙚𝙧𝙖𝙣𝙜.😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙟𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙘𝙢 𝙟𝙖𝙣𝙟𝙞2 𝙙𝙤𝙖𝙣𝙜 𝙧𝙞𝙜𝙚𝙡 𝙩𝙥 𝙩𝙧𝙨 𝙙𝙞 𝙪𝙡𝙖𝙣𝙜 𝙡𝙚𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝𝙖𝙣 𝙡𝙜, 𝙥𝙧𝙞𝙖 𝙨𝙚𝙟𝙖𝙩𝙞 𝙞𝙩𝙪 𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙜𝙖 𝙗𝙖𝙠𝙖𝙡 𝙩𝙧𝙨 𝙢𝙚𝙣𝙮𝙖𝙠𝙞𝙩𝙞 𝙥𝙖𝙨𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣𝙣𝙮𝙖.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙍𝙞𝙜𝙚𝙡 𝙜𝙖 𝙗𝙚𝙡𝙖𝙟𝙖𝙧 𝙙𝙧 𝙠𝙚𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝𝙖𝙣 𝙖𝙬𝙖𝙡 𝙢𝙖𝙨𝙞𝙝 𝙨𝙖𝙟𝙖 𝙣𝙜𝙚𝙙𝙚𝙥𝙖𝙣𝙠𝙖𝙣 𝙚𝙢𝙤𝙨𝙞 𝙣 𝙜𝙖 𝙗𝙚𝙧𝙥𝙞𝙠𝙞𝙧 𝙪𝙘𝙖𝙥𝙖𝙣𝙣𝙮𝙖 𝙣𝙮𝙖𝙠𝙞𝙩𝙞𝙣 𝙆𝙖𝙡𝙚𝙖
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙙𝙞𝙠𝙞𝙧𝙖𝙞𝙣 𝙢𝙖𝙪 𝙙𝙞 𝙥𝙚𝙣𝙟𝙖𝙧𝙖𝙠𝙖.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙜𝙠𝙜𝙠𝙜𝙠𝙠 𝙙𝙖𝙨𝙖𝙧 𝙘𝙖𝙡𝙤𝙣 𝙢𝙖𝙣𝙩𝙪 𝙜𝙖 𝙖𝙙𝙖 𝙖𝙙𝙖𝙗, 𝙘𝙖𝙢𝙚𝙧 𝙜𝙖 𝙙𝙞 𝙙𝙞𝙠𝙖𝙨𝙞𝙝 𝙩𝙖𝙪 𝙗𝙖𝙠𝙖𝙡 𝙖𝙙𝙖 𝙥𝙚𝙧𝙣𝙞𝙠𝙖𝙝𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙣𝙙𝙖𝙙𝙖𝙠.😄😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙮𝙖 𝙖𝙢𝙥𝙪𝙪𝙣𝙣 𝙍𝙞𝙜𝙚𝙡 𝙗𝙞𝙨𝙠𝙪𝙞𝙩 𝙤𝙩𝙖𝙠𝙢𝙪 𝙩𝙧𝙚𝙫𝙚𝙡𝙞𝙣𝙜 𝙩𝙧𝙨 𝙢𝙚𝙣𝙩𝙖𝙣𝙜2 𝙙𝙪𝙙𝙖... 𝙝𝙖𝙡𝙖𝙡𝙞𝙣 𝙙𝙪𝙡𝙪 𝙡𝙖𝙝.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙗𝙚𝙣𝙖𝙧 𝙮𝙖 𝙑𝙖𝙣𝙙𝙚𝙧, 𝙗𝙤𝙨 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙮𝙜 𝙨𝙚𝙣𝙖𝙣𝙜2 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙮𝙜 𝙠𝙚𝙧𝙚𝙥𝙤𝙩𝙖𝙣𝙣𝙮𝙖 𝙝𝙖𝙧𝙪𝙨 𝙨𝙚𝙧𝙗𝙖 𝙗𝙨 𝙟𝙙 𝙖𝙥𝙖𝙥𝙪𝙣😄😄😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙨𝙞𝙖𝙥𝙖 𝙩𝙪𝙝, 𝙇𝙤𝙫𝙞𝙧𝙖 𝙖𝙥𝙖 𝙆𝙖𝙢𝙞𝙡𝙖.🤔
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙗𝙪𝙧𝙪𝙖𝙣 𝙗𝙚𝙧𝙩𝙞𝙣𝙙𝙖𝙠 𝙇𝙖𝙣𝙙 𝙗𝙞𝙖𝙧 𝙁𝙖𝙧𝙚𝙨 𝙜𝙖 𝙨𝙚𝙢𝙖𝙠𝙞𝙣 𝙟𝙖𝙪𝙝 𝙢𝙚𝙧𝙪𝙨𝙖𝙠 𝙝𝙪𝙗𝙪𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙆𝙖𝙡𝙚𝙖 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙍𝙞𝙜𝙚𝙡
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙖𝙙𝙪𝙝 𝙤𝙢𝙖 𝙍𝙚𝙣𝙖 𝙠𝙖𝙜𝙚𝙩𝙣𝙮𝙖 𝙗𝙞𝙠𝙞𝙣 𝙣𝙜𝙖𝙠𝙖𝙠.😄😄😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙙𝙖𝙨𝙖𝙧 𝙇𝙤𝙫𝙞𝙧𝙖 𝙜𝙖 𝙠𝙖𝙥𝙤𝙠2 𝙠𝙖𝙢𝙪, 𝙁𝙖𝙧𝙚𝙨 𝙟𝙜 𝙜𝙖 𝙢𝙞𝙠𝙞𝙧 𝙖𝙥𝙖 𝙙𝙞𝙖 𝙠𝙚𝙧𝙟𝙖 𝙣𝙮𝙖𝙧𝙞 𝙙𝙪𝙞𝙩 𝙙𝙧 𝙥𝙚𝙧𝙪𝙨𝙖𝙝𝙖𝙖𝙣 𝙊𝙡𝙖𝙣𝙙 𝙢𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙢𝙖𝙪 𝙧𝙪𝙨𝙖𝙠 𝙝𝙪𝙗𝙪𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙠𝙚𝙥𝙤𝙣𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙙𝙧 𝙤𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙮𝙜 𝙨𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙢𝙚𝙢𝙗𝙚𝙧𝙞𝙢𝙪 𝙟𝙖𝙡𝙖𝙣 𝙧𝙞𝙯𝙠𝙞
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙟𝙚𝙣𝙜 𝙟𝙚𝙣𝙜 𝙟𝙚𝙣𝙜.. 𝙡𝙚𝙗𝙞𝙝 𝙮𝙚𝙥𝙖𝙩𝙣𝙮𝙖 𝙢𝙞𝙧𝙞𝙥 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙊𝙡𝙖𝙣 𝙠𝙧𝙣 𝙇𝙤𝙧𝙖 𝙖𝙣𝙖𝙠𝙢𝙪.
𝙩𝙥 𝙠𝙤𝙠 𝙣𝙖𝙢𝙖 𝙇𝙤𝙧𝙖 𝙖𝙜𝙖𝙠 𝙢𝙞𝙧𝙞𝙥 𝙟𝙜 𝙢𝙚𝙧𝙚𝙥𝙚𝙩 𝙠𝙚 𝙍𝙤𝙡𝙖𝙣𝙙.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙙𝙖𝙨𝙖𝙧 𝙆𝙖𝙢𝙞𝙡𝙖 𝙤𝙩𝙖𝙠 𝙥𝙞𝙘𝙞𝙠𝙣𝙮𝙖 𝙜𝙖 𝙖𝙙𝙖 𝙤𝙗𝙖𝙩, 𝙠𝙚𝙣𝙖𝙥𝙖 𝙜𝙖 𝙨𝙞𝙡𝙖𝙥𝙤𝙧𝙞𝙣 𝙠𝙚 𝙥𝙤𝙡𝙞𝙨𝙞 𝙨𝙖𝙟𝙖 𝙍𝙞𝙜𝙚𝙡 𝙗𝙞𝙖𝙧 𝙜𝙖 𝙨𝙤𝙢𝙗𝙤𝙣𝙜 𝙩𝙧𝙨 𝙙𝙖𝙣 𝙨𝙖𝙙𝙖𝙧 𝙙𝙞𝙧𝙞 𝙨𝙞 𝙆𝙖𝙢𝙞𝙡𝙖.
𝙊𝙩𝙖𝙠 𝙬𝙖𝙣𝙞𝙩𝙖 𝙢𝙚𝙢𝙤𝙧𝙮𝙣𝙮𝙖 𝙠𝙪𝙖𝙩 𝙍𝙞𝙜𝙚𝙡 𝙟𝙙 𝙢𝙖𝙪 𝙗𝙚𝙧𝙖𝙥𝙖 𝙩𝙝𝙣𝙥𝙪𝙣 𝙨𝙖𝙩𝙪 𝙠𝙚𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝𝙖𝙣 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙖𝙙𝙖 𝙠𝙚𝙨𝙚𝙢𝙥𝙖𝙩𝙖𝙣 𝙮𝙜 𝙢𝙚𝙥𝙚𝙩 𝙨𝙖𝙢𝙗𝙪𝙣𝙜 𝙠𝙚 𝙖𝙧𝙖𝙝 𝙨𝙞𝙩𝙪 𝙮𝙖 𝙙𝙞 𝙪𝙣𝙜𝙠𝙞𝙩 𝙡𝙜..😄😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙉𝙤 𝙠𝙤𝙢𝙚𝙣 𝙡𝙖𝙝 𝙣𝙮𝙞𝙢𝙖𝙠 𝙖𝙟𝙖.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙆𝙖𝙢𝙞𝙡𝙖 𝙜𝙖 𝙩𝙖𝙪 𝙙𝙞𝙧𝙞 𝙖𝙣𝙖𝙠 𝙖𝙣𝙜𝙠𝙖𝙩 𝙩𝙥 𝙞𝙣𝙜𝙞𝙣 𝙣𝙜𝙪𝙖𝙨𝙖𝙞𝙣 𝙨𝙚𝙢𝙪𝙖𝙣𝙮𝙖..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!