NovelToon NovelToon
Her Secret

Her Secret

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Ayzani01

Az Kim Alexandria nama gadis itu, wajahnya yang tenang, tatapannya yang tajam sikapnya yang dingin, membuat salah satu CEO miliarder terkenal di kota Seattle merasa terhantui oleh paras gadis itu.

Siapakah sebenarnya gadis itu?
Tanpa gadis itu ketahui ada seseorang yang ingin mengetahui rahasia apa yang dia sembunyikan.

Jangan lupa teman-teman readers beri Coment, like and Votenya yaaaa🙋😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayzani01, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dapatkan kutemukan terang?

"Andria kau tidak lapar? kau hanya mengaduk-ngaduk makananmu." ucap ronan

Sambil menatap makanannya yang masih penuh.

"Aku tidak begitu lapar." jawab Andria.

Ronan menaikkan alisnya sambil melipat tangannya di dada, dia juga berhenti menyuap makanannya lalu menatap Andria.

"Kau seperti memusingkan sesuatu, kau tak ingin cerita?"

Andria menatap wajah pria di depannya lalu menggeleng. Ronan menghembuskan napasnya.

"baiklah jika kau tak mau cerita." ucap Ronan.

Ronan berpikir apakah gadis seumuran andria bertingkah laku seperti ini? tentu tidak, ronan bisa berpikir seperti itu dengan melihat gadis-gadis seusianya yang pastinya sudah memiliki teman kencan, itu saja yang akan mereka khawatirkan gaun dan make up dan teman kencan. Tapi...andria berbeda, dia seperti menyimpan dendam, sikap baiknya pada ibu seperti ia paksakan. Ronan menggeleng sambil menatap makanannya yang tanpa dia sadari Andria sedang memperhatikannya.

~

Andria menatap cermin besar di toilet restoran itu, ia menatap wajahnya yang di penuhi polesan makeup. Andria mencuci tangannya, sadar bahwa dirinya tidak sendiri, terdengar suara dari dalam toilet, lalu seorang gadis berambut pirang cantik mencuci tangannya dan tersenyum ramah pada andria.

"Hay." Gadis itu menyapa andria ramah.

"Hey, Kulitmu sangat cantik, kau tahu itu?."

Andria terheran-heran dengan komentarnya yang tiba-tiba.

"Apa kau tidak tahu kalau kakakku sepertinya tertarik kepadamu?" dia tersenyum lalu beranjak pergi dan melambaikan tangannya pada andria.

~

"Dia memang sangat cantik kak." Alec berbalik padanya.

"Apa maksudmu jane?"

"Hem..lupakan yang kukatakan." Dia menggeleng.

Andria baru saja keluar dari toilet dan tidak sengaja beradu pandang dengan Mr. Alec. Tanpa sadar alec berdiri dan memanggil nama Andria.

"Miss Andria." ucap Alec.

Andria tertegun dan sedikit kaget, ronan berbalik ketika nama andria disebut.

"Tidak kusangka kita bertemu disini".

"Halo Mr. Alec, kami kebetulan makan malam di sini." Ucap Andria, matanya beradu pandang dengan gadis yang ditemuinya di toilet tadi dan dia melambai dengan senyum cerah.

"Kami?" tanya alec, dia berbalik dan melihat ronan yang juga balas memandangnya. Dia mengangguk pada ronan begitupun ronan pada alec.

"Erm..kami harus pergi." kata Andria memutuskan menghentikan adu pandang mereka.

"Oh..baiklah selamat malam." ucap Alec.

Andria mengangguk padanya dan pergi menghampiri ronan yang sedang menunggu di lobi.

~

"Ini bukan urusanku...tapi apa hubungan diantara mereka berdua?" ucap alec lalu terduduk sambil memikirkannya dan memandang makanannya tanpa ia sadari jane memandangnya sambil terkikik.

"Kau tahu kak, wajahmu sekarang seperti kalau kakak baru saja gagal mendapatkan kontrak penting." Sambil terkikik.

~

Hari itu Mrs. weltson belum kembali dari rumah saudaranya di texas. Andria berada dikamarnya sedang memandang hujan yang cukup deras dari jendela, berpikir tentang pencariannya yang membuatnya merasa kuat untuk memulai hari.

Terdengar suara ketukan dari pintu kamarnya.

"Andria kau ada di dalam?" ucap Ronan, beberapa ketukan dari ronan kembali terdengar, dengan malas Andria berdiri dan membuka pintu kamarnya, sambil memandangnya tanpa mengucapkan kata.

"Erm..aku membuat susu coklat panas." ucap ronan. Dia menawarkan gelasnya pada Andria.

Andria memandang gelas berisi coklat hangat lalu memandang pria dihadapannya, dia memandang coklat hangat di tangannya yang masih terulur pada andria.

Apakah dia mengharapkan aku berbincang-bincang dengannya sambil minum coklat panas ini? ingin sekali aku memutar mataku..apa yang dia harapkan dengan berbincang denganku? hal yang

membosankan, hal aneh yang kurasakan bahwa aku tak mengerti dengan perhatian orang lain. pikir Andria.

"Erm kau tidak ingin mengambil gelas ini?" kata Ronan berkedip beberapa kali dengan tangan masih memegang dua gelas coklat hangat.

Andria lalu mengambil gelas itu dari tangannya, dan memandangnya sekali lagi, dia sepertinya tak nyaman dengan tatapan Andria.

Andria tertunduk dan berpikir apakah dia harus mengucapkan sesuatu? terima kasih misalnya?? pikir Andria.

"Em..ok istirahatlah andria." Ronan lalu pergi sambil masuk kekamarnya kembali.

Andria masih berdiri didepan pintu dan memandang gelas ditangannya, ini hal baru baginya, semenjak di panti asuhan tak pernah sekalipun ada yang peduli atau membuatkannya hal seperti ini, biasanya Andria hanya berbagi makanan dengan gun wu si gendut salah satu temannya di panti asuhan. Perasaannya yang gelap selama ini akankah dapat menemukan terang?

~

Andria bangun pagi-pagi sekali, hari ini libur sekolah, andria sedikit bersemangat, mungkin saja hari ini Andria akan menemukannya.

Andria memakai t-shirtnya yang kumal dan celana jeans butut hitamnya, dia menguncir rambutnya dan memakai topi, Andria akan memulai pencariannya, ini adalah kesempatannya setelah dia temukan apa yang dicarinya dia akan meninggalkan keluarga itu.

Terdengar suara di dapur dan menemukan Ronan sedang membuat sarapan, dia menoleh kebelakang dan memandang Andria dengan ragu.

"Pagi andria." sambil tersenyum.

"Erm..pagi." jawab Andria.

Ronan menaruh telur dan roti yang sudah dipanggangnya di atas meja. "Kau mau keluar hari ini?" tanyanya.

Double sial, aku mengharapkan pergi tanpa orang ini tahu. gumam andria.

"Erm ya, aku akan keluar hari ini." ucap Andria.

Andria duduk dan mencoba bersikap normal, dia mengambil roti dan selai, tapi sikapnya yang kaku selalu terlihat oleh ronan.

"Kemana kau akan pergi andria?" tanya Ronan.

"Kau ingin ke perpustakaan?" tanyanya.

ingin sekali kuputar kedua bola mataku, mengapa dia ingin tau kemana aku ingin pergi? pikir Andria.

"Erm aku ingin menemui temanku." jawab Andria.

Ronan menatap Andria. "ya ok, itu bagus Andria, bertemu teman dan ngobrol hal yang sangat wajar dan normalkan?" Sambil memakan rotinya.

Apakah dia ingin mengatakan aku tidak normal? pikir Andria.

"Em..aku sudah selesai." ujarnya.

Andria berdiri dan mengangkat piringnya meletakkannya di westafel, Andria tahu bahwa ronan memperhatikan gerak geriknya. Andria heran padanya, apakah dia ingin mengatakan sesuatu padanya?

"Andria?" Ronan memanggil Andria, ronan sedang memilih dan memilah kata yang

tepat.

"Em...Aku tahu keadaanmu andria dan karena kau tinggal bersama ibuku, aku harap kau bisa menjaga dirimu, kau tahu maksudku kan? jauhi masalah di sekitarmu." ucap Ronan.

Andria memandangnya dengan sikap dingin.

"ok." jawab andria lalu membuka pintu depan dan kemudian pergi.

"Huff apa yang tadi kukatakan???" gumam Ronan pada dirinya sendiri.

~

Alec melihat mata coklatnya yang dalam, dan kulitnya yang pucat sangat jelas di ingatannya dia seperti ilusi atau fatamorgana yang kuinginkan. Bunyi alarm membangunkan alec dari mimpinya yang terasa nyata, dia memandang jam weker tepat pukul 8 pagi, dia mengambil wekernya dan membantingnya, mimpi tentang az kim alexandria buyar.

dengan malas dia beranjak lalu bersiap-siap.

"Tuan Alec nona kerin menghubungi anda, dia akan datang dari Amerika sejam lagi." ucap Gery.

Alec memutar matanya. "Kerin...? dia adalah sebuah malapetaka bagiku. gery, jangan katakan pada kerin aku berada dimana, wanita itu pengacau." sambil memperbaiki dasinya.

"baik tuan."

1
Ai Yeni
suka sekali dengan karya2 author ,terus berkarya thor dan sehat selalu
Ai Yeni
udah cape cape lari tau nya masuk perangkap lagi..😄
Simon
kerenn
Tri Nurhalimah
halu ku kebangetan pas di posisi begitu
Suliandana Suliandana
Kecewa
Anonymous
ceritanya ga menye2...karakter cewe nya strong
Anonymous
syuka karakter cewe nya...ga menye2...
αуαηgηуαĝøjøκικøβმĝι2
gadis aneh..tapi cukup mampu membuat penasaran kan..kan kan
αуαηgηуαĝøjøκικøβმĝι2
apa itu makhluk immortal 🤔🤔
αуαηgηуαĝøjøκικøβმĝι2
karakter ceweknya kuat ya di sini
Suliandana Suliandana
Kecewa
arry desember
jos
Almira Haniya Azzahra
senang dengan cerita karyanya author yg latarnya itu luar negeri jadi ngehalunya dapat... kalau latarnya di Indonesia kalau pergaulan bebas gitu gak cocok 😁 semangat ya Thor buat karyanya lagi 🥰
Arin
akhiry...happy endingy bgus bngt😍
Arin
critanya seru bngt....
Arin
critnya bner"seru bngt...sy udh ksih vote dan juga bintang 5 ya Thor biar tmbh smngt up😍
Arin
Alhamdulillah udah mulai ad titik terang...☺️
Arin
Thor sy mohon jangan lama"amnesianya dong..ksian anak"nya🙏🙏
Arin
akhirny Andriana ktmu ayahny....🤗
Arin
sy berhrp Andriana cpet ktmu orng tuanya...kasian dia
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!