NovelToon NovelToon
Terjerat Benang Merah

Terjerat Benang Merah

Status: tamat
Genre:Percintaan Konglomerat / Romansa / Konflik etika / Balas Dendam / Perjodohan / Tamat
Popularitas:830.2k
Nilai: 5
Nama Author: santi.santi

Ternyata, teori tentang benang merah itu memang ada. Sejauh dan selama apapun berpisah, jika ada yang belum selesai makan akan tetap bertemu dengan cara yang terkadang tak masuk dalam logika.

Siapa yang sangka, Bianca akan kembali bertemu , mantan tunangan yang dulu dijodohkan dengannya dalam keadaan Bianca yang sudah tidak seperti dulu lagi.

Tunangan yang dulunya pergi meninggalkannya karena alasan tidak mencintainya, kini justru selalu terlihat dalam hidup Bianca yang begitu pelik.

Padahal mantan tunangannya itu sudah memiliki wanita yang dicintai sejak dulu menjalin hubungan dengan Bianca.

"Bisakah kau melewatiku begitu saja saat melihatku? Jangan mendekat dan jangan ikut campur terlalu jauh ke dalam hidupku!" - Bianca -

Apa jadinya jika dua orang itu justru terikat oleh sebuah teori benang merah yang tidak pernah putus diantara mereka?

Apakah mereka akan kembali bersama meski benang merah sudah terlalu rumit mengikat mereka berdua?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon santi.santi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ketahuan Elgard

Melihat wajah Bianca tadi yang seakan tak mendengar suara Meriana di telepon justru membuat Elgard tak nyaman. Dia bertanya-tanya pada dirinya sendiri, sebenrnya apa maunya. Kenapa dia merasa kesal karena tidak melihat wajah marah atau ekspresi yang lain dari Bianca.

Sekarang dia juga sadar kalau dia mulai betingkah aneh. Bukannya ke apartemen Meriana untuk menghabiskan waktu bersama kekasihnya itu, Elgard justru datang pada mantan kekasihnya. Dia bingung sendiri dengan perasaannya.

Harusnya Elgard mulai membicarakan bab pertunangan mereka yang mungkin akan dilaksanakan sebentar lagi, tapi Elgard merasa tidak punya niat untuk membahasnya.

"Ada apa?" Elgard datang ke apartemen Meriana.

"Kau dari mana saja?"

"Tentu dari rumah sakit, memangnya dari mana lagi?" Elgard melepas jasnya untuk menghindari pertanyaan Mariana. Dia tidak bisa mengatakan kalau sebenarnya dia dari apartemen Bianca. Bisa-bisa Merisna mengamuk dan mendatangi Bianca. Padahal sampai sekarang ini, Meriana belum tau tentang dirinya yang bertemu kembali dengan Bianca.

Entah sampai kapan Elgard akan menyembunyikan Bianca. Tapi kalau mereka bertemu tanpa Elgard duga.

"Aku hanya takut kau bermain dibelakangku!"

"Bermain seperti apa yang kau maksud? Menurutmu aku tidak sama sepertinya? Kekasihku pergi berkali-kali ke luar negeri tanpa kutemani, apa menurutmu aku tidak akan berpikir macam-macam?"

"Kau mecurigaiku El?!" Meriana menatap Elgard dengan gugup.

"Aku tidak mencurigaimu, justru aku percaya kalau kau tidak mungkin mengkhianatiku!"

Meriana berjalan ke jendela, kemudian meneguk air yang ada ditangannya sejak tadi.

"Hmm, aku senang karena kau mau percaya padaku!" Balas Meriana masih membelakangi Elgard.

"Oh ya, ngomong-ngomong, bagaimana tentang pertunangan kita?"

"Aku belum bicara lagi pada Ayah dan Ibu tentang itu. Ayah akan kembali dari luar negeri sekitar satu minggu lagi, nanti akan ku bicarakan dengannya!"

Tapi entahlah, Elgard rasanya enggan untuk membahas masalah pertunangan mereka kepada orang tuanya. Dalam diri Elgard sudah tidak ada lagi rasa menggebu-gebu untuk memiliki Meriana. Rasanya banyak sekali yang harus ia pikirkan ulang untuk melanjutkan hubungan mereka ke jenjang yang lebih serius.

"Kalau bisa lebih cepat sayang, aku sudah tidak sabar untuk memperlihatkan pada semua orang kalau kau ini milikku!"

Elgard tak menanggapi, dia justru menatap Meriana yang masih berdiri tak jauh darinya.Dulu Meriana tidak seperti sekarang, meski dulu posesif tapi Meriana tidak pernah masih selalu memperhatikannya. Tapi sekarang, Meriana selalu sibuk dengan pekerjaannya. Sering meninggalkannya ke luar negeri, dan posesifnya semakin menjadi.

🌻🌻🌻

Ini adalah hari pertama Bianca mulai bekerja di kantor Kevin. Dia mematut dirinya di cermin, memakai baju yang menurutnya paling pas untuk bekerja di perkantoran.

Rok span sebatas lutut, dipadukan dengan blouse yang sengaja ia masukkan agar terlihat lebih rapi. Rambut panjangnya ia ikat ke belakang dengan sederhana menyisakan anak rambut di bagian pelipis.

Mungkin ini adalah penampilan paling sederhana menurut orang-orang, tapi bagi Bianca yang sekarang, ini adalah penampilan paling rapi.

Baju yang ia kenakan juga baju yang ia beli bertahun-tahun lalu, namun untungnya masih bagus dan belum lusuh karena Bianca jarang memakainya.

Dia sempat menarik napas yang panjang sebelum keluar dari apartemennya. Mungkin hari pertamanya kerja akan terasa begitu berat, bukan hanya tentang pekerjaan yang Kevin berikan namun juga tentang orang-orang yang ada di sana.

Bianca tentu saja masih memiliki trauma pada orang-orang disekitarnya. Bianca takut mereka akan mengenali dirinya sebagai anak dari seorang koruptor.

Tapi mau bagaimana lagi, sekarang pikirannya sudah mulai sedikit terbuka. Dia harus melalui semua itu karena itu memang jalan yang harus ia tempuh, bukan malah terus menghindarinya.

Lagu pula masalah dicaci-maki tentunya dia sudah kenyang, jadi mungkin tak masalah baginya untuk melewatinya sekali lagi. Tapi Bianca mencoba berpikir tenang, siapa tau nanti di sana dia diterima dengan baik dan tidak ada lagi yang mengungkit tentang masalah Ayahnya atau bahkan tidak mengingat dirinya.

Bianca tiba di kantor Kevin, dia langsung diarahkan ke ruangan Kevin. Sepertinya Kevin memang sudah memberitahu pada bawahannya kalah dirinya akan datang.

Ternyata Kevin belum datang saat Bianca tiba di ruangan itu. Sekarang dia hanya duduk dengan gugup seorang diri di sana.

Dalam kesedihan, Bianca mulai berandai-andai. Seandainya dulu Ayahnya tidak terlibat kasus korupsi, pasti dirinya bisa hidup dengan layak. Mempunyai usaha sendiri, memiliki ruangan seperti itu sendiri. Selain itu, pasti Ayah dan Ibunya masih ada, Kakaknya tidak akan mendekam di penjara karena kecanduan obat terlarang. Keluarganya akan utuh dan bahagi, juga...

Bianca menggelengkan kepalanya, dia tidak ingin mengingat akan hal itu lagi.

"Maaf membuatmu menunggu Bianca!"

Bianca langsung berdiri menyambut kedatangan Kevin.

"Aku baru saja tiba Kak!"

"Tidak usah menyambutku sampai seperti itu. Aku sekarang memang atasanmu, tapi kalau hanya berdua, bersikaplah biasa saja sebagai teman!"

"Baiklah!"

Bianca mengikuti Kevin ke mejanya, dia menyerahkan semua berkas tentang dirinya yang diperlukan untuk pekerjaannya.

"Ini semua data diriku Kak!"

"Baiklah, aku akan menyimpannya. Kau tidak perlu khawatir kalau semua orang tau tentang identitasmu karena aku tidak akan menyerahkan data dirimu pada HRD"

"Benarkah Kak, terima kasih banyak!" Bianca merasa sedikit lega.

"Tapi, apa itu tidak masalah Kak? Bagaimana tanggapan yang lainnya kalau mereka tau?" Dia kembali cemas.

"Kay tenang saja, tidak akan ada yang berani menyinggungmu tentang hal ini!" Kevin kembali meyakinkan Bianca.

"Hmm!"

Kevin melihat ke belakang Bianca di sana sudah ada seseorang yang berdiri bersandar pada pintu dengan kedua tangan dimasukkan ke dalam saku.

"Kau tidak punya pekerjaan?!" Sungut Kevin karena kedatangan tamu tak diundang.

1
Suci Uci
semoga biancaa Ama royy aja sama sama gadis dan perjaka
Maria Christanti
wah sdh selesai ya. Mksih Thor sll semangat dlm berkarya.💪
Diah Anggraini
keren el
Diah Anggraini
semangat el..
semangat Bee.. 👍👍
Diah Anggraini
sabar ya el..
kalo kau sedih eke jadi sedih juga dah bacanya
Diah Anggraini
guuut.. el
Diah Anggraini
kereeennnnn Bee💪💪💪
Diah Anggraini
modus aja el
Diah Anggraini
tenang aja ka..
saya suka ko alur ceritanya ..
bagus
Diah Anggraini
cakep el
Diah Anggraini
buat el.. tepat banget datengnya
Diah Anggraini
el.. saya bacnya jadi sedih tau
Diah Anggraini
keren cerita bagus
den
semangat thorr🤍
Hariyanti
ceritanya bagus Thor 🥰 rasanya seperti makan gado-gado...... macam-macam rasanya 🥰🥰🥰🤗
Firgi Septia
aku kira elgard masih perjaka ternyata sdh bekas kasihan Bianca dapat bekas meriana/Smug/
Yeni Fitriani
kan jadinya terlihat bngeet klo erlgard sm sprti boneka mainan bg ayahnya.... dulu di paksa tunangan sm bianca lalu di paksa putus.... skrg pu dipaksa tunangan sm meri tp blm tentu sampai menikah karna sdh di ulti begiti meri pinya skandal kudu langsung putus jg sm meri..... bener2 org tua yg gila....
May Maya
bagus
Siti Maulidah
ceritanya sangat menarik /Heart//Heart/
Sulayah Kingdom
oke thor di maafkan meski lebaran udh lewat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!