NovelToon NovelToon
Cinta Overdosis

Cinta Overdosis

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:4.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Aprilia Riadii

Berawal dari hubungannya dengan seorang pria bernama Aldi, Rindu terlalu naif dan berfikir hanya Aldi lah satu satunya pria yang tulus mencintainya.

hingga suatu kejadian pahit membuat Rindu tersadar,jika Aldi bukanlah pria yang tepat untuknya. dan kisah Rindu pun bermula, kejadian demi kejadian pahit membawanya pada sosok seorang pria angkuh. siapa sangka pria itu akhirnya menjadi suaminya.
akankah Rindu menemukan kebahagiaan setelah pernikahan?
atau cobaan demi cobaan masih harus menguji Rindu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aprilia Riadii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps.9# Memulai Hal Baru

Beranjak sore hari, rindu bersiap diri serapi mungkin.ia melihat pantulan diri dari balik cermin,dan seketika kebingungan merayapi jiwanya. ia merasa kebingungan harus mengenakan pakaian apa untuk malam ini.memang rindu tidak membawa banyak pakaian formal ketika memutuskan untuk datang ke kota ini.

butuh beberpa lama untuknya memilih dan menyeleksi pakaian yang ia bawa.

dan pada akhirnya pilihannya jatuh pada kemeja putih dan celana katun hitam.

bukankah pakaian seperti itu cocok kenakan oleh pramusaji?

seseorang mengetuk pintu kamarnya terdengar suara hermawan memanggilnya

"Rindu,apa kau sudah bersiap"

"sudah om" jawabnya dari dalam kamar.

ia pun beranjak keluar.

"cantik sekali" kata tante lina

"ah tante,hanya pakaian sederhana saja"

"kau memang selalu terlihat menarik mengenakan pakaianapapun" sahut lina memuji.perkataan lina memang benar adanya mungkin karena ukuran tubuh rindu yang mungil membuatnya selalu tampak cocok memakai pakaian apapun.

hermawan sudah menunggunya di halaman depan. setelah berpamit pada lina dan indah merekapun berangkat menuju kantor.

***

halaman kantor itu begitu luas,begitupun dengan gedung yang ada didalamnya nampak tinggi menjulang.rindu berdecak kagum melihat betapa megah dan tingginya gedung itu.sesaat hatinya merasa tidak bernyali,mengingat dari segi pendidikannya yang minim dan hanya mengandalkan koneksi dari hermawan,mungkinkah dirinya bisa bertahan untuk tetap bekerja di perusahaan tersebut.

selintas hermawan menyadari kegelisahan yang terlihat dari wajah rindu.

"jangan gugup, yang penting kau berusaha menunjukan kerja kerasmu disin.bekerjalah dengan giat"

rindu menganggukan kepalanya tanda setuju.

merekapun melangkah masuk bersamaan. suasana masih belum terlalu ramai saat itu. hermawan membawanya menemui seorang rekan kerjanya.

"bu tami, ini keponakan yang kemarin saya ceritakan"

"ohh iya, saya tami" dia pun mengulurkan tangan nya

"saya rindu, bu"

"cantik sekali pak keponakannya" ujarnya sambil tersenyum.

akhirnya setelah berbincang dan menjelaskan tugas apa saja yang harus rindu kerjakan,

wanita itu Mengajaknya kedalam sebuah ruangan.

"rindu,segera ganti pakaian mu dengan ini" rindu sedikit tertegun menatap pakaian yang tami sodorkan.

"gaun"rindu sedikit mengerenyitkan dahinya,ia merasa bingung kenapa harus mengganti pakaiannya dengan gaun itu.

"iya, kenakan gaun ini"

"maaf bu, bukankah pramusaji lebih cocok berpakaian seperti ini" tunjuknya pada baju yang ia kenakan, tanpa mengurangi rasa hormat kepada tami.

"betul yang kau katakan. pakaian yang kau kenakan memang sudah memenuhi standar sebagai pramusaji,hanya saja ini acara formal. pramusaji wanita kami semuanya khusus mengenakan gaun ini"setelah dirasa mengerti dan mendengar penjelasan dari tami,ia pun meraih gaun yang di sodorkan kepadanya.

"baiklah saya mengerti"

"nanti kau akan bekerja dengan satu orang yang akan menjadi rekanmu,tunggulah sampai dia datang"

tami pun berlalu, memberinya ruang untuk berganti baju.

rindu memperhatikan dengan seksama gaun berwarna salem itu, sedikit terbuka pada bagian paha.

walau merasa tidak nyaman ia terpaksa mengganti pakaiannya dengan gaun itu,tidak lupa ia merapikan rambutnya yang panjang terurai di ikatnya membentuk sanggul yang menperlihatkan leher indahnya nan jenjang.

tiba tiba terdengar suara seseorang dari balik pintu.

"Ada orang disana"

suara dari luar pintu itu terdengar keras.

"silahkan masuk" jawab rindu.

"hai,perkenalkan namaku linda. aku akan menjadi rekanmu malam ini"

sapa gadis itu tanpa ada rasa canggung dan terlihat sangat bersahabat.

"saya rindu,salam kenal"

itulah awal perkenalannya dengan linda.

setelah malam itu, mereka akan menjadi rekan satu rekan kerja sebagai petugas kebersihan.

setelah rapi dan bersiap, aku dan lindapun kembali ke gedung utama kantor,mereka menemui tami sebagai penangung jawab dalam acara tersebut membicarakan hal hal apa saja yang harus di kerjakan.

"kalian cukup berdiri saja menjaga stand makanan disini" jelasnya

"makan malam dimulai setelah pak direktur selesai memberi sambutan"

"baik bu" jawab mereka kompak.

semakin lama para tamu semakin memenuhi gedung utama kantor ini. terlihat pula banyak pencari berita yang ramai berdatangan.

mungkin orang yang punya perusahaan ini adalah orang yang terkenal, fikir rindu polos.

waktu sudah menunjukan pukul tujuh dab acara akan segera dimulai.rindu melihat orang orang masih santai bercengkrama, mungkin saja pak direktur belum sampai.

dan ia merasa udara didalam gedung itu sedikit panas,ia pun memutuskan untuk berjalan ke salah satu ruangan di sudut kantor untuk mencari udara segar.

"Lin, aku keluar dulu ya bentar"

linda yang saat itu sedang sibuk memperhatikan tamu tamu tidak terlalu merespon perkataan rindu.

"aku akan mencari udara segar dulu, sepertinya direktur juga belum datang"sambungnya lagi.

"oke,nanti aku menyusul"

lumayan lama rindu berada diluar ruangan.

tapi linda belum juga menyusulnya

sambil menikmati udara malam ibukota, ia melmngarahkan pandangannya ke arah lampu temaram yang menghiasi kota.

lamunannya kembali pada sosok lelaki yang pernah mengisi hari harinya.

jujur saja rasa rindu itu masih ada. bukanlah perkara mudah melupakan seseorang yang pernah begitu berarti.

membunuh kenangan sama saja dengan mengubur separuh hatimu. raga bisa saja berbohong memalingkan kata, namun jauh di lubuk hati, menghapus sebuah nama membutuhkan perjuangan yang bermakna

Tanpa perhitungan,rindu melupakan tugas yang seharusnya ia kerjakan.

dan kedatangan linda membuyarkan semua lamunanya

***

silahkan tinggalkan jejak like&komentarnya.

terimakasih juga untuk yang sudah memberikan vote poin nya.

NB/ novel ini telah mengalami beberapa perbaikan pada setiap part nya.

untuk menyempurnakan EYD-nya.

dan saya mohon kepada kakak

@herlan firmansyah selaku pengisi suara untuk audio novel ini,untuk follow akun saya agar bisa saya chat secara pribadi.karena ada hal hal yang harus saya bicarakan mengenai perbaruan novel ini.

1
Qaisaa Nazarudin
Udah END kah?? Kenapa kayak kegantung gitu ceritanya..
Qaisaa Nazarudin
Bagus lah akhirnya kau sadar juga..
Qaisaa Nazarudin
Kenapa Rindu gak bilang jujur apa yg dia ketahui dari Widia..Laki bini dua2 nya BODOH..Maaf thor aku yg Emosi..😂😂😂🙏🙏
Qaisaa Nazarudin
Setelah apa yg Vano korbankan utknya,Egois banget kalo Al gak izinin Rindu utk mensupport penyembuhan Vano..Bima jujur aja sama Al itu lebih baik..Biar gak ada salah paham setelah ini,Biar kamu juga gak jadi objek amukan Al nanti nya .
Qaisaa Nazarudin
Jujur aja dgn Al tentang semuanya Bim,Biar Al dgn Rindu sadar diri, Apa lagi si Al Yang Maunya enak nya doang..kesel aku .🙄🙄🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Kasian banget Vano,Baru aja mulai bisa membuka hatinya,Eh ternyata wanita itu milik org lain..Ckk miris banget
Qaisaa Nazarudin
Wah ku pikir Vano lebih baik dari Al, Masih suci gitu, Ternyata 11 12 aja dgn Al,Teh celup .🙇🙇🙇
Qaisaa Nazarudin
BODOH..DENGAN KAU MEMBERIKAN SEPAROH HARTA MU,SEAKAN KAU MENGAKUI KALO BRIAN ITU ADALAH ANAK MU..KENAPA DI SINI VANO LEBIH CERDAS DARI AL..🤦🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Kenapa di sini seakan Peran Vano yg seolah jadi sosok suami Rindu..Kenapa Vanonyg lebih cerdas dari Al,Dan Vano yg lebih cocok jd suaminya Rindu..
Qaisaa Nazarudin
Bawa Widia sebagai saksi dan bukti ke hadapan Al dan bapaknya Sasi..
Qaisaa Nazarudin
Terus apakah Al dengan Bima tau semua itu??
Qaisaa Nazarudin
Yakin Brian itu anak Al,Udah ada keputusan Test DNA apa belum??
Qaisaa Nazarudin
Ini lah akibatnya suka banget jd Teh celup, Berakibat fatal di masa depan..Nama yg bagus Tapi tdk sebagus kelakuannya .🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
SASI MAH COCOK DGN ALDI,DIA YG SELINGKUH,DAN MENYAKITI JUGA MELUKAI PASANGAN,MALAH DIA YG SEAKAN JADI KORBAN,HERAN DEH AKU DENGAN MANUSI GAK TAU MALU KEK GINI..
Qaisaa Nazarudin
Nah nongol lg kompliknya..
Qaisaa Nazarudin
Rindu kan ogeb,Pernah akal nya panjang mikirnya kesana..
Qaisaa Nazarudin
Kasian banget Vano,Rindu melepaskan yg perjaka dan memilih Teh Celup..
Qaisaa Nazarudin
Itu tandanya Aldi mmg bukan yg TERBAIK buat mu, Nah itu contohnnya,katanya aja Cinta dan Sayang tapi SELINGKUH..
Qaisaa Nazarudin
Thor Dosa gak sih kalo aku bahagia di atas penderitan kedua pasangan penyelingkuh yg g sadar diri ini..Masih punya muka dia nelpon Rindu..🙄🙄🙄😡😡😡
Qaisaa Nazarudin
Waahh udah SAH aja nih..👏👏👏👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!