NovelToon NovelToon
ORBIT TAK TERENCANA

ORBIT TAK TERENCANA

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Dosen / Pernikahan Kilat / One Night Stand
Popularitas:83
Nilai: 5
Nama Author: Ariska Kamisa

Antares Bagaskara adalah dosen dan ilmuwan antariksa yang hidup dengan logika dan keteraturan. Cinta bukan bagian dari rencananya—hingga satu malam tak terduga memaksanya menikah dengan Zea Anora Virel, mahasiswi arsitektur yang ceria dan sulit diatur.
Pernikahan tanpa cinta.
Perbedaan usia.
Status dosen dan mahasiswi.
Terikat oleh tanggung jawab, mereka dipaksa berbagi hidup di tengah batas moral, dunia akademik, dan perasaan yang perlahan tumbuh di luar kendali.
Karena tidak semua cinta lahir dari rencana.
Sebagian hadir dari orbit yang tak terencana.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariska Kamisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13: Konsekuensi Digital dan Pintu yang Terkunci

Suasana di studio Arsitektur yang tadinya riuh mendadak berubah jadi senyap yang mencekam saat pintu dibanting terbuka. Bukan dosen killer biasa yang masuk, melainkan Dr. Antares Bagaskara dengan aura yang sanggup membekukan aliran AC.

"Rio. Ikut saya. Sekarang," suara Antares datar, tapi getarannya bikin seisi ruangan merinding.

Rio, si tukang rekam yang tadi lagi asyik cek jumlah views di TikTok-nya, langsung pucat pasi. Dia jalan nunduk ngekor di belakang Antares, sementara Zea cuma bisa nutup muka pakai tangan di mejanya. Sarah? Dia udah pura-pura sibuk ngukur maket pakai penggaris besi, padahal tangannya gemeteran.

Di Ruang Dosen: Sidang "Admin Lambe Kampus"

Antares duduk di kursi kebesarannya, sementara Rio berdiri di depan meja kayak terdakwa hukuman mati. Antares muter ponselnya, nampilin video TikTok Rio yang udah dapet ribuan likes.

"Kamu pikir ini lucu, Rio?" Antares ngelepas kacamatanya, matanya natap Rio tajam banget. "Kamu tahu apa itu pelanggaran privasi? Kamu tahu video ini bisa ngerusak reputasi saya dan mahasiswi saya?"

"Ma-maaf Pak... Saya cuma iseng, vibe-nya kayak drakor gitu, Pak..." cicit Rio.

"Hapus sekarang. Depan mata saya. Masuk ke Recently Deleted, hapus permanen," perintah Antares. "Dan kalau sampai saya liat video ini ada di platform lain atau ada yang re-upload, saya nggak akan segan-segan bawa ini ke jalur hukum lewat pengacara keluarga saya. Kamu tau siapa pengacara Bagaskara Group?"

Rio buru-buru hapus videonya sampai bersih. "Udah Pak, udah! Sumpah saya khilaf!"

"Keluar. Dan jangan pernah arahkan kamera kamu ke Zea Anora lagi. Sekali lagi saya liat kamu deketin dia buat konten, saya pastiin kamu nggak akan pernah lulus dari mata kuliah saya," ancam Antares. Rio langsung lari keluar ruangan secepat kilat.

Begitu Rio keluar, Antares langsung nelepon Zea. "Keluar sekarang. Saya tunggu di parkiran belakang. Nggak pake lama, Zea."

Zea yang baru aja mau napas lega dapet telepon itu langsung lemes. Dia pamit buru-buru ke Sarah.

"Sar, kalau besok gue nggak masuk, cari gue di rumah duka ya," bisik Zea horor.

"Semangat Ze! Kayaknya Mas Antar mode Final Boss nih," bales Sarah prihatin.

Zea lari ke parkiran belakang dan langsung masuk ke Tesla hitam yang mesinnya udah nyala. Antares nggak ngomong sepatah kata pun. Dia langsung tancap gas keluar gerbang kampus dengan kecepatan di atas rata-rata.

"Mas... pelan-pelan, aku takut..." cicit Zea.

Antares tetep diem, rahangnya mengeras, tangannya nyengkeram setir kuat-kuat. Begitu sampai di apartemen, dia narik tangan Zea masuk ke dalem dan langsung ngunci pintu double lock.

"Mas Antar, kamu kenapa sih? Kan videonya udah dihapus sama Rio!" Zea protes pas badannya dipojokin ke pintu.

"Video itu dihapus, tapi otak orang satu kampus nggak bisa dihapus, Zea!" bentak Antares pelan tapi dalem. "Kamu liat tadi? Semua orang bahas kamu. Semua orang ngebayangin apa yang saya lakuin ke kamu. Saya nggak suka milik saya jadi konsumsi publik!"

Antares melepas dasinya kasar. "Mulai besok, kamu nggak boleh ke kampus sendirian. Kamu berangkat sama saya, pulang sama saya. Dan jangan pernah berani-berani bimbingan sama dosen cowok lain tanpa seizin saya."

"Mas! Itu namanya posesif gila! Aku kan butuh sosialisasi, butuh ngerjain maket bareng temen!"

"Sosialisasi yang bikin kamu ditarik-tarik mantan dan direkam mahasiswa iseng?" Antares mencengkram pinggang Zea, ngangkat gadis itu sampai duduk di atas meja konsol dekat pintu. "Saya udah bilang, Zea. Gravitasi saya itu kuat. Kalau kamu nggak mau hancur, tetep di deket saya."

Antares nunduk, nyium Zea dengan kasar dan penuh tuntutan, seolah pengen menghapus semua bayangan orang lain tentang istrinya. "Malam ini, kamu nggak boleh pegang HP. Nggak boleh hubungin Sarah. Kamu cuma boleh fokus sama saya."

Zea cuma bisa pasrah pas Antares ngebawa dia ke kamar. Dia tau, ini adalah cara Antares buat melindungi dia, meskipun caranya agak "sakit" dan bikin sesak napas.

Tapi di balik itu, Zea ngerasa aman. Karena dia tau, Dr. Antares Bagaskara yang dingin itu sebenernya cuma pria yang takut kehilangan dunianya—yaitu Zea.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!