NovelToon NovelToon
Ganteng Tapi Aneh

Ganteng Tapi Aneh

Status: tamat
Genre:Teen Angst / Romansa / Chicklit / Tamat
Popularitas:54.1k
Nilai: 5
Nama Author: Najwa Camelia

Bermodal paras cantik dan tubuh yang indah. Gendhis, bukan nama aslinya. Bertahan hidup dengan bekerja sebagai koki di sebuah hotel bintang lima. Namun, sesuatu hal yang tak terduga terjadi padanya, hingga Gendhis bertekad untuk mengambil pekerjaan sampingan sebagai "teman kencan semalam" tamu-tamu VIP hotel Pacifik.


Narendra Arjuna Guinandra, pengusaha di bidang perhotelan dan pariwisata yang terobsesi untuk menyewa jasa Gendhis. Berapa pun budget yang dia keluarkan, dia tidak perduli. Asalkan gadis itu tetap berada dalam genggaman dan menuruti segala perintahnya.


Sebuah fakta terungkap, membuat Narendra terperosok semakin jauh ke dalam dendam dan kebencian atas kejadian yang tidak pernah dilakukan oleh Gendhis. Hingga gadis itu harus berjuang untuk sebuah kepercayaan yang menyakinkan hati seorang Narendra.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Najwa Camelia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mainan Baru

Happy reading..

Gendhis memulai pekerjaannya, dia masuk ke kamar Narendra. Manik indahnya terbuka lebar dengan bibir yang menganga sempurna.

'Astaga, ini kamar apa kapal pecah? Ganteng tapi jorok!'

Tanpa sepengetahuan Gendhis, pria ganteng tapi aneh, itulah julukan yang diberikan oleh Gendhis pada Narendra, sang Tuan, barunya. Dia telah menyiapkan kejutan yang sangat spesial buat si Gendhis, pelayan barunya.

Gendhis melangkah mendekati ranjang yang berukuran besar itu, dengan seprai yang sudah tak berbentuk. Bantal guling yang terlempar di lantai, semakin membuat netra Gendhis menjadi buram.

Gendhis memunguti satu persatu kemeja, celana kerja, dasi yang berceceran dan yang paling parah adalah kain pengaman sosis milik Tuan mudanya juga berceceran di sana sini.

Gendhis menarik nafas panjang, lalu menghempaskan dalam. "Kudu kuat, Ndhis.. Kudu sabar, Ndhis. Biar disayang suami!" Gendhis mencoba menenangkan hatinya sendiri. "Tapi aku kan belum punya suami. Pacar aja nggak punya, boro-boro suami," desisnya. "Baru saja bekerja, capeknya sudah sampai ke tulang-tulang. Apalagi sampai satu tahun, Booh! Bisa remuk ini tulang punggung aku!" Gendhis dengan segala celotehannya.

Setelah memunguti baju yang berceceran. Gendhis berpindah pada ranjang super besar itu. Dia melepas semua sarung bantal guling dan juga seprai di masukan ke dalam tempat cucian kotor.

Kini, Gendhis mengayunkan langkahnya ke arah lemari untuk mengambil seprai beserta kawan-kawannya dari dalam lemari. Tapi saat Gendhis menarik pintu lemari besar itu, terdengar suara seperti barang yang akan jatuh. Dan tiba-tiba, Gendhis berteriak kencang.

'Arrrrggghht!'

Brugh!

Gendhis terjatuh tertimpa tumpukan pakaian yang terdorong keluar dari lemari dan menimpa tubuh Gendhis.

'Ihh.. Bener-bener, ganteng tapi aneh! Siapa yang mau jadi istrinya, jika kelakuannya minus begini!' omel Gendhis.

Rasanya Gendhis ingin nyumpahin itu Bos, Anehnya. Tapi mana berani dirinya. Gendhis harus tahu diri, tahu posisi, tahu bagaimana kelakuan aneh Bosnya itu.

Sekarang Gendhis memiliki habit baru, yaitu memaki Bos barunya itu dalam hati. You know! Dalam hati saja! Bukan di muka ganteng, Bos anehnya itu.

Sementara di tempat lain, di jam yang sama. Pria itu sangat puas, bisa memainkan mainan baru yang didapatkannya. Di balik monitor, pria itu tersenyum puas melihat pelayan barunya.

"Hufft, capek sekali hari ini. Tangan ku terasa mati. Apalagi punggung ini, rasanya terbakar. Benar-benar melelahkan," Gendhis menyeka peluh nya yang membanjiri tiap inchi tubuhnya.

Mau memprotes pada Bos barunya, Gendhis takut terkena pinalti dan dia harus membayar uang dispensasi itu, jika dia mengundurkan diri dari pekerjaan barunya itu. Tapi mampukah Gendhis harus menyelesaikan sendiri semua pekerjaan rumah yang sebesar landasan pesawat terbang.

Setelah menyelesaikan semua tugasnya. Gendhis yang belum makan apa pun hari ini, rasanya ingin pingsan. Dia tidak berani menyentuh makanan yang ada di rumah itu, tanpa ada perintah terlebih dahulu dari Tuannya.

Kini, Gendhis berdiri di depan jendela kamar milik Narendra. Dia memandang langit di malam hari yang terlihat sangat cerah. Rembulan di atas sana sedang bersinar terang menyinari bumi, ditemani ribuan bintang yang meramaikan langit. Begitu meneduhkan, tapi tidak dengan apa yang dirasakan oleh Gendhis, saat ini.

Dia terjebak di kesepakatan toxic. Bagaikan buah simalakama. Jika dia tidak menyetujui kesepakatan itu, hidupnya akan berakhir tragis, tapi kini dia sudah menyetujui kesepakatan gila itu. Semakin membuat tragis hidupnya.

Di hati Gendhis ingin pergi membawa kabur Ibunya, tapi dia berpikir kembali. Pria dingin seperti Narendra itu akan lebih menyeramkan jika hatinya terusik. Dia bisa menghancurkan dalam sekejap mata.

"Ya, Alloh. Sampai kapan ujian hidup ku berakhir," buliran kristal itu luruh juga dari manik indah milik Gendhis.

Jika takdir hidupnya seperti ini. Pasti Gendhis lebih memilih tidak dilahirkan di keluarga yang broken home. Keluarga yang harus berpisah karena keegoisan orang tuanya. Gendhis yang sangat membenci sosok Ayahnya yang telah menodai pernikahannya dengan sang Ibu. Bulsh11t dengan cinta! Cinta sejati itu tidak ada! Itulah pedoman Gendhis, saat ini. Dia begitu membenci yang namanya laki-laki. Karena Gendhis beranggapan bahwa lelaki itu hanya seorang penebar pesona. Penebar janji-janji palsu.

Gendhis segera menghapus air matanya agar tak ada yang mengetahuinya, betapa malang hidupnya. Ia tidak ingin seorang pun mengasihinya.

Gendhis berharap semua ini hanyalah sebuah mimpi buruk. Ya, mimpi buruk! Dan ketika bangun, membuka mata. Gendhis hanya ingin melihat sang Ibu telah kembali sehat dan bersenda gurau dengannya.

Gendhis mengedarkan pandangannya ke segala arah di dalam ruangan yang minim pencahayaan itu. Gendhis sengaja tidak menyalakan lampu yang terang di kamar itu. Gelap dan hening, suasana yang diinginkan Gendhis, saat ini. Hingga dia terlelap di atas kasur yang empuk dan besar milik Tuannya.

Dalam batinnya, Gendhis mengatakan, 'Ya, Alloh. Biarkan aku tidur dengan tenang malam ini. Jangan ada kata mungkin!" mohon Gendhis. "Salahkah jika aku mendoakan ban mobilnya bocor dan tak menemukan tukang tambal ban, hingga dia harus bermalam dalam mobilnya saja, agar tidak menganggu tidurku, malam ini. Ya Alloh," mohon Gendhis.

Entah sudah berapa lama Gendhis terlelap di atas ranjang itu. Posisi tidur yang sangat nyaman bagi Gendhis.

"Aroma apa ini?" indera penciuman Gendhis mencoba mengendus bau parfum yang menyeruak di ruangan minim pencahayaan itu.

Gendhis tak percaya ada tangan kekar seseorang memeluknya dari belakang, sekarang ini. Seolah tangan itu tidak mau terlepas dari tubuhnya. Entah sejak kapan sosok itu telah memeluk tubuh Gendhis seintens itu.

Dua anak manusia yang berbeda jenis itu, kini berbaring bersisian di atas ranjang berukuran super besar. Masih dengan pakaian yang lengkap dan tidak ada keinginan untuk bercinta.

Perlahan Gendhis, menoleh ke belakang untuk melihat siapa gerangan yang sedang memeluknya. Alangkah terkejutnya Gendhis.

'Tuan Narendra? Sejak kapan dia tertidur memeluk tubuhku seperti ini?'

Dengan gerakan sangat pelan Gendhis mulai menyingkirkan tangan kokoh itu dari pinggangnya.

"Biarkan begini sebentar!" lirih Narendra di indera pendengaran Gendhis.

Narendra menemukan ketenangan saat memeluk Gendhis seperti itu, seperti di tengah-tengah tanah yang gersang, dia menemukan sumber mata air yang memenangkan jiwa dan hatinya. Narendra memeluk gadis di depannya itu dengan penuh kesadaran dan tak ingin semua itu cepat berlalu.

Gendhis menatap kembali wajah ganteng bosnya itu. "Ini hanya mimpi kan?" tanya Gendhis pada Bosnya yang ganteng tapi aneh itu.

"Sssttt.. Tenanglah, ini bukan mimpi!" Narendra tersenyum tipis tanpa membuka matanya.

"Benar-benar, ganteng tapi aneh!" desis Gendhis.

Mendengar ocehan Gendhis, tak membuat tangan Narendra terlepas dari tubuhnya. Kini tangan kekar itu semakin mempererat pelukannya.

🍁🍁🍁

1
☠ᵏᵋᶜᶟ𝕾wᷤαͧηᷠ¢ᖱ'D⃤ ̐🍒⃞⃟🦅
bagus critanya
s7
Lanyap hehehe Bu Tri 🤭😁
NJ♥️🔒
Keren kontraknya
✿⃝ᵀᴬᶠ♥︎єrͷa
di kasih tau masih perawan tapi ga percaya juga nah tau kan sekarang ghendis masih perawan
✿⃝ᵀᴬᶠ♥︎єrͷa
keknya bukan balas dendam deh Narendra sama ghendis tapi itu mah murni suka sama ghendis cuma pake topeng balas dendam aja padahal mah 🤭🤭🤭awiiieeeeww
✿⃝ᵀᴬᶠ♥︎єrͷa
kenapa harus marah liat ghendis sama laki laki lain kan g ada hubungan juga,,🤭🤭 alamat hukuman ghendis tambah panjang ini mah
✿⃝ᵀᴬᶠ♥︎єrͷa
cieee yg lagi nyaman memeluk seorang ghendis ,,awas ah nanti keterusan
✿⃝ᵀᴬᶠ♥︎єrͷa
wah bisa bahaya tu naya,pas datang telat tuannya lagi marah pula aduh apa yg akan terjadi sama Naya
✿⃝ᵀᴬᶠ♥︎єrͷa
waw kontrak 2M gimana ngitung nya tuh 🤭
✿⃝ᵀᴬᶠ♥︎єrͷa
hah ko bisa 🤔🤔🤔dari mana masuknya kek jelangkung aja 🤭
✿⃝ᵀᴬᶠ♥︎єrͷa
hadeuhh dasar buaya ada aja alasan untuk mengelak dari tuduhan 😔
✿⃝ᵀᴬᶠ♥︎єrͷa
sebenernya itu pertolongan dari othor untuk kamu supaya kamu terjaga keasliannya hingga othor datangkan langsung yg pantas oven buat sosisnya c heru😂🤣🤣🤣
✿⃝ᵀᴬᶠ♥︎єrͷa
duh itu ukuran sosisnya,bikin traveloka 🤭🤭🤭
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ𝓢𝓾𝓼ͫ𝔀ͣ𝓪ͬ𝓽𝓲ᷤ 🍻
sehat sehat ibunya nayaka ....
dan semoga nayaka berbahagia dengan ...... tuan gapian . yesss 😍
Elisabeth Ratna Susanti
top 👍
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ𝓢𝓾𝓼ͫ𝔀ͣ𝓪ͬ𝓽𝓲ᷤ 🍻
semangat dan salut buat perempuan perempuan yang sedang berjuang dalam kerasnya hidup tanpa harus merendaahkan diri
ganbatte, nay 💪💪💪
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ𝓢𝓾𝓼ͫ𝔀ͣ𝓪ͬ𝓽𝓲ᷤ 🍻
ehhh jangan salah, nay ....
di novel aja ada judulnya tuh
CINTA DAN DENDAM
atau
CINTA DI ANTARA DENDAM
atau
MENIKAH KARENA DENDAM

awalnya mah dendam, nay.... eehhhh ujung ujung nya duit ...ehhh salah 😅
ujung ujungnya cinta lahhh
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ𝓢𝓾𝓼ͫ𝔀ͣ𝓪ͬ𝓽𝓲ᷤ 🍻
ga ada yang ga mungkin dalam cinta , nay ....
kaya miskin
cantik jelek
....... bukanlah suatu patokan akan hadirnya cinta dan kemana cinta akan bermuara .

jadi .... jangan pesimis, nay ..... 💪😁
🤍: 😂😂🙈 walaupun terlambat datangna cinta ntuu akak sus 🏃🏃
total 1 replies
Elisabeth Ratna Susanti
suka 😍
Elisabeth Ratna Susanti
like 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!