NovelToon NovelToon
Be The Antagonist'S Wife

Be The Antagonist'S Wife

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Transmigrasi ke Dalam Novel / Selingkuh / Sistem / Cintapertama / Berbaikan
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: lailararista

Georgio Cassano adalah antagonis paling menyedihkan yang pernah Selin baca. Dimana sedari kecil dia tidak pernah mendapat perhatian keluarganya,cinta pertamanya malah menikah dengan rivalnya, dan istrinya berselingkuh. Sang Antagonis mendapat akhir trangis, Perusahaan yang dibangun dengan hasil kerja kerasnya sendiri bangkrut, dan dia meninggal dibunuh protagonis pria.

"Andai saja aku yang menjadi istri antagonis. Pasti aku akan membuat dia bahagia." Kata-kata yang diucapkan Selin malah membuatnya memasuki tubuh Cassandra, istri antagonis.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lailararista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penularan kesedihan

Cassandra menghitung satu per satu deretan pria berotot di depan dirinya dan Olivia. Tangan mungilnya terangkat, menunjuk mereka seperti sedang menilai. Wajahnya mengerut kesal.

"Olivia! Kenapa tidak ada yang mirip suamiku?!" racaunnya.

Olivia yang duduk di sebelahnya langsung menggeleng cepat. “Aku mana tau! Tapi lihat mereka semua barang bagus. Aku suka!” Kedua pipinya ia pegang, mengagumi pemandangan dihadapannya.

Cassandra menggeleng keras, seakan tidak terima. Ia merengut seperti anak kecil lalu menghempaskan punggungnya ke sofa. Racauannya keluar tak beraturan.

“Aku tidak suka mereka.”

“Mereka tidak seperti suamiku.”

“Aku mau yang seperti suamiku!”

Ia kembali bangkit, lalu mengguncang bahu Olivia. “Ganti semua! Cari yang mirip suamiku!”

Olivia mendesis marah sambil menepis tangan Cassandra. Ia menuding wajah Cassandra tajam.

Cassandra refleks memukul pelan tangan Olivia. “Singkirkan jari kelingkingmu. Aku tidak suka.”

“Sakit! Ini bukan jari kelingking, tau!” Olivia mencibir.

“Apa aku salah lihat?” Cassandra mengerutkan dahi. Sedangkan Olivia mengangguk cepat.

“Terus jari apa?”

“Jempol.” Olivia terkekeh lalu langsung tertawa terbahak-bahak.

Tawanya mereda, ia menggenggam kedua pipi Cassandra. “Dengar ya, Sandra, suamimu itu limited edition. Makanya tidak ada yang mirip dia di sini.”

Cassandra terdiam sejenak, lalu tertawa kecil sambil mengangguk-angguk. “Benar juga. Suamiku memang cuma satu didunia.” ucap Cassandra sambil melebarkan kedua tangannya, mencontohkan sebesar apa bumi. Lalu ia bangkit sempoyongan.

"Kalau begitu aku cari suamiku saja.”

Baru satu langkah, tubuhnya langsung oleng. Seseorang menangkapnya dengan cekatan. Cassandra menatap pria itu, mengucek matanya berkali-kali.

“Olivia! Suamiku ternyata bukan limited edition. Dia mirip suamiku” gumamnya sambil menelusuri wajah pria itu.

“Kalau begitu bawa dia bersenang-senang! Aku mau nikmatin yang lain,” seru Olivia girang sambil menarik salah satu pria untuk duduk dekatnya.

Cassandra, tanpa sadar, sudah sibuk mengusap wajah pria yang memeluknya, menatapnya dengan senyum lebar.

“Kamu berani datang kesini lagi, hm?” bisik pria itu.

Cassandra mengerucutkan bibirnya, lalu langsung melingkarkan tangan ke lehernya. “Aku cuma menemani Olivia. Ayo kita bermain. Tapi jangan bilang suamiku, ya”

Georgio tersenyum geli. Dengan satu gerakan ia mengangkat Cassandra ke dalam gendongannya.

“Kamu berani main-main dengan pria lain di belakang suamimu?” godanya.

Cassandra cepat-cepat menggeleng. “Aku tidak berani. Aku hanya suka yang mirip suamiku. Selain itu, tidak.”

Georgio tersenyum sangat lebar mendengar racauan Cassandra. Ia membawa Cassandra keluar dari klub, meninggalkan Olivia sendirian. Toh perempuan itu sudah dewasa, dia pasti bisa menjaga diri.

Di dalam mobil, Cassandra tidak melepaskan pelukannya dari leher Georgio. Matanya yang sayu menatap wajah pria itu sangat lama.

“Kenapa kamu mirip sekali dengan suamiku.” gumamnya. "Hidungnya, matanya, alisnya, juga bibirnya.” Setiap kata dibarengi sentuhan lembut.

Georgio yang gemas mencuri ciuman. Cassandra menegang, lalu melebarkan mata.

“Rasanya juga mirip?” Ia panik, memegangi kepalanya sendiri. “Astaga! Suamiku kan di kantor. Aku pasti gila!”

Ia menatap Georgio lagi. “Kamu jangan dekat-dekat. Nanti suamiku makin sedih. Dia lagi sedih di kantor.”

Georgio hampir tak bisa menahan tawa melihat kelakuan istrinya saat mabuk seperti ini, dia seperti menjadi orang yang berbeda, dulu Cassandra sering mabuk, tapi tidak pernah seperti ini. Atau Georgio yang tidak terlalu memperhatikan nya?

Cassandra mencoba turun dari mobil, namun Georgio menghalangi. “Minggir. Aku mau minum lagi. Aku mau bersenang-senang mewakili suamiku.”

Tawa Georgio akhirnya pecah. Cassandra memandangnya lama, lalu menggeleng keras.

“Tuh! Kamu bukan suamiku! Dia tidak pernah tertawa begitu!”

Georgio menahan tubuh Cassandra yang memaksa keluar. Ia mencuri ciuman singkat, membuat Cassandra terdiam terdiam lagi.

“Aku suamimu,” ucap Georgio akhirnya.

Cassandra terpukau. “Kamu suamiku?” Georgio mengangguk yakin.

Sekejap kemudian Cassandra tersenyum lebar dan memeluknya erat. “Kalau begitu aku tidak perlu khawatir lagi.” Cassandra akhirnya diam dan tidak mencoba untuk keluar dari dalam mobil. Georgio menatap Cassandra yang mulai memejamkan mata nya.

“Aneh. Aku yang sedih, kenapa kamu yang mabuk?” gumam Georgio sambil merapikan dress istrinya yang berantakan.

Cassandra akhirnya terpejam. Georgio menutup pintu, pindah ke kursi pengemudi, dan mengemudikan mobil pergi.

★★★

Pagi hari ini Georgio tidak pergi ke kantor. Ia sengaja tinggal di rumah, memastikan istrinya tidak berkeliaran lagi setelah aksi semalam. Dan, tentu saja Cassandra semalam mendapatkan hukuman yang membuatnya hampir tidak bisa berjalan.

Dari meja makan, Georgio melihat Cassandra menuruni tangga dengan susah payah. Senyumnya terbit perlahan

“Menertawakan penderitaan orang itu kejam,” keluh Cassandra sambil berjalan mendekat.

Ia menuang air, meneguknya cepat, lalu duduk di sebelah Georgio dengan tatapan tajam. “Kamu keterlaluan.”

Georgio mengangkat alis. “Kamu lupa apa yang kamu lakukan semalam? Siapa yang lebih keterlaluan?”

“Aku mabuk” desah Cassandra.

“Itu bagus. Saat mabuk kamu jauh lebih menggoda,” balas Georgio sambil tersenyum penuh arti.

Cassandra tersentak ngeri mengingat betapa brutal semalam berlalu. Ia memilih diam dan melanjutkan sarapannya.

Setelah selesai, ia menatap Georgio kali ini berbuah serius.

“Aku sudah tau rencana untuk menghancurkan Sonia.”

Alis Georgio terangkat. Menunggu Cassandra melanjutkan kata-katanya, “Menurutku, lebih baik kamu bantu Jordan berhasil dulu.”

Georgio mengerinyit tidak terima “Kenapa? Dia pantas mendapatkan semua itu,” jawab Georgio datar.

“Dengar dulu.” Cassandra mencondongkan tubuh. “Kita bantu dia kalau dia mau memohon. Seperti yang dulu kamu bilang ke papamu.”

Georgio terdiam, mulai mempertimbangkan.

“Dan setelah dibantu?” tanyanya.

“Kita beri syarat.” ujar Cassandra semakin mantap. “Kita minta lima puluh persen saham Immanuel yang papa kamu pegang. Kalau mereka mau, kita bantu Jordan sukses.”

“Kita biarkan dia berhasil?” Georgio heran.

“Iya. Biarkan dulu. Separuh saham itu kecil, tapi cukup untuk kamu rebut sisanya nanti. Setelah dia berhasil, kita buat pesta besar. Di sana kita putar rekaman itu. Saat itu juga saham Jordan dan Adrian jatuh ke tanganmu.”

Senyum miring Georgio muncul. “Seperti biasa,nkamu selalu cerdas.”

Cassandra tersenyum bangga. “Tentu. Adrian akan jadi gelandangan. Kamu tidak keberatan?”

“Tidak. Aku juga pernah jadi gelandangan. Biar dia merasakan hal yang sama.”

Cassandra menatapnya lama. Tidak ada bekas luka, tidak ada getiran pedih. Hanya ketenangan, seperti seorang pria yang sudah terlalu sering terluka.

“Oh iya,” Cassandra menambahkan. “Di rumah Adrian aku menemukan diary mamamu. Nanti aku kasih. Ada di kamar.”

“Diary?” Georgio tampak terkejut.

Cassandra mengangguk sambil cengengesan. “Iya, maaf aku lancang baca. Tapi isinya ada kejutan. Hidup kamu memang penuh kejutan ya.”

Georgio mengangguk pelan. Ia tahu. Hidupnya memang tidak pernah jauh dari kejutan.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!